Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PERBANKAN SYARI’AH TERHADAP INDUSTRI KREATIF DI SUMATERA UTARA TAHUN 2006 - 2015 Andri Soemitra, Erni Yusnita Siregar Saparuddin Siregar
JURNAL EKONOMI DAN BISNIS ISLAM Vol 2 No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Juni-Desember 2017
Publisher : IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.94 KB) | DOI: 10.32505/v4i1.1235

Abstract

This article aims to determine how much  is the influence the Total Labor, Total Company, Total Export and Total shari?ah Financing, to the GDP of Creative Industries in North Sumatra Indonesia. The research method used is quantitative approach using path analysis with multiple linear regression analysis/ OLS (Ordinary Least Squared). The data used in this research is time series data in the period from 2006 -  2015. The study found that about 76,2% variable Total Labor, Total Company, Total Export and Total shari?ah Financing simultaneously influence the GDP of Creative Industries in North Sumatra in the period 2006 ? 2015, while 23.8% is explained by other factors. Partially the Total Labor, Total Company, Total Export and Total shari?ah Finance, also giving effect to real GDP of Creative Industries in North Sumatra.
Kerangka Kerja Kebijakan Moneter Dalam Islam Erni Yusnita Siregar
JURNAL AL-IQTISHAD Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jiq.v17i2.14154

Abstract

Fokus utama kerangka kerja kebijakan moneter dalam Islam yakni pada pemeliharaan perputaran sumber daya ekonomi, dengan hukum – hukum syariah seperti ketiadaan suku bunga dalam ekonomi, sehingga tidak ada alasan bagi para pemegang dana untuk menahan uangnya di pasar keuangan. Semakin berkembang pasar keuangan berdampak pada peningkatan jumlah uang di pasar keuangan yang menjadikan gap antara sektor moneter dan riil semakin meningkat. Jadi, dapat dikatakan bahwa sebenarnya perlu ada instrument – instrument lain, selain suku Bunga, dalam memecahkan masalah – masalah perekonomian. Kebijakan moneter Islam mengantarkan pada pola regulator untuk mengurangi gap jumlah uang antara sektor riil dan sektor moneter dengan menghilangkan transaksi dan produk di pasar keuanganyang tidak dilandasi oleh usaha produktif di sektor riil. Peningkatan usaha produktif di sektor riil dapat mendorong perputaran uang di perekonomian (velocity of money). Maka dari itu, perhatian regulasi moneter tidak hanya tertuju pada konsep money supply, apalagi suku bunga melainkan pada perputaran sumber daya (uang) dalam perekonomian. Penulis akan mengumpulkan data melalui beberapa sumber primer dan sekunder. Kemudian semua data akandi paparkan secara deskriptif dan analitatif. Penulisfokus pada makna yang terdapat dalam suatu fenomena yang diteliti, yang dapat digali dari persepsi objek penelitian dengan judul Analisis Kerangka Kerja Ekonomi Moneter dalam Islam.Fokus utama kerangka kerja kebijakan moneter dalam Islam yakni pada pemeliharaan perputaran sumber daya ekonomi, dengan hukum – hukum syariah seperti ketiadaan suku bunga dalam ekonomi, sehingga tidak ada alasan bagi para pemegang dana untuk menahan uangnya di pasar keuangan. Semakin berkembang pasar keuangan berdampak pada peningkatan jumlah uang di pasar keuangan yang menjadikan gap antara sektor moneter dan riil semakin meningkat. Jadi, dapat dikatakan bahwa sebenarnya perlu ada instrument – instrument lain, selain suku Bunga, dalam memecahkan masalah – masalah perekonomian. Kebijakan moneter Islam mengantarkan pada pola regulator untuk mengurangi gap jumlah uang antara sektor riil dan sektor moneter dengan menghilangkan transaksi dan produk di pasar keuanganyang tidak dilandasi oleh usaha produktif di sektor riil. Peningkatan usaha produktif di sektor riil dapat mendorong perputaran uang di perekonomian (velocity of money). Maka dari itu, perhatian regulasi moneter tidak hanya tertuju pada konsep money supply, apalagi suku bunga melainkan pada perputaran sumber daya (uang) dalam perekonomian. Penulis akan mengumpulkan data melalui beberapa sumber primer dan sekunder. Kemudian semua data akandi paparkan secara deskriptif dan analitatif. Penulisfokus pada makna yang terdapat dalam suatu fenomena yang diteliti, yang dapat digali dari persepsi objek penelitian dengan judul Analisis Kerangka Kerja Ekonomi Moneter dalam Islam.
Analisis Mekanisme Pasar Menurut Perspektif Islam di Kabupaten Mandailing Natal Erni Yusnita Siregar
ISLAMIC BUSINESS and FINANCE Vol 1, No 1 (2020): ISLAMIC BUSINESS and FINANCE
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ibf.v1i1.9486

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Mekanisme Pasar (Menurut Perspektif Islam di Kabupaten Mandailing Natal)”. Adapun latar belakang penelitian ini adalah bahwa pasar merupakan elemen penting dalam ekonomi yang dapat mewujudkan kemaslahatan dan kesejahteraan hidup manusia. Namun pada kenyataanya pasar yang selama ini berkembang khususnya di Indonesia hanya tertuju pada upaya pemaksimalan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya semata dan cenderung terfokus pada kepentingan sepihak. Untuk itu peneliti melakukan studi pustaka terhadap mekanisme pasar menurut perspektif Islam khususnya di Kabupaten Mandailing Natal Agar mekanisme pasar dapat berjalan dengan baik dan memberikan mutual goodwill bagi para pelakunya, maka nilai – nilai moralitas mutlak ditegakkan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis yaitu suatu metode yang meneliti status kelompok manusia, objek, suatu kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang dengan tujuan membuat deskripsi, gambaran atau lukisan sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat, serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. Maka penelitian ini menghasilkan temuan bahwa: Mekanisme pasar yang sesuai dengan perpektif Islam yaitu mekanisme pasar yang sesuai dengan syariat Islam dengan menerapkan nilai syariah dalam prespektif mikro yang menekankan aspek kompetensi/ profesionalisme dan sikap amanah, sedangkan dalam prespektif makro  nilai-nilai syariahnya menekankan aspek distribusi, pelarangan riba dan kegiatan ekonomi yang tidak memberikan manfaat secara nyata kepada sistem perekonomian serta melibatkan pemerintah sebagai pengawas yang memberikan pengaturan maupun pelaksanaan kegiatan ekonomi yang tidak mampu dilaksanakan oleh masyarakat.
PENGARUH KOMUNIKASI DAN KEBIJAKAN UU ITE TERHADAP TINDAK PIDANA PENIPUAN JUAL BELI BARANG ONLINE DI INSTAGRAM Erni Yusnita Siregar
Eksekusi : Journal Of Law Vol 3, No 1 (2021): Eksekusi : Journal Of Law
Publisher : Universitas Islam Negeri sultan syarif kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/je.v3i1.12592

Abstract

Dalam media internet, kejahatan yang sering terjadi adalah penipuan dengan mengatas namakan bisnis jual beli dengan menggunakan media internet yang menawarkan berbagai macam produk penjualan. Banyak kasus dimana saat uang sudah dikirim oleh si pembeli, barang yang seharusnya dikirim oleh si penjual tidak dikirim atau barang yang dikirim berbeda tidak sesuai informasi yang diberikan oleh si penjual. Oleh sebab itu dibutuhkan Tindakan hukum untuk memberikan efek jera terhadap para penipu jual beli online tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tentang bagaimana pengaruh komunikasi dan kebijakan UU ITE terhadap tindak pidana penipuan jual beli barang online di Instagram dengan pendekatan yuridis normatif untuk menganalisis secara kritis norma hukum pidana terhadap tindak pidana penipuan jual beli barang online di Instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah normatif. Sumber data yang didapat adalah data sekunder. Hasil penelitian ini membahas kebijakan hukum terhadap tindak pidana yang mengatur perlindungan konsumen. Kata Kunci: Komunikasi, Kebijakan UU ITE, Penipuan Online
ANALISIS PENGARUH PERBANKAN SYARI’AH TERHADAP INDUSTRI KREATIF DI SUMATERA UTARA TAHUN 2006 - 2015 Erni Yusnita Siregar Saparuddin Siregar Andri Soemitra
J-EBIS (Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/v4i1.1235

Abstract

This article aims to determine how much is the influence the Total Labor, Total Company, Total Export and Total shari’ah Financing, to the GDP of Creative Industries in North Sumatra Indonesia. The research method used is quantitative approach using path analysis with multiple linear regression analysis/ OLS (Ordinary Least Squared). The data used in this research is time series data in the period from 2006 - 2015. The study found that about 76,2% variable Total Labor, Total Company, Total Export and Total shari’ah Financing simultaneously influence the GDP of Creative Industries in North Sumatra in the period 2006 – 2015, while 23.8% is explained by other factors. Partially the Total Labor, Total Company, Total Export and Total shari’ah Finance, also giving effect to real GDP of Creative Industries in North Sumatra.
Analisis Potensi Pendirian Bank Wakaf Mikro Di Yayasan Pendidikan Islam Padang Lawas (YPIPL) Gunungtua Edi Marjan Nasution; Vebri Sugiharto; Erni Yusnita Siregar
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 6, No 2 (2022): EDUNOMIKA : Vol. 06, No. 02, 2022
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v6i2.4891

Abstract

Efforts to strengthen the Islamic Economy can be implemented by establishing Micro Waqf Banks within foundations and Islamic boarding schools. The presence of the Micro Waqf Bank is expected to be able to empower the community's economy, especially in the foundation environment. The presence of the Micro Waqf Bank at the Padang Lawas Islamic Education Foundation aims to facilitate financing to the community. This research uses qualitative research with descriptive research type. The subjects of this study were the administrators (YPIPL) of the Padang Lawas Islamic Education Foundation. Data collection techniques using interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that the existence of BWM within the foundation is feasible and very urgent. The obstacle is that there is no socialization carried out by related parties to the Padang Lawas Islamic Education Foundation (YPIPL) regarding this Micro Waqf Bank. Keywords: potential, foundation, micro waqf bank. Abstrak Upaya penguatan Ekonomi Islam dapat diberlakukan dengan mendirikan Bank Wakaf Mikro di lingkungan yayasan maupun pesantren. Kehadiran Bank Wakaf Mikro diharapkan mampu memberdayakan ekonomi masyarakat khususnya di lingkungan yayasan. Hadirnya Bank Wakaf Mikro di Yayasan Pendidikan Islam Padang Lawas bertujuan untuk memudahkan pembiayaan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian diskriptif. Subjek penelitian ini adalah pengurus (YPIPL) Yayasan Pendidikan Islam Padang Lawas. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan BWM dilingkungan yayasan sudah layak dan sangat mendesak. Hambatan yang dimiliki belum adanya sosialisasi yang dilakukan pihak terkait ke (YPIPL) Yayasan Pendidikan Islam Padang Lawas) tentang Bank Wakaf Mikro ini. Kata kunci: potensi, yayasan, bank wakaf mikro.
Paradigma Pembangunan Ekonomi Konvensional dan Pembangunan Ekonomi Islam Erni Yusnita Siregar
ISLAMIC BUSINESS and FINANCE Vol 3, No 2 (2022): ISLAMIC BUSINESS and FINANCE
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ibf.v3i2.19341

Abstract

This research is entitled the different paradigms of conventional economic development and Islamic economic development. The background of this research is that there are differences between Islamic economics and conventional economics in the field of development both from the aspects of methodology, principles, principles and scope. For this reason, researchers conducted a literature study on the differences in the paradigms of conventional economic development and Islamic economic development. The method used is descriptive analysis method, which is a method that examines the status of human groups, objects, conditions, a system of thought, or a class of events at the present time with the aim of making systematic, factual and accurate descriptions, drawings or drawings of facts, nature, as well as the relationship between the phenomena investigated. So this study resulted in findings that: the paradigm (worldview) that underlies Islamic development economics is different from conventional economics. Islamic development economics is formed based on the Islamic worldview which places the main guide in carrying out life activities (including economic activities both individually and as entities or groups) originating from the Al-Qur'an and Al-Hadith. Conventional development economics has fundamental differences with Islamic development economics. Conventional development economics has not been able to fully meet the needs of Islamic society in terms of knowledge, fulfillment of basic needs, and accommodating the basic motives of economics so that the presence of Islamic economic development is indispensable
Limbah Gelas Plastik Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Hiasan Dinding pada Siswa SD Negeri No. 101230 Situmba Kec. Sipirok Enni Sari Siregar; Erni Yusnita Siregar
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 2 (2023): April, Pages 121 - 220
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v4i2.779

Abstract

Permasalahan lingkungan seperti limbah yang sampai saat ini terus diupayakan penyelesaiannya sudah selayaknya menjadi perhatian khusus, dimana hal ini apabila dibiarkan secara terus menerus akan menyebabkan dampak yang lebih banyak, terutama bagi kesehatan manusia. Limbah plastik kini banyak ditemukan diberbagai tempat terutama di sekolah, karena plastik digunakan sebagai wadah berbagai macam produk karena dianggap praktis. Sebagai salah satu upaya mengurangi masalah ini, penulis melakukan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) dengan memberikan pelatihan kepada anak-anak berupa limbah gelas plastik yang dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan hiasan dinding agar anak-anak dapat termotivasi untuk meningkatkan kreatifitas dengan memanfaatkan limbah yang sangat mudah mereka jumpai. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Negeri No. 101230 Situmba Kec. Sipirok. Metode yang digunakan adalah dengan pelatihan yang dimulai dengan memberikan penjelasan dan mendemonstrasikan  kepada siswa tentang bagaimana cara mengolah limbah plastik yang dalam kegiatan ini dipergunakan kemasan minuman ringan sebagai bahan dasar pembuatan hiasan dinding. Dari hasil pelaksanaan pelatihan siswa langsung mendapatkan informasi tentang bahaya limbah plastik terhadap keberlangsungan ekosistem di masa yang akan datang. Selanjutnya meningkatnya pengetahuan dan pemahaman siswa tentang olahan limbah plastik menjadi barang bernilai.
Analisis Perkembangan Industri Kreatif Sektor Kerajinan Di Mandailing Natal Siregar, Erni Yusnita; Rahmah, Rizka Ar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.7924

Abstract

Industri Kreatif berperan dalam perekonomian suatu bangsa terutama dalam menghasilkan pendapatan, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan penerimaan masyarakat. Industri kreatif ini cukup membantu meningkatkan kesejateraan masyarakat Mandailing Natal. Pelaku industri selain berorientasi untuk meningkatkan hasil produksinya juga ikut serta dalam membantu pendapatan para pekerjanya. Membantu mengurangi jumlah pengangguran dan membantu mensejahterakan para pegawai. Pengembangan Industri Kreatif khususnya sektor kerajinan yang dilakukan oleh pelaku industri di Mandailing Natal cukup baik. Potensi Mandailing Natal juga dapat menjadi faktor pendukung. Dengan mengetahui intensitas pemanfaatan sumber daya alam yang ada, maka strategi pengembangan didalam industri kreatif harus memperhatikan aspek kebijakan pengelolaan sumber daya alam yang dibutuhkan dalam industri tersebut.
PERANAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI (Pespektif Konvensional dan Perspektif Islam) Erni, Erni Yusnita Siregar
J-MABISYA Vol. 4 No. 1 (2023): J-Mabisya
Publisher : Program Studi Manajemen Bisnis Syariah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/j-mabisya.v4i1.1235

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan oleh suatu negara untuk menilai dan mengevaluasi kondisi pembangunan ekonomi pada suatu negara. Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pada dasarnya perdagangan Internasional sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan Ekonomi karena PDB merupakan indikator kesejahteraan perekonomian di suatu negara. Hal ini dapat dilihat dari rumusan masalah yaitu pengaruh termasuk pengaruh perdagangan internasional terhadap pertumbuhan Ekonomi, pengaruh perdagangan internasionall terhadap konsumsi, pengaruh perdagangan internasional terhadap produksi dan pengaruh perdagangan internasional dalam perspektif Islam. Dari pembahasan dapat disimpulkan bahwa perdagangan internasional berpengaruh positif dimana dengan adanya perdagangan internasional maka pertumbuhan dapat meningkat. Namun dalam teori perspektif Islam perdagangan internasional dilakukan sesuai dengan syariat atau aturan Islam.