Ardiansyah, La Ode
Unknown Affiliation

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PKM Pengenalan dan Edukasi Deteksi dini Penyakit Dermatitis pada Nelayan di Daerah Pesisir Desa Niitanasa Kecamatan Lalonggaumeto Kabupaten Konawe Yuhadi, Asfani; Saparina, Titi; P, Wa Ode Gustiani; Firmansyah, Firmansyah; Ardiansyah, La Ode
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i1.500

Abstract

Menurut data UPT Puskesmas Lalonggasumeeto , penyakit dermatitis kontak iritan (DKI) menempati urutan ke-9 sebagai penyakit terbanyak di Puskesmas Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe mencapai 18 Kasus pada tahun 2022 yang diakibatkan alergi dengan keluhan seperti gatal- gatal, kulit memerah, kulit kering, dan bersisik. khususnya pada masyarakat desa Niitanasa yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan tradisional yang biasanya pergi melaut pada pukul lima sore sampai subuh. Berdasarkan Hasil Penelitian yang dilakukanpada Nelayan Di Desa Niitanasa Kecamatan Lalonggasumeeto pada Bulan Juni 2023 diperoleh data jumlah Dermatitis Kontak iritan pada nelayan berjumlah 10 Kasus yang dikaitkan dengan masa kerja, penggunaan APD dan personal hygiene nelayan. Permasalahan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu kurangnya edukasi pada masyarakat khususnya kepala keluarga/nelayan di desa niitanasa terkait penyakit dermatitis, masih rendahnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat/kepala keluarga/nelayan terkait faktor pencetus terjadinya dermatitis, masih rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat/kepala keluarga/nelayan terkait deteksi dini penyakit dermatitis sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat/kepala keluarga/nelayan di desa Niitanasa. Adapun solusi yang dapat ditawarkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepadaMasyarakat/Kepala Keluarga/Nelayan tentang Deteksi Dini Penyakit Dermatitis. Metode yang digunakan dalam mengedukasi Masyarakat/Kepala Keluarga/Nelayan dengan melakukan Focus Grup Discussion (FGD) yang bertujuan untuk memfollow up pengetahuan yang telah diberikan melalui edukasi serta mencatat data penyakit Kulit daerah pesisir Desa Niitanasa. Pre Test dan Post Test dilakukan untuk mengetahui seberapa pengetahuan masyarakat terhadap penyakit kulit di Pesisir Desa Niitanasa setelah diberikan edukasi. Adapun media yang digunakan pada penyuluhan berupa LCD, Powerpoint dan video. Dimana Pada Kegiatan ini Tim Pengabdian Masyarakat akan mela Beberapa luaran wajib maupun tambahan yang menjadi target dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah jurnal nasional berISSN dan Hak Kekayaaan Intelektual/HKI. Berdasarkan hasil PKM terlihat bahwa terjadi peningkatan yang signifikan dari yang mayoritas berpengetahuan kurang (33,3%) pada saat dilakukana pretest dan meningkat setelah dilakukan penyuluhan dengan hasil post test menjadi mayoritasberpengetahuan baik (73,3%), hal ini dikarenakan antusiasnya mitra sasaran mengikuti kegiatan penyuluhan Kesehatan mandiri serta adanya dukungan media yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan yaitu leafleat yang dapat membantu pemahaman mitra sasaran.
Edukasi Pengolahan Sampah Organik Di Desa Wawobungi Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe Solihin, Solihin; Ardiansyah, La Ode; Saparina. L, Titi; Indriani, Cece; Hasanuddin, Silviana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i1.1127

Abstract

Provinsi Sulawesi Tenggara, pada tahun 2024 menghasilkan sampah rumah tangga sebanyak 48,92%. Sedangkan untuk Kabupaten Konawe sampah yang dihasilkan kurang lebih 108 ton per hari dan mayoritas berasal dari rumah tangga.  Desa Wawobungi Kecamatan Lalonggasumeeto merupakan salah satu wilayah yang berada di kawasan pesisir yang dimana masyarakatnya masih sebagian besar belum memahami tentang bagaimana pengolahan sampah rumah tangga khususnya sampah organik sehingga masyarakat masih membuang sampah rumah tangga di pekarangan rumah dan di laut. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat desa Wawobungi tentang bagaimana cara pengolahan sampah organik rumah tangga yang baik dengan metode komposting. Metode yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode ceramah dan praktek membuat kompos dari sampah organik dengan menggunakan EM4 sebagai bioaktivator pembuatan kompos. Edukasi pengolahan sampah organik dilaksanakan di desa Wawobungi pada tanggal 11 Mei 2025 dengan jumlah peserta yang hadir adalah masyarakat desa Wawobungi sebanyak 32 orang. Hasil pelaksanaan kegiatan edukasi pengolahan sampah organing di desa Wawobungi adalah seluruh peserta kegiatan mengalami peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana mengolah sampah organik dari rumah tangga sehingga bisa menjadi pupuk kompos organik dengan nilai rata-rata peningkatan pemahaman sebesar 24,83%. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga berjalan dengan baik dan lancar serta mendapatkan respon positif dari masyarakat Desa Wawobungi. Harapannya kedepan agar penerapan cara pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga tetap dilanjutkan dan disosialisasikan lagi kepada anak muda di Desa Wawobungi sebagai pelopor lingkungan nantinya.
THE RELATIONSHIP BETWEEN EDUCATION AND KNOWLEDGE ABOUT DIABETES MELLITUS IN THE COASTAL AREA OF LAPULU DISTRICT: DIABETES MELLITUS Indra, Indra; Rahmadania, Wa Ode; Novianti, Asri Dwi; Nawawi, Nawawi; Ardiansyah, La Ode; Abd. Azis, Moh. Nisyar Sy.; Firmansyah, Firmansyah
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 6 No. 2 (2024): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol6.Iss2/241

Abstract

Background: Diabetes mellitus (DM) is a condition of chronic hyperglycemia that is often accompanied by various metabolic disorders due to hormonal disorders, which can cause various chronic complications. Based on data from the Kendari City Health Service in 2020, in Kendari City there were 3,030 people suffering from DM and in Lapulu Village, one of the cases was that many people suffered from diabetes mellitus. The aim of this research was to determine Relationship Between Education With Knowledge About Diabetes Mellitus In The Coastal Area Of Lapulu District. Methods: This type of research is quantitative research with a Cross Sectional analysis design. The research population is the people of Lapulu Village, Kendari City. The number of samples in this study was 43 people using a purposive sampling technique. The analysis method used is fisher’s exact test. Results: The results of this study obtained a significant value of p = 0.000 or less than 0.05. Conclusion: There is a relationship between education and knowledge about diabetes mellitus in the Coastal Area of Lapulu Village. Suggestions for community health centers of Abeli to carry out routine activity programs to increase public knowledge about Diabetes Mellitus, namely by conducting routine health education or counseling every month.
Pendekatan Holistik Dalam Pencegahan Hipertensi, ISPA dan Hidup Sehat Di Masyarakat (Edukasi dan Skrining) Indriani, Cece; Ardiansyah, La Ode; Solihin, Solihin; Saparina, Titi; Hasanuddin, Silviana
Journal of Health Innovation and Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Health Innovation and Community Services
Publisher : PPPM Stikes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/jhics.v4i2.673

Abstract

Hypertension and acute respiratory infections (ARI) are two major public health issues in Indonesia. Hypertension is often called the “silent killer,” with a prevalence of up to 34.1% among the adult population. Meanwhile, the high incidence of ARI in communities driven particularly by air pollution and open-waste burning poses a significant challenge.This community service initiative aims to enhance public knowledge and awareness of healthy lifestyles to prevent hypertension, as well as environmental management and respiratory hygiene to reduce the risk of ARI. The project was carried out by thematic community service students (KKN Tematik) in Rapambinopaka Village, Lalonggasumeeto District, under the supervision of multidisciplinary faculty advisors in nursing, public health, environmental sanitation, and pharmacy. Methods included interactive health education, blood pressure screening, healthy lifestyle demonstrations, and advocacy on waste management to prevent air pollution that triggers ARI. Implementation was structured around lectures, Q&A sessions, poster distribution, and both pre‑test and post‑tests to assess changes in participants’ understanding. Results showed a significant increase in knowledge. In terms of hypertension, participants demonstrated a positive shift in awareness regarding routine blood pressure monitoring and adapting a low‑salt diet. Meanwhile, in the ARI intervention component, community members improved their ability to sort waste and avoid burning, aligning with an effective environmental management model. Conclusion is the integrated intervention combining health education and environmental management successfully enhanced preventive attitudes and behaviors toward hypertension and ARI. A key recommendation is the continued involvement of local health cadres and integration with Puskesmas or Posyandu facilities to ensure sustainability and expand impact.
Sosialisasi Kesehatan Menggunakan Media WhatsApp terhadap Penerimaan Vaksin Covid-19 pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari Ardiansyah, La Ode; Indriani, Cece; Zoahira, Wa Ode Aisa; Nawawi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v1i1.633

Abstract

World Health Organizartioan mengeluarkan pernyataan bahwa kekhawatiran terhadap penyebaran (Covid-19) sebagai pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya adalah coronavirus. Penanggulangan pandemi Covid-19 terus dilakukan baik secara kuratif, preventif, maupun promotif. Namun, transmisi komunitas masih menjadi penyebab meningkatnya kasus Covid-19. Salah satu yang rentan terpapar covid-19 yaitu lansia yang berumur diatas 60 tahun. Upaya untuk mengatasi permasalahan covid-19 pada yaitu dengan pelaksanaan vaksin dalam menciptkan herd immunity. Pada hakikatnya fungsi vaksin Covid-19 membantu membentuk antibody spesifik untuk menimbulkan kekebalan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sosialisasi kesehatan menggunakan media WhatsApp terhadap penerimaan vaksin covid-19 pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Metode penelitian ini dilakukan dengan Quasi Eksperimen Design dengan desain uji Pre-Post Test Design. Hasil Penelitian bahwa uji statistik dengan menggunakan Wilcoxon Signed Ranks test dengan taraf signifikan yang ditetapkan adalah p value < 0,05. Penerimaan vaksin covid-19 responden lansia sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi kesehatan dengan menggunakan media whatsApp diperoleh nila p value = 0,00. Kesimpulan, ada pengaruh sosialisasi kesehatan menggunakan media whatsApp terhadap penerimaan vaksin covid-19 pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari.
HUBUNGAN LAMA MENDERITA DAN KEPATUHAN DIET DENGAN QUALITY OF LIFE PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT UMUM BAHTERAMAS Indra; Anto, Sardi; Nawawi; Ardiansyah, La Ode; Toding, Rensi
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14 No 2 (2023): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang apabila tidak dikelola dengan baik akan mempengaruhi kualitas hidup penderita DM. Prevalensi DM berdasarkan diagnosis dokter dan usia ≥ 15 tahun yang terendah terdapat di Provinsi NTT yaitu sebesar 0,9%, sedangkan prevalensi DM tertinggi di Provinsi DKI Jakarta sebesar 3,4% dan Sulawesi Tenggara berada pada prevalensi sebesar 2,0%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama menderita diabetes mellitus dan kepatuhan diet dengan quality of life pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Umum Bahteramas. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 51 responden. Pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Data diolah dengan menggunakan uji fisher exact test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama menderita diabetes mellitus dengan nilai pvalue = 0,037 (pvalue < 0,05) yang berarti ada hubungan antara lama menderita diabetes mellitus dengan quality of life dan kepatuhan diet dengan pvalue = 0,025 (pvalue < 0,05) yang berarti ada hubungan antara kepatuhan diet dengan quality of life. Diharapkan kepada pihak rumah sakit agar memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien diabetes melitus tentang lama menderita dan pentingnya kepatuhan diet agar dapat meningkatkan kualitas hidup.