Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kewaspadaan Dini Masyarakat melalui Pemanfaatan Support System Penanggulangan Gagal Ginjal Kronis Akbar, Ali; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Amaludin, Mimi; Safitri, Dewin; Arisandi, Defa; Hidayat, Uti Rusdian; Alfikrie, Fauzan; Hatmalyakin, Debby
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14813

Abstract

ABSTRAK Gagal ginjal kronik salah satu dari penyakit tidak menular yang jumlah penderitanya terus mengalami peningkatan. Untuk itu diperlukannya upaya kewaspadaan dini terhadap penyakit GKK salah satunya dengan pemanfaatan support system. Berbagai macam support system yang dapat dimanfaatkan adalah fasilitas kesehatan terdekat serta dukungan dari keluarga. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kewaspadaan dini masyarakat melalui pemanfaatan support system penanggulangan GGK. Metode: metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah pemberian edukasi. Hasil: sebelum diberikan edukasi pengetahuan tentang kewaspadaan dini melalui pemanfaatan support system penanggulangan GGK sebagian besar peserta memiliki pengetahuan dengan kategori rendah yaitu 46,67%, ketegori sedang 40% dan kategori tinggi 13,33%. Kemudian setelah diberikan edukasi diperoleh pengetahuan masyarakat pada kategori tinggi 73,3%. Kesimpulan: Pemberian edukasi yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kewaspadaan dini melalui pemanfaatan support system penanggulangan GGK. Kata Kunci: GGK, Kewaspadaan Dini, Support System ABSTRACT Chronic kidney failure is a non-communicable disease whose number of sufferers continues to increase. For this reason, early awareness efforts for GKK disease are needed, one of which is the use of a support system. Various types of support systems that can be utilized are the nearest health facilities and support from family. Purpose: This activity aims to increase knowledge about early community awareness through the use of a CKD prevention support system. Method: The method used in this PKM activity is providing education. Results: before being given knowledge education about early awareness through the use of a CKD management support system, most participants had knowledge in the low category, namely 46.67%, 40% in the medium category and 13.33% in the high category. Then, after being given education, public knowledge was found to be in the high category at 73.3%. Conclusion: The education provided can increase public knowledge about early awareness through the use of a support system for dealing with CKD. Keywords: Ckd, Early Awareness, Support System
Edukasi Wisata Aman, Sehat dan Lestari di Desa Temajuk Kabupaten Sambas Hidayat, Uti Rusdian; Hatmalyakin, Debby; Alfikrie, Fauzan; Akbar, Ali; Arisandi, Defa; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Amaludin, Mimi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i6.14194

Abstract

ABSTRAK Dalam proses pengembangan kawasan pariwisata, pengembang tidak hanya dituntut untuk menyiapkan fasilitas pariwisata, namun sumberdaya manusianya harus didukung dengan pengetahuan pengelolaan objek wisata khususnya penanganan awal pada kasus kegawatdaruratan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan dengan metode edukasi langsung tentang pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan menggunakan media video baik untuk mnemonic SELAMAT maupun manfaat pelestarian mangrove bagi kesehatan. Hasil pelaksanaan kegiatan didapatkan data terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat setelah edukasi tentang pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat membuat masyarakat lebih siap untuk menyambut dinamika desa wisata yang ramai pengunjung dengan segala resiko kegawatdaruratan yang mungkin bisa terjadi. Kata Kunci: Pertolongan Pertama, Kegawatdaruratan, Mnemonic SELAMAT  ABSTRACT In the process of developing tourism areas, developers are not only required to prepare tourism facilities, but their human resources must be supported by knowledge of tourism object management, especially initial handling in emergency cases. The implementation of community service has been carried out with direct education methods about first aid in emergency cases using video media both for SELAMAT mnemonics and the benefits of mangrove conservation for health. The results of the implementation of activities obtained data on the increase in community knowledge after education about first aid in emergency cases. This increase in knowledge is expected to make the community more prepared to welcome the dynamics of a crowded tourist village with all the risks of emergencies that might occur. Keywords: Basic Life Support, Emergencies, SELAMAT Mnemonic
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Amaludin, Mimi; Safitri, Dewin; Arisandi, Defa; Hidayat, Uti Rusdian; Akbar, Ali; Alfikrie, Fauzan; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Hatmalyakin, Debby; Nurannisa, Nurannisa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.14769

Abstract

ABSTRAK Penyakit Tidak Menular (PTM) dalam dua dekade terakhir menjadi beban dalam pembiayaan karena tingginya biaya pengobatan (penyakit katastropik) seperti penyakit jantung, kanker, dan gagal ginjal. Dalam hal ini tenaga kesehatan termasuk perawat memiliki peran penting terutama upaya promotive dan preventif agar dapat menekan angka kejadian sekaligus menurunkan beban biaya pengobatan. Sebagai upaya promotive maka dilakukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan penyakit tidak menular serta memberdayakan masyarakat dengan keterampilan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya menurunkan peningkatan penyakit tidak menular serta ikut memberdayakan masyarakat agar terbentuk individu dan masyarakat yang mandiri. Metode yang dilakukan pada kegiatan PKM ini adalah Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi, demonstrasi dan simulasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat didapatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan. setelah diberikan edukasi pengetahuan masyarakat sebagian besar menjadi tinggi (73,33%). setelah dilakukan demonstarsi dan simulasi keterampilan masyarakat sebagian besar menjadi tinggi (70%). Pemberian edukasi dan demonstrasi dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dapat menjadi salah satu upaya pencegahan PTM. Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Penyakit Tidak Menular  ABSTRACT Introduction: Non-Communicable Diseases (NCDs) in the last two decades have become a financial burden due to the high costs of treatment (catastrophic diseases) such as heart disease, cancer and kidney failure. In this case, health workers, including nurses, have an important role, especially promotive and preventive efforts, in order to reduce the number of incidents while reducing the burden of medical costs. As a promotive effort, education is carried out to increase public knowledge of non-communicable diseases and empower the public with the skills to carry out health checks as an effort to early detect and prevent non-communicable diseases. Objective: The aim of this activity is to increase community participation in efforts to reduce the increase in non-communicable diseases and help empower the community to form independent individuals and communities. Method: the method used in this PKM activity is method that will be used in this activity is education, exposure and simulation. Results: The results of community service show that there is an increase in knowledge and skills. after being given education, the majority of people's knowledge became high (73.33%). after demonstrations and simulations, most people's skills became high (70%). Conclusion: providing education and education can increase knowledge and skills and can be one of the efforts to prevent Non-Communicable Diseases.  Keywords: Chronic Kidney Failure, Non-Communicable Diseases