Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Nursing Information Journal

Efektivitas Metode Simulasi dan Pembelajaran Aktif dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan tentang Kegawatdaruratan dan Bantuan Hidup Dasar Purwacaraka, Manggar; Hidayat, Shulhan Arief; Erwansyah, Rio Ady; Prasetio, Ossi Dwi; Munawaroh, Intan
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): In Progress Issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.942

Abstract

Pendahuluan: Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah keterampilan penting untuk menyelamatkan korban dalam situasi darurat. Pelatihan BHD, khususnya bagi pelajar yang rentan terhadap kecelakaan lalu lintas, berperan signifikan dalam mengurangi angka kecacatan dan kematian. Pelajar berisiko menjadi korban serta memiliki potensi menjadi penolong. Metode simulasi dan pembelajaran aktif (active learning) dianggap efektif untuk meningkatkan kemampuan ini. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas metode simulasi dan pembelajaran aktif (active learning) dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang kegawatdaruratan dan BHD. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra-experimental dan pendekatan one-group pre-post test, pengambilan sampel dengan teknik total sampling sebanyak 58 santri laki-laki menjadi sampel penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner dan lembar observasi berdasarkan pedoman AHA (2015), dengan analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan metode simulasi dan pembelajaran aktif secara signifikan meningkatkan pengetahuan (p=0,004) dengan median differences 0,000 dan keterampilan (p=0,000) santri dalam kegawatdaruratan dan BHD dengan median differences 15,000. Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan bahwa metode simulasi dan pembelajaran aktif tidak hanya efektif dalam mengoptimalkan pembelajaran konseptual, tetapi juga memfasilitasi penerapan praktis pengetahuan dalam situasi darurat nyata, sehingga mempersiapkan santri untuk menghadapi keadaan darurat secara lebih baik.
Efektivitas Metode Simulasi dan Pembelajaran Aktif dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan tentang Kegawatdaruratan dan Bantuan Hidup Dasar Purwacaraka, Manggar; Hidayat, Shulhan Arief; Erwansyah, Rio Ady; Prasetio, Ossi Dwi; Munawaroh, Intan
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.942

Abstract

Pendahuluan: Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah keterampilan penting untuk menyelamatkan korban dalam situasi darurat. Pelatihan BHD, khususnya bagi pelajar yang rentan terhadap kecelakaan lalu lintas, berperan signifikan dalam mengurangi angka kecacatan dan kematian. Pelajar berisiko menjadi korban serta memiliki potensi menjadi penolong. Metode simulasi dan pembelajaran aktif (active learning) dianggap efektif untuk meningkatkan kemampuan ini. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas metode simulasi dan pembelajaran aktif (active learning) dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang kegawatdaruratan dan BHD. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra-experimental dan pendekatan one-group pre-post test, pengambilan sampel dengan teknik total sampling sebanyak 58 santri laki-laki menjadi sampel penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner dan lembar observasi berdasarkan pedoman AHA (2015), dengan analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan metode simulasi dan pembelajaran aktif secara signifikan meningkatkan pengetahuan (p=0,004) dengan median differences 0,000 dan keterampilan (p=0,000) santri dalam kegawatdaruratan dan BHD dengan median differences 15,000. Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan bahwa metode simulasi dan pembelajaran aktif tidak hanya efektif dalam mengoptimalkan pembelajaran konseptual, tetapi juga memfasilitasi penerapan praktis pengetahuan dalam situasi darurat nyata, sehingga mempersiapkan santri untuk menghadapi keadaan darurat secara lebih baik.