Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Darma Cendekia

Pengajaran Etika Komunikasi Islam di Pesantren Purwosusanto, Hery; Nurdin; Djuhartono, Tjipto
Darma Cendekia Vol. 3 No. 1 (2024): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v3i1.75

Abstract

Kualitas hubungan antar komunikan akan sangat dipengaruhi oleh pemahaman mereka tentang komunikasi. (dalam hal ini santri). Keberadaan pengajaran etika komunikasi menjadi sangat penting. Tim PKM-PM telah mengadakan kegiatan pelatihan komunikasi di Ponpes Daar El Manshur Depok dengan berfokus pada bagaimana pengajaran Etika Komunikasi Islam dalam Meningkatkan Kualitas Hubungan dalam Perspektif Islam. Adapun pertanyaan turunannya adalah: bagaimana komunikan (santri) mendefinisikan prinsip komunikasi? Mengapa pengajaran Islam yang diajarkan di pesantren tidak mengakibatkan meningkatnya kualitas hubungan dalam berkomunikasi? Apakah ada persamaan persepsi antar komunikan dalam penggunaan etika keislaman? Perspektif Islam dalam kajian ini berdasarkan pemaknaan ayat-ayat Al-Quran tentang prinsip komunikasi. Secara aplikatif teori yang digunakan dalam kajian ini adalah teori Pendefinisian Komunikasi (Defining Communication) menurut Frank Dance. Hasil pelaksanaan abdimas menunjukkan bahwa komunikan (santri) mendefinisikan komunikasi sebagai adab (etika) kepada sesama santri maupun dengan guru (ustadz). Kualitas komunikasi belum meningkat dikarenakan tidak semua guru dan santri memahami etika komunikasi yang diajarkan dalam Islam. Santri dan guru mempunyai kesamaan persepsi terkait etika komunikasi yang selama ini dianggap sebagai Pelajaran adab. Solusi yang ditawarkan yaitu pelatihan komunikasi kepada santri dan guru sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hubungan dalam berkomunikasi antara santri dengan guru maupun antar santri.
Pengajaran Public Speaking di Pesantren Daar El Manshur Purwosusanto, Hery; Nurdin; Arifin, Muhammad
Darma Cendekia Vol. 3 No. 2 (2024): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v3i2.133

Abstract

Kemampuan santri dalam Public Speaking akan sangat dipengaruhi oleh pengajarannya di pesantren. Keberadaan pengajaran Public Speaking menjadi sangat penting. Tim PKM-PM telah mengadakan kegiatan pelatihan komunikasi di Ponpes Daar El Manshur Depok dengan berfokus pada bagaimana pengajaran Public Speaking dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri dalam Perspektif Islam. Adapun pertanyaan turunannya adalah: bagaimana komunikan (santri) mendefinisikan public speaking? Mengapa pengajaran public speaking yang diajarkan di pesantren tidak mengakibatkan meningkatnya kepercayaan diri dalam berpidato? Perspektif Islam yang dipergunakan dalam kajian ini berdasarkan pemaknaan ayat-ayat Al-Quran tentang prinsip komunikasi. Secara aplikatif teori yang digunakan dalam kajian ini adalah teori Pendefinisian Komunikasi (Defining Communication) menurut Frank Dance. Hasil pelaksanaan abdimas menunjukkan bahwa komunikan (santri) mendefinisikan public speaking sebagai kemampuan khusus yang sangat penting. Kepercayaan diri belum meningkat dikarenakan tidak semua santri dan guru memahami prinsip public speaking yang diajarkan dalam Islam. Solusi yang ditawarkan yaitu pelatihan public speaking kepada santri. Pelatihan ini sangat membantu dalam meningkatkan kepercayaan diri santri dalam public speaking.
Pelatihan Komunikasi Verbal di Ponpes Daar El Manshur Depok Purwosusanto, Hery; Nurdin; Arifin, Muhammad
Darma Cendekia Vol. 4 No. 1 (2025): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v4i1.175

Abstract

Komunikasi verbal adalah komunikasi yang paling banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menguasainya Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi praktik pelatihan komunikasi verbal yang dilakukan di Pondok Pesantren Daar El Manshur, serta mengkaji aspek-aspek yang perlu diperbaiki dalam pelatihan tersebut. Komunikasi verbal merupakan keterampilan penting bagi santri dalam rangka mempersiapkan diri sebagai alumni yang mampu berdakwah secara efektif di tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan metode studi kasus dalam perspektif Islam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Ponpes Daar El Manshur telah melaksanakan berbagai pelatihan komunikasi verbal seperti muhadharah, lomba pidato, lomba cerdas cermat, storytelling, serta partisipasi aktif dalam perlombaan antar pondok pesantren modern. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala seperti penggunaan kalimat yang kurang tepat dan kurangnya kepercayaan diri santri saat berbicara di depan umum. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan pelatihan komunikasi verbal yang lebih terstruktur, berjenjang, dan melibatkan seluruh dewan guru dan santri untuk meningkatkan efektivitas dan hasil yang lebih optimal