Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Combination of thidiazuron and basal media type on optimizing in vitro growth of Grammatophyllum stapeliiflorum orchids Yuniati; Isda, Mayta Novaliza
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v21i1.12829

Abstract

Grammatophyllum stapeliiflorum, recognized as the melancholic orchid, represents one of the elusive orchid species facing the brink of extinction, thus exacerbating its rarity. Tissue culture technology becomes imperative for the propagation of this orchid species. This study aims to scrutinize the influence of different concentrations of the synthetic growth regulator thidiazuron (TDZ) on distinct basal media types, Murashige Skoog (MS) and Vacin and Went (VW), on the in vitro growth of G. stapeliiflorum orchids. Employing a complete randomized factorial design, the study entails two research factors: TDZ concentration with 4 treatment levels, A0 = 0 mg/L, A1 = 0.25 mg/L, A2 = 0.50 mg/L, and A3 = 0.75 mg/L, and the second factor being the media type, B1 = ½ MS and B2 = ½ VW. Findings indicate significant effects of MS and VW media on the percentage of viable explants, browning, globular forms, and shoots. Interaction between TDZ concentration and media type didn't yield significant effects on each experimental parameter. Treatment with 0.25 and 0.50 mg/L TDZ on ½ VW media demonstrated optimal results for explant growth percentage, browning, and explants in the globular phase, at 97.33%, 2.67%, and 2.67%, respectively. Moreover, treatment with 0.75 mg/L TDZ on ½ VW media resulted in the highest percentage of explant coloration. The combination of TDZ and media has shown the potential to enhance the production efficiency and conservation of this rare orchid species through tissue culture technology.
Corak Pemikiran Ulama Mazhad Setting Sosial Penguasa Yuniati; Yuniati Yuniati
Journal of Society and Scientific Studies Vol 1 No 1: Juni 2025
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/scientiva4

Abstract

Studi ini mengkaji dinamika corak pemikiran para ulama mazhab dalam konteks sosial dan politik kekuasaan yang melingkupinya. Ulama sebagai otoritas keilmuan Islam tidak hidup dalam ruang hampa, tetapi berada dalam suatu ruang sosial tertentu yang turut membentuk corak metodologi dan kesimpulan hukum yang mereka hasilkan. Penelitian ini berfokus pada empat mazhab utama dalam Islam Sunni Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali dan mengevaluasi bagaimana interaksi antara ulama dan struktur kekuasaan memengaruhi fleksibilitas, konservatisme, atau progresivitas pemikiran mereka. Dalam konteks kekuasaan, terdapat relasi yang kompleks antara penguasa dan ulama, di mana ulama bisa menjadi pendukung legitimasi kekuasaan atau sebaliknya, sebagai oposisi moral terhadap kebijakan zalim. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis-sosiologis dengan analisis terhadap teks-teks primer dan sekunder klasik serta kondisi sosial-politik masa itu. Hasil analisis menunjukkan bahwa corak pemikiran ulama tidak semata-mata ditentukan oleh metodologi fiqih, tetapi juga oleh tekanan, peluang, atau patronase politik yang ada. Misalnya, mazhab Hanafi berkembang pesat di bawah kekuasaan Abbasiyah karena keterbukaannya terhadap rasionalitas hukum yang sejalan dengan kebijakan administratif negara. Sebaliknya, mazhab Hanbali sering mengambil posisi kritis terhadap kekuasaan dan menolak kompromi politik. Temuan ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan konteks sosial-politik dalam memahami varian pemikiran hukum Islam. Dengan demikian, studi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pemahaman yang lebih integratif antara dimensi teks dan konteks dalam studi hukum Islam.
Analisis Peminjaman Buku Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Bima Menggunakan Metode Clustering Yuniati; Sahrul Ramadhan; Ramadhani, Intan; Mantafani, Ana; Fathir, Fathir
Scientific: Journal of Computer Science and Informatics Vol. 3 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/scientific.v3i1.514

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong peningkatan efisiensi pengelolaan data, termasuk pada sistem layanan perpustakaan perguruan tinggi. Latar belakang penelitian ini adalah belum optimalnya pemanfaatan data peminjaman buku sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan koleksi dan layanan perpustakaan. Tujuan penelitian ini adalah mengelompokkan pola peminjaman buku mahasiswa di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Bima guna memperoleh informasi yang bernilai bagi peningkatan kualitas layanan. Metode yang digunakan adalah clustering dengan algoritma K-Means yang diterapkan melalui tahapan Knowledge Discovery in Databases (KDD), meliputi pra-pemrosesan data, seleksi variabel, proses pengelompokan, dan visualisasi hasil. Dataset penelitian terdiri dari 20 data peminjaman yang mencakup variabel nama mahasiswa, jurusan, kategori buku, lama peminjaman, dan denda. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya tiga cluster utama, yaitu kelompok mahasiswa dengan durasi peminjaman singkat dan denda rendah, kelompok dengan durasi peminjaman panjang dan denda tinggi, serta kelompok yang meminjam buku berdasarkan kesesuaian jurusan atau kategori tertentu. Temuan ini memberikan wawasan berbasis data yang dapat dimanfaatkan oleh pengelola perpustakaan dalam perencanaan koleksi, pengelolaan kebijakan peminjaman, serta peningkatan layanan yang lebih tepat sasaran.
THE IMPACT OF SOCIAL MEDIA PERCEPTION ON TAX TRANSPARENCY AND GOVERNANCE Annisa Fitriani; Yuniati; Lisna Lisnawati
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 11 No 2: November 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v11i2.4864

Abstract

The level of compliance among motor vehicle taxpayers in Garut Regency remains relatively low, despite government efforts to provide easier access and information through digital services. One indication of this low compliance is the high number of vehicles that have not been re-registered, which reflects the practice of tax avoidance. This study aims to examine the effect of tax knowledge, social media information disclosure, and ease of tax payment access on tax avoidance among motor vehicle taxpayers in Tarogong Kidul District, Garut Regency. This research employs a quantitative method with a descriptive approach. Data were collected through questionnaires distributed to 100 respondents selected using purposive sampling based on the Slovin formula. The data were analyzed using multiple linear regression. The results indicate that tax knowledge has no significant effect on tax avoidance when examined in isolation. In contrast, the disclosure of social media information and the ease of accessing tax payment options have a negative and significant impact on tax avoidance. Simultaneously, tax knowledge, social media information disclosure, and ease of access to tax payment have a substantial effect on tax avoidance. The implications of this study include the need to improve tax education, optimize the use of social media, develop accessible tax payment services, and expand the range of variables in future research related to tax avoidance behavior.