Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HARKAT, DERAJAT, DAN MARTABAT WANITA DALAM ISLAM Amir, Firman; Ade, Jufri
Jurnal Pendidikan dan Ekonomi (JUPEK) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Ekonomi (JUPEK)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Institut Sain dan Kependidikan (ISDIK) Kie Raha Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14271535

Abstract

The study of gender from the perspective of Islamic history is an interesting study for academics to study, because there are many critical views that we can extract from original sources that explain gender studies, namely the Al-Qur'an and the Hadith of the Prophet Muhammad SAW. When gender issues become a public discourse, many things are imprinted in our minds, one of which is that there is still discrimination regarding women's rights to life, how women's true role must continue to receive fair treatment in all aspects of life, both in terms of economics, politics, culture, and from the other side. This is where we have to examine and truly understand how Islam views and explains women's rights. So that we don't get caught up in the thoughts of orientalists who often discredit discourse on Islamic studies, that Islam does not respect women's rights. So that we are not trapped in one-sided studies by Orientalists, there must be a clear and objective understanding of how the Al-Quran and Hadith of the Prophet Muhammad SAW explain women's rights or more clearly gender issues in Islamic history.
Strategi Peningkatan Kinerja Operasional dan Keberlanjutan Energi Menggunakan SWOT dan Value Chain pada Pembangkit Listrik Hanafiyah, Ahmad Adrian; Pratami, Ayu; Mardiansyah, Mardiansyah; Amir, Firman; Maulana, Fariz Rohman; Saidah, Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3555

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi komprehensif untuk meningkatkan kinerja operasional dan keberlanjutan energi pada pembangkit listrik di Provinsi Banten melalui integrasi analisis Value Chain dan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Permasalahan utama yang diangkat adalah kebutuhan mendesak untuk mencapai efisiensi operasional maksimum sambil mendorong transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan dan rendah karbon. Penelitian ini mengadopsi metode mixed-method, menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak manajerial, penyebaran kuesioner, dan observasi lapangan. Analisis kualitatif (Value Chain dan SWOT) dilanjutkan dengan analisis kuantitatif menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) untuk memprioritaskan strategi yang paling berdampak dan feasible. Hasil analisis QSPM mengidentifikasi tiga strategi prioritas yang harus segera diimplementasikan. Pertama, optimalisasi sistem Automatic Generation Control (AGC) untuk meningkatkan efisiensi operasi. Kedua, penerapan co-firing biomassa secara masif untuk mengurangi ketergantungan pada batubara. Ketiga, digitalisasi sistem pemeliharaan berbasis predictive maintenance. Strategi ini diprediksi mampu meningkatkan Equivalent Availability Factor (EAF) sebesar 3%, menurunkan Heat Rate sebesar 2%, dan meningkatkan bauran energi terbarukan hingga 10%. Implementasi strategi ini akan dilakukan melalui roadmap lima tahunan yang terstruktur, didukung oleh kebijakan internal yang kuat mengenai efisiensi energi dan kemitraan strategis dengan pemangku kepentingan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan acuan transformasional yang praktis bagi industri pembangkit listrik di Banten untuk mencapai sistem yang efisien, berdaya saing, dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) nasional. Implementasi dilakukan bertahap melalui roadmap lima tahun, didukung kebijakan efisiensi energi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Hasilnya diharapkan menjadi acuan transformasi menuju sistem pembangkit yang efisien, berkelanjutan, dan rendah karbon.