Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PELAKSANAAN SANITASI DAN HIGIENE PEMBUATAN BEKASAM DI DESA MERANJAT OGAN ILIR SUMATERA SELATAN Rinto Rinto; Indah Widiastuti; Susi Lestari; Rodiana Nopianti; Shanti Dwita Lestari; Gama Dian Nugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu dan kemanan pangan merupakan salah satu parameter standar yang harus dipenuhi produk pangan. Pada industri makanan ataupun usaha mikro kecil menengah (UMKM), salah satu usaha yang bisa dilakukan untuk menjaga mutu produk pangan adalah dengan menerapkan sanitasi dan higiene selama proses produksi/pengolahan. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan sosialisasi sanitasi dan higiene pada industri (UMKM) produk pangan yang bertujuan memberikan transfer knowledge tentang sanitasi dan higiene yang dilaksanakan di UMKM bekasam Desa Meranjat 2, Kecamatan Indralaya Selatan, Ogan Ilir. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi secara langsung melalui penyuluhan dan pendampingan pelaksanaan sanitasi dan higiene. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan kepada lebih dari 30 UMKM di Desa Meranjat 2. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan materi secara langsung dan melalui penyebaran/pembagian leaflet. Kegiatan berjalan dengan baik yang dilihat dari pengetahuan terkait sanitasi dan higiene meningkat dari 23% menjadi 78%. Kegiatan pendampingan sebagai upaya evaluasi juga dilakukan untuk melihat secara langsung terhadap pelaksanaan kegiatan proses produksi bekasam dan produk perikanan lainnya di Desa Meranjat 2, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
FORMULATION FLAKES CEREAL OF LOTUS (Nelumbo nucifera) AND SEAWEED (Eucheumma cottoni) AS FUNCTIONAL FOOD Sherly Ridhowati; Ainur Rohmania; Rinto Rinto; Gama Dian Nugroho; Puspa Ayu Pitayati; Siti Hanggita Rachmawati; Ace Baehaki; Aldila Din Pangawikan
Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i3.837

Abstract

The swamp waters in Indonesia are dominated by lotus plants, especially lotus seeds which are abundant but limited in processing. This study aimed to determine formulation flakes cereal from the composition of lotus seed (Nelumbo nucifera) and seaweed (Eucheumma cottoni) flour as functional food. This research was carried out in a laboratory experiment using the Completely Randomized Design (CRD) method with 4 treatment (100% tapioca; 50% tapioca, 20% lotus, 30% seaweed; 20% tapioca, 30% lotus, 50% seaweed, and 30% tapioca, 50% lotus, 20% seaweed) with 3 replications.The parameters were consisted of chemical analysis (moisture content, ash, fat, protein, carbohydrates, and crude fiber ), physical (water absorpsion and solubily index), and sensory. The results have showed that the moisture (3.13% - 3.61%), ash (1.03% - 8.25%), fat (8.38% - 9.19%), protein (1.45% - 10.96%), carbohydrates (67.69% - 86.71%), crude fiber (1.08% - 5.73%). For the water absorpsion index has ranged from 11 g/g to 5,07 g/g. and water solubily index levels ranged from 0,017g/mL to 0,057g/mL. While the sensory analysis showed a significant effect on the value of aroma and color, but not a significant effect on the value of taste and texture.