Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Likuiditas, Dan Solvabilitas Terhadap Kebijakan Dividen Mardiyanti, Mira; Indrati, Menik
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10544090

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas terhadap Kebijakan dividen. Penelitian ini terdiri dari empat variabel independen terdiri dari Ukuran Perusahaan yang diproksikan dengan Asset Growth, Profitabilitas yang diproksikan dengan ROE, Likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio, dan Solvabilitas yang diproksikan dengan DER, serta satu variabel dependen yaitu Kebijakan Dividen yang diproksikan dengan DPR. Pada penelitian ini terdapat 61 perusahaan yang memenuhi kriteria dari total observasi sebanyak 753 perusahaan dengan objek penelitian pada perusahaan sektor non-keuangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019 hingga 2021. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Solvabilitas berpengaruh negatif terhadap Kebijakan dividen. Variabel Ukuran Perusahaan berpengaruh positif terhadap Kebijakan dividen. Variabel Profitabilitas berpengaruh positif terhadap Kebijakan dividen. Variabel Likuiditas berpengaruh positif terhadap Kebijakan dividen. Penelitian ini juga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk para investor dan pemegang saham agar lebih cermat menerima informasi laporan keuangan yang diberikan oleh perusahaan dalam pengambilan keputusan berinvestasi guna menghasilkan return yang maksimal dari penerimaan pembayaran dividen. Untuk perusahaan agar dapat menentukan kebijakan-kebijakan positif yang dapat menjaga keberlangsungan usaha dan dapat memenuhi harapan para pemegang saham akan pembayaran dividen yang stabil.
Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas, Dan Price To Book Value Terhadap Harga Saham Achmalia, Nurul; Menik Indrati
Kompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Komputer Akuntansi (KOMPAK)
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/kompak.v17i2.2070

Abstract

The purpose of this research is to analyze the correlation between capital structure, profitability, and stock market value, proxied by the price-to-book ratio. The capital structure variable is measured using DER, while profitability is measured using the ROA. In this study, the data used comes from the financial statements of property and real estate companies listed on the IDX during the period of 2020 to 2023. This study applies multiple linear regression analysis with the help of SPSS to process data obtained from 22 purposively selected companies over four years. The research concludes that capital structure and profitability are crucial factors that can influence stock prices. These results indicate that companies need to focus on improving profitability and maintaining healthy debt management to enhance their value in the eyes of investors. Additionally, investors should not rely solely on the PBV when evaluating investment prospects.
Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Pilka Nursari; Menik Indrati
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 16 No. 2 (2024): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v16i2.607

Abstract

The purpose of this study is to analyze the effect of Profitability, Liquidity, and Firm Size on Firm Value. This study consists of three independent variables consisting of Profitability proxied by Return On Equity (ROE), Liquidity proxied by Curren Ratio, and Company Size as proxied by Size, and one dependent variable, namely Firm Value proxied by PBV. In this study, there were 30 companies that met the criteria from a total observation of 45 companies with the object of research being LQ45 companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019-2021 period. This research uses Statistical Product and Service Solutions (SPSS). The results of this study indicate that the Profitability Variable has a positive effect on Firm Value. Liquidity variable has a positive effect on firm value. Firm size variable has a positive effect on firm value. For companies, it is expected to further improve the company's performance and pay attention to the variables of profitability, liquidity and company size which are considered important in the company that can affect stock prices and increase company value. With company size and high profitability followed by good financial management will increase the value of the company. For investors, it is advisable to be more careful in choosing companies, to invest their capital by looking at the profitability and liquidity of the company with the aim of increasing the expected stock return.
Pengaruh Debt To Equity Ratio, Return On Asset, Managerial Ownership, dan Sales Growth Terhadap Harga Saham Mentari Pramudyani Elyanto; Menik Indrati
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1013

Abstract

This study aims to examine the influence of financial ratios on stock prices. The four selected financial ratios are Debt to Equity Ratio, Return on Assets, Managerial Ownership, and Sales Growth, which serve as the independent variables, while stock price functions as the dependent variable. The research focuses on food and beverage sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2021–2023 period. A total of 144 samples were selected, consisting of 38 companies that met the established criteria. The results of this study indicate that only Return on Assets has a positive influence on stock prices, while the other independent variables are found to have no significant effect. These findings highlight the importance of profitability indicators in shaping market perception of a company's stock price, particularly within the food and beverage sub-sector. Therefore, this study can serve as a basis for companies and investors in making decisions to achieve their respective goals.
Pengaruh Nilai Perusahaan, Profitabilitas, dan Inflasi Terhadap Kebijakan Dividen Sholihah, Umi; Indrati, Menik
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13030

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh nilai perusahaan (Market-to-Book/MTB), profitabilitas (Net Profit Margin/NPM), dan inflasi terhadap kebijakan dividen (Dividend Payout Ratio/DPR) dengan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol pada subsektor food & beverage di Bursa Efek Jakarta. Populasi terdiri dari 95 perusahaan dengan kriteria dan purposive sampling diperoleh 31 perusahaan (93 sampel) untuk periode 2022–2024. Metode yang digunakan adalah regresi linier berganda menggunakan SPSS 25. Hasil menunjukkan variabel nilai perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap DPR (β=0,042; t=2,031; p=0,046). Variabel profitabilitas (NPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap DPR (β=0,989; t=2,587; p=0,012) dan inflasi tidak berpengaruh signifikan (β=−0,454; t=−0,175; p=0,862). Secara simultan model signifikan (F=3,564; p=0,011) dengan Adjusted R²=0,126. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan valuasi pasar dan margin laba yang lebih tinggi cenderung meningkatkan pembayaran dividen, sementara tekanan inflasi pada periode observasi tidak mengubah kebijakan dividen secara berarti. Bagi investor dan regulator indikator nilai perusahaan dan profitabilitas relevan untuk menilai konsistensi kebijakan dividen di subsektor ini.
Pengaruh Piutang, Persediaan, Utang, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Going Concern Perusahaan Triyana, Leni Gusliani; Indrati, Menik
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13096

Abstract

Studi ini meneliti dampak piutang, persediaan, hutang usaha, dan ukuran perusahaan terhadap status kelangsungan usaha perusahaan farmasi. Konsep kelangsungan usaha mencerminkan kemampuan perusahaan untuk melanjutkan operasinya dan memenuhi kewajiban keuangannya di masa mendatang. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan data keuangan dari perusahaan farmasi untuk menganalisis hubungan antara variabel-variabel tersebut dan pengaruhnya terhadap kelangsungan usaha. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa piutang usaha tidak memengaruhi arus kas dan likuiditas perusahaan perawatan kesehatan, sehingga tidak memengaruhi status kelangsungan usahanya. Demikian pula, manajemen persediaan memainkan peran penting, karena tingkat persediaan yang berlebihan atau tidak mencukupi dapat mengganggu efisiensi operasional dan profitabilitas. Utang usaha ditemukan tidak memengaruhi fleksibilitas keuangan dan kemampuan untuk mengelola kewajiban jangka pendek, yang secara langsung berkorelasi dengan kesehatan keuangan perusahaan. Selain itu, ukuran perusahaan muncul sebagai penentu ketahanan, dengan perusahaan farmasi yang lebih besar menunjukkan stabilitas yang lebih besar karena operasi yang terdiversifikasi dan sumber daya keuangan yang lebih kuat.
PENGARUH INTENSITAS MODAL, UKURAN PERUSAHAAN DAN LEVERAGE TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK DENGAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILIY SEBAGAI VARIABEL MODERASI Tri Satrianti Ardiana; Menik Indrati
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 2 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/79wkhp12

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas modal, ukuran perusahaan, dan leverage terhadap penghindaran pajak dengan corporate social responsibility (CSR) sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan tahunan dari 90 sampel perusahaan sektor energi tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Metode penelitian yang dipakai adalah kuantitatif dengan analisis regresi data panel menggunakan Eviews 13. Uji Chow, Uji Hausman, dan Uji Lagrange Multiplier dilakukan untuk menentukan model terbaik antara Common Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model. Temuan penelitian mengindikasikan intensitas modal tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, sedangkan ukuran perusahaan dan leverage berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak. CSR terbukti memoderasi hubungan antara intensitas modal dan leverage terhadap penghindaran pajak, namun tidak mampu memoderasi hubungan antara ukuran perusahaan dan penghindaran pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa aset tetap lebih difokuskan untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan dibandingkan sebagai sarana perencanaan pajak. Selain itu, perusahaan dengan skala besar dan tingkat leverage tinggi memiliki sumber daya serta insentif yang lebih besar untuk melakukan efisiensi pajak. Lebih lanjut, pengeluaran CSR dinilai lebih efektif dalam membatasi praktik penghindaran pajak yang bersumber dari keputusan struktur aset dan pendanaan.
MENINGKATKAN NILAI PERUSAHAAN MELALUI STRATEGI INDUSTRI HIJAU, PROFITABILITAS, DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY: PERAN LEVERAGE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Nadia, Ananta Arta; Indrati, Menik
JURNAL LENTERA BISNIS Vol. 15 No. 2 (2026): JURNAL LENTERA BISNIS, Mei 2026
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v15i2.2169

Abstract

This study aims to examine the effect of green industry strategy, profitability, and corporate social responsibility on firm value with leverage as a mediating variable in companies listed in the LQ45 index during the 2021–2024 period. This research employs a quantitative approach using secondary data obtained from annual financial reports, sustainability reports, and PROPER rating data published by the Ministry of Environment and Forestry. The research sample was selected using purposive sampling, resulting in 20 companies with a total of 80 observations during the study period. Data analysis was conducted using panel data regression with the assistance of EViews 12 software. The selection of the best model was determined through the Chow test, Hausman test, and Lagrange Multiplier test to identify the most appropriate estimation model for each equation. The results indicate that green industry strategy and profitability have a negative and significant effect on leverage, while corporate social responsibility has no significant effect on leverage. In testing their impact on firm value, green industry strategy and profitability show no significant effect, corporate social responsibility has a negative and significant effect, and leverage has a positive and significant effect on firm value. The Sobel test results reveal that leverage mediates the relationship between green industry strategy and profitability and firm value, but does not mediate the relationship between corporate social responsibility and firm value. These findings suggest that investors respond more strongly to corporate financing structure decisions than to non-financial signals such as environmental strategies and social disclosures. Optimally managed leverage is perceived as a signal of financial strength that enhances market confidence and firm value, while CSR activities are still viewed as short-term costs that have not yet generated direct economic benefits.
Pengaruh Impulsive Buying, Financial Stress, dan Literasi Keuangan Terhadap Personal Financial Wellness: Peran Moderasi Gender Kresencia Yolanda Andreas; Menik Indrati
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 18 No. 1 (2026): February
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v18i1.1462

Abstract

Personal financial wellness menjadi isu yang se­ma­kin penting di era digital seiring meningkatnya kom­ple­k­sitas pengelolaan keuangan individu. Perilaku konsumtif yang tidak terkontrol, tekanan keuangan, serta tingkat literasi keuangan yang berbeda-beda berpotensi meme­ngaruhi kondisi kesejahteraan keuangan personal. Peneli­tian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh impulsive buying, financial stress, dan literasi keuangan terhadap personal financial wellness, serta menguji peran gender sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 158 responden berusia 22–45 tahun yang telah bekerja dan berdomisili di Jakarta dan Bekasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Mode­ling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak Smart­PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa impulsive buying dan financial stress berpengaruh negatif terhadap personal financial wellness, sedangkan literasi keuangan berpenga­ruh positif terhadap personal financial wellness. Namun, gender tidak terbukti memo­derasi hubungan antara impul­sive buying, financial stress, dan literasi keuangan terhadap personal financial wellness. Penelitian ini menyarankan pentingnya pengendalian perilaku konsumtif, pengelolaan tekanan keuangan, serta peningkatan literasi keuangan seba­gai upaya meningkatkan kesejahteraan keuangan personal, serta diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian behavioral finance dan kon­tribusi praktis bagi individu maupun pemangku kepen­tingan.
INTERNAL AND EXTERNAL FACTORS AFFECTING PROFITABILITY : EVIDENCE FROM FOOD AND BEVERAGE COMPANIES ON THE IDX (2020-2024) Yuni Ratna Sari; Menik Indrati
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.6373

Abstract

Penelitian ini bertujuan, menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, efisiensi perusahaan, likuiditas, kekuatan pasar, pertumbuhan perusahaan, dan inflasi terhadap profitabilitas pada perusahaan subsektor food & beverage yang tercatat pada Bursa efek Indonesia (BEI) dengan periode penelitian 2020 hingga 2024. Penelitian ini terdapat 95 perusahaan, namun hanya 27 perusahaan yang memenuhi kriteria. Sehingga dari 475 total data hanya 135 data yang digunakan dalam penelitian. Data sekunder digunakan pada penelitian ini, dimana data diambil dari laporan keuangan perusahaan yang tersedia di website resmi perusahaan dan Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian ini diperoleh ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan dan inflasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas. Efisiensi perusahaan, likuiditas dan kekuatan pasar berdampak positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Temuan dari penelitian diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi pengambil keputusan, pelaku industri, serta peneliti selanjutnya dalam merumuskan strategi bisnis yang lebih adaptif dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi yang tidak pasti.