Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Socialization of the Use of Perplexity AI in Improving the Quality of Research and Student in Indonesia : Penelitian Mohamad Sudi; Taryana; Rinovian Rais; St. Rahmah; Nabila Cecilia Marasabessy
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The author conducted this socialization towards students and junior lecturers. This socialization was conducted during the author's teaching hours and informal discussions among colleagues in the office. The result in this article show the author conducted lasted for approximately four meetings with students at the author's teaching place with the concept of socializing the use of Perpexity AI once and directly practicing writing journals and thesis frameworks with three evaluations. When conducting socialization, the author explained a number of advantages of Perplexity AI, including: 1. More Optimal Search Engine Capabilities: Google Search is more optimal in searching using keywords. If we enter a long sentence, Google often cannot find search results. This is different from Perplexity AI which is able to understand the context of the writing we input, whether it is in the form of long text or just keywords. Anyone who uses it will certainly be facilitated. 2. More Accurate Answers: Although ChatGPT has a broad understanding of language, they may not always understand the context in depth. This causes answers that are less precise or not in accordance with what the user means. Unlike Perplexity which has a better understanding of context so that its answers can be more relevant and accurate. 3. Chatbot with Advanced Capabilities: This AI can respond to any conversation you make, even if it's just a "hello". The answers are also very friendly so that we can feel comfortable when chatting with this search engine. Even so, his knowledge is so broad that we can ask him anything, from trivial questions to very difficult questions. He will try to answer it as accurately as possible complete with references. 4. Displaying Answer Sources Transparently: Every answer it provides is usually obtained from Google search results. Even so, Perplexity AI is able to summarize it for you. So, you don't need to bother getting the gist of the answer. One thing that makes this AI so helpful is that it will display the source of information for each answer. Not just one source, at least two to five sources of information can be found. 5. Fast and Efficient: No need to wait long to see the answer from Perplexity. After you type the question, the answer will immediately appear below it. Even so, this speed is also influenced by several factors. The more difficult and complex the question you throw, of course the answering process will also be longer. So, this speed issue must be adjusted to these variables. In fact, among the advantages that the author mentioned above, there are still many other advantages possessed by Perplexity AI such as performance evaluation, ease of use, can be used on PC or smartphone, and so on. The advantages possessed by Perplexity AI, researchers are that it can improve the quality of student research, both journals and theses.
ANALISIS PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW DAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP MOTIVASI TARUNA PADA MATA KULIAH FISIKA DASAR DI JURUSAN TEKNIK PENERBANGAN SEKOLAH TINGGI PENERBANGAN INDONESIA (STPI) CURUG TANGERANG Taryana
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 6 No 14 (2013): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/langitbiru.v6i14.450

Abstract

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, potensi sumber daya manusi merupakan aset nasional sekaligus sebagai modal dasar pembangunan nasional. Potensi sumber daya manusia dapat di gali dan dikembangkan melalui pendidikan. Pendidikan yang diperoleh manusia melalui tahapan - tahapan tertentu dari mulai input, proses, sampai pada output. Setelah melalui tahapan - tahapan tersebut potensi sumber daya manusia tersebut dapat dilihat setelah ia menerima hasil dari proses pendidikan yang diraih. Penelitian ini mempunyai tujuan Untuk mengetahui Pengaruh Model pembelajaran Kooperatif Jigsaw Terhadap Motivasi Taruna, Untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Motivasi Taruna, Untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw Dan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Motivasi Taruna Pada Mata Kuliah Fisika Dasar di jurusan Teknik Penerbangan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug Tangerang, nilai T'tabel untuk N = 46 adalah sebesar 2.018. Jadi 2.680, Model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw dan Model Pembelajraan Berbasis Masalah secara simultan (bersama - sama) memang berhubungan positif terhadap Motivasi Taruna dan sisanya sebesara 35.5% berhubungan dan factor lain yang tidak diamati oleh penulis. Dan hasil dari nilai (R Square) sebesar 0.417. Hal ini menunjukan bahwa sebesar 41.7% Model Pembelajaran Berbasis Masalah secara silmutan (bersama - sama) memang berpengaruh positif terhadap Motivasi Taruna sedangakan sisanya sebesar 58.3% berpengaruh dengan faktor lainnya yang tidak teramati oleh penulis.
Pemasangan Penerangan Jalan Umum Pada Pesantren Daar El Haqq Desa Ciakar Kecamatan Panongan Tangerang Widiarto, Hendro; Taryana; Sukamto; Suprihartini, Yayuk; Samanhudi, Asep
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 01 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/jpkm.v1i01.369

Abstract

Jalan adalah akses penting bagi warga untuk beraktifitas, tetapi jika jalan tidak dilengkapi dengan penerangan maka hal tersebut akan menjadi kendala, terutama pada malam hari. Lampu penerangan jalan adalah sesuatu hal yang sangat dibutuhkan oleh warga khususnya di daerah pedesaan. Penerangan jalan merupakan sarana yang sangat dibutuhkan pondok pesantren Daar El Haqq desa ciakar RT 02 RW 01 kecamatan panongan kabupaten tangerang. Oleh sebab itu, pesantren Daar el Haqq menginginkan pengadaan serta pemasangan penerangan lampu jalan segera dilaksanakan di sepanjang jalan yang termasuk pada wilayah Panongan, khususnya jalan yang digunakan oleh para santri Daar El Haqq . Demi melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi dimana Sekolah tinggi Penerbangan Indonesia Curug salah satu kewajiban dosen dalam melaksanakan pengabdian pada masyarakat dengan mengambil kasus.
Perbaikan Instalasi Penerangan Pondok Pesantren Daar El Haqq Desa Ciakar Kecamatan Panongan Tangerang Taryana; Suprihartini, Yayuk; Widiarto, Hendro; Sudjanto, Harman; Soebiantoro, Rubby
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 01 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/jpkm.v1i01.372

Abstract

Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi di Indonesia berperan serta dalam kegiatan Pemberdayaan kepada Masyarakat sebagai salah satu tridharma perguruan tinggi . Pada salah satu desa di Kecamatan Panongan, yaitu Desa Ciakar terdapat beberapa pesatren. Salah satu pesantren di Desa Ciakar adalah Pesantren Daar El Haqq. Pesantren tersebut memiliki 20 santri berasal dari masyarakat sekitar. Sebagai tempat belajar, pesantren seharusnya memiliki sarana yang memadai. Dilihat dari kondisi saat ini terdapat beberapa sarana yang perlu diperbaiki. Sehingga diharapkan PPI Curug dapat mengatasi masalah yang ada di masyarakat, khususnya masalah yang ada di pondok pesantren Daar El Haqq tersebut .Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan pemasangan instalasi penerangan ruang di pesantren Daar El Haqq.Pemasangan instalasi penerangan tersebut harus sesuai standar yang sudah diatur di PUIL (persyaratan umum instalasi listrik)tahun 2011. Tujuan kegiatan tersebut mengatasi masalah tentang Re-instalasi penerangan ruang di pesantren yang aman serta instensitas penerangan masing-masing ruang yang. Mitra dalam kegiatan tersebut adalah Pondok Pesantren Daar El Haqq yang berlokasi di Desa Ciakar Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat tersebut adalah terpasangnya instalasi ruang di Pondok Pesantren Desa Ciakar Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang yang sesuai standar PUIL yang meliputi standar keamanan instalasi dan standar penerangan ruang.
Konservasi Air Dan Penanggulangan Sumber Daya Air Pada Asrama Taruna Politeknik Penerbangan Indonesia Curug Widiarto, Hendro; Taryana; Asih, Pribadi; Suprihartini, Yayuk
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/jpkm.v2i01.445

Abstract

The Indonesian Aviation Polytechnic Curug is a vocational school that carries out education and training programs in providing skilled personnel to meet aviation human resources. One of the important problems experienced by training participants in following the learning process that must live in the dormitory is the problem of lack of fulfillment of water needs. In the dry season it is difficult to source water, but during the rainy season the floods and water are not absorbed by the soil. The objectives of this activity are: to provide insights to school leaders to build environmentally friendly shelters, to make people aware that water is everyone's business / responsibility, to improve management of water resources management. The method of implementing this activity is by conducting counseling and training on making absorption wells, biopore channels and water reservoirs. The results achieved from this activity are that dormitory cadets are aware of and understand the importance of water resource management, both during the dry season and the rainy season and are able to practice how to make drainage channels and water reservoirs
Pemasangan Lampu Jalan Tenaga Surya Di Kampung Benda Desa Mekarjaya, Panongan - Tangerang Taryana; Suprihartini, Yayuk; Soebiantoro, Rubby; samanhudi, Asep
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/jpkm.v2i01.447

Abstract

The road is an important access for residents to do activities, but if the road is not equipped with lighting it will become an obstacle, especially at night. Street lighting is something that is really needed by residents, especially in rural areas. Street lighting is a tool that is needed by residents in Kp. Blok Benda RT.10 RW. 04 Desa Mekar Jaya Kec. Panongan Tangerang Banten. Therefore, the people of Kp. Blok Benda Mekar Jaya want the procurement and installation of street lighting to be carried out immediately along the roads belonging to the Panongan area, especially roads that are considered prone to criminal acts / theft Seeing the demand for residents who really need street lighting, we implemented the Tri Darma Perguruan Tinggi where the Indonesian Aviation Polytechnic Curug is one of the lecturers' obligations in carrying out community service by taking cases
Analisis Efektivitas Sistem Penyalur Petir pada Sisi Utara Bandar Udara Halim Perdana Kusuma Mohammad Daffa Raflykhasah; Taryana; Suse Lamtiar Simbolon
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9108

Abstract

Bandar Udara Halim Perdanakusuma, khususnya bangunan pada sisi utara, memiliki kerawanan sambaran petir yang cukup tinggi, sebagaimana ditunjukkan oleh insiden sambaran petir tahun 2023 yang merusak peralatan elektronika bandara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif evaluatif untuk menentukan tingkat risiko sambaran petir, menganalisis cakupan radius proteksi, serta mengevaluasi kesesuaian sistem penyalur petir eksisting terhadap ketentuan yang berlaku pada lima bangunan, yaitu Tower AirNav, Terminal Penumpang (Terminal Utama dan Terminal Citylink), Power House Lama, Gedung Sasana Manggala Praja, dan Terminal Kargo. Data dikumpulkan melalui observasi, pengukuran lapangan, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan PUIPP, SNI 03-7015-2004, IEC 62305, dan NF C 17-102. Hasil penelitian menunjukkan Tower AirNav memiliki tingkat risiko tertinggi dan merupakan satu-satunya bangunan yang telah memenuhi seluruh ketentuan proteksi petir. Empat bangunan lainnya masih memerlukan peningkatan sistem berupa penggantian atau penyesuaian tinggi terminasi udara Early Streamer Emission (ESE) agar cakupan proteksi memenuhi tingkat yang dipersyaratkan.
Rancangan Wind Direction Indicator Light Menggunakan PLTS Off-Grid di Bandara Budiarto Mahardika Yoga Rahagi; Taryana; Ni Kadek Oktaviani Wulandari
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9131

Abstract

Penerangan Wind Direction Indicator (WDI) di Bandara Udara Budiarto tidak beroperasi akibat gangguan pada jaringan distribusi listrik, sehingga arah angin tidak dapat terlihat optimal pada malam hari atau kondisi cuaca buruk. Penelitian ini bertujuan merancang sumber listrik mandiri untuk penerangan WDI menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid, sehingga tidak bergantung pada jaringan listrik konvensional dengan jalur kabel yang panjang. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) level 1 yang berfokus pada penyusunan rancangan dan validasi desain tanpa pembuatan serta pengujian produk. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil perancangan menunjukkan kebutuhan beban sebesar 200 W dengan waktu operasi ±12 jam per hari atau 2.400 Wh/hari. Berdasarkan data potensi energi surya, kapasitas minimum panel sebesar 666,6 Wp, kemudian dipilih dua modul monocrystalline 350 Wp yang disusun seri dengan total 700 Wp. Sistem menggunakan baterai 24 V 150 Ah, SCC MPPT 40 A, serta photocell 24 VDC 10 A sebagai pengendali otomatis. Luaran rancangan berupa Detail Engineering Design (DED) dan Bill of Quantity (BoQ). Rancangan ini memberikan alternatif suplai energi yang mandiri dan mendukung keberlangsungan fungsi penerangan WDI.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Transformator Distribusi Berbasis ESP-32 Guna Deteksi Dini Kondisi Abnormal Abimanyu Furqan Al-Hagus; Taryana; Nurul Azizah Syahbilla
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9140

Abstract

Peningkatan beban pada transformator distribusi dapat menyebabkan kenaikan arus tiap fasa, ketidakseimbangan beban, dan peningkatan suhu yang berpotensi menurunkan keandalan serta umur operasi transformator. Pemantauan yang masih dilakukan secara berkala belum mampu memberikan informasi kondisi transformator secara kontinu dan real-time, sehingga diperlukan sistem monitoring yang dapat memberikan informasi kondisi abnormal secara lebih cepat. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem monitoring transformator distribusi berbasis mikrokontroler ESP-32 yang mampu memantau arus tiap fasa dan suhu serta mengolah data menjadi informasi overload, overheat, dan unbalance. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) karena penelitian berorientasi pada pengembangan dan pengujian purwarupa secara bertahap. Tahapan penelitian meliputi identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, perancangan produk, validasi rancangan, revisi, pengujian produk, revisi produk, dan uji coba pemakaian. Purwarupa menggunakan tiga sensor SCT-013 untuk pengukuran arus fasa R, S, dan T, sensor suhu DS18B20, mikrokontroler ESP-32, Firebase Realtime Database, serta web monitoring. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca data arus dan suhu, mengolah parameter overload, overheat, dan unbalance, mengirimkan data ke Firebase Realtime Database, serta menampilkan informasi kondisi transformator melalui web secara real-time. Sistem yang dikembangkan dapat digunakan sebagai media pemantauan kondisi transformator distribusi berdasarkan parameter arus dan suhu untuk mendukung deteksi dini kondisi abnormal. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk meningkatkan akurasi sensor arus, menambahkan parameter pengukuran lain, mengembangkan penerapan langsung pada transformator distribusi, serta menambahkan fitur keamanan siber, SOP penanganan, dan notifikasi otomatis.