Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

TINJAUAN IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK GUNA MENUNJANG EFEKTIFITAS PENDAFTARAN RAWAT INAP DI RSUD KOTA BANDUNG Salsabila, Aurel; Wahab, Syaikhul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.28581

Abstract

Industri kesehatan tidak luput dari fenomena yang terjadi di seluruh dunia, yaitu pertumbuhan eksponensial Teknologi Informasi (TI) di zaman modern ini. Salah satu contoh lain dari kemajuan TI yang berhubungan dengan kesehatan adalah penggunaan rekam medis elektronik (RME). Peningkatan kepuasan pasien, dokumentasi yang lebih akurat, akses yang lebih cepat ke data pasien, dan lebih sedikit kesalahan klinis dalam layanan, semuanya dapat dihasilkan dari penerapan RME di fasilitas kesehatan. Sejauh mana RSUD Kota Bandung menggunakan rekam medis elektronik untuk meningkatkan efektivitas pendaftaran pasien rawat inap, itulah pertanyaan yang ingin dijawab oleh penelitian ini. Pendekatan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Mengikuti kerangka kerja 5M, ada dua area yang diidentifikasi sebagai area yang perlu ditingkatkan. Pertama, dalam aspek Manusia, terdapat kekurangan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Kedua, dalam hal sarana dan prasarana, masih banyak area yang memerlukan perbaikan. Misalnya, ada sistem yang perlu diperbaiki, loket pendaftaran yang belum ada, dan fasilitas pendukung fungsional yang belum memadai untuk implementasi RME. Masih terdapat berbagai masalah dan hambatan dalam penerapan RME di RSUD Kota Bandung.
TINJAUAN IMPLEMENTASI PENDAFTARAN PASIEN RESERVASI ONLINE GUNA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PELAYANAN RAWAT JALAN DI RSUD KOTA BANDUNG Indah Purnama, Suci; Wahab, Syaikhul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.28724

Abstract

Umumnya pendaftaran rawat jalan di rumah sakit mempunyai kendala yaitu antrean pasien yang cukup lama. Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bandung saat ini telah menerapkan pendaftaran rawat jalan melalui reservasi online dimana pasien dapat mendaftarkan diri secara online dari sebelum hari pemeriksaan selama kuota masih tersedia. Penelitian ini dilakukan untuk meninjau sejauh mana pelaksanaan pendaftaran rawat jalan reservasi online telah dilaksanakan dari aspek kesederhanaan, partisipatif, keberlanjutan, akuntabilitas, transparansi, dan keadilan. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tinjauan terhadap Penyelenggaraan Reservasi Rawat Jalan Online masih belum optimal pada 3 aspek yaitu kesederhanaan, pasrtisipasi dan akuntabel. Alur pendaftaran yang belum dipahami karena masyarakat setempat merupakan kalangan lanjut usia dan kalangan menengah ke bawah yang belum terlalu memahami ilmu teknologi, partisipasi masyarakat yang minatnya masih lebih rendah dibandingkan dengan pendaftran onsite dan akuntabilitas belum maksimal karena berkaitan dengan pasien yang masih belum memahami alur terutama mematuhi waktu kapan harus mendaftar ulang sehingga harus dilakukan sosialisasi dan edukasi.
ANALISIS PENYEBAB PENDING KLAIM BPJS RAWAT JALAN GUNA MENUNJANG KELANCARAN PEMBAYARAN PELAYANAN KESEHATAN DI RSUD KOTA BANDUNG Mukaromah, Syifa; Wahab, Syaikhul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.28764

Abstract

BPJS Kesehatan akan membayarkan seluruh pembiayaan pelayanan kesehatan, jika pihak Rumah Sakit melakukan penagihan dengan cara melakukan pengajuan klaim. Pada prosesnya, ketika data klaim sudah dikirimkan ke BPJS, sering kali terjadi suatu masalah, salah satunya yaitu mengenai pending klaim, yang membuat pembayaran pelayanan kesehatan belum bisa dibayarkan secara utuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penyebab terjadinya pending klaim BPJS rawat jalan guna menunjang kelancaran pembayaran pelayanan kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, pendekatan deskriptif dengan teknik pengumplan data melalui wawancara serta observasi. Populasinya yaitu semua klaim rawat jalan yang mengalami pending pada bulan Januari-Maret 2024. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah klaim rawat jalan yang pending pada bulan Januari-Maret 2024 di RSUD Kota Bandung berjumlah 110, dengan pending dari aspek administrasi sebanyak 68, dari koding 42. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis, yang menyebabkan pending yaitu adanya indikasi kunjungan berulang atau double klaim, ketidaklengkapan hasil penunjang, pemberian koding yang keliru, PDF yang tidak ditemukan, dan biaya grouping tidak sesuai ajuan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pending klaim rawat jalan disebabkan karena adanya kunjungan berulang, ketidaklengkapan hasil penunjang, pemberian koding yang keliru, PDF yang tidak ditemukan, dan biaya grouping tidak sesuai ajuan.
PENGARUH PENGGUNAAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK TERHADAP KEPUASAN PETUGAS REKAM MEDIS DI RS X Wahyudi, Aldi; Wahab, Syaikhul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.29118

Abstract

Electronic Medical Records (EMR) are Medical Records (MR) created using an electronic system intended for the administration of MR. User satisfaction in using EMR is considered a measure of success or failure of the implementation or use of an information system. This satisfaction is an assessment related to whether the performance of an information system is categorized as good or bad and whether the information system used meets the intended purpose. This research goals to know what extent does the use of EMR impact on the satisfaction of MR officers. The research strategy used in this study is a survey-based descriptive quantitative method. The population in this study comprises all Medical Record officers at Hospital X, totaling 14 individuals. A total sampling technique was employed, yielding a sample size of 14 persons. Data collection was conducted through a questionnaire. The results of this study, based on a simple linear regression test, show a sig. value of 0.001 < 0.05, indicating that the variable of EMR usage affects the variable of medical record officers' satisfaction. The conclusion of this study is that the use of EMR has a significant impact on the satisfaction of medical record officers. The satisfaction of MR officers at Hospital X is influenced by the use of electronic MR by 60.6%, while 39.4% is affected by other variables that not examined in this study.
FAKTOR – FAKTOR ERGONOMI YANG MEMPENGARUHI RUANGAN FILLING TERHADAP AKSES PETUGAS REKAM MEDIS DI RSAU LANUD SULAIMAN Octavia Putri, Yurista; Wahab, Syaikhul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.29839

Abstract

Ergonomi merupakan bidang ilmu untuk meningkatkan keselamatan serta kesehatan para pekerja. Dari Penelitian di RSAU Lanud Sulaiman menunjukkan bahwa petugas mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas dan mengakses ruangan filling dengan waktu yang lama. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi letak ruangan penyimpanan, ukuran rak, luasnya ruangan, jarak dengan rak yang lain, serta fasilitas fisik. Pada penelitian ini digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.  Pada hasil penelitian , faktor-faktor ergonomi dalam ruangan filling, ukuran, letak, dan luas ruangan filling belum mencapai optimal, begitu juga dengan kelengkapan fasilitas fisiknya. Meskipun begitu, jarak antar rak dan rak Roll O'pack sudah sesuai dengan standar ergonomis, meskipun proses pengambilan berkas rekam medis oleh petugas masih memakan waktu. Oleh karena itu, disarankan agar pihak rumah sakit meningkatkan tata letak dan ukuran ruangan filling, serta melengkapi fasilitas fisik yang dibutuhkan, karena hal tersebut sangat mempengaruhi ketidak ergonomian.
PENGARUH LEADER MEMBER EXCHANGE (LMX) TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) DI UNIT REKAM MEDIS RSAU LANUD SULAIMAN Putri Pamungkas, Ananda; Wahab, Syaikhul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.29879

Abstract

Dengan adanya Leader Member Exchange yang tinggi dapat berdampak pada kualitas kinerja karyawan di dalam suatu unit pekerjaan dan dapat meningkatkan produktivitas di tempat kerja, salah satunya di rumah sakit yaitu pada bagian unit rekam medis. Tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Leader Member Exchange terhadap Organizational Citizenship Behavior  di Unit Rekam Medis RSAU Lanud Sulaiman. Pendekatan kuantitatif, desain observasional analitik serta cross-sectional diterapkan dalam penelitian ini. Total sampling digunakan dalam penelitian ini, di mana seluruh populasi yang terdiri dari 30 petugas rekam medis di RSAU Lanud Sulaiman diambil sebagai sampel. Dari penelitian ini menunjukan adanya pengaruh dari LMX terhadap OCB dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 serta pengaruh sebesar 68.7%. Untuk dapat meningkatkan produktivitas di dalam suatu unit pekerjaan terutama pada unit rekam medis dapat dilakukan dengan cara meningkatkan LMX terlebih dahulu, yang kemudian apabila LMX sudah tinggi maka itu akan mendorong petugas rekam medis untuk memiliki perilaku OCB sehingga akan meningkatkan produktivitas dan kualitas di dalam suatu pekerjaan.
ANALISIS DIGITALISASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK TERHADAP PELAYANAN RAWAT JALAN DI RS MUHAMMADIYAH BANDUNG Hadiansyah, Ravi; Wahab, Syaikhul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30594

Abstract

Seiiring deingan peirkeimbangan transformasi teiknologi keiseihatan yang teirus beirkeimbang di Indoneisia, peinggunaan sisteim di Rumah Sakit harus beiradaptasi deingan eira seirba digital misalnya peinggunaan Reikam Meidis Manual yang beirganti meinjadi Reikam Meidis EIleiktronik (RMEI). Digitalisasi atau alih meidia meirupakan proseis peiralihan meidia dokumein yang beirsifat manual meinjadi dokumein digital yang didalam filei beireiksteinsi misalnya pdf atau jpg yang proseis peiralihan ini dibantu deingan scanning deingan alat scanneir. Tujuan dari peineilitian ini untuk meinganalisis seijauh mana peinggunaan digitalisasi reikam meidis eileiktronik teirhadap rawat jalan di RS Muhammadiyah Bandung. Peineilitian ini dilakukan deingan meitodei analisis kualitatif yang disajikan seicara deiskriptif eikploratif deingan cara meilalui wawancara meindalam (In deipth Inteirvieiw) oleih 2 informan. Hasil dari peineilitian diteimukan beibeirapa masalah yaitu peinggunaan Reikam Meidis EIleiktronik meimeirlukan kapasitas peinyimpanan yang beisar, masih teirdapat antrian untuk reigistrasi di lokeit dan juga seirveir seiring down yang meingakibatkan SIMRS meingalami eirror dan loading hal ini beirdampak juga pada SIMRS (Sisteim Informasi Manajeimein Rumah Sakit) yang digunakan di RS Muhammadiyah Bandung tidak dapat digunakan untuk sementara waktu.
TINJAUAN KODEFIKASI RAWAT JALAN GUNA MENUNJANG EFEKTIVITAS KLAIM BPJS KESEHATAN DI RS MUHAMMADIYAH Fauzi, Moch Anggi Nur; Wahab, Syaikhul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.33182

Abstract

Rumah sakit Muhammadiyah Bandung bekerja sama dengan pihak bpjs dari tahun 2018. Namun terdapat beberapa permasalahan disaat pelaksanaan penklaiman bpjs, seperti kesalahan petugas dalam melakukan kode diagnose dikarenakan kurangnya konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kodefikasi rawat jalan guna menunjang efektivitas klaim bpjs kesehatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan pedoman wawancara, dan observasi. pada penelitian ini diambil menggunakan teknik non probability sampling dengan tidak menggunakan seluruh petugas rekam medis, yang hanya 1 petugas rekam medis saja yang akan diwawancara dan observasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung bekerja sama dengan BPJS dari tahun 2018, sudah sesuai dengan Permenkes No 43 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan. Petugas kodefikasi sudah pernah mengikuti pelatihan/seminar sehingga bisa memperlancar pelaksanaan pengklaiman BPJS. Dan juga  sudah terdapat sistem yang mendukung pengkodean diagnose yang akurat sesuai dengan persyaratan BPJS. Jumlah pengajuan berkas klaim dirumah sakit muhamadiyah selama triwulan yaitu pada bulan januari- maret sebanyak 36.444 berkas terkirim pending 38 berkas dari total semua sebanyak 36.482 berkas. F aktor penyebab dikembalikan klaim BPJS kesehatan rawat jalan pada bulan januari - Maret  2024 yang paling banyak dikarenakan oleh tindakan fisioterapi bukan HD sebanyak 4 berkas yang terjadi pada bulan februari tahun 2024.  Kemudian Dokumen yang harus  tersedia dalam pelaporan yang akan diklaim ke  BPJS dirumah sakit Muhammadiyah Bandung diantaranya harus ada SEP, Billing, LIP, hasil penunjang, hasil pemeriksaan Labolatorium dan juga harus ada berita acara yang sudah di tanda tangan oleh direktur rumah sakit Muhammadiyah Bandung.
Tinjauan Pelaksanaan Assembling Dalam Pengendalian Ketidaklengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Inap di RSUD Soreang Rohmawati, Ade; Putri Supriadi, Tasya Saldira; Wahab, Syaikhul
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.181

Abstract

Latar Belakang: Pelaksanaan pengendalian dokumen rekam medis rawat inap di bagian assembling RSUD Soreang terdapat permasalahan yaitu masih ada dokumen rekam medis rawat inap yang belum lengkap masuk ke bagian assembling. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum pelaksanaan assembling dalam pengendalian ketidaklengkapan dokumen rekam medis rawat inap di RSUD Soreang. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah petugas rekam medis RSUD Soreang bagian assembling. Objek penelitian ini adalah dokumen rekam medis rawat inap yang berjumlah 87 dokumen. Pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan observasi. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RSUD Soreang diketahui bahwa pelaksanaan assembling sudah sesuai dengan SPO, namun ada beberapa bagian yang belum dilaksanakan sesuai SPO sehingga mengakibatkan SPO belum berjalan efektif. Pada analisis kelengkapan menunjukan masih adanya ketidaklengkapan dalam pengisian dokumen rekam medis rawat inap. Kesimpulan: Pelaksanaan assembling dalam pengendalian dokumen rekam medis rawat inap di RSUD Soreang yaitu dilakukan dengan cara menerima dokumen rekam medis rawat inap dari ruang rawat inap, mengecek kelengkapan pengisian dokumen rekam medis rawat inap, merakit kembali dokumen rekam medis rawat inap, dan mengembalikan dokumen rekam medis rawat inap yang tidak lengkap ke masing-masing dokter penanggung jawab pasien (DPJP) yang bertanggung jawab atas ketidaklengkapan dokumen rekam medis.
Tinjauan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rekam Medis di Pendaftaran Rawat Jalan RSUD X Kabupaten Bandung Tiana, Herlin; Inka E, Lindya Mega; Wahab, Syaikhul
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.203

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit mempunyai misi memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan manusia. Salah satunya waktu tunggu pelayanan rekam medis di pendaftaran rawat jalan. Rumah sakit harus menyediakan pelayanan rawat jalan yang mudah dan cepat diakses oleh pasien. Hal ini berpengaruh pada utilitas pasien terhadap citra pelayanan rumah sakit tersebut. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki tentang apa saja faktor-faktor yang dapat mempengaruhi waktu tunggu pelayanan rekam medis di pendaftaran rawat jalan RSUD X Kabupaten Bandung. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah  deskriptif. Cara pengumpulan data menggunakan pedoman observasi, wawancara dan kuesioner. Populasi penelitian ini adalah pasien yang datang ke tempat pendaftaran rawat jalan dan petugas rekam medis rawat jalan. Sampel dalam penelitian ini terbagi menjadi dua jenis yaitu pasien rawat jalan yang terdiri dari pasien baru dan pasien lama. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil: Dari hasil penelitian yang di dapat bahwa faktor yang mempengaruhi  waktu tunggu pelayanan rekam medis di pendaftaran rawat jalan RSUD X Kabupaten Bandung meliputi; Penyimpanan, Sumber daya manusia yaitu data riwayat pendidikan petugas dan pada sumber daya material yaitu bahan, peralatan, dan fasilitas. Diperoleh rata-rata waktu tunggu untuk pasien baru yaitu 4 menit 11 detik dan rata-rata waktu tunggu pasien lama yaitu 6 menit 35 detik Kesimpulan : Berdasarkan hasil tinjauan bahwa waktu tunggu pelayanan rekam medis di pendaftaran rawat jalan rumah sakit tersebut sudah dikategorikan singkat sehingga tidak ada permasalahan yang menonjol hanya saja pada faktor  petugas yang tidak pernah mengikuti pelatihan rekam medis , tetapi tidak menutup kemungkinan karena faktor tersebut dapat menghambat waktu tunggu pelayanan rekam medis dan fasilitas tempat penyimpanan yang memiliki penerangan dan ventilasi yang kurang baik.