Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH PENDINGINAN UDARA BEBAS, AIR, OLI, DAN AIR GARAM TERHADAP MATERIAL BAJA SUP 9 DENGAN PERLAKUAN PANAS Kulsum, Umi Kulsum,; Lostari, Aini; Sugiono, Didik; Hartono, R. Yudi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 01 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i01.11820

Abstract

Perlakuan panas (heat treatment) didefinisikan sebagai kombinasi operasi pemanasan dan pendinginan yang terkontrol dalam keadaan padat untuk mendapatkan sifat - sifat tertentu pada baja/logam atau paduan. Salah satu metode perlakuan panas tersebut dengan proses quenching, dan normalizing. Proses ini dilakukan pada temperatur austenite (8500C) dan dilanjutkan holding time selama 120 menit kemudian didinginkan dengan air, air garam, oli dan udara bebas. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa nilai kekerasan optimum adalah 501-528 BHN setelah quenching pada media pendingin air garam dan air, membentuk struktur mikro diantaranya ferrit, martensite, simentit, pearlite dan bainite. Dan struktur yang banyak terbentuk dari nilai kekerasan paling optimum adalah martensite. Perubahan struktur mikro yang terjadi dari autensite ke martensite.Dari penelitian ini disimpulkan bahwa proses quenching dan normalizing dapat merubah nilai kekerasan. Sementara perubahan struktur mikro terjadi karena proses holding time selama 120 menit, dan perubahan nilai kekerasan yang signifikan terjadi adalah dengan quenching air dan air garam.
MESIN PENGGILING IKAN RUCAH SOLUSI PENINGKATKAN PRODUKSI KRUPUK IKAN DESA KRAMAT KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK Sugiono, Didik; Riani, Novi Indah; Supardi, Supardi; Lostari, Aini; Ulum, Miftahul; Hartono, R.Yudi; M, Muhammad Shohibu; Najib, Ainun
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28118

Abstract

Desa Kramat merupakan desa di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik yang berada di wilayah mengare yang memilki sumber daya alam dan sumber daya manusianya, desa ini memiliki potensi UMKM yang luar biasa. Kebanyakan orang di desa bekerja sebagai nelayan, tukang kebun, dan tambak ikan. Selain itu, penduduk memiliki kelompok usaha yang menghasilkan berbagai makanan ringan dari ikan, seperti krupuk ikan. Bahan campuran krupuk adalah ikan rucah yang diperoleh dari nelayan dan panen di tambak, biasanya dibuang sebagai pakan ternak, tetapi masyarakat kreatif untuk mengolah ikan dengan digilas atau ditumbuk sampai halus dan kemudian digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan krupuk dan makanan ringan. Proses penghalusan ikan mempunyai permasalahan dikapasitas dan efisiensi waktu, kegiatan pengabdian memberikan solusi pembuatan mesin penggiling dan penghancur yang memungkinkan pengolahan ikan rucah secara cepat, lebih efisien, dan lebih produktif. Mesin ini sederhana dengan ukuran lebih kecil, dan memiliki motor bertenaga maksimum 1,5 HP. Mesin memiliki mekanisme kerja silinder yang berputar dan digerakkan oleh motor penggerak dan sistem transmisi, sehingga sangat efektif untuk menepungkan segala jenis daging ikan secara cepat dan hasil yang maksimal serta menghemat biaya pemeliharaan. Mesin penggiling daging ikan rucah mampu memproduksi 60 kg/jam, sehingga mengurangi masalah kapasitas bahan ikan rucah dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi krupuk ikan.
EVALUASI PERFORMA MESIN UJI FATIGUE ROTARY DENGAN VARIASI TUMPUAN TETAP DAN GULIR PADA SPESIMEN STAINLESS STEEL 304 Lostari, Aini; Pramartaningthyas, Ellys Kumala; Supardi, Supardi; Sugiono, Didik; Ulum, Miftahul; Kulsum, Umi; Hartono, Yudi
MEKANIKA: Jurnal Teknik Mesin Vol. 11 No. 2 (2025): December
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jm.v11i2.133082

Abstract

ABSTRAK Fenomena fatigue atau kelelahan material merupakan salah satu penyebab utama kegagalan komponen mesin akibat pembebanan berulang dengan tegangan yang berfluktuasi di bawah batas luluh (yield strength) maupun tegangan tarik maksimum (ultimate tensile strength). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik hasil uji fatigue rotary pada spesimen Stainless Steel 304 dengan tumpuan tetap (fixed support) dan tumpuan gulir (roll support). Pengujian dilakukan menggunakan spesimen berbahan Stainless Steel 304 sesuai standar ASTM A276 dengan variasi beban 60 kg, 80 kg, dan 100 kg. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan beban menghasilkan kenaikan tegangan maksimum namun menurunkan jumlah siklus kelelahan material. Pada beban 60 kg, diperoleh tegangan sebesar 3530,4 MPa dengan 2299,1 siklus dalam waktu 99 detik; pada beban 80 kg diperoleh tegangan 4903,3 MPa dengan 1166,9 siklus dalam waktu 54 detik; dan pada beban 100 kg diperoleh tegangan 6080,1 MPa dengan 506,54 siklus dalam waktu 24 detik. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin besar beban yang diterapkan, semakin rendah umur kelelahan (fatigue life) material Stainless Steel 304. Kata kunci: fatigue rotary, tumpuan tetap, tumpuan gulir, Stainless Steel 304
The Effect of Adding a Square Disturbance on the Flow Characteristics across Circular Cylinders Arranged in Tandem Riani, Novi Indah; Lostari, Aini; Ulum, Miftahul; Hakim, Ainul
JMPM (Jurnal Material dan Proses Manufaktur) Vol. 8 No. 1 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jmpm.v8i1.21898

Abstract

Circular cylinder is one form of bluff body that is often used in engineering and industrial applications. The addition of a square placed in front of the circular cylinder aims to accelerate the flow from laminar to turbulent so that flow separation can be delayed more slowly so that the resulting pressure drag is smaller. The research method used was experimental using two circular cylinders arranged in tandem with a diameter (D) of 25 mm and variations in the distance between cylinders (L/D) 2;2,5;3;3,5;4 and two square-shaped square bodies (SDB) in front of each cylinder with dimensions of 4 mm. Position of SDB angle is 30o and the gap distance is 0.4 mm. The Reynolds number used is 2.3x104. This study aims to obtain the distribution of pressure coefficient (CP), drag pressure coefficient (CDP) and velocity profile behind the test specimen. The results showed that the addition of two square-shaped square bodies on each cylinder can reduce the drag force on the cylinder which causes a difference in values, where the largest pressure coefficient value occurs at a distance of L/D 4 with a value of -1.073 and the lowest value of drag pressure coefficient (CDP) at a distance of L/D 2 on the upstream cylinder with a value of 0.0786. While the downstream cylinder is located at a distance of L/D 3 with a value of -0.079 and the lowest speed value is located in the variation of L/D 4 with a value of 9.52 m/s.
Analysis of Manufacturing Process on a Corn Husker, Corn Sheller, and Corn Cob Crusher Machine Method Screw Using Motor 0.5 HP Ulum, Miftahul; Lostari, Aini; Machfuroh, Talifatim; Supardi, Supardi; Irawan, Herry
JMPM (Jurnal Material dan Proses Manufaktur) Vol. 9 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jmpm.v9i1.26869

Abstract

Corn is one of the staple foods utilized by humans as a food source and for other products; the planting, harvesting, and processing of corn significantly affect its quality. Generally, the problem faced by corn farmers is during the harvest season, where corn that is ready for harvest requires a very complicated process to obtain corn seeds. Generally, farmers perform the tasks of husking and shelling corn using their hands or makeshift tools. From this complex process, this research was conducted with the aim of designing a corn husker, corn sheller, and corn cob crusher machine. The process used in this machine is based on the principle of transfer using a screw conveyor that will move from the peeling process to the shelling process and finally to the corn cob crushing process. This research uses the method of manufacturing process analysis of several components that make up the machine and the calculation of the production cost of goods manufactured. From the results of the analysis of the research on the manufacture of the peeling machine, corn sheller, and corn cob crusher, the production cost of goods manufactured was obtained at Rp. 4,066,919, and the machine processing time was 11.4 hours