Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : AGREGAT

ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS AKIBAT AKTIFITAS PADA KAWASAN PASAR TURI BARU SURABAYA Hapsari, Yunita Tri; Sholichin, Ibnu; Estikhamah, Fithri
AGREGAT Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i1.21282

Abstract

The increase in road traffic has caused traffic jams in the market area of New Turi Surabaya. The traffic jams on this street were caused by visitors' exits to the Surabaya New Turi Market. In this study on traffic impact analysis was carried out to find out the performance of bridges, side obstacles, level of service in the area of New Turi Market Surabaya. This study uses the intersection method guided by the 2014 Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI) on Traffic Signalling Tool Abnormalities. (APILL). This research was conducted for a week in busy hours. From the results of the calculation of traffic performance, obtained the saturation degree (DJ) Highway Dupak by 0.91, Market Road Turi by 0,93, Tembaan Road by 0.89, Semarang Road by 0.091. Whereas for saturation degrees (dJ) with APILL in the conditions of existing Road Dupak By 0.93 and the average delay (T) = 36.96 seconds/skr, Market Street Turi was 0.92 and the mean delay(T) was 49.76 seconds/sk, Tembaan Street was 0.89 and the medium delay was (T)) = 40.34 seconds/kr, Semarang Street was (0.93 and average delays(T)) was (49.02 seconds/sek). The highest saturation degree (DJ) is 0.93 with the level of service (LOS) E, because the area belongs to the crowded and center of market activity and the density of traffic flows.
Analisis Perbandingan Perencanaan Perkerasan Lentur Metode Bina Marga 2017 Dan AASHTO 1993 Dengan Menggunakan Program Kenpave Pada Frontage Road Waru-Buduran Sidoarjo (STA 0+000 – 9+400) Priambudi, Dimas Akbar; Sholichin, Ibnu; Fatikasari, Aulia Dewi
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): .
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.23856

Abstract

Pertumbuhan dan mobilitas penduduk yang bertambah akan mempengaruhi volume lalu lintas dan beban yang diterima oleh perkerasan jalan. Pada pembangunan Frontage Road Waru-Buduran, yang menghubungkan tiga kecamatan dengan panjang 9,4 kilometer digunakan perkerasan lentur, dimana perkerasan tersebut menggunakan aspal untuk mengikat campuran agegatnya dan memiliki karakteristik utama yang bersifat elastis. Pada penelitian ini akan dilakukan perbandingan perencanaan tebal perkerasan menggunakan Bina Marga 2017 dan AASHTO 1993, biaya dan program KENPAVE untuk menganalisis dampak beban lalu lintas terhadap tegangan dan regangan serta jenis kerusakan pada struktur jalan. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa tebal perkerasan menggunakan AASHTO 1993 membutuhkan 90 cm, sedangkan Bina Marga 2017 membutuhkan 63 cm dengan selisih biaya sebesar Rp 9,14 miliar menunjukkan bahwa metode Bina Marga 2017 dapat dikatakan lebih efisien dari segi ketebalan dan biaya. Dalam kontrol repetisi beban lalu lintas, kedua metode tersebut mampu mencapai umur rencana berdasarkan jenis kerusakan fatigue cracking dan rutting. Namun, analisis kerusakan permanent deformation menunjukkan bahwa bebana yang direncanakan melebihi kapasitas beban yang dapat ditanggung struktur perkerasan pada metode Bina Marga 2017 (19.991.072 ESAL) dan AASHTO 1993 (161.210.657 ESAL), yang mengindikasikan jalan tersebut akan mengalami kerusakan sebelum mencapai umur yang direncanakan.
Analisis Perbandingan Perencanaan Perkerasan Lentur Metode Bina Marga 2017 Dan AASHTO 1993 Dengan Menggunakan Program Kenpave Pada Frontage Road Waru-Buduran Sidoarjo (STA 0+000 – 9+400) Priambudi, Dimas Akbar; Sholichin, Ibnu; Fatikasari, Aulia Dewi
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.23856

Abstract

Pertumbuhan dan mobilitas penduduk yang bertambah akan mempengaruhi volume lalu lintas dan beban yang diterima oleh perkerasan jalan. Pada pembangunan Frontage Road Waru-Buduran, yang menghubungkan tiga kecamatan dengan panjang 9,4 kilometer digunakan perkerasan lentur, dimana perkerasan tersebut menggunakan aspal untuk mengikat campuran agegatnya dan memiliki karakteristik utama yang bersifat elastis. Pada penelitian ini akan dilakukan perbandingan perencanaan tebal perkerasan menggunakan Bina Marga 2017 dan AASHTO 1993, biaya dan program KENPAVE untuk menganalisis dampak beban lalu lintas terhadap tegangan dan regangan serta jenis kerusakan pada struktur jalan. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa tebal perkerasan menggunakan AASHTO 1993 membutuhkan 90 cm, sedangkan Bina Marga 2017 membutuhkan 63 cm dengan selisih biaya sebesar Rp 9,14 miliar menunjukkan bahwa metode Bina Marga 2017 dapat dikatakan lebih efisien dari segi ketebalan dan biaya. Dalam kontrol repetisi beban lalu lintas, kedua metode tersebut mampu mencapai umur rencana berdasarkan jenis kerusakan fatigue cracking dan rutting. Namun, analisis kerusakan permanent deformation menunjukkan bahwa bebana yang direncanakan melebihi kapasitas beban yang dapat ditanggung struktur perkerasan pada metode Bina Marga 2017 (19.991.072 ESAL) dan AASHTO 1993 (161.210.657 ESAL), yang mengindikasikan jalan tersebut akan mengalami kerusakan sebelum mencapai umur yang direncanakan.
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS AKIBAT AKTIFITAS PADA KAWASAN PASAR TURI BARU SURABAYA Hapsari, Yunita Tri; Sholichin, Ibnu; Estikhamah, Fithri
AGREGAT Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i1.21282

Abstract

The increase in road traffic has caused traffic jams in the market area of New Turi Surabaya. The traffic jams on this street were caused by visitors' exits to the Surabaya New Turi Market. In this study on traffic impact analysis was carried out to find out the performance of bridges, side obstacles, level of service in the area of New Turi Market Surabaya. This study uses the intersection method guided by the 2014 Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI) on Traffic Signalling Tool Abnormalities. (APILL). This research was conducted for a week in busy hours. From the results of the calculation of traffic performance, obtained the saturation degree (DJ) Highway Dupak by 0.91, Market Road Turi by 0,93, Tembaan Road by 0.89, Semarang Road by 0.091. Whereas for saturation degrees (dJ) with APILL in the conditions of existing Road Dupak By 0.93 and the average delay (T) = 36.96 seconds/skr, Market Street Turi was 0.92 and the mean delay(T) was 49.76 seconds/sk, Tembaan Street was 0.89 and the medium delay was (T)) = 40.34 seconds/kr, Semarang Street was (0.93 and average delays(T)) was (49.02 seconds/sek). The highest saturation degree (DJ) is 0.93 with the level of service (LOS) E, because the area belongs to the crowded and center of market activity and the density of traffic flows.