Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PPSU Kelurahan Kembangan Utara Vinadhinial, Pasha; Herayati, Herayati; Windasari, Vicky
Journal Social Society Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.1.2026.973

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan PPSU Kelurahan Kembangan Utara agar pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) memiliki tanggung jawab utama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan masyarakat. Untuk mendukung tercapainya kinerja yang optimal, faktor lingkungan kerja dan motivasi kerja perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja petugas PPSU di Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat baik secara parsial maupun simultan. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 62 orang petugas PPSU, dan semuanya dijadikan sampel dengan teknik random sampling berdasarkan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert, kemudian diolah menggunakan program SPSS 25. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, uji f, serta uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikan 0,086 > 0,05 dan nilai t-hitung sebesar 1,745 < 2,00100 dari t-tabel berarti lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan motivasi kerja memiliki nilai t-hitung 3,637 > t-tabel 2,00100, dan signifikan 0,001 < 0,05 sehingga terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, secara bersama-sama lingkungan kerja dan motivasi kerja memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 26,9%. Dari temuan ini dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh yang paling besar terhadap kinerja petugas PPSU.
Meningkatkan Produktivitas Team Sumber Daya Manusia Dan Pengembangan Organisasi Dengan Penerapan Penilaian Kinerja Berbasis Balance Scorecard di BUMD Jakarta Oemar, Moehammad Shadiq Helmy; Windasari, Vicky
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 1 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jab.v1i2.677

Abstract

BUMD Transpotasi yang telah berdiri sejak 27 Maret 2014 yang sebelumnya merupakan Unit Pelayanan (UP) mulai 15 Januari 2004, hingga saat memiliki karyawan lebih dari 10.000 karyawan dan merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang paling besar di Kota Jakarta. Untuk mengelola karyawan yang cukup besar dimana 80 – 90 % karyawan BUMD paling banyak berada di lapangan. Pencapaian kinerja BUMD yang di mandatkan oleh Stakeholder adalah Pencapaian Standar Pelayanan Minimum dimana pencapaian minimal 90%. Hal yang ditanamkan oleh manajemen ke seluruh karyawan adalah jumlah pelanggan perhari yang diangkut dan ini menjadi target utama yang di kejar. Untuk mendukung hal tersebut manajemen telah mencanangkan target tersebut kedalam Indikator Kinerja Utama (IKU) atau KPI dari mulai dari Direksi sampai dengan kepala Departmen menggunakan pendekatan Balance Score Card, namun pelaksanaan ini belum berjalan mulus karena pemahaman terkait kinerja, parameter dan bukti belum sepenuhnya di pahami, sehingga ketika ada kendala perbaikan yang dilakukan banyak yang belum berlandaskan bukti secara kuanitatif. Perhitungan pencapaian sangat penting bukan hanya di manajemen namun harus sampai level paling dasar atau semua orang memiliki IKU yang selaras dengan perusahaan, untuk memulai hal tersebut dari level Kepala Departmen sampai dengan level staff harus dimulai sesegera mungkin dan Sumber Daya Manusia sebagai syaraf perusahaan yang menggeraan manusianya menjadi tauladan sebelum di getoktularkan ke bidang yang lain dengan pendekatan Balance Score Card  
When Relationships Become Assets: A Strategic Perspective on Relationship Marketing and Customer Value Sustainability Bintang Junita; Sonny Fransisco Siboro; Vicky Windasari; Dede Mustomi; Aprilia Puspasari
Brilliant International Journal Of Management And Tourism Vol. 6 No. 2 (2026): Brilliant International Journal Of Management And Tourism
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/bijmt.v6i2.7110

Abstract

This study examines the role of relationship marketing in fostering sustainable customer value in the Indonesian fashion retail sector. The research addresses the problem of limited understanding regarding how relationship marketing practices impact long-term customer value, especially through mediating factors such as relationship quality and customer loyalty. The primary objective is to explore the direct and indirect effects of relationship marketing on customer value sustainability. A quantitative, explanatory research design was adopted, utilizing Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to analyze data collected from 200 Indonesian fashion retail consumers. The results reveal that relationship marketing positively affects both relationship quality and customer value sustainability, while customer loyalty mediates the relationship between relationship marketing and customer value sustainability. Interestingly, relationship quality did not directly influence customer value sustainability, but its indirect effect through customer loyalty was significant. The study concludes that emotional connections fostered by relationship marketing, particularly through loyalty-building strategies, are key to sustaining customer value in fashion retail. These findings have practical implications for fashion retailers seeking to enhance long-term customer engagement in emerging markets.