Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Kemampuan Gerakan Lokomotor Anak Melalui Permainan Enggrang Bathok Usia 3-4 Tahun Destiyani, Jesiska; Hariyanti, Dwi Prasetiyawati Diyah; Purwadi, Purwadi
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 11, No 2 (2022): Desember 2022 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v11i2.13246

Abstract

AbstractThe ability of locomotor movement is a movement to move the body in different ways, so it is indicated by the movement of the body from one place to another. Bathok hornbill is a traditional game passed down from the ancestors with natural products made of coconut shells that are easy to play together or individually and can be contested. The purpose of this study was to analyze the locomotor movement abilities of children through the bathok enggrang game. This type of research is qualitative research. The research method used is descriptive qualitative method. Data collection methods used were observation, interview and documentation. The validity of the data in this study by increasing the persistence in research, triangulation, discussion. Data analysis techniques are data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that the locomotor movement ability of children through the bathok enggrang game at TPA Pena Prima Semarang resulted in different locomotor movement abilities of children from one another. This is because each child shows development according to their respective abilities. The suggestion that can be conveyed is that the teacher can support the development of the child's locomotor movement ability to develop optimally through learning bathok enggrang.Keywords: locomotor motion, bathok enggrang gameAbstrakKemampuan gerakan lokomotor adalah gerakan untuk memindahkan tubuh dengan cara yang berbeda sehingga ditunjukkan dengan adanya perpindahan tubuh dari satu tempat ke tempat lain. Enggrang bathok adalah permainan tradisional yang turun temurun dari nenek moyang dengan buatan alami dari tempurung kelapa yang mudah dimainkan dalam bersama-sama atau individu dan dapat dilombakan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan gerak lokomotor anakĀ  melalui permainan enggrang bathok. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian ini dengan cara peningkatan ketekunan dalam penelitian, triangulasi, diskusi. Tehnik analisis data berupa koleksi data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan gerakan lokomotor anak melalui permainan enggrang bathok di TPA Pena Prima Semarang mendapatkan hasil kemampuan gerakan lokomotor anak berbeda-beda satu sama lain. Hal tersebut dikarenakan, setiap anak menunjukkan perkembangan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Saran yang dapat disampaikan adalah supaya guru dapat mendukung perkembangan kemampuan gerakan lokomotor anak agar berkembang secara optimal melalui pembelajaran enggrang bathok.Kata kunci: gerak lokomotor, permainan enggrang bathok
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DI TK TERHADAP KREATIVITAS ANAK DI KOTA SEMARANG Purwadi, Purwadi; Hariyanti, Dwi Prasetiyawati Diyah
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i1.1171

Abstract

Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
PERMAINAN EDUKATIF KABATHOK DI KB HAPPY HOLY KIDS SOETA SEMARANGTAHUN PELAJARAN 2016/2017 Dhomanita, Yedida Ayu; Hariyanti, Dwi Prasetiyawati Diyah
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1180

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa aspek perkembangan sosial emosional yang diharapkan dicapai anak dalam rentang usia 0 sampai 6 tahun meliputi kesadaran diri, rasa tanggung jawab dan perilaku prososial. Permasalahan yang terjadi pada anak usia 3- 4 tahun KB Happy Holy Kids Soeta Semarang tahun pelajaran 2016/2017 adalah kurangnya rasa percaya diri anak untuk berinteraksi dengan guru dan teman. Minimnya keberanian anak untuk tampil di depan kelas karena terbiasa ditunggu orang tua di dalam kelas.Kurangnya kerjasama anak dengan teman sebaya dalam melakukan kegiatan karena kebanyakan anak masih mengedepankan sikap egosentris dan merasa minder.Seringnya anak untuk memilih-milih teman dalam bergaul.Kurangnya ketertarikan anak dengan Alat Permainan Edukatif yang dilakukan teman.Anak lebih suka melakukan permainan yang terbuat dari bahan modern. Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan sosial anak melalui bermain Alat Permainan Edukatif Kabathok untuk anak usia 3- 4 tahun KB Happy Holy Kids Soeta Semarang tahun pelajaran 2016/2017? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan sosial anak melalui bermainAlat Permainan Edukatif Kabathok untuk anak usia 3- 4 tahun KB Happy Holy Kids Soeta Semarang tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah anak pada kelompok KB yang berjumlah 16 anak terdiri dari 6 anak laki-laki dan 10 anak perempuan tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, dimana tiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan tahap refleksi. Peningkatan kemampuan sosial anak melalui bermain Alat Permainan Edukatif Kabathok untuk anak usia 3- 4 tahun KB Happy Holy Kids Soeta Semarang tahun pelajaran 2016/2017 pada penelitian ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan persentase pada siklus I yaitu 37,5% dalam kategori baik dan karena ada penyempurnaan dari beberapa kekurangan siklus I pada siklus II meningkat menjadi 75% dalam kategori baik. Berdasarkan penelitian yang suah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dengan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan melalui Kabathok dapat meningkatkan sosial anak. Saran dari hasil penelitian ini adalah Guru dapat menerapkan media bermain Kabathok pada kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan aktifitas belajar anak sehingga aspek perkembangan belajar anak dapat ditingkatkan
UPAYA MENINGKATKAN GERAK LOKOMOTOR ANAK MELALUI PERMAINAN ENGKLEK UNTUK KELOMPOK A TK KUNCUP SARI SEMARANG TAHUN AJARAN 2015/2016 Amalina, Rizky; Hariyanti, Dwi Prasetiyawati Diyah
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i1.1175

Abstract

Peningkatan gerak lokomotor anak melalui permainan engklek pada kelompok A TK Kuncup Sari Semarang tahun ajaran 2015/2016 pada penelitian ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan persentase pada siklus I yaitu 33,33% dalam kategori baik dan karena ada penyempurnaan dari beberapa kekurangan siklus I pada siklus II meningkat menjadi 86,66% dalam kategori baik. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dengan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan melalui permainan engklek dapat meningkatkan gerak lokomotor anak.