Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV SD NEGERI 1 PENGASIH Tri Dewi Pancasari; Wulan Tri Puji Utami; Norin Erissandy; Yuniati
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6 No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/y3e82n11

Abstract

Tantangan pendidikan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana cara memanfaatkan sumber belajar yang tersedia, seperti modul ajar dimanfaatkan sebaik mungkin dalam kegiatan pembelajaran sehingga tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengetahui sejauh mana penggunaan modul ajar kurikulum merdeka dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui penggunaan modul ajar kurikulum merdeka pada pembelajaran matematika kelas IV di SD Negeri 1 Pengasih. Subjek penelitian terdiri dari guru dan 14 peserta didik. Peneliti menggunakan empat tahapan dalam mengumpulkan data, yaitu observasi, pengumpulan data, wawancara, dan analisis data. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar masih belum optimal. Terdapat banyak kekurangan dalam administrasi proses pembelajaran seperti penyusunan rencana pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran saintifik, dan evaluasi pembelajaran. Guru mengalami kesulitan dalam implementasi Kurikulum Merdeka terutama dalam penyusunan modul ajar. Selain itu, penerapan Kurikulum Merdeka terlalu rumit dan pendidikan di sekolah, termasuk guru, peserta didik, dan orang tua, masih menghadapi kendala dalam penerapannya. Meskipun demikian, penggunaan modul ajar pada mata pelajaran matematika SD dinilai sangat efektif karena terlihat peningkatan pemahaman pada setiap materi yang diajarkan. Modul ajar juga dinilai lebih menarik daripada rancangan pembelajaran pada kurikulum 2013 karena memberi kebebasan pada guru untuk memodifikasi secara kreatif dan inovatif sesuai dengan kemampuan, keadaan, dan gaya belajar setiap peserta didik. Hal ini membuat peserta didik lebih tertarik untuk mengikuti proses pembelajaran.
Combination of thidiazuron and basal media type on optimizing in vitro growth of Grammatophyllum stapeliiflorum orchids Yuniati; Isda, Mayta Novaliza
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v21i1.12829

Abstract

Grammatophyllum stapeliiflorum, recognized as the melancholic orchid, represents one of the elusive orchid species facing the brink of extinction, thus exacerbating its rarity. Tissue culture technology becomes imperative for the propagation of this orchid species. This study aims to scrutinize the influence of different concentrations of the synthetic growth regulator thidiazuron (TDZ) on distinct basal media types, Murashige Skoog (MS) and Vacin and Went (VW), on the in vitro growth of G. stapeliiflorum orchids. Employing a complete randomized factorial design, the study entails two research factors: TDZ concentration with 4 treatment levels, A0 = 0 mg/L, A1 = 0.25 mg/L, A2 = 0.50 mg/L, and A3 = 0.75 mg/L, and the second factor being the media type, B1 = ½ MS and B2 = ½ VW. Findings indicate significant effects of MS and VW media on the percentage of viable explants, browning, globular forms, and shoots. Interaction between TDZ concentration and media type didn't yield significant effects on each experimental parameter. Treatment with 0.25 and 0.50 mg/L TDZ on ½ VW media demonstrated optimal results for explant growth percentage, browning, and explants in the globular phase, at 97.33%, 2.67%, and 2.67%, respectively. Moreover, treatment with 0.75 mg/L TDZ on ½ VW media resulted in the highest percentage of explant coloration. The combination of TDZ and media has shown the potential to enhance the production efficiency and conservation of this rare orchid species through tissue culture technology.
Corak Pemikiran Ulama Mazhad Setting Sosial Penguasa Yuniati; Yuniati Yuniati
Journal of Society and Scientific Studies Vol 1 No 1: Juni 2025
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/scientiva4

Abstract

Studi ini mengkaji dinamika corak pemikiran para ulama mazhab dalam konteks sosial dan politik kekuasaan yang melingkupinya. Ulama sebagai otoritas keilmuan Islam tidak hidup dalam ruang hampa, tetapi berada dalam suatu ruang sosial tertentu yang turut membentuk corak metodologi dan kesimpulan hukum yang mereka hasilkan. Penelitian ini berfokus pada empat mazhab utama dalam Islam Sunni Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali dan mengevaluasi bagaimana interaksi antara ulama dan struktur kekuasaan memengaruhi fleksibilitas, konservatisme, atau progresivitas pemikiran mereka. Dalam konteks kekuasaan, terdapat relasi yang kompleks antara penguasa dan ulama, di mana ulama bisa menjadi pendukung legitimasi kekuasaan atau sebaliknya, sebagai oposisi moral terhadap kebijakan zalim. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis-sosiologis dengan analisis terhadap teks-teks primer dan sekunder klasik serta kondisi sosial-politik masa itu. Hasil analisis menunjukkan bahwa corak pemikiran ulama tidak semata-mata ditentukan oleh metodologi fiqih, tetapi juga oleh tekanan, peluang, atau patronase politik yang ada. Misalnya, mazhab Hanafi berkembang pesat di bawah kekuasaan Abbasiyah karena keterbukaannya terhadap rasionalitas hukum yang sejalan dengan kebijakan administratif negara. Sebaliknya, mazhab Hanbali sering mengambil posisi kritis terhadap kekuasaan dan menolak kompromi politik. Temuan ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan konteks sosial-politik dalam memahami varian pemikiran hukum Islam. Dengan demikian, studi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pemahaman yang lebih integratif antara dimensi teks dan konteks dalam studi hukum Islam.
LITERATURE REVIEW: PENGARUH EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN CATIN TENTANG KESIAPAN PRA-NIKAH Meta Aprilia; Nuryati Yuningsih; Yuniati; Wahyudi
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 1 No. 6 (2025): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Bulan Desember 2025)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v1i6.116

Abstract

Premarital readiness, particularly in the domain of reproductive health, serves as a fundamental basis for building a healthy and harmonious family. However, many prospective brides and grooms still possess limited knowledge regarding comprehensive premarital preparation, especially in terms of physical, psychological, social, and economic aspects. Insufficient understanding of reproductive health may lead to various maternal health problems before, during, and after pregnancy. This study aimed to examine the effect of reproductive health education on the premarital readiness of prospective brides and grooms. A quantitative research method was employed using a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The findings revealed a significant improvement in participants’ knowledge after receiving reproductive health education compared to before the intervention. It can be concluded that reproductive health education effectively enhances the knowledge and readiness of prospective brides and grooms in preparing for a healthy, sustainable, and high-quality marriage in the future.