Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Anggaran Dan Realisasi Biaya Tenaga Kerja Langsung Pada Perusahaan Manufaktur Tempe Tahun 2025 Muammar Khaddafi; Ulya Suhaila Umri; Yasyfa Hauna Varin; Nur Fauziah; Ardiansyah Ardiansyah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggaran untuk tenaga kerja langsung adalah elemen vital dalam perencanaan biaya produksi karena berkaitan erat dengan kelancaran operasional dan efisiensi biaya di dalam perusahaan. Perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur, termasuk di sektor pengolahan pangan seperti pembuatan tempe, perlu menyusun anggaran tenaga kerja yang realistis untuk menghindari pemborosan dan kekurangan dalam sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penyusunan target anggaran untuk tenaga kerja langsung, realisasi biaya tenaga kerja, serta tingkat pencapaian anggaran yang diharapkan selama tahun 2025 di perusahaan yang memproduksi tempe. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang dianalisis mencakup target waktu kerja, tarif upah per jam, anggaran biaya tenaga kerja, serta pencapaian jam kerja dan biaya tenaga kerja langsung pada tiga departemen produksi, yakni Preparation, Packing, dan Quality Control. Analisis dilakukan dengan membandingkan anggaran yang ditargetkan dan pencapaiannya untuk mengetahui perbedaannya serta menilai efisiensi dan produktivitas dari tenaga kerja. Hasil dari studi menunjukkan bahwa pengeluaran untuk tenaga kerja langsung pada tahun 2025 sepenuhnya memenuhi sasaran anggaran yang telah ditentukan, dengan tingkat pencapaian mencapai 100% dan tanpa adanya perbedaan anggaran. Ini menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan metode perencanaan dan pengelolaan biaya tenaga kerja yang efisien. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perusahaan manufaktur kecil dan menengah dalam merencanakan dan mengelola anggaran tenaga kerja dengan lebih baik