Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EDUKASI PERSIAPAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU HAMIL DI DESA ABIANSEMAL, BADUNG, BALI NI PUTU DIANIKA SRI CAHYANI; Siswanto Pabidang; Yunri Merida
HIKMAYO: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AMAYO Vol. 5 No. 1 (2026): HIKMAYO : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Akademi Manajemen Administrasi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56606/hikmayo.v5i1.390

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Kabupaten Badung, khususnya wilayah kerja Puskesmas Abiansemal, masih belum mencapai target yang ditetapkan. Rendahnya pengetahuan dan kesiapan ibu hamil merupakan salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu hamil dalam persiapan pemberian ASI eksklusif. Kegiatan dilaksanakan di Desa Abiansemal, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Provinsi Bali dengan sasaran 25 ibu hamil. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi teknik menyusui, serta pemanfaatan media edukasi berupa leaflet ASI eksklusif. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 68% meningkat menjadi 100% pada post-test. Selain itu, ibu hamil menunjukkan kesiapan dan sikap positif dalam mendukung pemberian ASI eksklusif setelah persalinan.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN KADER DENGAN PELAKSANAAN SISTEM INFORMASI POSYANDU DI WILAYAH PUSKESMAS LONGKIB KOTA SUBULUSSALAM PROVINSI ACEH Siti Makrifah; Anas Rahmad Hidayat; Siswanto Pabidang
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5775

Abstract

Peran kader dalam penyelenggaraan Posyandu sangat besar diantaranya sebagai Pengelola, Penggerak dan Pelaksana dalam memberikan Pelayanan di Posyandu. 4 dari 5 Meja Pelayanan di Posyandu dilakukan oleh Kader. Dalam proses kegiatan Posyandu ada 25 Ketrampilan Dasar Kader Bidang Kesehatan yang wajib diketahui dan diterapkan oleh kader Posyandu, salah satu nya adalah Melakukan Pencatatan dan Pelaporan. Pencatatan tersebut dibuat dalam beberapa buku yang disebut sebagai Sistem Informasi Posyandu (SIP). Tujuan penelitian yaitu menganalisis Hubungan Karakteristik dan Pengetahuan Kader Dengan Pelaksanaan Sistem Informasi Posyandu. Desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sebanyak 80 kader. Hasil uji chi-square didapatkan bahwa variabel karakteristik kader tidak berhubungan dengan pelaksanaan Sistem Informasi Posyandu (SIP) karena mimiliki nilai p > 0,05, yaitu usia kader (0,131), Pendidikan (0,127) dan pekerjaan (1,000). Sedangkan Variabel Pengetahuan memiliki Hubungan dengan pelaksanaan Sistem Informasi Posyandu (SIP) karena memiliki nilai p = 0,000 < 0,05. Kesimpulannya Tidak ada hubungan karakteristik kader dengan pelaksanaan Sistem Informasi Posyandu (SIP) dan Ada hubungan Pengetahuan dengan Pelaksanaan Sistem Informasi Posyandu (SIP) di Wilayah Puskesmas Longkib Kota Subulussalam.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESIAPAN REMAJA PUTRI DALAM MENGHADAPI MENARCHE DI KABUPATEN NAGAN RAYA PROVINSI ACEH Nonong Mailisa; Gunarmi Gunarmi; Siswanto Pabidang
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5744

Abstract

Departemen Kesehatan Republik Indonesia melaporkan terjadinya penurunan usia menarche di Indonesia pada responden yang berusia lebih tua yaitu 55-59 tahun, usia menarche13-14 tahun sekitar 26,5% dan yang mengalami menarche di bawah usia 12 tahun sebanyak 15,3%, sementara pada responden yang berusia 15-19 tahun mengalami menarche pada usia 13-14 tahun sebanyak 51,3% dan yang dibawah usia 12 tahun sebanyak 30%. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor yang berhubungan dengan kesiapan Menghadapi Menarche pada Remaja Putri di di Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh. Desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling yaitu 369 orang. Analisis data univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa p-value dari 4 variabel independent yang diteliti yaitu pengetahuan (0,000), keterpaparan informasi (0,000), sikap (0,000), dan dukungan keluarga (0,000) sehingga dapat disimpulkan bahwa 4 variabel memiliki hubungan dengan kesiapan remaja putri menghadapi menarche yaitu pengetahuan, sumber informasi, sikap dan dukungan dukungan keluarga. Kemudian variabel yang paling dominan mempengaruhi yaitu variabel pengetahuan dan dukungan keluarga. Kesimpulan penelitian yaitu ada hubungan pengetahuan, sumber informasi, sikap dan dukungan keluarga dengan kesiapan menghadapi menarche Kabupaten Nagan Raya tahun 2024.