Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Piutang, Persediaan, Utang, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Going Concern Perusahaan Triyana, Leni Gusliani; Indrati, Menik
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13096

Abstract

Studi ini meneliti dampak piutang, persediaan, hutang usaha, dan ukuran perusahaan terhadap status kelangsungan usaha perusahaan farmasi. Konsep kelangsungan usaha mencerminkan kemampuan perusahaan untuk melanjutkan operasinya dan memenuhi kewajiban keuangannya di masa mendatang. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan data keuangan dari perusahaan farmasi untuk menganalisis hubungan antara variabel-variabel tersebut dan pengaruhnya terhadap kelangsungan usaha. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa piutang usaha tidak memengaruhi arus kas dan likuiditas perusahaan perawatan kesehatan, sehingga tidak memengaruhi status kelangsungan usahanya. Demikian pula, manajemen persediaan memainkan peran penting, karena tingkat persediaan yang berlebihan atau tidak mencukupi dapat mengganggu efisiensi operasional dan profitabilitas. Utang usaha ditemukan tidak memengaruhi fleksibilitas keuangan dan kemampuan untuk mengelola kewajiban jangka pendek, yang secara langsung berkorelasi dengan kesehatan keuangan perusahaan. Selain itu, ukuran perusahaan muncul sebagai penentu ketahanan, dengan perusahaan farmasi yang lebih besar menunjukkan stabilitas yang lebih besar karena operasi yang terdiversifikasi dan sumber daya keuangan yang lebih kuat.
Pengaruh Impulsive Buying, Financial Stress, dan Literasi Keuangan Terhadap Personal Financial Wellness: Peran Moderasi Gender Andreas, Kresencia Yolanda; Indrati, Menik
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 18 No. 1 (2026): February
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v18i1.1462

Abstract

Personal financial wellness menjadi isu yang se­ma­kin penting di era digital seiring meningkatnya kom­ple­k­sitas pengelolaan keuangan individu. Perilaku konsumtif yang tidak terkontrol, tekanan keuangan, serta tingkat literasi keuangan yang berbeda-beda berpotensi meme­ngaruhi kondisi kesejahteraan keuangan personal. Peneli­tian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh impulsive buying, financial stress, dan literasi keuangan terhadap personal financial wellness, serta menguji peran gender sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 158 responden berusia 22–45 tahun yang telah bekerja dan berdomisili di Jakarta dan Bekasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Mode­ling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak Smart­PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa impulsive buying dan financial stress berpengaruh negatif terhadap personal financial wellness, sedangkan literasi keuangan berpenga­ruh positif terhadap personal financial wellness. Namun, gender tidak terbukti memo­derasi hubungan antara impul­sive buying, financial stress, dan literasi keuangan terhadap personal financial wellness. Penelitian ini menyarankan pentingnya pengendalian perilaku konsumtif, pengelolaan tekanan keuangan, serta peningkatan literasi keuangan seba­gai upaya meningkatkan kesejahteraan keuangan personal, serta diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian behavioral finance dan kon­tribusi praktis bagi individu maupun pemangku kepen­tingan.
MENINGKATKAN PERAN BANK SAMPAH DI RW 19 KELURAHAN MUSTIKAJAYA SOLUSI INOVATIF UNTUK PENGELOLAAN SAMPAH DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT Baskara, Ika; Indrati, Menik; Wuryan, Sophiyanto
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.3452

Abstract

Graha Harapan Housing Complex RW 19 in Mustikajaya Village, Bekasi City, is a residential area with a middle-income socio-economic background, but it has significant potential for community-based waste management. Since 2021, a Waste Bank has been established with the aim of raising public awareness and providing environmental and economic benefits. However, its implementation has been suboptimal due to limited infrastructure, low understanding, and a lack of active community involvement. The goal is to improve the knowledge and skills of Waste Bank administrators in financial administration, recording, and reporting, in order to create a more professional management system. Activity methods include outreach to residents, technical and administrative training, and the application of technology to support efficient Waste Bank management. Activities are continued with mentoring, periodic evaluations, and system strengthening to ensure the program runs independently and sustainably. The implementation of Community Service (PKM) activities at the Berseri 19 Waste Bank went well and according to plan. The PKM team succeeded in establishing formal cooperation with the waste bank administrators and identified the main problem, namely the still manual financial recording. As a solution, a simple financial recording application was developed and tested with the administrators. In addition, outreach programs were conducted for residents, which successfully increased their interest in becoming active customers. These activities also directly involved students, which helped strengthen the participatory and partnership-based approach in the community empowerment program. The PKM activities successfully increased institutional capacity and community participation, and encouraged more effective and sustainable Waste Bank operations.