Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PANTUN SISWA KELAS IV SD NEGERI 066044 KECAMATAN MEDAN HELVETIA KOTA MEDAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING THINK PAIR SHARE AZMI YULIANA
JURNAL ILMIAH SIMANTEK Vol 4 No 4 (2020): JURNAL ILMIAH SIMANTEK
Publisher : LP2MTBM MAKARIOZ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to improve the student’s ability for completing hiatus paragraphs and student activities. Research isclassroom action research with the number 37 students. The instruments used is the test of hiatus paragraph, observation ofstudent activity. Analysis of the data to see an increase the ability of narrative writing, and student activity have Ms. ExcelProgram. The results showed that peer tutoring learning model can improve the ability for completing the hiatus paragraphs.Cycle I obtained an average value of 71.38. The number of students who scored 65 (category enough) were 29 studentsfrom 37 students who take the test, or the level of mastery learning students is 78.38%. Cycle II obtained average value80.71. The number of students who earn a minimum category "sufficient" (minimum value of 65.0) were 31 students of the37 students who take the test, or the level of students' ability to complete the hiatus paragraph is 83.78%. Of the 16indicators of student activity in the first cycle, there are 4 (four) or indicators (25%) met the indicators of success measures.But on the second cycle, all indicators have met the indicators of success. The model of learning peer tutor may be analternative for teachers in presenting lessons on the material of hiatus paragraph completing.
Peningkatan Kemampuan Menulis Narasi Melalui Model CIRC (Cooperatif Integrated Reading and Composition) pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 060849 Karang Berombak Kecamatan Medan Barat Tahun Ajaran 2020/2021 Azmi Yuliana
Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar  Vol 3 No 2 (2022): Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/mgr.v3i2.4147

Abstract

Era globalisasi membawa dampak dan perubahan bagi tatanan kehidupan yang ditandai dengan tingkat persaingan yang tinggi dan menuntut penyeimbangan sumber daya manusia. Peningkatan kualitas pendidikan merupakan suatu hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Dunia pendidikan kita memerlukan perubahana paradigma pembelajaran, yaitu dari teacher centered (berpusat pada guru) beralih ke student centered (berpusat pada siswa). Dua model pembelajaran tersebut terdapat sejumlah perbedaan yang penting, termasuk kerja guru, organisasi pembelajaran, jumlah siswa yang aktif dalam belajar dan bagaimana pembelajaran tersebut dinilai. Penelitian ini dilakukan di kelas V SD Negeri 060849 Karang Berombak Kecamatan Medan Barat. Pelaksanaan penelitian tindakan ini dilaksanakan di semester II T.P 2020/2021 dan dilakukan dari bulan Januari s/d Maret 2022.Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 060849 Karang Berombak Kecamatan Medan Barat Tahun Pelajaran 2020/2021. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat meningkatkan kemampuan menulis narasi siswa, dan juga Penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa.
Pengaruh Sikap Kasih Sayang Guru terhadap Prilaku Siswa Berbudi dan Hasil Belajar Siswa Azmi Yuliana; Supriono Supriono
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh sikap kasih sayang guru Agama terhadap perilaku siswa yang berbudi pekerti dan hasil belajar siswa di SMP Negeri 3 Lubuk Pakam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini diambil sebanyak 10% dari jumlah siswa-siswi SMP Negeri 3 Lubuk Pakam Tahun Pelajaran 2022/2023 dan diperoleh sampel 50 siswa.Teknik pengumpulan data yang digunakan angket, skala sikap, dan tes.Hasil analisis dari pengolahan data penelitian diketahui bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara sikap kasih sayang guru Agama terhadap perilaku siswa yang berbudi pekerti,semakin tinggi sikap kasih sayang guru Agama, maka semakin tinggi pula perilaku siswa yang berbudi pekerti contohnya, menanamkan rasa tolong menolong dan menghormati kepada siswa, serta pola hidup guru yang baik mampu meningkatkan kualitas karakter dan budi pekerti siswa dalam kehidupan sehari-hari. Serta ada pengaruh positif dan signifikan juga antara sikap kasih sayang guru Agama terhadap hasil belajar siswa, semakin tinggi pengaruh sikap kasih sayang guru Agama, maka semakin tinggi pula hasil belajar siswa contohnya, kasih sayang guru mampu meningkatkan semangat belajar siswa dalam memahami soal dan tugas Agam dengan percaya diri, serta aktif dalam kegiatan diskusi di kelas.
ANALISIS SEMIOTIKA VISUAL TOKOH UTAMA DAN NILAI PENDIDIKAN DALAM FILM ANIMASI NUSSA RARA PADA EPISODE “ SEDEKAH JUMAT BERKAH” Mardiah Mardiah; Azmi Yuliana; Yulia Warda; Fitri Yulia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i2.17764

Abstract

Film animasi cukup banyak di minati dikalangan anak-anak, tetapi tidak menutupi kemungkinan bahwa kaum remaja dan orang tua juga menyenangi film animasi tersebut. Dimana salah satunya adalah film animasi Nussa Rara yang berbau unsur keislaman bagi setiap umat islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan semiotika visual dan nilai pendidikan dalam film animasi Nussa dan Rara. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kaalitatif interpretatif dan hanya terfokus pada analisis semiotika visual : warna, gestur dan karakter yang khusus dituju hanya kepada tokoh utama saja dan dibatasi dengan nilai pendidikan agama dan sosial pada episode “Sedekah Jumat Berkah”. Analisis data yang digunakan dalam semiotika visual adalah teori Roland Barthes, yang mengarahkan tingkatan makna : denotatif dan konotatif serta kajian nilai-nilai pendidikan religius dan sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semiotika visual terdapat dalam film animasi Nussa Rara dengan terfokus pada tokoh utama dan visual warna, gestur dan karakter, sehingga tokoh utama tersebut menciptakan karakter yang di minati oleh anak-anak, remaja  dan orang tua. Hasil penelitain ditemukan nilai-nilai pendidikan yaitu nilai agama, moral dan nilai sosial, sehingga dapat diterapkan kepada kalangan anak-anak terutama usia dini.
ANALISIS GENRE FILM HOROR KOMEDI INDONESIA DALAM FILM “AGAK LAIN” KARYA MUHADKLY ACHO Mardiah, Mardiah; Yuliana, Azmi; Wardah, Yulia; Siahaan, Hasnah
HIBRUL ULAMA Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v6i2.878

Abstract

Researchers took the comedy horror film entitled "Agak Laen" by Muhadkly Acho (2024) to analyze a genre in the film. This analysis aims to find out how many genres are used in the film "Agak Laen". The method used is a qualitative approach, which focuses on analyzing the characteristics of film genres to examine media data using a scheme from the basic elements of Nick Lacey's repertoire of elements. The repertoire of elements that will be analyzed by researchers are narrative or plot, characters, setting, iconography and style. The results of this research show that there are several genre characteristics or reportoire of elements in the film "Agak Laen" and it is true that this film is a horror comedy genre so it attracts a lot of interest from audiences of various ages, because for those behind this horror film it is certain there are elements of comedy that can provoke the audience to laugh out loud, apart from being suspenseful, this film also provokes humor to entertain the audience.
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam bagi ABK Tunarungu Hasibuan, Semiana; Dalimunthe, Saima Sakilah; Yuliana, Azmi; Mardiah, Mardiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30956

Abstract

Tidak semua anak terlahir dalam keadaan sempurna, adapun anak-anak yang terlahir dalam keadaan memiliki kekurangan pendengaran. Mereka dikatakan tidak normal dikarenakan pendengarannya tidak sama dengan teman sebayanya. Sebagaimana manusia diciptakan, mereka dianugerahitelimga namun mereka diberi keterbatasan dalam pendengaran. Maka dari itu anak yang memiliki kekurangan pendengaran lebih lambat dalam memahami dari anak normal lainnya karena mereka keterbatasan kosa kata. Namun dengan adanya kekurangan itu tidak menjadi penghalang mereka untuk tetap menjalankan hukum taklif yang sifatnya wajib bagi semua makhluk tanpa memandang latar belakang orang tersebut. Sudah menjadi tugas pendidikan Islam untuk terus mengembangkan potensi yang mereka miliki dalam segi kemanusiaan, fisik, ketrampilan, intelegensi, moral, dan lain sebagainya. Sehingga meskipun dengan kekurangannya mereka tetap bisa menjalankan sebagaiman afungsi hidup sebagai seorang hamba Allah. Melihat penjelasan tersebut penting bagi pendidik untuk terus mengembangkan model-model pendidikan Islam untuk Anak yang Berkebutuhan Khusus. Sehingga nantinya mereka tetap memiliki pengalaman, kemampuan, serta pemahaman pembelajaran Islam dengan baik walaupun bagaimanapun mereka tetap dianggap berbeda dari anak normal pada umunya. Ajaran pembelajaran Islam untuk anak berkebutuhan khusus harus secara resmi dikembangkan sesuai dengan keadaan mereka, yaitu bagaimana karakter dan sampai mana kemampuan mereka untuk bisa diajar, dalam arti metode pembelajaran yang digunakan harus disesuaikan dengan tingkatan kemampuan mereka. Dalam hal ini sangat dibutuhkan seorang guru professional dengan cara memperhatikan berbagai kualifikasi yang dimiliki tersebut. Salah satunya yaitu guru yang memiliki nilai lebih berupa komunikasi yang baik.
Nilai Pendidikan Islami Wanita dalam Film 172 Days Karya Nadzira Shafa Mardiah, Mardiah; Barus, Friska Anggraini; Yuliana, Azmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film layar lebar saat ini mulai sudah banyak diminati para orang tua, remaja dan juga anak-anak. Dimana dunia perfilman sangat banyak memberikan motivasi dan juga contoh yang baik yang bisa memberikan efek untuk kehidupan sehari-hari. Pada film 172 days karya Nadzira Shafa ini sangat memberikan inspirasi dan juga manfaat sebagai seorang wanita dalam menanamkan nilai pendidikan islami yang berguna dalam kehidupan penulis dan pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai pendidikan islami seorang wanita yang nantinya akan bermanfaat untuk semua kaum wanita. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan jenis penelitian ini menggunakan penelitian pustaka (library research). Objek penelitian ini akan dilihat dari segi nilai pendidikan islami seorang wanita. Penelitian pustaka ini menampilkan argumentasi berupa penalaran keilmuan yang memaparkan hasil kajian pustaka. Data penelitian diambil dari kebutuhan penelitian saja pada film animasi 172 Days dan penelitian ini dibatasi dengan berfokus pada karakter tokoh wanita Nadzira Shafa sebagai istri tokoh utama dan ada beberapa scene sebagai data pendukung. Dan data juga diambil pada film 172 days ini dengan melihat aspek nilai pendidikan islami wanita yang terkandung di dalamnya. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan pragmatik, dimana pendekatan pragmatik ini sebuah pendekatan yang memberikan gambaran atau mampu mengubah pembaca melalui media untuk menyampaikan tujuan hingga sampai kepada efek memberi ajaran dan melakukan kegiatan yang bermanfaat dan tanggung jawab kepada pembaca. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Dari hasil penelitian, telah ditemukan beberapa nilai pendidikan islami wanita pada tokoh Nadzira dalam film 172 days, yaitu : (a). Qonaat ( rela atau menerima apa telah Allah berikan), (b). Amal Soleh (perbuatan yang baik), (c). Shalat dan Taat kepada Allah SWT, (d). Membaca Al-Quran, (e). Jujur , (f). Sabar , (g). Memelihara Kehormatannya, (h). Berbusana Muslimah
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN REFLEKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENULISKAN CERITA NARASI Yuliana, Azmi; Yulia, Fitri; Mardiah, Mardiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24317

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menggunakan model pembelajaran reflektif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Negeri No. 066044 Jl. Kemuning Perumnas Helvetia Kec.Medan Helvetia Kota Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas denga dua siklus, yang terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 24 orang siswa. Sedangkan objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi pokok menulis narasi dengan penerapan model pembelajaran Reflektif. Alat pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Pada pre test awal diperoleh tes hasil belajar siswa pada materi pokok menulis narasi yaitu dengan nilai rata-rata 46 dan presentase 17% (4 siswa). Setelah diterapkan model pembelajran reflektif pada siklus I diperoleh tingkat pencapaian hasil belajar siswa mencapai nilai rata-rata 64 dengan presentase 46% (11 siswa) terjadi peningkatan sebesar 29%. Sedangkan pada siklus II diperoleh tingkat pencapaian hasil belajar mencapai nilai rata-rata 83 dengan persentase ketuntasan siswa sebesar 92% (22 siswa). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Reflektif pada proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa bila diterapkan pada pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi pokok menulis narasi di Kelas V SD Negeri No. 066044Jl. Kemuning Perumnas Helvetia Kec. Medan Helvetia Kota Medan.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Santriwati melalui Muwajjah Al- Lailiyah di Pondok Pesantren Mawaridussalam Umayyah, Rahma; Trikusuma, Sultoni; Yuliana, Azmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam Penelitian ini adalah untuk (1) untuk mengetahui latar belakang adanya pendampingan belajar malam santriwati di Pondok Pesantren Mawaridussalam (2)untuk mengetahui cara guru Pondok Peantren Mawaridussalam dalam meningkatkan prestasi santriwati melalui belajar malam , (3) untuk menetahui manfaat dari penerapan pendampingan belajar malam dalam meningkatkan prestasi santriwati Pondok Pesantren Mawaridussalam.Untuk menjawab tujuan di atas , peneliti menggunakan teknik kualitatif yaitu proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara catatan lapangan dan bahan-bahan lain. Hasil analisis data ditemukan (1) Latar belakang adanya pendampingan belajar belum tumbuh adanya kesadaran untuk santriwati belajar secara mandiri maka , harus di tarjet ,dipaksa dan dituntut akhirnya muncullah ide pendampingan belajar malam secara terbimbing ,dimana setiap malamnya para dewan guru mengawasi ,membimbing serta menarjet para santriwati untuk belajar dan menghafal guna meningkatkan prestasi belajar santriwati . (2) proses guru Pondok Pesantren Mawaridussalam dalam meningkatkan prestasi santriwati melalui belajar malam dengan penerapan peraturan belajar malam dengan reward dan punishement yang akhirnya akan menerapkan sikap disiplin , membuat target hafalan dan target pembelajaran serta soal-soal sesuai dengan mata pelajaran. (3) Manfaat dari penerapan pendampingan belajar malam terhadap prestasi santriwati Pondok Pesantren Mawaridussalam sangat banyak sesuai dengan mata pelajarannya dari nahwu dan shorof santriwati menjadi paham tata bahasa dengan baik dan benar .serta muraja’ah ayat suci al-Qur’an dan pengulangan pelajaran di pagi hari bagi santriwati yang tidak paham pelajaran di pagi hari , bisa menanyakan kembali pelajaran ketika muwajjah atau belajar malam.
Penerapan Kepemimpinan Partisipatif Kepala Sekolah di MTs Al Washliyah Titi Merah hafizatul akmaliah zainuddin; Khairuddin Lubis; Azmi Yuliana
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam (MANAPI) Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada penerapan kepemimpinan partisipatif yang diterapkan oleh kepala sekolah di MTs Al Washliyah Titi Merah. Kepemimpinan partisipatif adalah gaya kepemimpinan yang melibatkan semua anggota sekolah, baik guru maupun siswa, dalam proses pengambilan keputusan yang penting bagi kemajuan sekolah. Hal ini dianggap sebagai salah satu pendekatan yang efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang demokratis dan inklusif, di mana setiap anggota merasa dihargai dan memiliki kontribusi terhadap keberhasilan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kepala sekolah menerapkan kepemimpinan partisipatif dalam mengelola berbagai aspek pendidikan di sekolah, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan hambatan yang dihadapi dalam penerapan kepemimpinan ini. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research), di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru, dan pegawai yang berperan aktif dalam kegiatan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di MTs Al Washliyah Titi Merah telah berhasil menerapkan kepemimpinan partisipatif dengan baik. Kepala sekolah melibatkan guru dan siswa dalam pengambilan keputusan terkait manajemen sekolah, termasuk perencanaan kurikulum, pengembangan program sekolah, dan penyelesaian masalah yang dihadapi sekolah. Hal ini tidak hanya meningkatkan motivasi dan partisipasi dari seluruh anggota sekolah, tetapi juga menciptakan suasana kerja yang harmonis dan produktif. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa hambatan dalam penerapan kepemimpinan partisipatif, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, serta perbedaan tingkat partisipasi antara guru dan siswa. Kendala ini perlu diatasi agar penerapan kepemimpinan partisipatif dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh anggota sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan kepemimpinan partisipatif oleh kepala sekolah di MTs Al Washliyah Titi Merah memiliki dampak positif terhadap peningkatan kinerja sekolah dan pencapaian tujuan pendidikan. Dengan mengatasi hambatan yang ada, kepemimpinan partisipatif dapat terus dikembangkan sebagai model kepemimpinan yang efektif dalam pengelolaan sekolah. Kata Kunci: Kepemimpinan Partisipatif, Kepala Sekolah, MTs Al Washliyah.