Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Persepsi Penyintas Covid-19 terhadap Stigma Sosial Masyarakat dan Pengaruhnya pada Interaksi Sosial Penyintas Covid-19 di Kota Banjarmasin Asiah, Nor; Imadduddin, Imadduddin
Jurnal Al-Husna Vol. 5 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Islamic Psychology Study Program, Faculty of Ushluddin and Humanities, UIN Antasari Banj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jah.v5i1.6730

Abstract

  One of the impacts of COVID-19 is the emergence of stigma against people who are positive for COVID-19. Stigma is a term that describes a situation or condition related to the point of view of something that is considered negative. This research uses quantitative methods and is processed by statistical analysis methods. The method used is the correlational method, then in this study the researcher used a purposive sampling technique. Based on the results of the study, the results showed that: In general, social interaction among COVID-19 survivors in Banjarmasin City was moderate. The results of the hypothesis test are clearly known that there is a significant contribution of 0.000 between the perception of stigma on social interaction in COVID-19 survivors in Banjarmasin City, with an effective contribution of 52.1%. Based on the data obtained from data analysis with the SPSS 23.0 software program for windows, the significance value or p value is 0.000. It is said to be significant if p < 0.05. So the results found are significant, so the hypothesis (Ha) that there is an influence of stigma perception on social interaction in COVID-19 survivors in Banjarmasin City is accepted, meaning that the stigma perception variable affects the social interaction variable.
Gambaran Presentasi Diri Narapidana dalam Grup Band Rawana Akustik Rofiqoh, Arina; Faridah, Siti; Imadduddin, Imadduddin
Jurnal Al-Husna Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Islamic Psychology Study Program, Faculty of Ushluddin and Humanities, UIN Antasari Banj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jah.v5i2.7307

Abstract

Menumbuhkan kesan tertentu dihadapan orang lain, dengan cara menata perilaku agar orang lain memaknai identitas dirinya sesuai dengan apa yang ia inginkan dapat dikatakan sebagai presentasi diri. Narapidana memerlukan upaya untuk mengungkapkan siapa dirinya kepada orang lain ketika melakukan interaksi sosial. Setiap orang memiliki harapan untuk bisa memberikan kesan yang baik kepada setiap orang disekitarnya. Sementara pada umumnya, pandangan negatif terhadap sosok narapidana cenderung masih banyak di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran presentasi diri pada narapidana yang bergabung dalam grup band Rawana Akustik Rutan Kelas IIB Pelaihari dengan lingkungan sekitarnya dan Tuhannya. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini merupakan narapidana yang tergabung dalam grup band rawana akustik, dengan jumlah sebanyak 5 orang laki-laki. Kriteria subjek utama dalam penelitian ini berdasarkan umur yaitu di atas 20 tahun dan bergabung dalam grup band rawana akustik. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa dalam mempresentasikan diri, para narapidana yang bergabung dalam grup band rawana akustik memiliki beberapa kesamaan dalam beberapa hal. Walaupun demikian jika diperhatikan dengan lebih mendalam terdapat kekhasan yang dimiliki dari masing-masing narapidana untuk menunjukkan presentasi dirinya.
Gambaran Stres Kerja Sopir Minyak Sawit Zulhijah, Nadia Rahmatika; Imadduddin, Imadduddin
Jurnal Al-Husna Vol. 5 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Islamic Psychology Study Program, Faculty of Ushluddin and Humanities, UIN Antasari Banj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jah.v5i3.11172

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan stres kerja dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan stres kerja pada sopir minyak sawit Koperasi Serikat Dakwah Islam. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa skala pendukung Perceived Stress Scala (PSS) dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa stres yang sering dialami oleh sopir adalah pada tuntutan bekerja yang menuntut mereka bekerja selama 24 jam dengan waktu yang ditentukan oleh perusahaan. Sehingga mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat. Sehingga hal ini membuat mereka mengalami kelelahan dan berdampak pada kesehatan fisik mereka. Sedangkan untuk faktor yang menyebabkan stres kerja yang mereka alami adalah ada pada faktor organisasi yang menuntut mereka bekerja selama 24 jam dengan tanggung jawab yang besar dan dengan waktu yang ditentukan oleh perusahaan.  Sedangkan untuk memulai pekerjaan mereka sering mengalami malas diakibatkan kondisi fisik yang kurang sehat.
Pengaruh Kepercayaan Diri Terhadap Perilaku Prososial pada Relawan Barisan Pemadam Kebakaran di Kecamatan Banjarmasin Selatan Rahman, Arif; Imadduddin, Imadduddin
Jurnal Al-Husna Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Islamic Psychology Study Program, Faculty of Ushluddin and Humanities, UIN Antasari Banj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jah.v6i1.12408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengedintifikasi tingkat kepercayaan diri pada relawan barisan pemadam kebakaran, tingkat perilaku prososial pada relawan barisan pemadam kebakaran, serta menganalisis pengaruh kepercayaan diri terhadap perilaku prososial pada relawan barisan pemadam kebakaran di Kecamatan Banjarmasin Selatan. Penelitian ini berjenis kuantitatif menggunakan pendekatan korelasi, sampel terdiri dari 105 orang responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kepercayaan diri pada relawan barisan pemadam pada kategori tinggi sebesar 25,7% atau 27 relawan. Tingkat perilaku prososial pada relawan barisan pemadam kebakaran pada kategori tinggi sebesar 27,6% atau 29 relawan. Pengaruh kepercayaan diri terhadap perilaku prososial pada relawan barisan pemadam kebakaran menujukan dampak positif dimana uji regresi linier sederhana memliki nilai sig. 0,000 < 0,05, sehingga Hipotesis alternatif (Ha) diterima.
The influence of executive function therapy on improving social maturity in children with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): An experimental study Hidayat, Taufik; Imadduddin, Imadduddin; Al-Hendawi, Maha; Al Afghani, Abdullah Azzam
Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Psychology and Health - Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/pjpp.v9i1.19643

Abstract

Children with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) have non-adaptive behavioral problems related to social maturity, which impact their future lives as adults, thus necessitating access to appropriate treatment. This experimental study aims to examine the effect of executive function therapy on improving social maturity in children with ADHD. It adopts a comprehensive approach, employing a one-group pretest-posttest design on 20 children with ADHD. The social maturity scores of the children in the initial examination ranged from 32 to 86, measured using the Vineland Social Maturity Scale (VSMS), and then analyzed by one-way repeated measures ANOVA using SPSS. The results show an improvement after executive function therapy (Phase III/Post-test, M = 75.90; Phase II, M = 64.00; Phase I, M = 64.30; Pre-test, M = 61.35), thus indicating a significant influence of the therapy on the improvement of the social maturity of children with ADHD, F(3; 16) = 73.9; p < .001, η_p2 = .795 showed moderate level of therapy effectiveness. This study suggested that executive function therapy is effective in improving social maturity in children with ADHD.
Konsep Kesehatan Mental: Studi Komparatif Pemikiran Al-Ghazali dan Abraham Maslow Rusmini, Rusmini; Imadduddin, imadduddin
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 19, No 2 (2023): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v19i2.14570

Abstract

Al-Ghazali merupakan salah satu tokoh Islam yang dikenal sebagai Hujjatul Islam (Pembela Islam) dan salah satu karya terbesar beliau adalah kitab ‘Ihya Ulumiddin’ dimana dalam karangan tersebut ada membahas tentang kesehatan mental. Sedangkan Abraham Maslow adalah salah satu tokoh barat yang dikenal sebagai psikolog humanistik dengan salah satu bukunya yang berjudul ‘Motivasi dan Kepribadian’ di mana dalam buku tersebut juga membahas tentang kesehatan mental. Maka dari itu penulis akan membahas terkait konsep kesehatan mental di antara pemikiran kedua tokoh tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui tentang konsep kesehatan mental dari kedua tokoh dan membandingkan konsep tersebut sehingga menemukan persamaan dan perbedaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berjenis kepustakaan (library research), dengan metode perbandingan (komparatif). Hasil dari analisis yang dilakukan penulis menemukan persamaan yaitu dari kedua tokoh tersebut mereka sama-sama membahas tentang kesehatan mental, adapun perbedaan yang ditemukan oleh penulis ditemukan dari segi ciri-ciri kesehatan mental dan prinsip untuk menjaga kesehatan mental.