Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Transforming Indonesian Washing Machines into Efficient Wind Generators: Mengubah Mesin Cuci Indonesia Menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Angin yang Efisien Putra , Ahmad Nurwanda Bawono; Firdaus, Rachmat
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 25 No. 3 (2024): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v25i3.1166

Abstract

People's consumption of household electronic devices is increasing, leading to higher energy demand in Indonesia, with washing machines being a significant contributor. This study explores repurposing used washing machine dynamos into electricity generators for windmills. Researchers used an LG washing machine dynamo and N52 neo super magnets, testing pulley diameters of 12 cm, 15 cm, 18 cm, and 20 cm. Results showed that larger pulleys increased generator output, with a 20 cm pulley producing 26 volts, 1.3 amperes, and 2525 rpm. However, the efficiency was low at 8.69%, indicating a need for further optimization. This approach has potential for sustainable energy solutions and reducing electronic waste. Highlight: Repurpose Dynamos: Converts washing machines to windmill generators, reducing electronic waste. Efficiency Challenge: Larger pulleys improve output but efficiency is only 8.69%. Sustainable Impact: Offers potential for sustainable energy and lower household consumption. Keyword: household electronics, energy consumption, washing machine dynamo, windmill generator, sustainable energy
Analisis Sambungan Proses Underwater Friction Stir Welding Pada Alumunium Seri 6005-T6 Terhadap Kuat Impact dan Struktur Micro Prasetya, Fikri; Mulyadi; Firdaus, Rachmat
Journal of Aerospace Systems and Engineering Innovations Vol. 1 No. 1 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jasei.v1i1.4948

Abstract

Underwater Friction Stir Welding (UFSW) is a solid state welding process that is able to unite materials with water that are relatively difficult to weld using fusion welding. Additionally, this process is very energy efficient and friendly compared to fusion welding. While there are several advantages of UFSW over fusion welding, the thermal cycling involved in UFSW can cause softening of the joint, especially in Heat Treatable Aluminum Alloys (HTTA), in this case the material AA6005-T6. This is caused by the dissolution or acidification of reinforcing deposits during the welding process, which ultimately results in a decrease in the mechanical properties of the joint. UFSW can be the process of choice to overcome these limitations. This process is suitable for alloys that are sensitive to heating during welding and is widely used for HTTA. The aim of this article is to provide a comprehensive literature review regarding the current status and development of UFSW and its importance compared to WPS with the aim of discussing and summarizing various aspects of UFSW. Special attention is paid to basic principles including material flow, generation temperature, process parameters, microstructure and mechanical properties. The research results showed that the highest impact value in specimen 2 was 0.944 Joules/mm2 compared to the base metal with an impact value of 0.641 Joules/mm². Micro tests on fine grains in the weld nugget (WN) area clearly show differences with a denser structure compared to the thermo-mechanically affected zone (TMAZ) which is the tool edge area or what is usually called plastic deformation in the UFSW process, which can cause zones the weld becomes stronger than in the base metal (BM) area.
Analisis Pengaruh Variasi Bentuk Sudden Enlargement terhadap Head Loss pada Aliran Udara Laminar Wibisono, Satria Agung; Akbar, Ali; Fahruddin, A’rasy; Firdaus, Rachmat; Syahril, Muhammad
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.24788

Abstract

Fenomena sudden enlargement pada sistem perpipaan merupakan salah satu penyebab utama terjadinya head loss yang dapat menurunkan efisiensi aliran fluida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi bentuk sudden enlargement terhadap kehilangan energi pada aliran fluida laminar dengan menggunakan tiga variasi geometri, yaitu Square Edge, Rounded Edge, dan Projecting Edge. Pengujian dilakukan pada pipa berbahan akrilik menggunakan manometer U sebagai alat ukur tekanan dengan dua titik pengukuran, masing-masing pada diameter 12,7 mm dan 50 mm. Dua tingkat laju aliran udara diuji, yaitu 6 L/menit dan 4 L/menit. Data tekanan yang diperoleh diolah untuk menghitung kecepatan aliran dan head loss menggunakan persamaan dasar fluida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk geometri memiliki pengaruh signifikan terhadap besarnya head loss. Pada laju aliran tinggi (6 L/menit), geometri Square Edge menghasilkan head loss terendah, sedangkan Rounded Edge memberikan performa optimal pada laju aliran rendah (4 L/menit). Geometri Projecting Edge secara konsisten menghasilkan head loss tertinggi pada kedua kondisi. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan geometri sudden enlargement harus disesuaikan dengan kondisi operasi sistem. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perancangan instalasi perpipaan yang lebih efisien dan mendukung optimasi energi pada sistem transportasi fluida.
Analisis Distribusi Kecepatan Fluida pada Daerah Boundary Layer di dalam Pipa Lurus Secara Eksperimental Barafi, Keigant Abdullah; Akbar, Ali; Fahruddin, A’rasy; Firdaus, Rachmat
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.24789

Abstract

Boundary layer adalah lapisan batas yang terbentuk akibat gesekan antara permukaan penampang dan fluida, sehingga terjadi gradiensi kecepatan. Penelitian ini mengamati gradiensi kecepatan fluida pada boundary layer dalam pipa lurus menggunakan metode eksperimental. Distribusi kecepatan fluida diukur menggunakan pipa akrilik berdiameter 1” dan jarum tumpul berdiameter 1,5 mm yang menyerupai tabung pitot dengan sistem perbedaan tekanan stagnasi dan tekanan statis. Fluida dengan berbagai viskositas dan laju aliran diuji untuk memahami pengaruhnya terhadap karakteristik lapisan batas. Dengan flowrate 10 liter/menit menunjukkan hasil pengukuran kecepatan fluida meningkat seiring bertambahnya jarak radial pada dinding pipa mulai dari =2 mm (0,334 m/s), =5,5 mm (0,341 m/s), =7,5 mm (0,425 m/s), =10,5 mm (0,438 m/s), dan pada =12,7mm (0,443 m/s). Kecepatan tertinggi tercatat di titik tengah pipa yang membuktikkan bahwa hasilnya sesuai dengan karakteristik boundary layer, di mana gaya gesekan dan viskositas berkurang.
ANALISA GAS BUANG PADA MOTOR HONDA REVO FI 2019 110CC DENGAN MENGGUNAKAN CAMPURAN BAHAN BAKAR Aziz, Eriq Helmy; Akbar, Ali; Firdaus, Rachmat
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 6 No. 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL INOVASI TEKNOLOGI TAHUN 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v6i3.2664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisa gas buang pada percampuran bahan bakar shell super , shell v-power, pertamax dan pertamax turbo pada kendaaraan bermotor Pengujian properties dari shell super, shell v-power , pertamax dan pertamax turbo. Properties bahan bakar yang dihitung adalah yang berkaitan dengan karakteristik utama pembakaran yaitu: nilai Emisi gas buang sesuai dengan standar ASTM dengan perbandingan 50 : 50 percampuran bahan.dengan mengetahui berapa hasil nilai HC, CO, CO2 dan CO pada kendaraan bermotor.
Analisis Nilai Elongasi Material Terhadap Cracksheet Pada Proses Deep drawing Nozzle pada Unit Evaporator wira yudha, bhima endra; Akbar, Ali; Firdaus, Rachmat; Mulyadi, Mulyadi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4401

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai elongasi pada material Galvanized (DX51D, DX54D, DX53D) dan Stainless Steel (SUS304, SUS316, SUS441) sebagai parameter utama dalam proses deep drawing nozzle unit evaporator. Uji tarik dilakukan untuk menentukan kemampuan deformasi plastis tanpa menyebabkan keretakan, serta pencarian indikasi cracksheet yang dapat terjadi selama proses pembentukan. Hasil menunjukkan bahwa material stainless steel, khususnya SUS304 dan SUS441, memiliki nilai elongasi tertinggi sebesar 45%, menunjukkan ketahanan unggul terhadap deformasi ekstrem. Sementara itu, DX54D menjadi galvanis dengan elongasi tertinggi (36%) dan tidak mengalami retak saat deep drawing, berbeda dengan DX51D dan DX53D yang menunjukkan gejala cracksheet. Batas elongasi minimum untuk menghindari kegagalan struktural pada deep drawing ditentukan sekitar 30%. Pemilihan material dengan elongasi tinggi serta optimalisasi parameter proses menjadi krusial dalam menjamin kualitas dan efisiensi produksi. Hasil ini memberikan dasar untuk menentukan material optimal berdasarkan kombinasi performa teknis dan efisiensi biaya.