Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : KOMUNIKA

Komunikasi Mitigasi Bencana Kota Bandar Lampung Frasetya, Vito; Corry W, Andy; Trenggono, Nanang; Putra, Purwanto
KOMUNIKA Vol 4 No 1 (2021): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.200/M/KPT/2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v4i1.8624

Abstract

Wilayah Bandar Lampung merupakan daerah dengan potensi bencana alam seperti tsunami, banjir rob, dan gempa bumi. Terakhir wilayah ini diguncang gempa bumi dan tsunami tahun 2018 dengan korban jiwa berjumlah 118 orang dan korban luka-luka 3130 orang. Jumlah yang banyak ini, menggambarkan bahwa persiapan dan kesiapsiagaan masyarakat masih tergolong rendah, terutama faktor kurngnya pengetahuan dan kepedulian terhadap fenomena alam ini. Fokus pemerintah dan masyarakat kota Bandar Lampung selama ini adalah pengelolaan bencana saat tanggap darurat, kegiatan rehabilitasi, serta rekonstruksi pascabencana. Kesiapsiagaan masyarakat belum menjadi prioritas kegiatan. Untuk melihat kesiapsiagaan bencana tersebut, penelitian ini menggunakan metode analisis 5 parameter framework pengembangan kesiapsiagaan masyarakat dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan United Nations for Educations/International Strategy for Disaster Reduction (UNESCO/ISDR). Kelima parameter tersebut adalah: 1) Pengetahuan (P) yang berkaitan dengan fenomena alam dan kesiapsiagaan, 2) Kebijakan, Peraturan dan Panduan (K), 3) Rencana untuk Keadaan Darurat Bencana (ROB), 4) Sistem Peringatan Bencana (PB), dan 5) Mobilisasi Sumber Daya (MSD). Berdasarkan hasil analisa dan wawancara di lapangan, umumnya masyarakat sudah memiliki pengetahuan dasar bencana gempa bumi dan tsunami, namun fasilitas atau akses menuju tempat mengungsi jika terjadi gempa maupun tsunami masih belum tertata dengan baik. Hal menarik lain yang ditemukan adalah nelayan menjadi salah satu pusat informasi yang dipercaya masyarakat jika terjadinya tsunami.
Study of Political Branding through TikTok Accounts of Indonesian Presidential Candidates Frasetya, Vito; Wibawa, Agung
KOMUNIKA Vol 6 No 2 (2023): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No.152/E/KPT/2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/komunika.v6i2.21076

Abstract

Early in 2024, there will be a simultaneous general election in Indonesia. The presidential election is receiving interest from the general populace. Social media is being used by the presidential contenders for 2024–2029 to promote their campaigns. We are Social claims that TikTok is the most widely used social media platform in Indonesia. As social media platforms continue to play a crucial role in modern political campaigns, TikTok has emerged as a significant tool for candidates to engage with the electorate, particularly the younger demographic. These candidates engaged in political branding. This research uses a qualitative approach using image analysis from Christopher Pich, by collecting data from TikTok with exolyt analysis tools in the form of narratives and video uploads of presidential candidates. The content on each candidate's official TikTok account was examined as part of the analysis. The findings indicate that Prabowo Subianto was not visible on his official TikTok social media account, while Anies Baswedan created a story about change and projected a religious image on his account. Meanwhile, Ganjar created stories about how to sustain development, identified himself with white hair, and was a servant of the people.