Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Pengaruh Brand Image Produk The Originote Terhadap Keputusan Pembelian Di Kalangan Generasi Z (Studi Pada Mahasiswi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University) Rifalia Gusmalina; Hudi Santoso
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.9498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh brand image produk the originote terhadap keputusan pembelian di kalangan gerasi Z dengan populasi mahasiswi komunikasi digital dan media IPB University yang berjumlah 30 responden. Latar belakang penelitian ini didsarkan karena perkembangan pasar skincare yang naik dan brand the originote yang pernah memiliki penghargaan oleh brand choice di tahun 2023. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatakan kuantitatif asosiatif deskriptif yang dimana ingin melihat persepsi pada mahasiswa. Menguji setiap indikator brand image dan keputusan pembelian. Hasil analisis menunjukan bahwa setiap indikator memiliki hasil yang sangat tinggi, tinggi dan netral pada penelitian ini sehingga dapat dikatakan brand image the originote sendiri memiliki nilai yang positif dari setiap pernyataan yang dipilih oleh responden mahasiswa komunikasi digital dan meda. Temuan ini juga memperkuat hasil penelitian terdahulu yang menjelaskan pengaruh brand image dari masing-masing objek baik skincare dan merek converse yang memiliki hasil yang berpengaruh positif brand image terhadap keputusan pembelian.
Ekspresi Diri Gen Z melalui Fitur Posting Ulang Tiktok Chahya, Dhiyaa Riznieqia; Hudi Santoso; Enden Darjatul Ulya; Rici Tri Harpin Pranata
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13565

Abstract

Fenomena meningkatnya penggunaan fitur posting ulang (repost) pada aplikasi TikTok menunjukkan adanya perubahan cara Generasi Z mengekspresikan diri di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan fitur repost TikTok dengan ekspresi diri pada pengguna Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 103 responden yang merupakan pengguna aktif TikTok. Instrumen penelitian disusun berdasarkan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dengan uji korelasi Pearson dan Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara penggunaan fitur repost dan ekspresi diri (r = 0,882; p < 0,01). Analisis antarindikator juga menunjukkan bahwa aspek popularitas dan interaksi sosial merupakan faktor yang paling dominan dalam mendorong ekspresi diri pengguna. Temuan ini memperkuat teori Uses and Gratifications dan Self-Presentation, yang menjelaskan bahwa individu secara aktif memanfaatkan media sosial untuk memenuhi kebutuhan ekspresif dan membangun citra diri digital. Penelitian ini memberikan kontribusidalam memahami bagaimana fitur repost tidak hanya berfungsi sebagai alat berbagi ulang konten,tetapi juga sebagai media representasi identitas dan komunikasi simbolik di era media sosial partisipatif.
Ekspresi Diri Gen Z melalui Fitur Posting Ulang Tiktok Chahya, Dhiyaa Riznieqia; Hudi Santoso; Enden Darjatul Ulya; Rici Tri Harpin Pranata
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13565

Abstract

Fenomena meningkatnya penggunaan fitur posting ulang (repost) pada aplikasi TikTok menunjukkan adanya perubahan cara Generasi Z mengekspresikan diri di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan fitur repost TikTok dengan ekspresi diri pada pengguna Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 103 responden yang merupakan pengguna aktif TikTok. Instrumen penelitian disusun berdasarkan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dengan uji korelasi Pearson dan Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara penggunaan fitur repost dan ekspresi diri (r = 0,882; p < 0,01). Analisis antarindikator juga menunjukkan bahwa aspek popularitas dan interaksi sosial merupakan faktor yang paling dominan dalam mendorong ekspresi diri pengguna. Temuan ini memperkuat teori Uses and Gratifications dan Self-Presentation, yang menjelaskan bahwa individu secara aktif memanfaatkan media sosial untuk memenuhi kebutuhan ekspresif dan membangun citra diri digital. Penelitian ini memberikan kontribusidalam memahami bagaimana fitur repost tidak hanya berfungsi sebagai alat berbagi ulang konten,tetapi juga sebagai media representasi identitas dan komunikasi simbolik di era media sosial partisipatif.