Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

STRATEGI PEMBELAJARAN DARING DAN LURING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI MI QUBA KOTA SORONG Putri, Putri; Suharmoko, Suharmoko; Darnanengsih, Darnanengsih
MISOOL: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/misool.v3i1.548

Abstract

This study aims to determine: 1) online and offline learning strategies used during the Covid-19 pandemic, and 2) obstacles in implementing online and offline learning strategies during the Covid-19 pandemic at MI Quba, Sorong City. This study uses a qualitative approach with a descriptive type of research. Data collection techniques were carried out by interviews and documentation. The research subjects were homeroom teachers for class IV-VI AB. The data analysis technique used is the Miles and Huberman model, namely data collection, data reduction, data presentation, and data conclusion/verification. Test the validity of the data using source triangulation and technical triangulation. The results showed that 1) the online learning strategies used were constructivist pedagogical strategies and offline learning strategies using cooperative learning strategies, 2) the obstacles faced in the application of online and offline learning strategies, the obstacles during online learning were in terms of facilities not all students have a cellphone, slow internet network, full cellphone memory, internet quota, and in terms of learning outcomes the homeroom teacher is not satisfied with learning because they cannot directly monitor students in the teaching and learning process so that students lack understanding of the subject matter presented. The obstacle faced by homeroom teachers during offline learning is the limited study time
Hubungan Pemahaman Konsep dengan Partisipasi dalam Kegiatan Praktikum IPA bagi Calon Guru Sekolah Dasar Santoso, Fristika Dwi Nur Icomah; Darnanengsih, Darnanengsih
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6285

Abstract

Partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan praktikum sering kali belum berjalan secara optimal. Sehingga berkaitan dengan rendahnya pemahaman konsep, indikasi masalah ini terlihat dari kurangnya keterlibatan mahasiswa saat praktikum, seperti tidak aktif berdiskusi, ragu menjalankan prosedur, dan kesulitan menghubungkan teori dengan praktik. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman konsep dengan partisipasi dalam kegiatan praktikum IPA pada calon guru sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 14 mahasiswa yang diambil secara sampling jenuh. Data diperoleh melalui tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan lembar observasi untuk menilai partisipasi mahasiswa dalam kegiatan praktikum. Tes terdiri dari soal pilihan ganda berdasarkan capaian pembelajaran, sedangkan lembar observasi mencakup indikator keaktifan, kontribusi kelompok, dan kemampuan mengamati. Analisis data dilakukan melalui dua tahap, yakni analisis deskriptif untuk menggambarkan karakteristik data, dan analisis inferensial menggunakan uji korelasi Pearson. Uji normalitas dilakukan terlebih dahulu menggunakan Shapiro-Wilk. Kemudian, hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara pemahaman konsep dan partisipasi, dengan nilai koefisien korelasi Pearson sebesar 0,840 dan signifikansi 0,000. Selain itu, nilai koefisien determinasi sebesar 0,706 menunjukkan bahwa 70,6% variasi partisipasi mahasiswa dalam praktikum dapat dijelaskan oleh tingkat pemahaman konsep yang dimiliki. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat partisipasi mahasiswa dalam kegiatan praktikum, maka semakin tinggi pula pemahaman konsep yang dimiliki.
Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam Project Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Psikomotorik Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar pada Pembelajaran IPA Yuyut, Yuyut; Hasanah, Alif; Darnanengsih, Darnanengsih
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6090

Abstract

Konteks pendidikan guru sekolah dasar, keterampilan psikomotorik tetap menjadi aspek yang krusial psikomotorik tetap menjadi aspek yang krusial namun menantang, khususnya dalam implementasi praktis pembelajaran praktikum (IPA). Keterampilan ini penting untuk mendukung pemahaman konseptual melaui eksperimen langsung dan kegiatan praktik. Sementara itu, Integrasi Kecerdasa Buatan (AI) ke dalam pembelajaran berbasis proyek (PBL) telah menunjukkan potensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, pemanfaatannya dalam mengembangkan kemampuan psikomotorik siswa masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi calon guru sekolah dasar mengenai integrasi AI dalam PBL dalam mata kuliah pendidikan sains, dengan fokus pada pengembangan psikomotorik keterampilan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan 14 mahasiswa semester enam dari program PGMI di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong, yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menganggap AI bermanfaat selama tahap perencanaan proyek, khususnya dalam pencarian informasi dan eksplorasi ide. Namun, perannya dalam meningkatkan keterampilan psikomotorik masih dianggap terbatas. Mahasiswa cenderung lebih mengandalkan pengalaman langsung, modul instruksional, dan bimbingan dosen untuk memperkuat kemampuan praktis. Oleh karena itu, integrasi AI dalam PBL harus diimbangi dengan keterlibatan fisik aktif untuk melestarikan aspek-aspek penting dari pembelajaran praktikum. Oleh karena itu, integrasi AI dalam PBL harus diimbangi dengan keterlibatan fisik aktif untuk melestarikan aspek-aspek penting dari pembelajaran sains. Penelitian ini menekankan bahwa praktik langsung dan fasilitasi dosen tetap menjadi elemen kunci dalam mengembangkan kompetensi psikomotori di kalangan calon guru sekolah dasar
Sekolah Untuk Semua: Implementasi Kasih Sayang dalam Dunia Pendidikan Perspektif Hadis Darnanengsih, Darnanengsih; Alwi, Zulfahmi; Ilyas, Abustani
PUSAKA: Journal of Educational Review Vol. 3 No. 1 (2025): Strategies and Values in Education: Psychological, Cultural, and Managerial App
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/pjer.v3i1.87

Abstract

Kasih sayang merupakan inti dari ajaran Islam yang relevan dalam dunia pendidikan. Hadis-hadis Nabi Muhammad saw. menekankan pentingnya kelembutan, empati, dan penghormatan terhadap peserta didik sebagai bagian dari proses pendidikan yang utuh. Artikel ini mengkaji implementasi nilai kasih sayang dalam pendidikan melalui pendekatan hadis tematik (maudhū‘i), dengan metode kualitatif berbasis studi pustaka. Analisis dilakukan terhadap hadis-hadis yang mengandung nilai kasih sayang, dikaji dari aspek sanad dan matan, serta dianalisis konteks dan relevansinya dalam dunia pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan yang berlandaskan kasih sayang membentuk lingkungan pembelajaran yang aman dan mendorong pertumbuhan karakter peserta didik yang berakhlak. Nilai-nilai profetik ini layak dijadikan paradigma pendidikan Islam masa kini.
Hubungan Self-Efficacy dengan Kemampuan Komunikasi Sains Peserta Didik Kelas V di MI Al-Ma’arif Kota Sorong Santoso, Fristika Dwi Nur Icomah; Afifi, Erwinestri Hanidar Nur; Darnanengsih, Darnanengsih
ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 15 No 1 (2026): ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/oz.v15i1.4351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan kemampuan komunikasi sains peserta didik kelas V pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di MI Al-Ma’arif Kota Sorong dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 25 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket self-efficacy dan tes kemampuan komunikasi sains. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, serta uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara self-efficacy dengan kemampuan komunikasi sains peserta didik dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,568 yang termasuk dalam kategori sedang. Hasil koefisien determinasi juga menunjukkan bahwa self-efficacy memberikan kontribusi sebesar 32,2% terhadap kemampuan komunikasi sains peserta didik. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-efficacy peserta didik maka semakin baik kemampuan komunikasi sains yang dimiliki peserta didik. Sehingga, implikasi penelitian ini menegaskan bahwa self-efficacy merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan, karena kepercayaan diri yang baik akan mendukung berkembangnya kemampuan komunikasi sains dalam proses pembelajaran berlangsung.
Wawasan Al-Qur’an Tentang Ulul Albab Darnanengsih, Darnanengsih; Haddade, Hasyim; Hamka, Hamka; Syahrul, Syahrul
Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Vol. 18 No. 1 (2026): Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan
Publisher : LPPM IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the concept of Ulul Albab in the Qur'an through a thematic interpretation approach (tafsir maudhui) and library research method. The term Ulul Albab represents an ideal human figure in the Qur'anic perspective, characterized by the integration of intellectual clarity, spiritual consciousness, and moral integrity. The study collects and analyzes verses containing the term Ulul Albab, examining them through linguistic, historical, and exegetical perspectives from both classical and contemporary scholars. The findings indicate that Ulul Albab are individuals who actively use their intellect to reflect upon the signs of God, engage in constant remembrance of Him, and apply their knowledge into wise and meaningful actions. This concept remains highly relevant in addressing modern challenges of value disintegration and knowledge fragmentation, offering a holistic model for Islamic education and leadership development.