Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Mitrasehat

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN IBU HAMIL PENDERITA ANEMIA DI PUSKESMAS MADELLO KECAMATAN BALUSU KABUPATEN BARRU 2015 Nurleli; Rusminah
Jurnal Mitrasehat Vol. 6 No. 1 (2016): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v6i1.171

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi dimana berkurangnya sel darah merah (eritrosit) dalam sirkulasi darah atau massa Hemoglobin sehingga tidak mampu memenuhi fungsinya sebagai pembawa oksigen keseluruhan jaringan (Tarwoto, 2007). Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 37,1 %. Pemberian tablet Fe di Indonesia pada tahun 2012 sebesar 85 % (Riskesdas,2013) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan, pola makan dan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil penderita anemia di Puskesmas Madello. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Deskriptif dengan jumlah populasi dan sampel sebanyak 65 orang ibu hamil penderita anemia yang melakukan pemeriksaan pada saat penelitian di Puskesmas Madello Kecamatan Balusu Kabupaten Barru, pada bulan Juni – Juli tahun 2015 dengan penarikan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan dari 65 responden, pengetahuan ibu hamil penderita anemia sebagian besar berpengetahuan cukup sebanyak 36 responden (55,4%) pengetahuan kurangsebanyak 29 responden (44,6%), pola makan ibu hamil yang teratursebanyak 41 responden (63,1%)tidakteratursebanyak 24 responden (36,9%), dan ibu hamil yang mengkonsumsi tablet Fe cukupsebanyak 19 responden (29,2%), kurangsebanyak 46 responden (70,8%). Dengan adanya gambaran pengetahuan, pola makan dan konsumsi tablet Fe dapat disimpulkan bahwa pentingnya asupan zat gizi bagi ibu hamil dan pengetahuan ibu tentang penghambat zat besi serta kadar Hb normal.
PERBEDAAN TINGKAT KELELAHAN KERJA KARYAWAN BERDASARKAN SHIFT KERJA PADA MINIMARKET MODERN DI KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR Sri Syatriani; Nurleli; Andi Arianggi; Titin Hardiyanti Sahril
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i1.520

Abstract

Latar belakang: Kelelahan kerja merupakan faktor pekerja yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan di kalangan pekerja. Kelelahan kerja dapat diakibatkan oleh shift kerja. Data Badan Jaminan Sosial Tenaga Kerja tercatat kecelakaan kerja tahun 2019 berjumlah 77.295 kasus se- Indonesia dan 36% dari kasus kecelakaan kerja terjadi karena kelelahan kerja. Tujuan: untuk mengetahui tingkat kelelahan kerja karyawan shift pagi dan shift siang serta perbedaan tingkat kelelahan kerja antara karyawan shift pagi dengan karyawan shift siang di minimarket modern. Metode: Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi dan sampel yaitu semua karyawan pada sembilan minimarket modern di Kabupaten Kepulauan Selayar berjumlah 73 orang. Sampel dipilih menggunakan teknik total sampling. Kuesioner merupakan instrumen penelitian. Data dianalisis dengan uji t independen. Hasil: Hasil penelitian menemukan bahwa rata-rata score kelelahan kerja shift siang lebih tinggi yaitu 17,80 daripada shift pagi yaitu 15,76. Meskipun begitu hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0.315 > (0,05) yang berarti tidak terdapat perbedaan tingkat kelelahan kerja karyawan berdasarkan shift kerja. Kesimpulan: Tingkat kelelahan kerja lebih tinggi pada karyawan yang bekerja pada shift siang dibanding shift pagi. Diharapkan perusahaan mempertahankan pola kerja dan shift kerja untuk menjaga tingkat kelelahan karyawan guna menjaga dan meningkatkan produktivitas kerja.
GAMBARAN EFIKASI DIRI IBU HAMIL BERDASARKAN KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI DAN STATUS KESEHATAN DI PUSKESMAS KALUKU BODOA Nurleli; Andi Sani Silwanah; Suarni
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.647

Abstract

Latar Belakang: Efikasi diri merupakan keyakinan individu dalam mengelola situasi, termasuk pada ibu hamil. Tingginya prevalensi anemia (48,9%) dan KEK (17,5%) pada ibu hamil di Indonesia diduga berkaitan dengan aspek psikologis ini. Tujuan: Menggambarkan distribusi efikasi diri ibu hamil berdasarkan karakteristik sosiodemografi dan status kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Kaluku Bodoa. Metode: Penelitian deskriptif, menggunakan purposive sampling melibatkan 112 ibu hamil pada Maret-Mei 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengukuran LILA, dan pemeriksaan hemoglobin. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil: Sebanyak 57,1% responden memiliki efikasi diri tinggi. Proporsi tertinggi ditemukan pada ibu berpendidikan tinggi (66,2%), wiraswasta (75,0%), primigravida (59,5%), serta kelompok yang tidak mengonsumsi suplemen (67,6%) dan aktif mencari informasi kesehatan (59,2%). Status KEK lebih tinggi pada kelompok efikasi diri tinggi (32,8% vs 22,9%), namun prevalensi anemia lebih rendah pada kelompok tersebut (23,4% vs 29,2%). Kesimpulan: Mayoritas ibu hamil memiliki efikasi diri tinggi dengan variasi berdasarkan karakteristik tertentu. Diperlukan intervensi terintegrasi dalam layanan antenatal untuk meningkatkan efikasi diri melalui konseling dan edukasi kesehatan berbasis digital.