Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Literasi Sains Pengolahan Sampah Organik menjadi Kompos Bernilai Ekonomi bagi Siswa SMP 16 Kabupaten Sorong Oki Sandra Agnesa; Erwinestri Hanidar Nur Afifi
Jurnal Anugerah Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.144 KB) | DOI: 10.31629/anugerah.v4i1.4352

Abstract

Sampah rumah tangga adalah penyumbang sampah terbesar bagi lingkungan dengan jenis sampah sisa makanan menempati posisi terbanyak diikuti sampah kayu/ranting/daun. Dampak negatif dapat timbul dari sampah jika tidak dikelola dengan benar, seperti pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat. Pengolahan sampah organik menjadi kompos dapat menjadi solusi dari dampak negatif sampah. Proses pengolahan sampah dapat disisipkan dalam kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan literasi sains siswa. Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini untuk memberikan pengalaman literasi sains tentang pengolahan sampah sehingga dapat menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan dalam diri siswa. Metode yang digunakan adalah pelatihan komunikatif partisipatif dengan memberikan penyuluhan tentang literasi sains pengolahan sampah organik menjadi kompos disertai demonstrasi dan praktek yang diikuti oleh 35 siswa SMP Negeri 16 Kabupaten Sorong. Hasil evaluasi kegiatan PkM menunjukkan bahwa siswa memperoleh wawasan tambahan pada aspek pengetahuan kognitif dan psikomotor terkait literasi sains dalam proses pengolahan sampah organik menjadi kompos dengan rata-rata nilai pemahaman materi 73,71 dan praktek pengolahan sampah 79,43.
Pelatihan Pembelajaran Literasi Sains Menggunakan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Sebagai Penyesuaian Terhadap Instrumen Assesmen Kompetensi Madrasah Rabiudin; Oki Sandra Agnesa; Erwinestri Handiar Nur Afifi; Arini Rahmadana
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 1 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.436 KB) | DOI: 10.33379/icom.v3i1.2121

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengedukasi guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dalam melaksanakan pembelajaran sains menggunakan high order thinking skill (HOTS) guna mempersiapkan siswa dalam menyelesaikan soal assesmen kompetensi. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pelatihan berbasis participatory action research yang menekankan pada pengabdian terintegrasi penelitian berbasis tindakan yang fokus pada partisipasi pelaku dan peserta dalam meningkatkan perubahan pada komunitas guru MI Kota Sorong dan Kabupaten Sorong. Peserta kegiatan ini sejumlah 25 guru sebagai perwakilan beberapa sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka dalam ruangan dengan metode pengajaran penyampaian langsung, demonstrasi, diskusi kelompok, persentase dan praktik mengajar. Data dalam kegiatan ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan tes yang selanjutnya di analisis menggunakan deskriptif komparatif. Hal penting yang diselesaikan dalam pengabdian masyarakat ini adalah, 1). guru sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini 2). Keterampilan guru dalam mendesain, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi  pembelajaran literasi sains berbasis HOTS awalnya masih sederhana dan berhasil ditingkatkan, 3). Guru membutuhkan pendalaman dan pelatihan lanjutan kemampuan mengajar sesuai perkembangan isu  pembelajaran terkini.
Literasi Berbasis Etnosains pada Anak Sekolah Dasar Kampung Maibo Kokoda Papua Barat Erwinestri Hanidar Nur Afifi; Oki Sandra Agnesa; Arini Rahmadana; Komayanti Komayanti
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3391

Abstract

Pandemi virus Covid-19 yang masuk ke Indonesia sejak Maret 2020-2022 di Indonesia berangsur pulih. Selama hampir lebih satu tahun pembelajaran dilakukan secara daring, dilanjutkan pertemuan tatap muka terbatas (PTMT), hingga 2023 diijinkan secara luring dan normal kembali. Anak usia sekolah dasar merupakan usia paling rentan terkena penularan virus, sehingga perlu diberikan perhatian dan edukasi secara intens agar memahami dan dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Solusi permasalahan diberikan dengan memberikan edukasi literasi berbasis etnosains melalui proyek pembuatan larutan hand sanitezer dan desinfektan menggunakan bahan lokal daerah yang melimpah di Kampung Maibo. Sebagai program berkelanjutan cepat tanggap pandemi penyakit yang merebak secara global. Metode kegiatan ini diawali dengan demonstrasi yang melibatkan siswa, pemaparan singkat, percobaan sederhana, aplikasi produk, dan penekanan materi serta edukasi untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan kreatifitas psikomotorik siswa, berpikir kritis dan kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan.
Evaluasi Kesiapan Mengajar Mahasiswa Calon Guru Madrasah Ibtidaiyah Kota Sorong Melalui Lesson Study Afifi, Erwinestri Hanidar Nur; Rabiudin, Rabiudin; Komayanti, Komayanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan, kesulitan, dan mengevaluasi pengajaran yang dilakukan mahasiswa PGMI sebagai calon guru madrasah ibtidaiyah Kota Sorong. Melalui perkuliahan microteaching selama satu semester, mahasiswa di bekali perkuliahan berbasis lesson study sebagai bentuk peningkatan kesiapan mengajar. Lesson study yang dilakukan memiliki tiga tahap yakni fase plan, do, dan see. Peneliitian ini merupakan penelitian kelas dengan metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan pada kelas PGMI semester 6 IAIN Sorong berjumlah 10 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat kesulitan pengajaran berbeda antara individu. Kesiapan pengajaran yang dimiliki mahasiswa cenderung meningkat dengan rerata 84% setelah melakukan kegiatan lesson study. Meningkatnya keterlaksanaan pembelajaran pada setiap pertemuan menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan oleh mahasiswa calon guru semakin baik. Rerata kemampuan kognitif siswa juga cenderung mengalami peningkatan dengan nilai rerata pada sepuluh pertemuan sebesar 79.50. Evaluasi hasil mengajar mahasiswa menunjukkan bahwa masih perlu dilakukan peguatan khususnya konsep dasar materi ajar sebagai langkah perbaikan kompetensi yang dimiliki mahasiswa calon guru madrasah ibtidaiyah.
Hubungan Minat Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) terhadap Penggunaan Teknologi Augmented Reality (AR) Sebagai Media Pembelajaran dalam Pemahaman Konsep IPA Mahasiswa Azizah, Anisa; Afifi, Erwinestri Hanidar Nur; Nisa, Dian Choiru
SEARCH: Science Education Research Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Oktober 2024
Publisher : IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/search.v3i1.1468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) terhadap penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran dan kaitanannya dengan pemahaman konsep IPA mahasiswa. Penelitian ini melibatkan 25 mahasiswa semester 6 di Institut Agama Islam Negeri Sorong. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antara minat penggunaan AR dengan nilai IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (96%) belum memiliki pengalaman dalam menggunakan teknologi AR. Meskipun demikian, minat mahasiswa dalam menggunakan AR sangat tinggi. Analisis korelasi menghasilan koefisien -0,23825, menunjukkan korelasi negative. Hal ini berarti tidak ada hunbunagan yang signifikan terhadap minat penggunaan teknologi AR dengan nilai IPA. Penelitian ini menyimpulkan bahwa, meskipun tidak ada korelasi yang signifikan terhadap penggunaan teknologi AR dengan nilai IPA, teknologi ini mungkin memiliki keuntungan yang lain yang tidak tercermin dalam nilai pemahaman IPA.
The Effect of Reading, Questioning, and Answering (RQA) Learning Model on Students' Critical Thinking Ability in Science Material at SD Negeri 15 Sorong City Safitri, Riska Dwi; Afifi, Erwinestri Hanidar Nur; Shaharani, Aishya
Journal of Asian Primary Education (JoAPE) Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Asian Primary Education (JOAPE)
Publisher : CV Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/joape.v1i2.1467

Abstract

This research was motivated by problems in the world of education including curriculum changes, learning quality, and how educators carry out the process and application of learning models to improve critical thinking skills in students. Observations show that teaching carried out by educators is still teacher centred and the lecture method is more often used in delivering material. The Reading, Questioning, and Answering (RQA) learning model can assist students in developing their critical thinking skills through the assigned reading. RQA allows students to study the material, look for important points in the form of questions and look for answers to important issues from different sources. Critical thinking is very important for students to have since elementary school. Critical thinking skills provide logical and creative reasoning in thinking and solving problems. This research was conducted in science subjects at SD Negeri 15 Sorong City. The sample size of this study was 40 students divided into two classes: IV, A and IV B. This research is a quantitative approach with the type of research Quasi Experiment Control Group Pretest Post-test design. The results of the analysis show that the data is normally distributed and homogeneous and the results of the calculation of t-Sig (2 tailed) of 0.001 <0.05, it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted, which means that there is a difference between the critical thinking skills of students in the control class and the critical thinking skills of students in the experimental class who are given treatment using the RQA model.
Penggunaan Group Investigation Berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik Berkearifan Lokal Papua dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa Shaharani, Aishya; Nur Afifi, Erwinestri Hanidar; Hartinah, Hartinah
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i3.9946

Abstract

Kemampuan berhitung siswa ditingkat MI masih tergolong rendah, khususnya pada materi bangun datar, hal ini disebabkan oleh kurangnya penggunaan pendekatan kontekstual dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kearifan lokal Papua dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan tipe Nonrandomised Control-Group Pretest-Posttest Design yaitu kelas eksperimen menggunakan (Group Investigation dan LKPD) dan kelas kontrol menggunakan (pembelajaran konvensional). Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar dan angket respon siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test siswa kelas eksperimen sebesar 57,62 meningkat menjadi 76,97 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,56 (kategori sedang). Analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara penerapan model GI berbantuan LKPD terhadap kemampuan berhitung. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa 86% siswa merasa lebih termotivasi, dan LKPD dinilai sangat menarik dengan tampilan 90,4% kualitas soal 86,4%, serta penyajian materi 87,8%. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa integrasi kearifan lokal dalam LKPD yang diterapkan melalui model GI mampu menciptakan pembelajaran matematika yang berbasis budaya menjadi bermakna, menarik, serta efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung, keterlibatan siswa secara aktif dan memperkuat nilai-nilai kontekstual dalam proses pembelajaran
Pengaruh Pendekatan Disiplin Positif terhadap Karakter Peserta Didik dalam Pembelajaran Matematika Kelas IV di Sekolah Dasar Februannisa, Waode Zahra; Agnesa, Oki Sandra; Nur Afifi, Erwinestri Hanidar
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i3.9947

Abstract

Pendekatan disiplin positif merupakan salah satu pendekatan yang dapat mendukung pembentukkan karakter positif peserta didik dan menciptakan kualitas pembelajaran yang baik di lingkungan satuan pendidikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pendekatan disiplin positif terhadap karakter peserta didik dalam pembelajaran matematika kelas IV di SD Al Jihad Kota Sorong, yang dilaksanakan menggunakan mix method dengan jenis Exploratory Design tipe Instrument Development Model. Populasi penelitian ini adalah 452 peserta didik dengan sampel 47 peserta didik yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara, observasi, dokumentasi dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Milles and Huberman untuk data kualitatif, sedangkan untuk data kuantitatif menggunakan uji validitas, perhitungan mean, uji normalitas, uji N-Gain, dan uji non parametrik Mann Whitney. Hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik non parametrik diperoleh nilai sig 0,000 < 0,05 sehingga terdapat pengaruh pendekatan disiplin positif terhadap karakter peserta didik, tetapi pada hasil uji N-Gain didapatkan bahwa hasil disiplin positif tidak menunjukkan perubahan yang signifikan terhadap karakter peserta didik dalam pembelajaran matematika kelas IV di SD Al Jihad Kota Sorong.
Implementasi Lesson Study Berbasis Etnosains Sorong Papua Barat Daya untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Kelas V Qoiria, Siti; Afifi, Erwinestri Hanidar Nur; Hasanah, Alif
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10538

Abstract

Lesson study adalah pengkajian pembelajaran terdiri dari perencanaan yang dikaitkan dengan etnosains atau budaya lokal di suatu masyarakat untuk meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan lesson study berbasis etnosains dalam menigkatkan prestasi belajar dan faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi keberhasilan lesson study berbasis etnosains dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas V. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian actions research dengan langkah lesson study. Metode pengumpulan data yaitu observasi, angket, wawancara, dokumentasi, uji kelayakan perangkat pembelajaran, dan uji n-gain dan instrumen penelitian ini adalah soal pretest postest, dan dokumen hasil studi. Hasil penelitian menunjukkan selama langkah do, pembelajaran dilakukan sesuai materi pembelajaran pada modul ajar. Tahap see, mengevaluasi hasil pembelajaran dengan mengerjakan soal post test di akhir setiap pertemuan dan menunjukkan nilai rata-rata mengalami peningkatan dari setiap pertemuan, pertemuan 1: 58,8 (10 soal), pertemuan 2: 64 (3 soal), pertemuan 3: 55,6 (10 soal), pertemuan 4: 61,6 (5 soal), meskipun terdapat penurunan saat pemberian soal pretest akhir dengan nilai rata-rata 50,7. Dengan hasil tersebut disimpulkan lesson study berbasis etnosains terbukti efektif dalam meningkatkan Hasil Belajar Kognitif, meskipun terdapat tantangan dalam penyampaian materi kearifan lokal di siklus terakhir, dan pemberian soal postest akhir
Pengaruh Media Hologram pada Pembelajaran IPAS Berbasis Problem Based Learning terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SD Inpres 17 Kabupaten Sorong Jam’iyati, Siti; Afifi, Erwinestri Hanidar Nur; Husna, Riska Latifatul
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6381

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) sering dianggap sebagai topik yang menantang dan membosankan, yang mengakibatkan rendahnya minat dan motivasi belajar siswa serta berdampak pada hasil belajar yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media hologram dalam pembelajaran IPAS berbasis problem based learning (PBL) terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen (quasi-experimental) jenis posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Inpres 17 Kabupaten Sorong. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri dari kelas eksperimen (V-B, 14 siswa) yang menerima pembelajaran PBL dengan media hologram, dan kelas kontrol (V-A, 15 siswa) yang mengikuti pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah tes akhir (post-test) berupa soal pilihan ganda dan isian untuk mengukur motivasi belajar siswa. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji statistik Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari penggunaan media hologram. Kelompok eksperimen memperoleh nilai rata-rata post-test sebesar 77.85, lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata kelompok kontrol yaitu 68.00. Disimpulkan bahwa media hologram pada pembelajaran IPAS berbasis PBL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Penggunaan media ini membuat siswa merasa lebih aktif dan senang melalui aktivitas merangkai bahan dan visualisasi 3D yang nyata, sehingga menumbuhkan rasa penasaran untuk materi selanjutnya.