Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Optimasi Formula Dan Uji Deskriptif Kuantitatif Minuman Jeli Carica Rendah Kalori Santi Dwi Astuti; Erminawati Erminawati; Anita Suri; Warsono El Kiyat
AGROINTEK Vol 15, No 3 (2021)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v15i3.9198

Abstract

Carica fruit (Carica pubescens, Lenne) which is a unique-typical fruit and well listed as a geographical indication product of Wonosobo region Indonesia has high content of vitamin C and potassium (50-100 mg / 100g; 125 ppm). The basic formula (control) consisted of puree and filtrate carica 22.88%, kappa-carrageenan 0.11%, agar 0.08%, konjak glukomanan 0.11%, citric acid 0.08%, sucrose 15.26% and water up to 100%, respectively. The results showed that: 1) the formula with desirability value 0.91 consisting of puree: filtrate = 10,85: 14,5% and sucrose: low-calorie sugar brand X = 7,13: 1.4% resulted in maximum sensory response (sensory score range 1-9) of preference (score 5.5), in range response of elasticity and sweetness (score 5.9 and 5.4); 2) Compared to control, the optimum formula has higher sensory score of fruity flavor, sour aroma, acid taste, and softness (mouthfeel), while texture (springinss and rigidity), sweetness aroma and taste has no different; 3) The optimum formula has similar in hedonic preference with control; 4) Carica jelly drinks with optimum formula has lower carbohydrate, sugar, and energy values (13.59 and 7.4%wb; 40.52Kcal/100g, respectively) than controls (20.37 and 17.42 % wb; 83,16Kcal/100g, respectively).
Analysis of Business Competitive Strategies Through The IFE and EFE Matrix of Oyster Mushroom in Pagadungan Village, Karawang Irfan, Yusuf; Suri, Anita
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oyster mushroom is one of the horticultural commodities that has high economic value and is very popular with the community because it is beneficial for health. The author has conducted research on the oyster mushroom business in Pagadungan Village, Tempuran District, during the study in July on July 16, 2023. Using a descriptive method, the data used is qualitative, the research design uses a survey method. The sampling technique used was purposive sampling. The sample is the owner. The process of collecting data using observation, interviews and documentation. Data analysis techniques using SWOT analysis, IFAS and EFAS. The results of the study on the oyster mushroom business in Pagadungan village had an internal strength value of 1.44 while a weakness of 0.44 with an x-axis of 1.58. Meanwhile, the external factor, opportunity, has a score of 1.72 and a threat of 0.78 with a value on the y axis of 2.5, so the strategic position is in quadrant I, namely supporting an aggressive growth strategy (S-O strategy). The resulting S-O strategy is to produce products that exceed production targets to meet market demand, and utilize existing resources to establish partnerships with suppliers.
Studi Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) Pada Proses Produksi Bawang Goreng Kemasan Suri, Anita; Febrinasari, Tantry; Rukmansyah, Ade
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 2 - Februari 2023
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang goreng adalah produk pangan yang banyak digunakan sebagai bumbu dan pelengkap dalam berbagai masakan. Proses produksinya melibatkan beberapa tahap mulai dari pemilihan bawang mentah yang berkualitas, pengupasan, pemotongan, penggorengan, hingga pengemasan. Setiap tahap memerlukan perhatian khusus terhadap kebersihan, sanitasi, dan kontrol kualitas untuk memastikan produk akhir yang dihasilkan aman dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi keamanan pangan pembuatan susu pasteurisasi terkait implementasi Good Manufacturing Practices (GMP) di UMKM Bawang Goreng Mbok Yuk. Metode yang digunakan adalah mengumpulkan data secara langsung (wawancara dan observasi), mengumpulkan data secara tidak langsung (studi pustaka, dokumentasi dan data), dan melakukan kegiatan praktek langsung. Pengamatan dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 75/M-IND/PER/7/2010 tentang Pedoman Good Manufacturing Practices (GMP) meliputi 18 konsep yaitu: lokasi, bangunan, fasilitas sanitasi , mesin dan peralatan, bahan, pengawasan proses, produk akhir, laboratorium, karyawan, pengemas, label dan deskripsi produk, penyimpanan, program pemeliharaan dan sanitasi, transportasi, dokumentasi dan pembongkaran, pelatihan, penarikan kembali produk, dan penerapan pedoman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dapat disimpulkan bahwa UMKM Bawang Goreng Mbok Yuk telah memenuhi atau sesuai dengan prinsip dan prosedur cara pengolahan yang benar dan dinyatakan sangat memuaskan dan dinyatakan layak.
Uji Aktivitas Antimikroba dan Antioksidan Ekstrak Kulit Biji Kakao (Theobroma cacao L.) Fraksi Semipolar Selama Penyimpanan Suhu Ruang (27±1°C) dan Suhu Refrigerasi (5±1°C) Irfan, Yusuf; Riandani, Andini Putri; Suri, Anita; Sari, Intan Puspita
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekstrak kulit biji kakao fraksi semipolar (etil asetat) mengandung sejumlah senyawa bioaktif di dalamnya yang berpotensi sebagai sumber antimikroba dan antioksidan. Ekstrak yang mengandung senyawa bioaktif dapat dipengaruhi oleh lama penyimpanan baik dalam kondisi suhu ruang maupun suhu refrigerasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lama simpan terhadap aktivitas antioksidan dan antimikroba pada ekstrak kulit biji kakao fraksi semipolar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental yang dilanjutkan dengan analisis regresi dan korelasi. Variabel bebas (X) pada penelitian ini adalah lama penyimpanan ekstrak (0, 8, 16 dan 24 jam) dengan kondisi penyimpanan suhu ruang (27±1°C) dan suhu refrigerasi (5±1°C), sedangkan variabel terikatnya (Y) adalah hasil pengamatan aktivitas antioksidan dan pengujian total fenol. Kemudian aktivitas antimikroba dianalisis secara deskriptif terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan nilai total fenol dan aktivitas antioksidan ekstrak kulit biji kakao fraksi semipolar memiliki korelasi positif dengan lama penyimpanan pada suhu ruang dan suhu refrigerasi. Demikian halnya pada aktivitas antimikroba ekstrak mampu menghambat pertumbuhan S. aureus sebesar 99,86% hingga 94,781% selama penyimpanan pada suhu ruang dan 99,86% hingga 96,42% selama penyimpanan pada suhu refrigerasi. Kemudian mampu menghambat pertumbuhan E. coli sebesar 99,923% hingga 70,003% selama penyimpanan pada suhu ruang dan 99,923% hingga 76,799% selama penyimpanan pada suhu refrigerasi.
Perancangan Standard Operating Procedure (SOP) Proses Produksi Virgin Coconut Oil (VCO) di UD Sari Kelapa Banyumas Suri, Anita; Riandani, Andini Putri; Irfan, Yusuf
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 3 No. 02 (2022): JURNAL TEKNIK INDUSTRI : NOVEMBER 2022
Publisher : DPPM UNIVERSITAS PELITA BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jutin.v3i02.2314

Abstract

One of the MSMEs produced by VCO is UD Sari Kelapa. Production of VCO UD Sari Kelapa by fishing method. Currently, UD Sari Kelapa is experiencing inconsistent and uniform production results, therefore one of the solutions offered is the design of the Standard Operating Procedure (SOP) for the VCO Production Process. The purpose of this study is to arrange SOP for the VCO production process so that the products produced are consistent and uniform. The method carried out in this study is the data processing technique used, which is qualitative descriptive with several stages including: 1) data collection; 2) data reduction; 3) evaluation; 4) presentation of data; 5) conclusion. Determination and improvement of VCO production process in UD Sari Kelapa MSMEs includes the time of each stage of production, production equipment and product standards. The Standard Operating Procedure (SOP) of the VCO production process has been arranged in the form of a swimlane flowchart and narrative includes process units including raw material receipt units, production units, packaging units.
Strategy of cilor agroindustry development: Case study on cilor MSMEs in South Cikarang District, Bekasi Regency Suri, Anita; Irfan, Yusuf; Riandani, Andini Putri; Supriyanto; Melati Putri, Indah; Anandartiana Gunawan, Wawan
Jurnal Inovasi Pangan dan Gizi Vol. 1 No. 2: (Agustus) 2024
Publisher : Institute for Advanced Science, Social, and Sustainable Future

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61511/jipagi.v1i2.1132

Abstract

Background: Agroindustry development has an important role in increasing regional economic growth and empowering the community. This study aims to identify internal and external factors that influence Cilor agro-industry in South Cikarang District, Bekasi Regency, as well as to develop an effective development strategy. Methods: The methods used include SWOT analysis, internal-external matrix, and data collection through interviews and observation. Finding: The research results show that cilor agroindustry has great potential to be developed, but also faces several challenges. Conclusion: An appropriate development strategy is needed to maximize opportunities and overcome obstacles in the development of cilor's agro-industry Novelty/Originality of this article: The novelty in this research is the study of the Cilor agro-industry development strategy, where there is not much research that discusses similar topics which is expected to help increase the scale of the same business.
Edukasi Pengolahan Limbah Minyak Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi di Rt 04 Rw 14 Griya Jatinangor 2 Kecamatan Tanjungsari Sumedang Ilyas, Nur Ilman; Dewi, Rahma; Nurhidayanti, Nisa; Riandani, Andini Putri; Suri, Anita
Lentera Pengabdian Vol. 1 No. 04 (2023): Oktober 2023
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v1i04.157

Abstract

Minyak goreng yang telah digunakan lebih dari tiga kali proses pemanasan dapat membahayakan bagi kesehatan manusia jika digunakan lagi, namun jika di buang secara langsung dapat mencemari lingkungan, seperti penyumbatan pipa saluran pembuangan air, pencemaran air bersih, pencemaran sungai dan pencemaran tanah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan memotivasi dan membekali kemampuan warga khususnya ibu rumah tangga dalam mengolah limbah minyak jelantah yang sebelumnya merupakan limbah cair yang dapat mencemari lingkungan menjadi produk lilin aroma terapi yang memiliki nilai jual tinggi. Kegiatan pengabdian ini meliputi lima tahapan yaitu perencanaan, koordinasi, sosialisasi, pendampingan pembuatan produk lilin aromaterapi dan evaluasi kegiatan. Tim pengabdi terdiri dari Dosen Universitas Pelita Bangsa dan Dosen Universitas Islam Bandung bersama dengan 20 peserta PkM yang merupakan ibu rumah tangga . Tim pengabdi dari Universitas Pelita Bangsa bersama dengan peserta PkM telah melakukan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai produk bernilai jual tinggi yang ramah lingkungan dan upaya pengendalian lingkungan dari pencemaran air akibat minyak jelantah. Hasil evaluasi kegiatan PkM diperoleh dari masukan beberapa peserta PkM yaitu perlu dilakukan uji coba pembuatan lilin aroma terapi dalam skala yang lebih besar seperti pemanfaatan limbah minyak goreng bekas pada komunitas rukun tetangga atau rukun warga, sehingga dapat dijadikan kegiatan produktif bagi ibu rumah tangga yang ingin mengembangkan usaha atau memproduksi lilin aromaterapi sesuai inovasi dan kreativitas untuk digunakan secara mandiri. Produk lilin aromaterapi yang dihasilkan dari kegiatan ini lebih aman karena tidak ada penambahan berbagai macam bahan kimia.
ANALISA EFISIENSI PERUBAHAN SISTEM PATROLI KONVENSIONAL KE BARCODE TRACKING DI PT XYZ INDONESIA MENGGUNAKAN METODE PDCA Rido, Muhamad Dika; Pradipto, Gigih Hapsak; Suri, Anita
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 6 No. 01 (2025): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/justme.v6i01.102

Abstract

Perubahan sistem patroli dari metode konvensional ke sistem barcode tracking merupakan langkah inovatif dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan keamanan di PT XYZ Indonesia, Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kedua sistem secara objektif dengan membandingkan aspek efisiensi, akurasi pelaporan menggunakan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act). Proses penelitian melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama tiga bulan untuk menganalisis kelebihan dan kelemahan masing-masing sistem. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran kualitas kedua sistem tanpa memberikan prioritas pada salah satunya, tetapi menilai sejauh mana sistem tersebut mampu memenuhi standar keamanan dan efektivitas patroli. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam memilih sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan operasional, sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan bagi perusahaan. Kata Kunci: patroli keamanan, barcode tracking, PDCA, evaluasi sistem.
Perbaikan Tata Letak Fasilitas untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kepuasan Pelanggan pada UMKM Laundry Khofiyah, Nida An; Novika, Widia; Kresna Ramadhan, Delius; Rizkia Feriaty, Syarah; Suri, Anita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3193

Abstract

Dengan adanya kemajuan teknologi dannn gaya hidup yang begitu cepat menyebabkan kesulitan bagi orang-orang yang memiliki waktu terbatas dalam mencuci pakaian, sehingga jasa laundry ini bisa menjadi solusi. Begitu massif nya perkembangan jasa laundry saat ini di Cikarang, membuat UMKM “Rumah Laundry” harus mengevaluasi dan memperbaiki tata letak fasilitasnya agar kepuasan pelanggan serta efektifitas dan kenyamanan dalam proses operasi laundry dapat dijalankan dengan baik. Maka dilakukan analisa tata letak fasilitas pada laundry ini. Selain itu dilakukan pula analisa dari aliran kerja berdasarkan fasilitas-fasilitas tersebut untuk mendapatkan hasil yang maksimal sehingga permintaan pelanggan dapat terpenuhi dengan baik. Untuk itu diperlukan upaya peningkatan produktivitas UMKM melalui perbaikan tata letak fasilitas untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Metode yang digunakan dalm memperbaiki masalah tata letak ini adalah metode Systematic Layout Planning (SLP) yang mana berfokus pada penurunan jarak material handling, sehingga ongkos material handling dapat diminimalkan. Perbaikan tata letak pada perusahaan ini juga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pekerja sehingga waktu yang dibutuhkan dalam melakukan prosesnya menjadi lebih singkat. Setelah melakukan perancangan ulang terhadap tata letak pada UMKM Laundry didapatkan hasil efisiensi ongkos pemindahan material dapat ditingkatkan sebesar 34.31%, dimana sebelumnya ongkos material handling sebelum dilakukan perubahasan sebesar Rp 2.315.782,00, dan setelah dilakukan perubahan menjadi sebesar Rp 1.642.200,00.
Implementasi Job Safety Analysis dan HIRARC untuk Mencegah Kecelakaan Kerja Karyawan di PT XYZ Aldion, Aldion; Kurniawan, Rachman Catur; Suri, Anita
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 9 No. 2 (2026): April
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v9i2.56615

Abstract

This study aims to analyze the implementation of JSA and HIRARC to prevent workplace accidents at PT. XYZ. The method used in this study is qualitative. The data used are primary and secondary data. Secondary data were obtained from observations and documentation, in the form of workplace accident data from January to August 2025. Primary data were collected through direct observation in the work area and interviews with operators. The results of this study indicate that hazard identification using JSA was caused by not using PPE correctly, not checking machines regularly, and not having guidelines or training. Then, through the HIRARC method, of the 11 activities carried out, 8 activities had a medium risk level and 3 activities had a highrisk level.