Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penerapan Geolistrik dan Sistem Distribusi Air untuk Produksi Bata Berkelanjutan di Dusun Omputty, Kota Ambon Nggolaon, Delpina; Silahooy, Stevi; Aditya Ramadhan; Samsul Bahri; Zulfiah; Gede Wiratma Jaya
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.310

Abstract

Pengrajin batu bata di Dusun Omputty, Kota Ambon, menghadapi kendala keterbatasan air yang selama ini hanya bergantung pada tampungan air hujan. Kondisi ini menyebabkan produksi tidak stabil, khususnya pada musim kemarau. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menerapkan teknologi geolistrik dalam menentukan lokasi potensial sumber air tanah dan membangun sistem distribusi yang efisien guna mendukung produksi bata berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah community development melalui sosialisasi, pelatihan, pengukuran geolistrik, pengeboran, pemasangan sistem distribusi, serta evaluasi. Hasil pengukuran geolistrik menunjukkan adanya akuifer potensial pada kedalaman ± 9 meter yang aman dari intrusi air laut. Pengeboran berhasil mendapatkan sumber air tanah yang stabil, kemudian dialirkan melalui pompa menuju profil tank berkapasitas 2.200 liter dan disalurkan ke kolam pencampuran. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan, di mana produksi kelompok pengrajin meningkat dari rata-rata 3.000 bata per minggu menjadi 4.250 bata per minggu (naik ±41,67%). Dengan tersedianya air yang stabil, proses produksi dapat berlangsung konsisten dan lebih efisien. Program ini memberikan dampak positif bagi peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha pengrajin bata di Dusun Omputty.
Characterizing Groundwater Aquifers in Warasia, Ambon City Using Electrical Resistivity Tomography Data and Archie's Law Bahri, Samsul; Zulfiah; Sukri, Muh. Riswan Anas; Batlolona, Yohanis Toni; Hamzah, Wildan Nur
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 15 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v15n1.p27-39

Abstract

Identifying aquifer characteristics is vital for groundwater management, especially in volcanic terrains. This study employs Electrical Resistivity Tomography (ERT) combined with Archie's Law to delineate subsurface lithology and estimate aquifer porosity in Warasia, Ambon City. Field data were collected using a resistivity meter with two ERT profiles extending 120 meters each. The resistivity data were processed and modeled using RES2DINV, while water samples from wells were analyzed for physical parameters, including pH, conductivity, and total dissolved solids (TDS). The results reveal aquifers at depths of 3–5 meters, primarily hosted in volcanic tuff with resistivity values of 4.22–72.7 Ωm, indicating moderate to fair porosity (7.20%–14.01%). In contrast, lava formations exhibit significantly lower porosity (0.82%–1.02%) due to their solid structure. Archie's Law was instrumental in correlating resistivity with porosity, considering local lithological variability. The findings underscore the effectiveness of integrating ERT and Archie's Law for groundwater exploration in complex geological settings.