Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERBAIKAN ETIKA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DI RA ABDULLAH KOTA PADANGSIDIMPUAN Mardiah Mardiah; Irwansyah Irwansyah
HIBRUL ULAMA Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.657 KB) | DOI: 10.47662/hibrululama.v4i2.265

Abstract

Etika adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk. Bercerita adalah menuturkan sesuatu yang mengisahkan tentang perbuatan atau sesuatu kejadian dan disampaikan secara lisan dengan tujuan membagikan pengalaman dan pengetahuan kepada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbaikan etika anak melalui metode bercerita di RA Abdullah Kota Padangsidimpuan . Metode yang diterapkan dalam melakukan penelitian ini adalah metode kualitatif, alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan studi dokumen. Dalam proses pembelajaran, metode menduduki posisi yang sangat penting, oleh karena itu seorang guru tidak cukup hanya menguasai satu metode saja. Sebab dengan menguasai berbagai metode ia akan mampu menentukan penggunaan metode tersebut sesuai dengan kondisi siswa. Salah satu metode yang tepat dalam menerapkan etika pada anak tingkat usia dini adalah metode bercerita, hal ini menunjukkan bahwa melalui cerita yang disampaikan oleh guru murid secara tidak langsung dapat mengambil nilai-nilai pendidikan terkait dengan etika atau moralitas dari cerita tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi atau keadaan anak umur nol samapai dengan enam tahun cenderung menerima dan mencontoh. Sehingga apapun yang diajarkan oleh guru akan lebih mudah diserap, bercerita juga sesuai dengan perkembangan kognitif anak. Cara-cara dalam menerapkan etika pada anak adalah melalui pelatihan. Seperti bagaimana cara makan yang baik, bersikap empati, atau cara mengucapkan kata-kata yang baik. Seperti halnya “terima kasih, dll. Sehingga melalui metode bercerita akan lebih mudah dalam menerapkan etika pada anak.
ANALISIS SEMIOTIKA VISUAL TOKOH UTAMA DAN NILAI PENDIDIKAN DALAM FILM ANIMASI NUSSA RARA PADA EPISODE “ SEDEKAH JUMAT BERKAH” Mardiah Mardiah; Azmi Yuliana; Yulia Warda; Fitri Yulia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i2.17764

Abstract

Film animasi cukup banyak di minati dikalangan anak-anak, tetapi tidak menutupi kemungkinan bahwa kaum remaja dan orang tua juga menyenangi film animasi tersebut. Dimana salah satunya adalah film animasi Nussa Rara yang berbau unsur keislaman bagi setiap umat islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan semiotika visual dan nilai pendidikan dalam film animasi Nussa dan Rara. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kaalitatif interpretatif dan hanya terfokus pada analisis semiotika visual : warna, gestur dan karakter yang khusus dituju hanya kepada tokoh utama saja dan dibatasi dengan nilai pendidikan agama dan sosial pada episode “Sedekah Jumat Berkah”. Analisis data yang digunakan dalam semiotika visual adalah teori Roland Barthes, yang mengarahkan tingkatan makna : denotatif dan konotatif serta kajian nilai-nilai pendidikan religius dan sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semiotika visual terdapat dalam film animasi Nussa Rara dengan terfokus pada tokoh utama dan visual warna, gestur dan karakter, sehingga tokoh utama tersebut menciptakan karakter yang di minati oleh anak-anak, remaja  dan orang tua. Hasil penelitain ditemukan nilai-nilai pendidikan yaitu nilai agama, moral dan nilai sosial, sehingga dapat diterapkan kepada kalangan anak-anak terutama usia dini.
PEMIKIRAN SYED M. NAQUIB AL-ATTAS TENTANG KURIKULUM DAN METODE PENDIDIKAN Murni Ariani Br Saragih; Nikmah Royani Harahap; Mardiah Mardiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.18732

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas tentang kurikulum?, bagaimana pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas tentang Metode Pendidikan?, dan bagaimana pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas tentang pendidikan dan relavansiya pada era sekarang?. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian pustaka berupa studi tokoh dengan pendekatan kualitatif. Teknik menganalisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan metode : 1) induksi dan deduksi serta dalam melakukan analisis terhadap pemikiran seorang tokoh dilihat benang merah yang menghubungkan pemikiran-pemikirannya, baik lingkungan historis dan pengaruh-pengaruh yang dialaminya, maupun perjalanan hidupnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urikulum menurut Syed M. Naquib Al-Attas terbagi kepada dua bagian, yaitu Kurikulum Fardhu’Ain dan Fardhu Kifayah dengan metode metafora dan Tauhid. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan pada lembaga-lembaga pendidikan yang ada di Indonesia sebagai solusi terhadap permasalahan pendidikan pendidikan Islam.
MAKNA DAN TUJUAN PENDIDIKAN MENURUT SYED. MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS Nazwa Eliva Putri; Eka Zuliana; Mardiah Mardiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.18733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dan tujuan menurut Syed Muhammad Naquib Al-Atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian pustaka (library research), dengan sumber data primer dan sekunder. Instrumen pengumpulan data berupa mengumpulkan karya-karya tokoh tersebut, menelusuri karyanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syed Muhammad Naquib adalah cendikiawan Muslim yang mempunyai konsep-konsep jelas terhadap penyebab kemunduran umat Islam dan memberikan langkah yang kuratif pada lembaga pendidikan melalui penanaman adab (ta’dib), ilmu (‘ilm),instruksi (ta’lim), dan pembinaan yang baik (tarbiyyah).hal ini sudah relevan dengan pendidikan di Indonesia menekankan pendidikan yang berorientasikan kemasyarakatan yang diharapkan mampu mengembangkan segala kemampuan dan menghadapi perkembangan zaman, sehingga terciptanya manusia adil dan beradab, dan terbentuknya manusia yang sempurna (insan kamil).
ANALISIS DESAIN INTERIOR DAN EKSTERIOR DALAM MENGEMBANGKANN KECERDASAN NATURALIS PADA ANAK KELOMPOK B 1 DI RA AS-SYAFIQAH KOTARIH BARU KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Nurmaya Ningsih; Hasnah Siahaan; Mardiah Mardiah; Cut Rafyqa Fadhilah
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i1.1044

Abstract

Naturalist intelligence is an intelligence that is a combination of the characteristics of a child which includes skills in recognizing, classifying flora and fauna and other natural objects and having awareness of environmental conditions and the beauty within themselves. The environment and nature are the most important thoughts for the early development of a child's mindset. Through the intermediaries of the environment and nature, children are free to move and develop their naturalist intelligence. Writing this thesis aims to find the relationship between interior and exterior design in developing children's naturalist intelligence. The research method used is qualitative research where this research has nothing to do with numbers but this research will explain in sentences or in the form of a description of the phenomenon that is happening when researched.
Peningkatan Kapasitas Petani Cabai melalui Farmers Field School Friska Anggraini Barus; Intan Pulungan; Muhammad Yusuf Dibisono; Marzuti Isra; Nurkhotimah Sinaga; Atia Abel Pratiwi; Purjianto Purjianto; Mardiah Mardiah
Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 7 No 1 (2026): July 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jrespro.v7i1.10626

Abstract

This community service program was conducted in Galudra Village, Cugenang District, Cianjur Regency, West Java Province, Indonesia, as part of the Bertani untuk Negeri (Farming for the Nation) Batch 9 Program organized by the Edufarmers International Foundation. The program targeted nine smallholder chili farmers who encountered several cultivation-related challenges, including limited knowledge of Good Agricultural Practices (GAP), heavy dependence on synthetic pesticides, minimal utilization of biofertilizers and botanical pesticides, and inadequate technical assistance in farm management. These constraints contributed to suboptimal productivity, increased production costs, and limited adoption of sustainable agricultural practices. This community service initiative aimed to enhance farmers' knowledge and technical capacity in implementing GAP through a participatory Farmers Field School (FFS) approach. The implementation methods consisted of baseline field observations, identification of farmers' needs, regular field monitoring, four FFS sessions, establishment of demonstration and mini-demonstration plots, practical training on the production of Plant Growth-Promoting Rhizobacteria (PGPR), amino acid liquid organic fertilizer, botanical pesticides, and pesticide wetting agents, followed by continuous mentoring and evaluation. The program contributed by introducing an integrated field-based extension model that combined theoretical learning with hands-on practice, thereby accelerating farmers' adoption of sustainable cultivation technologies. Furthermore, the initiative encouraged the utilization of locally available resources to produce environmentally friendly and cost-effective agricultural inputs. The results demonstrated that farmers improved their understanding and practical skills in applying GAP principles, acquired the ability to independently produce and apply PGPR, liquid organic fertilizer, and botanical pesticides, actively participated in all FFS activities, and gradually adopted more effective, efficient, and sustainable chili cultivation practices. These findings indicate that the participatory FFS model is an effective community empowerment strategy for strengthening farmers' capacities and can be replicated in other horticultural production areas.
PELATIHAN KETERAMPILAN MENDONGENG BAGI MAHASISWA PRODI PIAUD SEMESTER VI DI RA NURSA’IDANI Mardiah Mardiah; Yulia Wardah; Syafrina Prihatini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelatihan keterampilan mendongeng bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Semester VI di RA Nursa’idani. Keterampilan mendongeng merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki calon pendidik anak usia dini karena melalui kegiatan mendongeng, guru dapat menyampaikan nilai-nilai moral, agama, sosial, serta menstimulasi perkembangan bahasa, imajinasi, dan emosi anak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa PIAUD Semester VI yang melaksanakan praktik mendongeng di RA Nursa’idani. Dari hasil pelatihan keterampilan mendongeng ini terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik anak usia dini