Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Compact: Spatial Development Journal

Identifikasi Layanan Distribusi Air Bersih Domestik di Kelurahan Mugirejo, Kota Samarinda (Studi Kasus: RT 11, 12, 13, dan 14) Akmalunnisaa, Shoffi; Yorika, Rahmi; Sitaresmi, Devi Triwidya; Kadri, Mohtana Kharisma; Syafitri, Elin Diyah
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 3 No 1 (2024): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v3i1.1126

Abstract

Kelurahan Mugirejo merupakan salah satu kelurahan yang termasuk di dalam wilayah administrasi Kota Samarinda. Sebagian besar wilayah di Kelurahan Mugirejo, khususnya RT 11, 12, 13, dan 14 belum mendapatkan layanan distribusi air bersih dari Perumdam. Masyarakat cenderung memanfaatkan air tanah dan membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan air bersih domestik, Besarnya pengaruh musim terhadap ketersediaan air tanah menjadikan kebutuhan air bersih domestik masyarakat di wilayah penelitian tidak tercukupi. Selain itu, wilayah penelitian yang didominasi berada di kelas kemiringan lereng yang curam turut memengaruhi besarnya debit air untuk memenuhi kebutuhan air bersih domestik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan arahan pemenuhan kebutuhan air bersih domestik di wilayah penelitian. Proses yang dilakukan adalah identifikasi layanan distribusi air bersih domestik dengan metode deskriptif dan perhitungan proyeksi jumlah penduduk. Hasil yang didapatkan adalah ketersediaan infrastruktur layanan distribusi air bersih di wilayah penelitian masih belum memadai.
Evaluasi Tingkat Indikasi Kekumuhan Yang Ada di Kelurahan Loa Ipuh Kabupaten Kutai Kartanegara Rahadi, Kezia Hesed Julinda; Sitaresmi, Devi Triwidya; Ulimaz, Mega; Dewanti, Ajeng Nugrahaning
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 3 No 1 (2024): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v3i1.1159

Abstract

Pertambahan penduduk mempengaruhi kebutuhan akan tempat tinggal tidak sesuai dengan ketersediaan lahan yang ada dan berpotensi menimbulkan kawasan kumuh baru. Kawasan paling memungkinkan untuk menjadi kawasan kumuh di Kecamatan Tenggarong yaitu Kelurahan Loa Ipuh yang didasari oleh tingginya jumlah penduduk, terdapat bangunan yang berada di sempadan sungai dan berbatasan langsung dengan kawasan permukiman kumuh. Oleh karena itu perlu adanya evaluasi tingkat indikasi kekumuhan yang ada di Kelurahan Loa Ipuh, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kemudian untuk melihat tingkat indikasi kekumuhan akan didapatkan dari segi perizinan, standar teknis dan kelaikan fungsi. Metode pengumpulan dilakukan secara primer maupun sekunder dengan menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif. Diketahui berdasarkan hasil analisis maka didapatkan tingkat indikasi kekumuhan pada lokasi studi yaitu kumuh ringan dengan total nilai pada RT 26 sebesar 26 dan pada RT 29 memiliki nilai sebesar 24.