Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Dampak Destinasi Wisata Pantai Sasak Pohon Seribu dalam Peningkatan Kesejahteraan Pedagang Menurut Perspektif Islam : (Studi Kasus: Destinasi Wisata Pantai Sasak Pohon Seribu, Jorong Pondok Nagari Ranah Pasisie) Wardaniah, Wardaniah; Mulyana, Cahya Agung; Anisah, Ariyun; Susanti, Septria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.3914

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yang terjadi sebelum dibukanya destinasi wisata pantai sasak pohon seribu rendahnya ekonomi masyarakat dijorong pondok yang bekerja sebagai nelayan karena keterbatasan kesempatan kerja yang tersedia sehingga hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan yang bergantung pada musim dan cuaca serta harga ikan yang berubah berubah yang disebabkan adanya ikan yang masuk dari daerah lain yang membuat harga ikan lokal turun sehingga masyarakat sedikit kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup, kurang optimal pemerintah atas membangun dan mengembangkann destinasi wisata pantai sasak pohon seribu karena kurangnya dorongan dari masyarakat, serta masyarakat yang bekerja didestinasi wisata yang bershifat musimann.. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dampak destinasi wisata Pantai Sasak Pohon Seribu dalam peningkatan kesejahteraan pedagang. Penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (Field Resarch). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan destinasi pantai sasak pohon seribu sebagai daerah tujuan wisata memberikan dampak positif dalam peningkatan kesejahteraan pedagang. Dampak yang ditimbulkan yaitu terciptanya peluang usaha sehingga mendorong aktifitas berwirausaha yang dapat meningkatkan pendapatan pedagang, terwujudnya kesehatan yang lebih baik, pendidikan yang semakin mudah dijangkau, tercukupinya kebutuhan pokok, memperoleh tambahan hari kerja dan jam kerja serta dapat mewujudkan tempat tinggal layak. Kesejahteraan yang dicapai pedagang didestinasi wisata pantai sasak pohon seribu sudah sesuai dengan kesejahteraan dalam perspektif Islam dengan terpeliharanya tujuan syara’ untuk perlindungan agama, jiwa, akal, harta dan keturunan.
Strategi Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah Melalui Pengajaran Pendidikan Agama Islam Anisah, Ariyun; Gucandra, Yudi
Krigan: Journal of Management and Sharia Business Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/krigan.v3i2.10089

Abstract

Literasi keuangan syariah di Indonesia menghadapi paradoks signifikan antara potensi pasar Muslim terbesar di dunia dengan tingkat pemahaman dan aplikasi prinsip syariah yang masih rendah. Fenomena Knowledge to Action Gap menunjukkan masyarakat memiliki pengetahuan konseptual tentang larangan riba dan prinsip muamalah, namun belum mengkonversinya menjadi perilaku finansial nyata. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis strategi pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang efektif untuk meningkatkan literasi keuangan syariah. Menggunakan metode studi pustaka dengan analisis konten tematik, penelitian ini mengkaji literatur akademik terakreditasi yang membahas integrasi literasi keuangan syariah dalam pengajaran PAI. Hasil analisis mengidentifikasi tiga strategi utama: pertama, kurikulum terintegrasi yang menanamkan fiqh muamalah sebagai fondasi etis; kedua, pembelajaran kontekstual aplikatif melalui simulasi transaksi dan studi kasus untuk menjembatani teori dengan praktik; ketiga, strategi sistemik melalui kegiatan ekstrakurikuler dan kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah. Temuan menunjukkan pendekatan aplikatif memiliki efektivitas tertinggi dalam transformasi pengetahuan menjadi perilaku, namun implementasinya terhambat keterbatasan kompetensi guru PAI dan minimnya bahan ajar standar. Penelitian ini mengusulkan Model Pembelajaran Aplikatif Terintegrasi yang mengintegrasikan dimensi normatif, pedagogis, dan sistemik. Rekomendasi utama adalah penguatan kapasitas guru PAI melalui pelatihan profesional berkelanjutan dan dukungan kebijakan nasional untuk menjamin keberlanjutan dan dampak luas integrasi literasi keuangan syariah dalam sistem pendidikan Islam.
Strategi Pemerintah dalam Pembangunan Manusia untuk Meningkatkan Perekonomian di Kabupaten Aceh Besar SL, Hayatun Nufus; Susanti, Septria; Anisah, Ariyun; Mulyana, Cahya Agung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36695

Abstract

Penelitian ini menelaah kebijakan dan strategi yang diimplementasikan pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam upaya memperkuat pembangunan manusia guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Kajian ini menyoroti aspek Pendidikan, Kesehatan, dan Pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai pilar utama pembangunan manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen resmi. Temuan utama menunjukkan bahwa pemerintah telah mengadopsi sejumlah kebijakan seperti pemberian beasiswa, penguatan layanan Kesehatan dasar, serta pelatihan keterampilan kerja. Namun, pelaksanaan strategi tersebut masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, ketimpangan wilayah, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Analisis SWOT mengungkapkan bahwa Kabupaten Aceh Besar memiliki potensi SDM yang besar dan dukungan kebijakan yang kuat, tetapi masih dibayangi oleh kemiskinan structural dan akses layanan yang belum merata. Rekomendasi penelitian ini meliputi pengembangan SDM berbasis potensi lokal, pemerataan akses Pendidikan dan Kesehatan, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan penerapan strategi yang adaptif, pembangunan manusia di Aceh Besar diharapkan dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Akselerasi Ekonomi Umat: Analisis Peran Koperasi Syariah dalam Bingkai Maqashid Syariah Hartono, Hartono; Imamuddin, M.; Awaluddin, Awaluddin; Widianita, Rika; Dewi, Yenty Astari; Susanti, Septria; Deswita, Santi; Purnama, Cahya Agung; Anisah, Ariyun
KOLONI Vol. 5 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i1.800

Abstract

This study aims to analyze the strategic role of Sharia Cooperatives in improving the economy and welfare of the people through an approach that is in line with Islamic principles. As microfinance institutions, Sharia cooperatives have a unique function that integrates commercial and social aspects to create economic justice. The research method used is a literature review with content analysis techniques on various scientific literature, financial reports, and relevant policy documents. The results of the study indicate that Sharia cooperatives play a role as a driving force for the people's economy by empowering MSMEs with a fair and transparent profit-sharing financing scheme. In addition, the integration of ZISWAF funds in cooperative operations has proven effective as a social safety net for the poor. This study concludes that the welfare of the people generated by Sharia cooperatives includes material and spiritual dimensions in accordance with the Maqashid Sharia indicators. However, challenges in the form of service digitalization and strengthening Sharia compliance remain crucial aspects that must be improved. Synergy between professional governance, technology adaptation, and government regulatory support is essential to optimize the potential of Sharia cooperatives. This study provides theoretical contributions to the development of Islamic economics and practical recommendations for managers in realizing an inclusive, independent, and sustainable economic order for all levels of society.