Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Providensia Allah di masa Pandemi Covid-19 Hermanto; Sri Dwi Harti; Charisal B.S. Manu
JURNAL LUXNOS Vol. 7 No. 2 (2021): LUXNOS: JURNAL SEKOLAH TINGGI TEOLOGI PELITA DUNIA EDISI DESEMBER 2021
Publisher : STT Pelita Dunia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47304/jl.v7i2.158

Abstract

Abstract: The fall of man into sin, brings consequences and rewards that cannot be       denied. In this case, man must bear the yoke of suffering caused by sin. Suffering will      always be in touch wit human life, so that all humans cannot escape suffering. In the       beginning, God made everyhting really very good, but human desires have polluted God’s created world. Thus, human disease and suffering, caused by humans  themselves, include deadly parasites and viruses. However, God never abandons the work of His hands. The purpose of this research it is to remind and strengthen beleivers in particular, to keep standing firm on Jesus Christ who is the steadfast rock. Thus, beleivers are expected to continue to have faith in God’s providence, even in difficult times doe to the pandemic. The research method used is descriptive qualitative, with a library research data collection system through the help of books and related journal  articles. In this study, it was found that even though humans are not faithful, God is still faithful to protect and care for creation. More than that, God through history demonstrated His sovereignty over the universe, namely through His foreknowledge of all things and made all things for His eternal purpose. Abstrak: Kejatuhan manusia kedalam dosa, membawa konsekuensi serta upah yang tidak dapat ditolak. Dalam hal ini, manusia harus memikul kuk penderitaan akibat yang ditimbulkan oleh dosa. Penderitaan akan selalu bersentuhan dengan kehdidupan manusia, sehingga semua manusia tidak dapat luput dari pendertaan. Pada mulanya, Allah menjadikan segala sesuatu sungguh amat baik, tetapi keinginan manusia telah membuat dunia ciptaan Allah menjadi tercemar. Dengan demikian, penyakit serta penderitaan manusia, disebabkan oleh manusia itu sendiri, termasuk parasit serta virus yang mematikan. Meskipun demikian, Allah sekali-kali tidak meninggalkan perbuatan tangan-Nya (providensia). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengingatkan serta menguatkan orang percaya secara khusus, untuk tetap berdiri teguh pada Yesus Kristus yang adalah batu karang yang teguh itu. Dengan demikian, orang percaya diharapkan tetap beriman pada pemeliharaan Allah, sekalipun di masa sulit akibat Pandemi. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan sistem pengumpulan data library research melalui bantuan buku-buku serta artikel jurnal yang terkait. Dalam penelitian ini, ditemukan fakta bahwa sekalipun manusia tidak setia, Allah tetap setia untuk menjaga dan memelihara ciptaan. Lebih dari itu, Allah melalui sejarah menunjukkan kedaulatan-Nya atas alam semesta, yakni melalui pra-pengetahuan-Nya atas segala sesuatu dan menjadikan segala sesuatu untuk tujuan kekal-Nya.
ANALISIS KRITIS TERHADAP KRISTOLOGI DALAM ISLAM Adi Putra; Charisal B.S. Manu
BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI INJILI SETIA SIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46558/bonafide.v2i1.53

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang Kristologi Islam. Tujuannya untuk mengungkap seperti apa sebenarnya Islam mengajarkan tentang Yesus Kristus. Hal ini dimungkinkan karena memang dalam Islam juga mengenal Yesus sebagai nabi Isa. Dengan menggunakan metode kualitatif yang memusatkan pada kajian literatur, maka diharapkan dapat mengungkapkan natur kristologi dalam Islam guna melihat kelemahan dan kekeliruannya. Setelah diteliti, ternyata memang Kristologi Islam adalah kristologi yang sesat dan keliru karena di dalamnya mereka mengklaim Yesus bukan Tuhan / Allah, Yesus hanyalah nabi, Yesus tidak pernah mati, Yesus sebagai Anak Allah adalah sesat, bahkan ajaran tentang Trinitas juga ditolak. Itulah sebabnya, melalui penelitian ini disimpulkan bahwa kristologi Islam merupakan kristologi yang sesat sehingga tidak dapat dijadikan referensi untuk belajar dan berbicara tentang Kristus. Abstrak: Penelitian ini meneliti tentang Kristologi Islam. Tujuannya untuk mengungkap seperti apa sebenarnya Islam mengajarkan tentang Yesus Kristus. Hal ini dimungkinkan karena memang dalam Islam juga mengenal Yesus sebagai nabi Isa. Dengan menggunakan metode kualitatif yang memusatkan pada kajian literatur, maka diharapkan dapat mengungkapkan natur kristologi dalam Islam guna melihat kelemahan dan kekeliruannya. Setelah diteliti, ternyata memang Kristologi Islam adalah kristologi yang sesat dan keliru karena di dalamnya mereka mengklaim Yesus bukan Tuhan / Allah, Yesus hanyalah nabi, Yesus tidak pernah mati, Yesus sebagai Anak Allah adalah sesat, bahkan ajaran tentang Trinitas juga ditolak. Itulah sebabnya, melalui penelitian ini disimpulkan bahwa kristologi Islam merupakan kristologi yang sesat sehingga tidak dapat dijadikan referensi untuk belajar dan berbicara tentang Kristus.
Kajian Biblika Terhadap Teks 1 Korintus 10:6-10 Nehemia Nome; Filmon Berek; Yunus Selan; Charisal B.S. Manu; Adi Putra
JURNAL LUXNOS Vol. 8 No. 1 (2022): LUXNOS: JURNAL SEKOLAH TINGGI TEOLOGI PELITA DUNIA EDISI JUNI 2022
Publisher : STT Pelita Dunia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47304/jl.v8i1.204

Abstract

Abstract: This research is about biblical study of the text of 1 Corinthians 10:6-10. Where this research seeks to find out what meaning is contained in the text or passage. By using an approach approach, especially library research, the following results and conclusions are obtained. In sections 10:1-10 Key as clues referring to the stories in the Book of Exodus (cloud, sea, manna, golden calf), through the LXX. While the stories that refer to the book of Numbers (rocks, Baal Peor, snakes, murmurs in the punishment of the children of Korah) come from the Judaism tradition. It is possible that when Paul wrote his letter, he only had one copy of the LXX version of the Book of Exodus, but for Numbers he would have to rethink his studies first. Abstrak: Penelitian ini tentang kajian biblika terhadap teks 1 Korintus 10:6-10. Di mana penelitian ini berusaha mencari tahu makna apa yang terkandung di dalam teks atau perikop tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, khususnya kajian pustaka, maka diperoleh hasil dan kesimpulan penelitian berikut ini. Pada bagian 10:1-10 disimpulkan sebagai petunjuk-petunjuk yang merujuk kepada cerita-cerita dalam Kitab Keluaran (awan, laut, manna, anak lembu emas), melalui LXX. Sedangkan cerita-cerita yang merujuk kepada kitab Bilangan (batu karang, Baal Peor, ular, sungut-sungut dalam hukuman bani Korah) berasal dari tradisi Yudaisme. Mungkin saja ketika Paulus menulis suratnya, dia hanya memiliki satu eksemplar Kitab Keluaran versi LXX, tetapi untuk Bilangan ia harus mengingat kembali studinya dahulu.  
KAJIAN TEOLOGIS TERHADAP SALIB KRISTUS Adi Putra; Filmon Berek; Yane Henderina Keluanan; Sri Dwi Harti; Gunar Sahari; Charisal B. S. Manu; Nurliani Siregar
BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI INJILI SETIA SIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46558/bonafide.v3i2.119

Abstract

Tulisan ini merupakan sebuah penelitian tentang salib Kristus. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab setiap sikap skeptik dan cemoohan dari internal dan eksternal gereja terhadap salib Kristus. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, khususnya kajian literatur. Adapun hasil penelitiannya ditemukan bahwa setiap tuduhan dan anggapan miring terhadap salib terbantahkan melalui penelitian ini. Karena melalui penelitian ditemukan bahwa salib adalah bukti bahwa Allah setia kepada setiap janji-Nya, salib tidak dapat berdiri sendiri dan akan menjadi penting apabila dikaitkan dengan oknum atau pribadi Yesus yang tersalib untuk menggantikan manusia berdosa. Kemudian terakhir, salib merupakan identitas setiap pengikut Kristus khususnya dalam hal penderitaan.
Pedagogical Evolution: The Curriculum Revolution As A Pinnacle Transformation Unveiling Unprecedented Innovation In Indonesia's Educational Fabric Imelda Imelda; Baktiar Nasution; Erfan Hasmin; Nurul Aini; Charisal Matsen A Manu
IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Vol. 4 No. 2 (2023): September
Publisher : Master of Islamic Studies Masters Program in the Postgraduate Institute of Islamic Studies Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ijgie.v4i2.2588

Abstract

The Curriculum Revolution in Indonesian education marks a paradigm shift, steering from conventional pedagogical norms toward innovative, student-centric approaches. This comprehensive review navigates through the revolution's theoretical foundations, interdisciplinary methodologies, and transformative impacts. Embracing pedagogical theories, the revolution challenges established norms, fostering dynamic and adaptive learning environments. Interdisciplinary approaches and avant-garde methodologies transcend disciplinary boundaries, preparing learners for the complexities of the 21st century. The revolution empowers learners as proactive contributors, cultivating curiosity and resilience within an ecosystem that promotes positive societal change. Challenges, opportunities, and lessons learned are examined, providing insights for future educational innovations. This exploration extends beyond Indonesia, influencing global educational discourse. The Curriculum Revolution is a beacon, redefining education's role in shaping forward-thinking individuals and contributing to a transformative future.
Kajian Teologis Terhadap Penerapan Tradisi Masseroi Tondok Dalam Budaya Seko Di Desa Malimongan, Kecamatan Seko Selan, Yunus; Hasmi, Hasmi; Manu, Charisal B.S.; Sahari, Gunar; Harti, Sri Dwi; Basongan, Citraningsih
JURNAL LUXNOS Vol. 11 No. 1 (2025): LUXNOS: JURNAL SEKOLAH TINGGI TEOLOGI PELITA DUNIA EDISI JUNI 2025
Publisher : STT Pelita Dunia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47304/je2y6p89

Abstract

This research examines the application of the Masseroi Tondok tradition in the culture of the Seko community in Malimongan Village, Seko District, through a theological approach. Masseroi Tondok, which means "cleaning or organizing the village", is a traditional tradition that contains strong spiritual and social values. The main aim of this research is to explore the theological meaning contained in the implementation of this tradition and its implications for the religious and cultural life of the local community. The method used is descriptive qualitative with a contextual theological approach, through in-depth interviews, participatory observation and literature study. The results of the study show that the Masseroi Tondok tradition not only functions as a traditional ritual, but also reflects divine values, such as gratitude, purity and harmony with nature and fellow humans. This tradition also strengthens cultural identity and builds social solidarity of the Seko community. These findings indicate that there is close integration between theological values ​​and local wisdom in the cultural practices of the Seko community.
PENGARUH PEMBERIAN PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa L.) Windy Djo Hau; Eka Citra Gayatri Kerihi; Charisal M. A. Manu; Nur Aini Bunyani
HUMANITIS: Jurnal Homaniora, Sosial dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2025): JULI
Publisher : ADISAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted in Kayu Putih Village, Qebobo District, Kupang City, from March 8 to May 8, 2025. The purpose of this study was to determine the effect of giving Plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) with different doses on the growth and yield of shallots (Allium cepa L.). The method used in this study was the Randomized Block Design (RAK) method consisting of 4 levels of PGPR treatment, namely: PO (without PGPR), P1 (PGPR 10 ml / Liter of water), P2 (PGPR 20 ml / Liter of water) and P3 (PGPR 30 ml / Liter of water) and repeated 3 times so that there were 12 experimental units. Each research plot contained 12 plants with 4 plants as samples in each replication. The results showed that there was a significant effect of PGPR treatment on plant growth and yield. The treatment dose of 30 ml / Liter of water showed the best results on the growth and yield of shallots. The conclusion of this study is that P3 treatment with a dose of 30 ml gave the best results for all parameters.
Keanekaragaman Jenis Burung Di Blok Hutan Manurara Resort Waimanu, Taman Nasional Manupeu Tanah Daru, Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur Dama, Aulieser Erens; Leo, Nardi Matias; Manu, Charisal M. A.
Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Vol 4 No 3 (2025): JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupenji.Vol4.Iss3.1734

Abstract

Blok Hutan Manurara Resort Waimanu, Taman Nasional Manupeu Tanah Daru, Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur menjadi salah  tempat wisata yang populer karena memiliki berbagai jenis flora dan fauna juga menyimpan keindahan potensi wisata air terjun Matayangu. Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui keanekaragaman, kekayaan, kemerataan, dominansi dan pemanfaatan vegetasi oleh burung di Blok Hutan Manurara Resort Waimanu sebagai kelangsungan hidupnya. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan dengan menggunakan metode Point Count jumlah titik disesuaikan dengan luas wilayah penelitian dan perjumpaan jenis burung terbanyak. Batas radius pengamatan adalah 25 meter dari titik pengamat berdiri, watktu pengamatan di setiap titik dititung 20 menit, untuk mencatat dan mengamati jenis burung tersebut. Hasil penelitian dari tiga titik hitung di Blok Hutan Manurara Resort Waimanu terdapat 39 jenis burung dari 30 famili  dan memiliki keanekaragaman jenis tertinggi di titik hitung 3 (3,17), Indeks kemerataan tertinggi di titik hitung 2 dan 3 yaitu (0,92), Indeks kekayaan tertinggi di titik hitung 3 dengan nilai (6.23), serta indeks dominansi tertinggi pada titik hitung 1 yaitu (0,102) yang dilakukan dengan perhitungan indeks keanekaragaman, indeks kemerataan, indeks kekayaan,dan indeks dominansi.
Perilaku Harian Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) Di Taman Rekreasi Gua Monyet Kecematan Alak Kota Kupang Sabuin, Remon; Manu, Charisal M. A.; Leo, Nardi Matias
Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Vol 4 No 3 (2025): JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupenji.Vol4.Iss3.1741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku harian monyet ekor panjang dan juaga ketersediaan habitat bagi kehidupan monyet ekor panjang di Taman Rekreasi Gua Monyet Kecamatan Alak Kota Kupang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode focal animal sampling. Metode focal animal sampling merupakan metode yang lasim digunakan peda pengamatan tinggkah laku baik pengamatan kelompok maupun idividu (Fragaszy et al., 1992). Pengamatan dilakukan selama 20 hari, parameter perilaku yang diamati yaitu Feeding, Foraging, Grooming, Moving, Resting, Agression, Playing, Dan Mating. Hasil pengamatan menunjukan bahwa perilaku yang paling mendominasi adalah Moving (29,19%), Diikuti dengan Grooming (13,72%), Playing (11,90%), dan Feeding (11,41%). Aktivitas lain seperti foraging, resting, kawin, dan agresi juga dicatat namun dalam frekuensi yang lebih rendah. Data ini menunjukkan bahwa monyet ekor panjang memiliki tingkat aktivitas tinggi, yang mencerminkan kebutuhan biologis dan sosial yang kompleks serta kemampuan adaptasi terhadap lingkungan sekitar.
Perilaku Harian Rusa Timor (Cervus Timorensis) Di Taman Nasional Manupeu Tanah Daru Sumba Tengah Nusa Tenggara Timur Kobu, Toni; Leo, Nardi Matias; Manu, Charisal M. A.
Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Vol 4 No 3 (2025): JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupenji.Vol4.Iss3.1744

Abstract

Taman Nasional ManupeuTanah Daru (disingkat TNMT) adalah sebuah taman nasional yang terletak di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-April 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perilaku Harian Rusa Timor yang ada di Blok Hutan Mas, Resort Taman Mas, Taman Nasional Manupeu Tanah Daru serta faktor lingkungan yang mempengaruhi Rusa Timor di Blok Hutan Mas, Resort Taman Mas, Taman Nasional Manupeu Tanah Daru. Pengamatan dibagi dalam tiga periode dengan interval waktu 2 jam. Metode yang digunakan yaitu metode focal sampling dengan waktu pengamatan 5 menit. Data yang diambil dianalisis menggunakan One Way Anova dan dilakukan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan perilaku rusa timor di Blok Hutan Taman Mas, Taman Nasional Manupeu Tanah Daru yaitu Ingestif 123 atau 24,6, Resting (72 atau 14,4), Locomotion (117 atau 23,4), Eliminatif (3 atau 0,6), Sosial (83 atau 16,6), seksual (0), Investigatif 20,4). Faktor lingkungan yang mempengaruhi Rusa timor (Cervus timorensi) adalah aktivitas masyarakat, perburuan liar, kebakaran hutan.