Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Kesejahteraan Karyawan Koperasi Simpan Pinjam Dalam Perspektif Ekonomi Islam Anas; Masin, Muhlis
ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab Vol. 5 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Direktorat Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/abhats.vol5.iss1.art4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dan upaya menyejahterahkan Karyawan Koperasi Simpan Pinjam Berkat cabang Bantaeng Sulawesi Selatan dalam Perspektif Ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan informan penelitian adalah level top manajamen dan karyawan Koperasi Simpan Pinjam Berkat Cabang Bantaeng. Pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara dengan analisis data deskriptif. Hasil penelitian memberikan temuan bahwa manajemen Koperasi Simpan Pinjam Berkat Cabang Bantaeng keberadaannya sangat memperhatikan kesejahteraan karyawannya. Bahwa gaji, tunjangan dan hak-hak karyawan telah terpenuhi sesuai dengan hak karyawan. Fakta mengindikasikan bahwa perusahaan cenderung fleksibiltas dan tidak memaksakan tugas atau target kepada karyawan secara berlebihan dan menekan. Penghargaan setinggi-tingginya akan diberikan kepad kayawan yang berprestasi sebagai bentuk pengakuan yang adil dari perusahaan atas kontrubusi dan kerja kerasnya. Pemberian gaji, tunjangan dan penghargaan selalu didasarkan pada prinsip keadilan, kesetaraan dan kehalalan. Sehingga, ini sudah sangat sesuai dengan perspektif ekonomi Islam bahwa kesejahteraan karyawan diperhatikan oleh Koperasi Berkat Cabang Bantaeng. Keywords: Kesejahteraan Karyawan, koperasi simpan pinjam, Ekonomi Islam
Information Extraction from Makassar Culinary Images Using Vision Transformers and Cahya GPT-2 (Visual Question Answering Case Study Sharief, Tirta Chiantalia; Hazriani; Syamsul; Anas; Yuyun
Indonesian Journal of Data and Science Vol. 6 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Data and Science
Publisher : yocto brain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56705/ijodas.v6i3.357

Abstract

This study examines the development of a Visual Question Answering (VQA) system to extract information from images of Makassar culinary specialties by combining the Vision Transformer (ViT) and Cahya_GPT-2 models. The main objective is to integrate visual and natural language understanding so that computers can recognize visual objects (food images) and generate relevant text descriptions. The research method uses an experimental approach with a fine-tuning process of the pre-trained ViT model as a visual encoder and Cahya_GPT-2 as a text decoder. The dataset used includes images of Makassar culinary specialties such as Coto, Konro, Pisang Epe, Barongko, and Jalangkote with question and answer (QnA) annotations. Evaluation is carried out using the ROUGE metric to assess the semantic match between the model's answers and the actual answers. The results show that the developed multimodal model is able to accurately understand the image context with an average ROUGE-L score of 0.63, indicating a good level of closeness between the model's answers and the annotations. In conclusion, the combination of ViT and Cahya_GPT-2 can be an effective approach for natural language-based visual information extraction systems, especially in the Indonesian local culinary domain
SOSIALISASI PENCEGAHAN TB PARU PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT Fitri, Ridha; anas; Herlambang, Tri Mulyono; Khairunnisak, Khairunnisak
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i12.1994

Abstract

Kecamatan Johan Pahlawan adalah daerah tertinggi kasus TB di Aceh Barat yaitu 33 kasus. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit Tb  paru, rendahnya   kesadaran   masyarakat   untuk mencegah penularan dan pemberantasan penyakit Tb paru. TB paru banyak menyerang usia produktif yakni 15-50 tahun. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya remaja tentang pencegahan TB paru. Metode yang digunakan adalah Information and Comunication Tecnology (ICT) dengan menggunakan peralatan berupa laptop, LCD, dan Speaker. Sosialisasi pencegahan TB Paru diberikan kepada kelompok sasaran yang berjumlah 18 orang remaja di Aula Prodi Keperawatan Meulaboh Poltekkes Kemenkes Aceh. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terlihat peningkatan yang signifikan dari hasil test yang dilakukan kepada masyarakat sasaran yaitu dari awalnya hanya 16,7%, namun setelah diberikan sosialisasi meningkat sebanyak 83,3%. Perlu dilakukan tindak lanjut terhadap peningkatan kemampuan remaja dalam perawatan dan pemberantasan TB Paru.
Legalisasi Usaha Mikro: Pelatihan dan Pendampingan NIB, P-IRT, dan Sertifikasi Halal Bagi UMKM Berbasis Digital Online Single Submission Khatori, Anas; Anas; Usada, Untung; Rahma, Isna Maulita; Nugraha, Erlangga Abiartha; Kristanto, Riyan; Firmansyah, Ahcmad Ramadhani; Nabila, Syahrun; Rahmatullah, Alim; ’Ulya, Muhimmatul; Firmansyah, Rizky Dwi
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/qc6knj46

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Perumahan Bumi Intan Permai RT 20 dengan fokus pada pendampingan digitalisasi perizinan usaha mikro dan kecil (UMK) melalui sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku UMK adalah minimnya pemahaman mengenai prosedur perizinan serta kendala teknis dalam pendaftaran daring, khususnya terkait Nomor Induk Berusaha (NIB), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan sertifikasi halal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui studi awal, sosialisasi, workshop, pendampingan praktis pembuatan akun OSS, serta pemberian materi sertifikasi halal sesuai regulasi terbaru BPJPH. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran pelaku UMK tentang pentingnya legalitas usaha. Sebanyak 75% peserta berhasil membuat akun OSS dan memproses NIB, sementara seluruh peserta memperoleh pemahaman mengenai prosedur sertifikasi halal. Program ini tidak hanya menghasilkan manfaat praktis berupa dokumen legal, tetapi juga memberikan implikasi strategis dalam meningkatkan daya saing, kredibilitas, dan akses pasar UMK. This community service program was conducted at Bumi Intan Permai Housing Complex, RT 20, with a focus on assisting with the digitalization of micro and small business (MSE) licensing through a risk-based Online Single Submission (OSS) system. The main problems faced by MSEs were a lack of understanding of licensing procedures and technical obstacles in online registration, particularly related to Business Identification Numbers (NIB), Home Industry Food (PIRT), and halal certification. The implementation method used a participatory approach through initial studies, outreach, workshops, practical assistance in creating OSS accounts, and providing halal certification materials in accordance with the latest BPJPH regulations. The results of the activity showed an increase in understanding and awareness among MSEs regarding the importance of business legality. As many as 75% of participants successfully created OSS accounts and processed NIBs, while all participants gained an understanding of halal certification procedures. This program not only produced practical benefits in the form of legal documents but also had strategic implications in increasing MSEs' competitiveness, credibility, and market access.
Determining the Priorities of Macroprudential Indicators in Indonesia Parizi, Ahmat; Anas
Islamic Economics Methodology Vol. 4 No. 2 (2025): Islamic Economics Methodology
Publisher : SMART Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58968/iem.v4i2.707

Abstract

Financial system stability is the main prerequisite for the sustainability of a country's economic growth. In this context, macroprudential policy plays an important role in mitigating systemic risks originating from the financial and real sectors. However, the effectiveness of macroprudential policies is largely determined by the accuracy of the indicators used as early warning indicators. This study aims to determine the priority macroprudential indicators that are most relevant to Indonesia based on the assessment of experts. The method used is the Delphi method involving nine experts who have competence in the field of macroeconomics and financial stability. The analysis was carried out using statistical measures in the form of mean values, standard deviation, and interquartile range (IR) to measure the consensus level. The results showed that of the 20 macroprudential indicators analyzed, there were 13 indicators that reached consensus (convergent) and 7 indicators that did not reach consensus (divergent). The indicators with the highest priorities are the current account deficit, the adequacy of foreign exchange reserves, and the employment rate. These findings underscore the importance of external sector and labor market indicators in the macroprudential policy framework in Indonesia.
Literasi Digital dan Transformasi Sosial Pembelajaran Siswa SMP Negeri 2 Unaaha Kabupaten Konawe Anas; Apryeni, Fransisca; Safitri, I Luh Melda; Lestari, Erina Sukma
DIALEKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Matematika Vol 11 No 2 (2025): DIALEKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Matematika
Publisher : FKIP, Universitas Lakidende Unaaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi sosial pembelajaran di era digital melalui praktik literasi digital siswa di SMP Negeri 2 Unaaha Kabupaten Konawe. Literasi digital dikonseptualisasikan sebagai modal kultural dalam arena pendidikan yang memengaruhi praktik belajar dan relasi pedagogik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif–interpretatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 12 siswa, empat guru wali kelas, dan satu kepala sekolah, serta didukung kuesioner terhadap 60 siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56% siswa memanfaatkan YouTube sebagai sumber utama belajar, diikuti Google (20%), Brainly (14%), dan Photomath (10%). Praktik digital guru didominasi oleh penggunaan Quizizz (58%), dibandingkan Kahoot (15%) dan Google Classroom (10%). Temuan ini mengonfirmasi literatur sebelumnya mengenai fungsi instrumental literasi digital, namun juga menunjukkan bahwa transformasi pembelajaran berlangsung secara adaptif dan reproduktif dalam struktur evaluatif sekolah. Literasi digital berkembang pada level fungsional–operasional dan mereproduksi habitus belajar yang berorientasi pada penyelesaian tugas. Penelitian ini menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran pada tingkat SMP tidak bersifat disruptif, melainkan beroperasi dalam kerangka struktur sosial pendidikan yang relatif stabil.