Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI IMPULSIVE BUYING PADA GENERASI Z (Studi Kasus Belanja Online di Shopee) Risky, Abdul Wahid; Lamusa, Arifuddin; Arfah, Siti Yuliaty Chansa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2722

Abstract

Mudahnya akses dan efisiensi waktu yang didapatkan menjadikan online shopping menjadi tempat memenuhi kebutuhan masyarakat yang juga semakin beragam. Setiap Tahun terdapat peningkatan pengguna online shop baik sebagai seller maupun konsumen. Salah satu perilaku konsumen yang sering terjadi pada generasi Z saat ini yaitu impulsive buying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang memengaruhi perilaku impulsive buying pada generasi Z pengguna aplikasi marketplace Shopee. Penelitian ini dilakukan pada bulan April – Juni 2022 di Kota Palu. Penentuan menggunakan aplikasi Shopee dikarenakan aplikasi ini merupakan e-commerce paling populer diantara aplikasi sejenis lainnya. Penentuan responden dilakukan dengan sengaja (purposive sampling) menggunakan media online sebagai sarana peneyeberan kuesioner. Faktor yang digunakan pada penelitian ini yaitu Karakteristik produk, Kualitas pelayanan toko, Promosi, dan Money availability. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu regresi linier berganda dengan menggunakan program pengolah data SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh secara simultan antara impulsive buying dengan faktor-faktor yang digunakan. Serta sebesar 50.9 % faktor yang digunakan pada penelitian ini memengaruhi impulsive buying pada generasi Z dan 49.1 % dipengaruhi oleh faktor lain.
ANALISIS NILAI TAMBAH NILAM MENJADI MINYAK ATSIRI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PENYULINGAN NILAM DI DESA SIOYONG KECAMATAN DAMPELAS KABUPATEN DONGGALA Harma, Harma; Rauf, Rustam Abd; Arfah, Siti Yuliaty Chansa
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2262

Abstract

Nilam adalah suatu semak tropis penghasil sejenis minyak atsiri yang umumnya dimanfaatkan bagian daunnya untuk diekstraksi minyaknya. Harga yang terbilang bagus dan mudah dalam pembudidayaan membuat petani gencar menanam nilam. Industri rumah tangga penyulingan nilam Desa Sioyong merupakan salah satu industri yang memproduksi nilam menjadi minyak nilam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar nilai tambah yang dihasilkan dalam memproduksi nilam menjadi minyak nilam. Penelitian ini dilaksanakan di desa Sioyong Kecamatan Dampelas pada Bulan Mei sampai Bulan Juli 2023. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara observasi dan wawancara langsung dengan responden yaitu pimpinan industri penyulingan nilam dengan menggunakan daftar pertanyaan (quisioner) sedangkan data sekunder diperoleh dari instansiinstansi terkait dan literatur-literatur yang diperlukan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis nilai tambah dengan menggunakan metode hayami. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp.4.950, besarnya rasio nilai tambah sebesar 0,426%. Industri penyulingan nilam yang memproduksi minyak nilam memiliki nilai tambah, hal ini disebabkan oleh harga minyak nilam yang cukup tinggi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI PADI SAWAH DI DESA SAMALILI KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA Uliana, Uliana; Rauf, Rustam Abd; Arfah, Siti Yuliaty Chansa
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2285

Abstract

Faktor-faktor produksi merupakan syarat mutlak dalam sebuah proses produksi, jika salah satu faktor pruduksi tidak terpenuhi maka proses produksi berjalan kurang maksimal. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor-faktor yang memengaruhi produksi padi sawah berup luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk phoska dan tenaga kerja terhadap produksi padi sawah di Desa Samalili Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2022 sampai Maret 2023, metode pengambilan sampel yang digunakana adalah sampel acak sederhana dengan responden 33 petani. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, data primer diperoleh dari observasi dan wawancara secara langsung menggunakan daftar pertanyaan berupa (Quisioner), sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi pemerintah yang berkaitan dengan penelitian ini. Analisis data yang digunakan analisis fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua variabel luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk phoska, dan tenaga kerja secara bersama-sama (simultan) berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah, hal ini ditunjukkan dengan niali R Squer 0,978 %. Secara parsial menunjukkan bahwa nilai koefisien yang dihasilkan setiap variabel yaitu luas lahan (X1) = 0,0335%, benih (X2) = 0,089% dan pupuk ure (X3) = 0,117% yang artinya berpengaruh terhadap produksi padi sawah sedangkan variabel pupuk phoska (X4) = 0,025% dan tenaga kerja (X5) = 0,013, berpengaruh tidak nyata terhadap produksi padi sawah di Desa Samalili Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala.
ANALISIS TITIK PULANG POKOK USAHA TANAMAN HIAS PADA CV. RARA GARDEN DI KOTA PALU Tombolotutu, Muhammad Iqbal; Arfah, Siti Yuliaty Chansa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i1.2048

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk : mengetahui biaya produksi dan penerimaan yang diperoleh CV. Rara Garden dalam usaha tanaman hias di Kota Palu, sehingga usaha yang dijalankan mencapai titik pulang pokok, atau tidak mengalami kerugian maupun memperoleh laba. Penelitian ini dilaksanakan di CV. Rara Garden di Kota Palupada bulan Mei 2021. Penentuan responden dipilih dengan teknik pengambilan sampel secara Sengaja (purposive). Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Pendapatan (π = TR – TC) dan analisis Titik Pulang Pokok.Hasil penelitian menujukan penelitian yang dilakukan di CV. Rara Garden di Palu. yaitu Total biaya yang dikeluarkan Usaha tanaman hias Pada CV. Rara Garden meliputi biaya variabel dan biaya tetap dikeluarkan sebesar Rp. 3.295.330,- dengan penerimaan Rp. 6.000.000,- dan Titik pulang pokok Usaha Tanaman hias Pada CV. Rara Garden di bulan mei tercapai pada saat volume penjualan mencapai 150 pohon dengan pendapatan sebesar Rp. 2.704.670,-
ANALISIS PEMASARAN MERICA DI DESA LUOK MANIPI KECAMATAN DONDO KABUPATEN TOLITOLI Riswandi, Riswandi; Kalaba, Yulianti; Arfah, Siti Yuliaty Chansa
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i1.2062

Abstract

Merica merupakan komoditi penting bagi seluruh masyarakat Indonesia khusunya Sulawesi Tengah. Komoditas ini menjadi penanganan dalam pembangunan pertanian karna merica merupakan bahan makanan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya marjin pemasaran merica yang di terima oleh setiap lembaga pemasaran yang terlibat di Desa Luok Manipi Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini di lakasanakan pada bulan Februari 2021 sampai dengan Mei 2021. Penentuan responden di tetapkan dengan metode sensun terhadap petani adapun pedagang pengumpul dan pedagang pengecer di tentukan dengan cara tracing sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri atas 2 data yaitu data primer dan sekunder. Analisis yang telah di lakukan dengan menanyakan berapa harga yang diterima oleh petani merica dalam memasarkan hasil produksinya yaitu Rp.35.000-40.000,/kg. Harga tersebut jauh berbeda dari harga yang dibayar oleh konsumen akhir yaitu Rp.50.000-65.000,/kg.