Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Wanatani

Strategi Pemasaran Pupuk Kotoran Sapi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sendana Kota Palopo Erni Firdamayanti; Kiki Amalia; Mutmainnah
Wanatani Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.113 KB) | DOI: 10.51574/jip.v1i2.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran pupuk kotoran sapi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sendana Kota Palopo. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sendana Kota Palopo. Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode sebagai berikut: wawancara, observasi dan dokumentasi. Populasi dari penelitian ini sebanyak 4 orang yang terdiri dari pihak internal dan eksternal. Dalam pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling atau dengan cara sengaja, pihak internal diwakili manajer BPP Kecamatan Sendana Kota Palopo (Syamsuddin, S.P., M.P.), pihak akademisi diwakili 1 orang dosen pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo (Dharma Fidyansari, S.Pi., M.M.), konsumen terdiri dari 1 orang (Marni) dan masyarakat terdiri dari 1 orang (Rahmat). Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan faktor internal dan eksternal pemasaran pupuk kotoran sapi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sendana Kota Palopo, yaitu faktor internal berupa aspek manajemen dan organisasi, aspek produksi dan operasi, aspek keuangan, aspek pemasaran dan aspek sumber daya manusia. Faktor eksternal berupa politik, ekonomi, social, teknologi dan lingkungan industri. Strategi pemasaran pupuk kotoran sapi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sendana Kota Palopo, yaitu Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sendana Kota Palopo perlu meningkatkan produksi pupuk, memaksimalkan teknologi yang ada, meningkatkan promosi, membuat ukuran pupuk yang lebih bervariasi, mempertahankan dan meningkatkan kualitas bahan baku agar tetap bisa bersaing dengan usaha yang lain, meningkatkan modal agar dapat memperbaiki usaha dan menambah produksi, memberikan ciri khas pada produk yang lebih menarik dan memberikan kemasan produk yang lebih menarik.
Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Kelayakan Ekonomi Tanaman Lada (Piper Nigrum L.) di Kabupaten Luwu Mariyam Mangkunegara; Erni Firdamayanti
Wanatani Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.141 KB) | DOI: 10.51574/jip.v1i2.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan untuk tanaman lada di Kabupaten Luwu dan menentukan faktor-faktor pembatas dan tindakan perbaikan lahan bagi pengembangan tanaman lada serta menganalisis kelayakan ekonomi usaha tani lada di Kabupaten Luwu. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Bupon Kabupaten Luwu. Analisa contoh tanah dilakukan di Laboraturium Tanah Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar. Analisa kesesuaian lahan dengan kriteria kesesuaian lahan berdasarkan FAO (1976). Tahap penelitian meliputi tahap persiapan, pembuatan peta, survei lapang dan wawancara, analisa sampel tanah di laboratorium, analisa kesesuaian lahan dan analisis usahatani. Hasil penelitian menunjukkan kelas kesesuaian lahan aktual pada daerah penelitian adalah. Kelas S3 (Sesuai Marginal) terdapat di unit lahan I, II, IV,VII Kelas S2 (Cukup sesuai ) terdapat pada unit lahan III,V,VI dan VIII. Faktor pembatas yang dominan yaitu media perakaran, retensi hara, hara tersedia, dan tingkat bahaya erosi. Selain itu Lada memiliki peluang pengembangan yang cukup menguntungkan yang ditunjukkan dengan nilai R/C ratio pada lahan aktual dan kesesuaian lahan potensial adalah layak dengan nilai R/C ratio pada kesesuaian lahan S2 adalah 35,6 dan pada kesesuaian lahan S3 adalah 22,15 “ Sangat layak” (menguntungkan) bagi usahatani lada pada lahan potensial.
Analisis Faktor Sikap Petani Tidak Menggunakan Benih Padi Bersertifikat di Desa Olang Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu Nurhesti Asri; Marlina Bakri; Erni Firdamayanti
Wanatani Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jip.v2i1.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi sikap petani tidak menggunakan benih padi bersertifikat di Desa Olang Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu.Lokasi penelitian dilaksanakan di Dusun Panganjarang Desa Olang Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu pada bulan Juli-Agustus 2021.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi penelitian.Sampel yang digunakan berjumlah 31 responden dari 25% populasi.Pemilihan sampel secara simple random sampling.Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan jenis dan desain penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi sikap petani tidak menggunakan benih padi bersertifikat dipengaruhi oleh faktor pendidikan, pengalaman, dan pengaruh orang lain. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi signifikan terhadap sikap petani tidak menggunakan benih padi bersertifikat. Pendidikan sebesar 0,040, pengalaman sebesar 0,025, dan pengaruh orang lain sebesar 0,001.
Analisis Kelayakan dan Pendapatan Petani Kakao di Desa Kapidi Iluh Santiani; Marlina Bakri; Erni Firdamayanti
Wanatani Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jip.v2i2.70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pendapatan petani kakao (Theobroma cacao L.) di Desa Kapidi Kecamatan Mappedeceng Kabupaten Luwu Utara. (2) Mengetahui tingkat kelayakan usahatani kakao (Theobroma cacao L.) di Desa Kapidi Kecamatan Mappedeceng Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini dilakukan di Desa Kapidi Kecamatan Mappedeceng Kabupaten Luwu Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi lapangan dan 22 sampel petani diwawancarai sebagai objek penelitian. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan rumus (pendapatan usahatani dan kelayakan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani kakao di Desa Kapidi adalah Rp 133.306.583/tahun dan R/C ratio yang diterima sebesar 4,27. Sehingga dinyatakan layak atau menguntungkan karena R/C ratio lebih dari 1.
Usaha Kue Tori’: Pendekatan Strategi Pemasaran Rizky Wiradhika Rahayu Sukardi; Marlina Bakri; Erni Firdamayanti
Wanatani Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jip.v2i2.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Pengembangan Usaha Kue Tori’ di Desa Barammamase Kecamatan Walenrang Kabupaten Luwu. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Barammase Kecamatan Walenrang Kabupaten Luwu dengan menggunakan metode studi kasus. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis SWOT. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Data penelitian disusun secara sederhana dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan 5 orang responden diwawancarai sebagai objek penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dapat dilakukan dalam mengembangkan usaha kue tori’ di Desa Barammamase Kecamatan Walenrang Kabupaten Luwu adalah: meningkatkan produksi dan kualitas kue tori’, memperluas jangkauan distribusi, memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk ke luar Walmas, meningkatkan kegiatan promosi industri rumah tangga dengan mendesain kemasan menarik dan mencantumkan nomor SPP-IRT dari BPOM, membuat website industri rumah tangga, mempertahankan kualitas produk dengan harga jual terjangkau dan menghadiri dan mengikuti pameranpameran hasil produk pangan industri rumah tangga dan mendaftarkan IRT ke Departemen Perdagangan dan Koperasi untuk mendapatkan SIUP.
Pengembangan Agroindustri Gula Semut Aren Kecamatan Suli Barat Hasbia; Erni Firdamayanti
Wanatani Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jip.v3i1.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor internal dan faktor eksternal untuk mendapatkan strategi pengembangan agroindustri gula semut aren di Dusun Mamara Desa Salubua Kecamatan Suli Barat. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Mamara Desa Salubua Kecamatan Suli Barat Kabupaten Luwu. Adapun jenis penelitian ini dengan metode kuantitatif deskriftif. Analisis dengan menggunakan analisis SWOT. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Observasi, wawancara, dan penelitian lapangan. Pengambilan sampel dilakukan secara purpposive sampling atau dengan cara sengaja mentukan responden dan jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 8 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari analisis lingkungan dan identifikasi faktor internal dan eksternal agroindustri, serta kuadran yang menunjukkan posisi 0,5:0,33 yang mendukung strategi agresif IE, menungjukkan bahwa agroindustri memiliki pertumbuhan melaluai intergrasi horizontal atau stabilitas, yang menjelaskan bahwa usaha memeliki tujuan relative lebih definisif, dari keseluruhan dapat digabungkan dalam matriks SWOT, dimana diperoleh alternatif strategi pengembangan pasar, menjaga kualitas produk, memberikan pelatihan kepada karyawan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tentang agroindustri semut aren