Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPEMILIKAN JAMBAN DI DESA SUKA DATANG KECAMATAN TUBEI KABUPATEN LEBONG PROVINSI BENGKULU ARAFAH, DHINILLAH; WAHYUNI, IKE DIAN; SAKTIAWAN, YUSUP
Journal of Nursing and Public Health Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: World Health Organizatation (WHO) tahun 2018 diketahui bahwa sebanyak 2,3 milyar orang di dunia masih memiliki keterbatasan untuk mengakses sanitasi dasar lengkap, sedangkan diketahui bahwa Buang Air Besar (BAB) secara terbuka atau open defecation masih dilakukan oleh 892 juta orang di dunia. Profil Kesehatan Indonesia (2022), persentase keluarga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak (jamban sehat) di Indonesia tahun 2022 adalah 80,92%. persentase akses sanitasi layak Desa Suka Datang tahun 2020 (48,3%), 2021 (48,2%), 2022 (48%) dan 2023 (48%). Tujuan penelitian Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepemilikan jamban di Desa Suka Datang, Kecamatan Tubei, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. Metode: Survei analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 73 kepala keluarga dengan Teknik pengambilan simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil dan Pembahasan: Pengetahuan mempengaruhi kepemilikkan jamban dengan (p-value 0,002), Sikap mempengaruhi kepemilikkan jamban dengan (p-value 0,013), Ketersediaan Air mempengaruhi kepemilikkan jamban dengan (p-value 0,012) dan Peran Petugas Kesehatan mempengaruhi kepemilikkan jamban dengan (p-value 0,002). Kesimpulan: Ada pengaruh pengetahuan, sikap, ketersediaan air dan peran petugas kesehatan dengan kepemilikan jamban di Desa Suka Datang, Kecamatan Tubei, Kabupaten lebong, Provinsi Bengkulu.
Pengaruh Tingkat Getaran Dan Lama Paparan Penggunaan Mesin Jahit Terhadap Tanda-Tanda Keluhan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) Pada Pekerja Di Istana Bordir Malang Putri, Silvia Cintia; Sari, Devita; Wahyuni, Ike Dian
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v6i2.389

Abstract

Kegiatan yang menimbulkan getaran pada mesin dengan menggunakan bantuan tangan dalam waktu yang lama sering di kaitkan dengan carpal tunnel syndrome (CTS). Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan penyakit akibat kerja yang disebabkan terperangkapnya nervus medianus melewati terowongan karpal. Keluhan yang dialami pekerja di Istana Bordir yaitu nyeri dan kesemutan pada tangan apabila bekerja terlalu lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat getaran dan lama paparan penggunaan mesin jahit terhadap tanda-tanda keluhan carpal tunnel syndrome (CTS) pada pekerja di Istana Bordir Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 15 orang yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah alat vibration meter dan kuesioner. Analisis hasil penelitian menggunakan uji regresi logistik ordinal. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel yang berpengaruh dari hasil regresi logistik secara parsial yaitu masa kerja dengan nilai (sig. 0,035), lama paparan dengan nilai (sig. 0,038) dan tingkat getaran dengan nilai (sig. 0,039). Sedangkan hasil regresi logistik secara simultan diperoleh hasil signifikan sebesar 0,006. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh tingkat getaran dan lama paparan penggunaan mesin jahit terhadap tanda-tanda keluhan carpal tunnel syndrome (CTS) pada pekerja di Istana Bordir Malang.Kata kunci: Tingkat Getaran, Lama Paparan, Carpal Tunnel Syndrome (CTS)
Analisis Kebutuhan Air Bersih Gedung Perkantoran RSUD Dr. Soetomo Firdaus, Asro; Ike Dian Wahyuni; Misbahul Subhi
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 9 No. 1 (2025): The Environment In Global Health Governance:An Analysis of Environment-Related
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v9i1.751

Abstract

Air adalah sumber energi alami yang dibutuhkan untuk kehidupan semua makhluk hidup. Selama ini fokus penelitian analisis yang dominan dilakukan adalah pada unit-unit pelayanan. Sedangkan di rumah sakit terdapat banyak unit yang juga harus diperhatikan dalam penyediaan air bersih, salah satunya adalah unit perkantoran. berdasarkan data pegawai RSUD Dr. Soetomo, jumlah total pegawai mencapai 6.174 pegawai. dalam   menjamin kecukupan pasokan air bersih di seluruh unit di RSUD Dr. Soetomo,  sehingga diperlukan perhitungan kebutuhan air bersih di perkantoran agar analisis lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air bersih di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian kuantitatif analitik observasional, pada desain   ini peneliti melakukan pengamatan atau observasi melalui, pengisian kuesioner dan telaah  dokumen seperti dokumen amdal atau dokumen lingkungan tanpa memberikan perlakuan-perlakuan tertentu. Total kebutuhan air bersih di gedung perkantoran RSUD Dr. Soetomo pada masing-masing variabel adalah sebesar 69.360 liter/orang/hari untuk pemakaian karyawan, untuk pemakaian wastafel sebesar 17.340 liter/hari, untuk pemakaian kloset sebesar 23.120 liter/hari sedangkan untuk pemakaian kamar mandi sebesar 43.350 liter/hari. Analisis kebutuhan air bersih ini dapat menjadi acuan bagi rumah sakit dalam memperhatikan kebutuhan air bersih selama ini di dalam gedung perkantoran, dimana pada pusat kegiatan perkantoran tentunya akan membutuhkan air untuk menunjang segala aktivitas di dalamnya.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELAYAKAN USAHA PADA TEMPAT PENGOLAHAN MAKANAN DI TERMINAL BUS ARJOSARI KOTA MALANG Djaga, Ariyanto Beko; Wahyuni, Ike Dian; Saktiawan, Yusup
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i2.2757

Abstract

Keamanan pangan merupakan aspek penting dalam menjamin kesehatan masyarakat, terutama pada tempat pengolahan makanan di area publik seperti terminal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kelayakan usaha pada tempat pengolahan makanan di Terminal Bus Arjosari Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi, yaitu 13 unit warung makan di kawasan terminal. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh tempat pengolahan makanan tergolong layak (100%). Tiga variabel independen, yaitu kondisi penjamah makanan, kondisi tempat pengolahan, dan peralatan, terbukti berpengaruh signifikan terhadap kelayakan usaha (p < 0,05). Faktor yang paling dominan adalah kondisi tempat pengolahan dengan odds ratio sebesar 15,6 kali. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan aspek sanitasi dan higiene, khususnya pada tempat dan penjamah makanan, sangat penting untuk menjaga kelayakan usaha pengolahan makanan di area terminal.
DETEKSI KEAMANAN PANGAN KANDUNGAN FORMALIN DENGAN SIMPLE METHODE Wahyuni, Ike Dian; Fadila, Wahyu Sekar Nur; Subhi, Misbahul; Yuniastuti, Tiwi; Utami, Sukma Dwi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45050

Abstract

Keamanan pangan merupakan salah satu aspek penting yang menentukan kualitas sumber daya manusia. Keamanan pangan sering dikaitkan dengan kesehatan terutama tentang keracunan makanan. Salah satu penyebab keracunan makanan adalah adanya kandungan bahan tambahan pangan seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil dalam makanan. Bahan pengawet berbahaya yang sering digunakan yaitu formalin, dan umumnya digunakan untuk mengawetkan bahan pangan hasil perikanan. Formalin efektif untuk menghambat pertumbuhan mikroba pada makanan, namun formalin dilarang penggunaannya pada makanan padahal formalin adalah pengawet berbahaya karena dapat menyebabakan karsinogenik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan formalin dalam ikan asin dengan menggunakan simple methode (menggunakan test kit uji formalin dan kunyit untuk mereduksi kadar formalin dalam ikan asin. Penelitian ini menggunakan desain penelitian berupa Pre-eksperimental dimana ikan asin akan direndam dengan larutan kunyit berdasarkan variasi waktu tertentu dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada penurunan kadar formalin pada sampel. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan hasil bahwa perendaman 15 menit dan 30 menit tidak memiliki perbedaan bermakna dengan nilai sig. 1,000 dan 0,083 sementara perendaman 45 menit dan 60 menit memiliki perbedaan bermakna dengan nilai sig. 0,043 dan 0,008 sehingga lama perendaman mempengaruhi penurunan kadar formalin pada ikan asin.
EFEKTIVITAS ECO ENZYME SEBAGAI DESINFEKTAN DALAM MENURUNKAN ANGKA KUMAN PADA PEMBERSIHAN LANTAI DI RSUD dr. MOHAMAD SOEWANDHIE SURABAYA Prihatin, Prihatin; Wahyuni, Ike Dian; Saktiawan, Yusup
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48613

Abstract

Eco Enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik seperti sisa buah dan sayur, yang mengandung senyawa aktif seperti asam asetat, enzim Tripsin, Amilase, dan Lipase yang memiliki sifat antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Eco Enzyme sebagai desinfektan dalam menurunkan angka kuman pada pembersihan lantai di RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya. Penelitian ini merupakan eksperimen murni dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design, menggunakan tiga jenis bahan pembuatan Eco Enzyme, yaitu sayur, buah, dan kombinasi keduanya. Sampel penelitian berupa 18 usap lantai toilet ruang rawat inap, yang terdiri dari 9 sebelum dan 9 sesudah perlakuan. Hasil menunjukkan bahwa Eco Enzyme memiliki karakteristik pH asam dengan nilai terendah pada bahan buah (pH 3,3), diikuti campuran (3,4), dan sayur (3,5). Warna cairan umumnya coklat tua. Terdapat penurunan signifikan angka kuman setelah pembersihan, dengan rata-rata penurunan tertinggi oleh Eco Enzyme buah sebesar 98,7%, diikuti sayur 95,7% dan campuran 87,4%. Analisis statistik One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan, serta antar jenis bahan. Regresi logistik menunjukkan bahwa Eco Enzyme sayur dan campuran berpengaruh signifikan terhadap pencapaian standar angka kuman, sementara Eco Enzyme buah tidak signifikan secara statistik. Penelitian ini membuktikan bahwa Eco Enzyme efektif digunakan sebagai alternatif desinfektan ramah lingkungan dalam menurunkan angka kuman pada lantai rumah sakit.
Analysis of Factors Affecting Work Productivity Rupiwardani, Irfany; Sari, Devita; Wahyuni, Ike Dian
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 2 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i2.2678

Abstract

Subur Makmur Istana Embroidery Malang is one of the non-formal businesses or MSMEs in Malang City in the field of convection, with the main product being mukena or embroidered clothes. The aim of this research is to analyze the factors that influence work productivity. The sampling technique used was total sampling with a sample size of 35 workers. Cross sectional research design, statistical analysis using logistic regression tests. The research instruments used in this study were questionnaires, observation sheets, fatigue instruments using Subjective feelings of fatigue from the Japan Industrial Fatigue Research Committee (IFRC). Measurement of the physical work environment using a luxmeter for light measurement, and a sound level meter to measure noise. The research results show that there is a significant influence between age, work fatigue, motivation, length of service, lighting, and wages on work productivity. Meanwhile, the noise variable has no effect on work productivity, because for workers the noise generated by sewing, embroidery and cutting machines is considered not to disturb them while working.
FAKTOR RESIKO KONDISI SANITASI RUMAH, KEAKTIFAN KADER JUMANTIK DAN TINGKAT KEPADATAN RUMAH TERHADAP KEJADIAN DBD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARJOWINANGUN KOTA MALANG Priyo Santoso, Fany Dwi; Joegijantoro, Rudy; Wahyuni, Ike Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32975

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan masih menjadi permasalahan kesehatan baik di wilayah perkotaan maupun wilayah semi- perkotaan. Provinsi Jawa Timur merupakan daerah endemik DBD,salah satunya di Puskesmas Arjowinangun wilayah Kota Malang,tahun 2023 di temukan sebanyak 48 Kasus DBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko sanitasi rumah, keaktifan kader dan tingkat kepadatan rumah terhadap kejadian DBD. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian retropektif  dengan menggunakan case control. Sampel yang digunakan sebanyak 56 responden  terdiri dari kelompok kasus dan kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan adalah Total sampling dan analisa hasil penelitian menggunakan Odd Ratio (OR) dengan tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan analisis Odds Ratio (OR) diperoleh sebesar 0,756 dengan CI = 95% yang artinya sanitasi rumah yang buruk memiliki kecenderungan untuk terjangkit DBD sebesar 0,756 atau 0,7 kali lebih kecil dibandingkan dengan sanitasi rumah yang baik. Ketidakaktifan kader Jumantik memiliki kecenderungan untuk terjangkit DBD sebesar  2,000 atau 2 kali lebih besar dibandingkan dengan keaktifan kader Jumantik. Kepadatan rumah yang tidak memenuhi sarat kesehatan memiliki kecenderungan untuk terjangkit DBD sebesar  3,000 atau 3 kali lebih besar dibandingkan dengan kepadatan rumah yang memenuhi.Dapat disimpulkan bahwa kondisi sanitasi rumah, keaktifan kader Jumantik,tingkat kepadatan rumah memiliki faktor resiko terhadap kejadian DBD.
PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP KELELAHAN KERJA KARYAWAN KONVEKSI PT. MAGNUM ATTACK KOTA MALANG Yoang Lagu, Eginius; Wahyuni, Ike Dian; Joegjiantoro, Rudy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38021

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan menggunakan metode Analitik Observasional dan pendekatan study potong- silang (Cross-Sectional). Cross sectional adalah penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara variabel independen dan variable dependen dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat. Populasi karyawan PT Magnun Attack Kota Malang secara keseluruan berjumlah 38 orang dengan pembagian masing-masing bagian yaitu 16 orang di bagian menjahit, 13 orang di bagian produksi, dan 9 orang di bagian distribusi. Uji regresi logistik menunjukkan bahwa variabel sikap kerja memiliki signifikansi sebesar 0,032< 0.05, yang berarti sikap kerja berpengaruh signifikan terhadap kelelahan kerja karyawan. Dengan angka signifikansi sebesar 0,017< 0.05, dapat disimpulkan bahwa suhu yang sesuai berkontribusi pada pengurangan tingkat kelelahan kerja. Kelembaban di PT. Magnum Attack Kota Malang memiliki pengaruh signifikan terhadap kelelahan kerja karyawan. Hasil pengukuran menunjukkan kelembaban pada pagi hari mencapai 65%, yang melebihi ambang batas yang ditetapkan, sementara siang dan sore hari berada di 46% dan 51%, yang memenuhi standar Permenkes 70 tahun 2016 (40-60%). Dengan angka signifikansi sebesar 0,045< 0.05. Kebisingan di PT. Magnum Attack Kota Malang berpengaruh signifikan terhadap kelelahan kerja karyawan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kebisingan pada pagi hari mencapai 50,75 dB, siang hari 63,74 dB, dan sore hari 68,7 dB, semua masih berada dalam batas aman yang ditetapkan oleh Permenkes 70 tahun 2016 (? 85 dB). Dengan angka signifikansi sebesar 0,037< 0.05.
PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP KELELAHAN KERJA KARYAWAN KONVEKSI PT. MAGNUM ATTACK KOTA MALANG Lagu, Eginius Yoang; Wahyuni, Ike Dian; Joegjiantoro, Rudy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38105

Abstract

Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di industri konveksi, seperti di PT Magnum Attack Kota Malang sangat penting untuk mencegah kelelahan kerja pada karyawan. Kelelahan kerja sering disebabkan oleh faktor fisik, seperti beban kerja yang tinggi, posisi tubuh yang tidak ergonomis, serta lingkungan kerja yang buruk, seperti suhu yang tidak nyaman, pencahayaan yang kurang, dan kebisingan. penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan menggunakan metode Analitik Observasional dan pendekatan study potong- silang (Cross-Sectional). Populasi karyawan PT Magnun Attack Kota Malang secara keseluruan berjumlah 38 orang dengan pembagian masing-masing bagian yaitu 16 orang di bagian menjahit, 13 orang di bagian produksi, dan 9 orang di bagian distribusi. uji regresi logistik menunjukkan bahwa variabel sikap kerja memiliki signifikansi sebesar 0,032< 0.05, yang berarti sikap kerja berpengaruh signifikan terhadap kelelahan kerja karyawan. Hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa variabel kualitas tidur memiliki angka signifikansi sebesar 0,038< 0.05, yang berarti kualitas tidur berpengaruh signifikan terhadap kelelahan kerja karyawan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa suhu pada pagi hari sebesar 24?, siang hari 30?, dan sore hari 28? semuanya memenuhi standar yang ditetapkan oleh Permenkes 70 tahun 2016, yaitu antara 18? hingga 30?. Dengan angka signifikansi sebesar 0,017< 0.05, dapat disimpulkan bahwa suhu yang sesuai berkontribusi pada pengurangan tingkat kelelahan kerja. Kelembaban di PT. Magnum Attack Kota Malang memiliki pengaruh signifikan terhadap kelelahan kerja karyawan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kebisingan pada pagi hari mencapai 50,75 dB, siang hari 63,74 dB, dan sore hari 68,7 dB, semua masih berada dalam batas aman yang ditetapkan oleh Permenkes 70 tahun 2016 (? 85 dB). Dengan angka signifikansi sebesar 0,037< 0.05.