Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) dan Serai (Cymbopogon citratus) dalam Air Minum Terhadap Persentase Bobot Usus Halus Ayam Buras J, Jalaluddin; Lahay, Nancy; A. Mujnisa
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 17 No. 2 (2023)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi ekstrak tanaman serai (Cymbopogon citratus) dan daun kelor (Moringa oleifera) dalam air minum terhadap persentase bobot usus halus (duodenum,jejenum dan ileum) ayam buras. Perlakuan pada penelitian ini terdiri dari : kontrol (P0); ekstrak daun kelor 40%+ekstrak serai 25% (P1); ekstrak daun kelor 40%+ekstrak serai 30% (P2); ekstrak daun kelor 40%+ekstrak serai 35% (P3) dan ekstrak daun kelor 40%+ekstrak serai 40% (P4). Parameter yang diamati pada penelitian ini persentase bobot usus halus (duodenum, jejenum dan ileum). Hasil penelitin menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dengan konsentrasi 40% dan tanaman serai (Cymbopogon citratus) dengan konsentrasi 25% hingga 40% dalam air minum tidak mempengaruhi persentase bobot duodenum, jejenum dan ileum ayam buras.
Teknologi Pakan Komplit dan Pemanfaatan Leguminosa sebagai Konsentrat Hijau di Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa Islamiyati, Rohmiyatul; Hasan, Syamsuddin; M. Rusdy, M. Rusdy; Nompo, Syamsuddin; Nohong, Budiman; Lahay, Nancy; Asriany, Anie; A. Syamsu, Jasmal; Rinduwati, Rinduwati; A. Mujnisa, A. Mujnisa; Doma, Jamilah; Fadhlirrahman Latief, M; Indrawirawan, Indrawirawan
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i1.428

Abstract

Desa Bontolangkasa Kecamatan Bontonompo memiliki potensi pengembangan sapi potong. Pemeliharaan ternak masih bersifat tradisional dan mengalami kendala dalam pemenuhan kualitas pakan. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan tentang pembuatan pakan komplit berbahan limbah pertanian dan pentingnya leguminosa pohon sebagai konsentrat hijau. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah penyuluhan tentang leguminosa sebagai konsentrat hijau dan demontrasi pembuatan pakan komplit berbahan limbah pertanian. Legum pohon yang diperkenalkan kepada peternak yaitu gamal, indigofera, lamtoto dan turi. Demonstrasi pembuatan pakan komplit menggunakan bahan baku lokal yang terdiri dari jerami jagung, rumput gajah, dedak padi dan starter. Jerami padi dan rumput gajah dipotong pendek dengan menggunakan mesin pencacah, selanjutnya ditambahkan dedak padi dan starter kemudian dimasukkan kedalam karung yang dilapisi plastik. Pakan komplit disimpan selama dua hingga tiga minggu dan siap untuk digunakan. Teknologi pakan komplit merupakan teknologi aplikatif dan efisien dalam manajemen pakan. Pemanfaatan legum pohon dapat menjamin ketersediaan pakan sepanjang tahun.