Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Analysis of Factors Related to The Implementation of The COVID-19 Health Protocol For Cadets at Malahayati Merchant Marine Polytechnic of Aceh in 2021 Elly Kartika Farida; Said Usman; Sofia Sofia; Nurjannah Nurjannah; Irwan Saputra
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i1.772

Abstract

COVID-19 is a disease which prevention can be done with the 5M health protocol. The purpose of this study is to determine what factors are associated with the implementation of the COVID-19 health protocol. This research was conducted using a questionnaire with quantitative analytical methods and cross sectional approach. The population in this study were all cadets who were doing face-to-face learning on campus and had experienced face-to-face learning in the previous period. The questionnaire was tested for validity and was also declared reliable with a Cronbach alpha value of 0.673 which was tested on 35 samples. The results showed that there were two factors that had a significant relationship with the implementation of the COVID-19 health protocol, namely knowledge (p 0.00), attitude (p 0.03) and the results of multivariate analysis showed that the most dominant variable influenced the implementation of the COVID-19 health protocol is knowledge (ß = 19,536).
Pendekatan Pemasaran Sosial Dalam Dalam Meningkatkan Prilaku Pencarian Layanan Reahabilitasi Pada Keluarga Penyalahguna Narkotika : Literatur Review Saiful Saiful; Irwan Saputra
Public Health Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/er964k84

Abstract

Penyalahgunaan narkotika merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang kompleks dan multidimensional karena berdampak pada aspek fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi, baik bagi individu maupun keluarga. Salah satu upaya penanganan yang efektif adalah melalui layanan rehabilitasi. Namun demikian, pemanfaatan layanan rehabilitasi masih relatif rendah, terutama disebabkan oleh kurangnya pengetahuan keluarga, stigma sosial, ketakutan terhadap konsekuensi hukum, serta terbatasnya akses informasi yang tepat. Dalam konteks ini, pendekatan pemasaran sosial menjadi strategi yang relevan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat, khususnya keluarga penyalahguna narkotika, agar lebih aktif dalam mencari layanan rehabilitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif berbagai literatur terkait penerapan pendekatan pemasaran sosial dalam meningkatkan perilaku pencarian layanan rehabilitasi pada keluarga penyalahguna narkotika. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2010–2024 yang diperoleh dari basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Proses seleksi literatur dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan pemasaran sosial memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kesadaran, sikap, dan perilaku keluarga terhadap pentingnya rehabilitasi. Strategi yang efektif meliputi kampanye edukasi berbasis bukti, komunikasi interpersonal melalui tokoh masyarakat dan komunitas, pengurangan stigma melalui narasi positif, serta pemanfaatan media digital dan media sosial untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Selain itu, penerapan prinsip bauran pemasaran sosial (product, price, place, promotion) terbukti dapat meningkatkan aksesibilitas dan penerimaan layanan rehabilitasi di masyarakat. Kesimpulannya, pendekatan pemasaran sosial merupakan strategi yang potensial dan efektif dalam meningkatkan perilaku pencarian layanan rehabilitasi pada keluarga penyalahguna narkotika. Implementasi strategi ini secara kontekstual dan berbasis budaya lokal diharapkan dapat mendukung keberhasilan program rehabilitasi serta berkontribusi dalam penurunan prevalensi penyalahgunaan narkotika di masyarakat.