Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peran Guru Dalam Mengembangkan Nilai Etika Moral Peserta Didik Sekolah Dasar Muna, Elya Nuril; Hanifah, Lailatul; Zahro, Salma Fatimatuz; Pratama, Fernadiksa Rasta Putra
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 4 No 3 (2024): Volume 4, Nomor 3, September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v4i3.1841

Abstract

pendidikan merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter, keterampilan, dan pengetahuan individu, memungkinkan mereka untuk mengatasi berbagai tantangan dalam kehidupan. Dalam konteks ini, guru berperan penting dalam pengembangan nilai etika dan moral peserta didik. Guru tidak hanya berfungsi sebagai penyampai materi pelajaran, tetapi juga sebagai panutan yang menginspirasi dan membimbing siswa melalui contoh perilaku yang baik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan memperjelas peran guru dalam memfasilitasi perkembangan etika dan moral peserta didik. Implikasi ini mencakup upaya untuk meningkatkan peran dan dukungan terhadap guru dalam mengintegrasikan nilai nilai etika dan moral dalam kurikulum dan kegiatan sehari-hari di sekolah.
Persepsi Guru Terhadap Keterlaksanaan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Malang Pratama, Fernadiksa Rasta Putra
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4051

Abstract

Berlakunya kurikulum merdeka dalam proses pembelajaran di sekolah dasar memberikan dampak positif dan negatif. Perlunya persepsi guru untuk mengetahui keterlaksanaan kurikulum merdeka guna perbaikan dan evaluasi merupakan tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan proses analisis kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 12 guru sekolah dasar yang berada di Kecamatan Pakis, Kecamatan Jabung, dan Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Data yang dianalisis bersumber dari hasil wawancara. Tahapan analisis data antara lain (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru memiliki peran penting terhadap keterlaksanaan kurikulum merdeka dalam pembelajaran, (2) perubahan kurikulum ini menimbulkan terjadinya perubahan dinamika pembelajaran di SD seperti perubahan perangkat pembelajaran, perubahan waktu belajar, dan penggunaan teknologi dalam kegiatan pembelajaran, serta (3) adanya hambatan yang dialami guru untuk mencapai pembelajaran yang efektif dalam penerapan kurikulum merdeka seperti kurangnya pengalaman dengan merdeka belajar, keterbatasan referensi, kurangnya fasilitas pembelajaran, banyaknya administrasi pembelajaran, minimnya penguasaan teknologi pembelajaran, dan kurangnya pelatihan.
Embodied Cognition in the Neuro-Sports Learning Model: A Cognitive Intervention Strategy in Elementary School Physical Education Fauzen, M. Nur Ridwan; Pratama, Fernadiksa Rasta Putra; Pratama, Indra Gunawan
Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) Vol. 9 No. 1 (2025): Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan)
Publisher : Physical Education, Health and Recreation Study Program, Universitas Insan Budi Utomo, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/jp.jok.v9i1.2554

Abstract

This study aims to analyze the application of embodied cognition within the Neuro-Sports Learning (NSL) model as a cognitive intervention strategy in elementary school physical education. The research employed a quasi-experimental, pretest–posttest control-group design, involving two groups: an experimental group receiving instruction through the NSL model based on embodied cognition and a control group engaged in conventional physical education instruction. The participants consisted of 65 elementary school students in Blitar Regency, selected through purposive sampling. Data were collected using the Digit Span Test, D2 Test of Attention, and Cognitive Flexibility Test, and analyzed through t-tests and Repeated Measures ANOVA using SPSS. The findings revealed that the NSL model had a significant effect on enhancing students’ cognitive capacity (p < 0.001) with a large effect size (Cohen’s d = 1.05–1.41). The most significant improvement was observed in working memory and attention, both rated “excellent.” These results demonstrate that integrating embodied cognition principles into the NSL model effectively optimizes brain function by combining structured physical activities with cognitive challenges. The study contributes to the growing body of research on neuroscience-based physical education and provides practical insights into designing cognitively engaging movement-based learning experiences for young learners.
Media Paper Doll Interaktif Berbasis AI sebagai Penguat Nilai Pancasila untuk Peserta Didik Sekolah Dasar Jannah, Latifatul; Pratama, Fernadiksa Rasta Putra
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Paper Doll Interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana penguatan nilai-nilai Pancasila pada peserta didik sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan mampu menanamkan nilai toleransi, kebhinekaan, serta kerja sama sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Borg and Gall yang disederhanakan. Penelitian dilaksanakan di SD Mungkung 2 Rejoso Nganjuk dengan subjek penelitian siswa kelas V. Produk yang dikembangkan berupa media Paper Doll Interaktif berbasis AI yang terdiri atas lima tokoh dengan latar belakang agama berbeda, lembar latar tempat, serta perlengkapan pendukung permainan peran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Paper Doll Interaktif berbasis AI dinilai layak dan menarik digunakan dalam pembelajaran, serta mampu memfasilitasi siswa dalam memahami dan mempraktikkan nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan bermain peran dan pemecahan masalah. Dengan demikian, media ini berpotensi menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran penguatan karakter di sekolah dasar.
Perspektif Guru Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Arista, Trio; Pratama, Fernadiksa Rasta Putra
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2576

Abstract

Penelitian ini mengkaji perspektif guru yang secara langsung mengimplementasikan kurikulum merdeka di sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Minggirsari dan SDN Tuliskriyo 01 dengan subyek penelitian yaitu guru kelas I sampai dengan guru kelas VI. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan skala likert.Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Perspektif guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka adalah positif, guru melihat Kurikulum Merdeka dapat menciptakan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada penguatan karakter ; 2) Perspektif guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka yang mengarah pada indikator pembelajaran yang terdeferensiasi dalam kriteria sangat setuju yaitu 33%, jawaban setuju 67%. Pada indikator materi esensial dalam kriteria sangat setuju 83% , jawaban setuju 13% . Pada indikator pembelajaran berpusat pada peserta didik dalam kriteria sangat setuju 67%, jawaban setuju 33%. Pada indikator pembelajaran berbasis P5 dalam kriteria sangat setuju 42%, jawaban setuju 58%. Pada indikator pembelajaran kontekstual dan menyenangkan dalam kriteria sangat setuju 83%,jawaban setuju 17%. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif dan membantu meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan.