Tambunan, Mangapul Parlindungan
Department Of Geography, Faculty Of Mathematics And Natural Sciences (FMIPA), Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Geosaintek

Pola Sebaran Kekeringan di Kecamatan Simpenan Menggunakan Metode SPI (Standardized Precipitation Index) Widyastuti, Ratri; Tambunan, Mangapul Parlindungan; Taqyuddin, Taqyuddin; Tambunan, Rudy Parluhutan
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monitoring kekeringan menjadi salah satu kegiatan penting yang dapat dilakukan dengan berbagai macam metode. Penelitian ini menggunakan data curah hujan hasil observasi dari stasiun pengamatan curah hujan milik BMKG yang berada di Kecamatan Simpenan, Jawa Barat, dan data produksi hasil pertanian yaitu padi sawah dan bawang merah yang merupakan salah satu komoditas unggulan di Kecamatan Simpenan, Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sebaran kekeringan di Kecamatan Simpenan berdasarkan analisis SPI (Standardized Precipitation Index) yang di kategorikan dalam 7 kelompok yaitu sangat basah, basah, agak basah, normal, kering, agak kering, sangat kering, dan juga mengetahui pengaruh kekeringan terhadap hasil produktivitas pertanian unggulan di Kecamatan Simpenan yaitu padi sawah dan bawang merah. Nilai SPI kemudian dipetakan dengan ArcGIS menggunakan metode Inverse Distance Weighted (IDW) untuk melihat pola sebaran kekeringan secara spasial. Dari hasil pengolahan didapatkan nilai SPI tertinggi terjadi pada bulan Januari hingga Februari dengan rentang nilai 1,00 s.d 1,71, yang termasuk dalam kategori agak basah hingga basah. Nilai SPI terendah terjadi pada bulan September hingga Oktober dengan rentang nilai -1,50 s.d -1,99. Kondisi kekeringan yang terjadi di Kecamatan Simpenan berpengaruh terhadap hasil produksi pertanian varietas unggulan yaitu padi sawah dan bawang merah. Produktivitas tertinggi untuk padi sawah dan bawang merah terjadi pada bulan Maret dengan hasil panen padi sawah 296 ton/ha, dan bawang merah 70 kwintal/ha. Penurunan produktivitas padi sawah dan bawang merah terjadi pada bulan Agustus dengan hasil panen padi sawah 50 ton/ha, dan bawang merah 43 kwintal/ha.
URBAN HEAT ISLAND DI KOTA TANGERANG SELATAN Prastiwi, Agita Devi; Supriatna, Supriatna; Tambunan, Rudy P.; Tambunan, Mangapul Parlindungan
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The industrial revolution opened up opportunities in changing people’s lives from an agrarian economic activity to an industry-based economy so that many people mass produced the phenomenon of migration. In 2018, 55% of the world’s population live in urban areas and by 20150 this will increase to 70 percent (United Nations, 2019). Migration disturbs the heat energy balance in urban areas as compared to suburban or surrounding areas, resulting in a temperature difference phenomenon known as urban heat island (Sharma et al. 2019). South Tangerang is one of the districts adjacent to the city of DKI Jakarta which is known as the world’s big city so it has vulnerability as a migration destination. So it is necessary to conduct a study that can provide an overview of the future phenomena of the emergence of potential urban heat island (UHI) that can be used as mitigation of the impacts of climate changes. As a results, from 2004 and 2020 there was an increase 0,30C UHI Index. The UHI phenomenon that occurs in South Tangerang City is also a result of existing developments in DKI Jakarta for areas that are directly connected to DKI Jakarta, such as Pondok Karya, Pondok Betung, and Cirendeu will experience urban growth.
Co-Authors Aditya Ramadhan Agita Devi Prastiwi Agung Syetiawan, Agung Andri A. Wibowo Annisa Putri Bayu Prasetyo Pambudi Benedict Diah Ardiani Dwi Hastuti Elok Lestari Paramita Elok Lestari Paramita, Elok Lestari Firdaus, Pramudhian Fitriani, Sarah Putri Gabriela, Vanesa Kelly Heinrich Rakuasa Heinrich Rakuasa Isranto Handoyo Putra Jaelani, Lalu Muhamad Khairullah, Muhammad Qabus Abid Khalifah Insan Nur Rahmi Khalifah Insan Nur Rahmi Kuswantoro Marko Lukman, Eva Nurrahmi Mannesa, Masita Dwi Mandini Maryanto Maryanto Masita Dwi Mandini Manessa MASITA DWI MANDINI MANESSA, MASITA DWI MANDINI Masita Dwi Mandini Mannesa Masykur, Fauzan Abdurrahman Melianus Salakory Mochamad Indrawan Muhammad Dimyat Muhammad Sufwandika Wijaya Nur Aliyah Nurina Rachmita Nurwita Mustika Sari Pambudi, Bayu Prasetyo Permatasari, Ni Ketut Feny Pinoa, W S Pras, Prasetiawan Prastiwi, Agita Devi Rakuasa, Heinrich Raldi Hendro Toro Seputro Koestoer Ratna Saraswati Revi Hernina Rezky Yunita Rianputra, M. Rafli Ariq Ristiantri, Yusniar Rah Ayu Ristiantri, Yusniar Rah Ayu Rokhmatuloh Rokhmatuloh Rudy P. Tambunan Rudy P. Tambunan Rudy P. Tambunan Rudy P. Tambunan Rudy Parluhutan Tambunan Rudy Parluhutan Tambunan Rudy Parluhutan Tambunan Rudy Parluhutan Tambunan Rudy Parluhutan Tambunan Rudy Tambunan S Supriatna Suliyanti Pakpahan Supriatna Supriatna Supriatna Supriatna Tambunan, Rudy Tambunan, Rudy Parlindungan Tambunan, Rudy Parluhutan Tambunan, Rudy Parluhutan Taqyuddin, Taqyuddin Umaya, Nesya Desfarivana Wayan Gede Krisna Arimjaya Widiastuti, Rastika Widyastuti, Ratri