Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN BIOAKTIVATOR MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) UNTUK PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK Bustomi, Muhamad Yazid; Sukariyan, Sukariyan; Saridanti, Andi Lelanovita; Winarni, Budi; Anwar, Rusli; Obeth, Ernita; Ngapiyatun, Sri; Jamaluddin, Jamaluddin; Mirasari, Rossy; Rahman, Arief; Aziza, Humairo; Puspita, Puspita; Putra, Pandhu Rochman Suosa; Fahrizal, Fahrizal; Marlendi, Sri
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 12, No 1 (2026): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v12i1.23232

Abstract

Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan limbah organik yaitu dengan memanfaatkannya menjadi pupuk organik yang dapat bermanfaat bagi tanaman. Proses pembuatan pupuk organik tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan mikroorganisme lokal (MOL) agar mudah terurai dan cepat menjadi bahan organik yang bermanfaat. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan edukasi masyarakat dalam pengelolaan limbah organik menjadi pupuk organik melalui penggunaan MOL rebung bambu yang dapat diperoleh di wilayah masyarakat RT 20. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Kelurahan Tanah Merah Kota Samarinda dengan sasaran kelompok dasawisma RT 20 di kelurahan tersebut. Metode yang dilakukan yaitu dengan melakukan praktik dan demonstrasi cara pembuatan MOL dari rebung bambu. Peserta kegiatan aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini, yaitu dari antusias berdiskusi terkait alur pembuatan MOL tersebut. Pada evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Tanah Merah terlaksana dengan sangat baik, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.
Evaluasi Kualitas Hasil Panen Di Kebun Plasma Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Putra, Pandhu Rochman Sousa; Sukariyan, Sukariyan; Bustomi, Muhamad Yazid
Baselang Vol 5, No 2: OKTOBER 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v5i2.305

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh kegiatan panen kelapa sawit tentang perlunnya evaluasi mutu panen dilakukan untuk memperhitungkan potensi kehilangan hasil. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghitung nilai mutu buah dan membandingkan nilai mutu buah dengan standar yang berlaku di Kebun Plasma Perusahaan Kelapa Sawit PT. Alam Jaya Persada.Pengamatan mutu panen dilakukan terhadap mutu buah. Mutu buah yang diamati, yaitu buah masak, lewat masak, mentah, dan busuk. Pengambilan sampel lokasi dan responden dilakukan dengan metode purposive. Data yang dikumpulkan diolah menggunakan perhitungan sederhana kemudian dijabarkan secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu buah kelapa sawit yang dipanen terdiri dari buah masak sebesar 91,21%, buah lewat masak sebesar 6,23%, buah mentah sebesar 0,96%, dan buah busuk sebesar 0,88%. Mutu buah di PT. Alam Jaya Persada yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan perusahaan terdiri dari buah lewat masak, buah mentah, dan buah busuk, sedangkan mutu buah masak sudah sesuai dengan standar perusahaan.
EVALUASI KUALITAS HASIL PANEN DI KEBUN PLASMA PERUSAHAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Putra, Pandhu Rochman Sousa; Sukariyan, Sukariyan; Bustomi, Muhamad Yazid
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i2.2005

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh kegiatan panen kelapa sawit tentang perlunnya evaluasi mutu panen dilakukan untuk memperhitungkan potensi kehilangan hasil. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghitung nilai mutu buah dan membandingkan nilai mutu buah dengan standar yang berlaku di Kebun Plasma Perusahaan Kelapa Sawit PT. Alam Jaya Persada.Pengamatan mutu panen dilakukan terhadap mutu buah. Mutu buah yang diamati, yaitu buah masak, lewat masak, mentah, dan busuk. Pengambilan sampel lokasi dan responden dilakukan dengan metode purposive. Data yang dikumpulkan diolah menggunakan perhitungan sederhana kemudian dijabarkan secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu buah kelapa sawit yang dipanen terdiri dari buah masak sebesar 91,21%, buah lewat masak sebesar 6,23%, buah mentah sebesar 0,96%, dan buah busuk sebesar 0,88%. Mutu buah di PT. Alam Jaya Persada yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan perusahaan terdiri dari buah lewat masak, buah mentah, dan buah busuk, sedangkan mutu buah masak sudah sesuai dengan standar perusahaan.