Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Revitalisasi Folklore sebagai Media Pendidikan Civic virtue di Kalangan Pelajar SMKN 1 Belinyu Anggara, Uky Eji; Farid, Akbar; Indrayati, Tri; Afriani, Wilda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2381

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas revitalisasi folklore sebagai media pendidikan civic virtue   di kalangan pelajar SMKN 1 Belinyu. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang melibatkan siswa, guru, dan masyarakat lokal. Metode pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Cerita rakyat lokal dipilih dan diintegrasikan ke dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan serta Bahasa Indonesia, serta kegiatan ekstrakurikuler. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai civic virtue   seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerja sama pada siswa. Selain itu, keterlibatan aktif siswa dan peningkatan kompetensi guru dalam mengajarkan folklore berkontribusi pada suasana belajar yang lebih interaktif dan berbasis budaya lokal. Pelibatan tokoh masyarakat memperkuat hubungan sekolah dan komunitas serta mendukung pelestarian budaya lokal. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber belajar dan waktu kurikulum, namun upaya perbaikan melalui penyediaan bahan ajar dan fasilitasi diskusi berhasil dilakukan. Secara keseluruhan, revitalisasi folklore efektif sebagai media pendidikan civic virtue   yang dapat memperkuat karakter siswa dan budaya lokal. Diharapkan kegiatan ini dapat diperluas dan didukung oleh berbagai pihak untuk keberlanjutan pendidikan karakter berbasis budaya.
Analisis Pendidikan Karakter pada Film Habibie Ainun Karya Faozan Rizal Serta Manfaat pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Lubis, Hakim Prasasti; Anggara, Uky Eji; Wilda, Wilda
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 2 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v10i2.123-134

Abstract

Pada zaman sekarang banyak siswa yang kurang memiliki pendidikan karakter karena kurangnya tuntunan dan tontonan yang bagus untuk mereka. Penggunaan teknologi salah satu penyebab menurunnya pendidikan karakter siswa. Menonton film bisa menjadi salah satu alternatif untuk membuat pendidikan karakter siswa akan naik. Film Habibie Ainun menjadi salah satu film yang dapat siswa nonton untuk menunjang pendidikan karakter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang dapat ditemukan dalam film Habibie Ainun. Metode yang dilakukan dalam penilitian dengan menggunakan metode deskriptif. Penulitian dilakukan dengan menonton film Habibie Ainun lalu ditelaah untuk mencari nilai pendidikan karakter pada film Habibie Ainun serta manfaat pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pada film Habibie Ainun terdapat nilai-nilai seperti cinta tanah air, kerja keras, tanggung jawab, kejujuran, dan empati sangat terlihat dalam karakter Habibie. Mata pelajaran Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam menanamkan dan memperkuat nilai-nilai karakter tersebut melalui pembelajaran bahasa yang baik, analisis teks, serta pengembangan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi yang positif.
The Effect of Project-Based Learning on Students' Speaking and Interpersonal Communication Skills Rozani, Muhammad; Anggara, Uky Eji; Afriani, Wilda
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 6 (2025): November 2025
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v4i6.1080

Abstract

This study aims to determine the influence and effectiveness of project-based learning on students’ speaking and interpersonal communication skills in Indonesian language subjects. The method used in this study is quantitative descriptive with a quasi-experimental design. This study involved two main classes, namely the experimental class and the control class. The research design used pre-tests and post-tests. Data analysis was conducted using a quantitative descriptive approach, using paired sample t-tests and independent sample t-tests. The results of this study indicate that project-based learning has a significant effect on students’ speaking and interpersonal communication skills. This can be seen from the significance value (two tails) of 0.001, which is smaller than 0.05. This means that there is a significant difference in students’ speaking skills after implementing the project-based learning model. Similarly, interpersonal communication skills also experienced a significant increase, namely a significant difference in the application of project-based learning on students’ interpersonal communication skills. This is evidenced by a significance value (two tails) of 0.001, which is smaller than 0.05. The implications of these research results reinforce that project-based learning can improve speaking skills and build communication skills through structured social practices.
Penguatan Literasi Digital dan Edukasi Anti-Bullying di SMP Negeri 1 Pangkalpinang WIDYANTY, RESTY; Anggara, Uky Eji; Hidayati
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 1 (2026): Januari, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i1.566

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai respons terhadap meningkatnya kasus perundungan dan masih terbatasnya literasi digital di kalangan remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bentuk-bentuk perundungan, termasuk perundungan siber, serta menumbuhkan sikap etis dan bertanggung jawab dalam penggunaan media digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendidikan berbasis komunitas (community-based education) melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan interaktif, dan simulasi peran yang melibatkan siswa dan guru. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 65,6% siswa memiliki tingkat pengetahuan tinggi tentang perundungan dan 74,7% memiliki tingkat literasi digital tinggi. Observasi guru juga menunjukkan perubahan perilaku positif, seperti meningkatnya empati, kesadaran berkomunikasi secara etis, serta keberanian melaporkan kasus perundungan. Kegiatan ini menghasilkan pembentukan Tim Pelajar Peduli Anti-Perundungan sebagai upaya keberlanjutan program. Kata Kunci : Perundungan; Literasi digital; Pengabdian masyarakat