Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH BEHAVIOR FAMILY THERAPY TERHADAP KEMAMPUAN KELUARGA MERAWAT PASIEN SKIZOFRENIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARTAPURA TIMUR Sukmawaty, Martini Nur; Lani, Tiara; Raziansyah, Raziansyah
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v13i2.408

Abstract

Pendahuluan: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang berdampak tidak hanya pada pasien, tetapi juga pada keluarga sebagai perawat utama. Keterlibatan dan kemampuan keluarga sangat menentukan keberhasilan perawatan pasien skizofrenia. Salah satu intervensi yang dapat meningkatkan kemampuan keluarga adalah Behavior Family Therapy (BFT), yaitu terapi yang berfokus pada perubahan pola interaksi dan perilaku keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh BFT terhadap kemampuan keluarga dalam merawat klien skizofrenia. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pre-post test with control group. Populasi penelitian adalah keluarga yang merawat klien skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur sebanyak 68 orang. Sampel berjumlah 30 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi (15 responden) dan kelompok kontrol (15 responden) dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan Behavior Rating Scales. Hasil: Rata-rata kemampuan keluarga pada kelompok intervensi meningkat dari 92,32 sebelum BFT menjadi 135,52 setelah BFT. Pada kelompok kontrol, peningkatan relatif kecil dari 81,74 menjadi 83,52. Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai p = 0,00 (p < 0,05). Kesimpulan: Behavior Family Therapy berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat pasien skizofrenia.
EFEKTIVITAS EDUKASI DAN PENDAMPINGAN TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA MENGALAMI PENYAKIT DEGENERATIF Barus, Ihwannur Yahya; Maria, Insana; Sukmawaty, Martini Nur; Hidayat, Taufik
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55539

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang terus meningkat di Indonesia dan menyebabkan tingginya angka morbiditas, mortalitas, beban ekonomi pada masyarakat. Pemahaman keluarga tentang penyakit degeneratif dan mengatasi kecemasan dapat dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi dan pendampingan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit degeneratif di wilayah kelurahan Syamsudin Noor Banjarbaru. Didapatkan hasil p value sebesar 0.000, dimana p < 0.005 sehingga adanya efektivitas edukasi dan pendampingan terhadap penurunan tingkat kecemasan keluarga dengan anggota keluarga mengalami penyakit degeneratif. Penilitian kuantitatif dengan Quasy Eksperimental Desain dengan menggunakan metode two group pretest postest with control design. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat kelurahan Syamsudin Noor Banjarbaru. Sampel 60 orang responden. Teknik pengambilan sampling pada penelitian ini melalui metode Consecutive sampling. Instrumen yang digunakan penelitian ini yaitu dengan kuesioner, kuesioner tentang tingkat kecemasan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon, Didapatkan hasil p value sebesar 0.000, dimana p < 0.005 sehingga adanya efektivitas edukasi dan pendampingan terhadap penurunan tingkat kecemasan keluarga dengan anggota keluarga mengalami penyakit degeneratif. Hasil analisis menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan secara signifikan lebih efektif  menurunkan tingkat kecemasan keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit degeneratif dibandingkan dengan pemberian edukasi saja.
EFEKTIVITAS TERAPI ZIKIR DAN RENDAM KAKI AIR HANGAT JAHE MERAH DALAM MENGURANGI NYERI ASAM URAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARTAPURA 1 Prima Afsyah, Lystiana; Sukmawaty, Martini Nur; Lani, Tiara; Wardhani, Annalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55744

Abstract

Asam urat (gout arthritis) merupakan penyakit sendi akibat penumpukan kristal monosodium urat yang menyebabkan nyeri, pembengkakan, keterbatasan aktivitas, dan penurunan kualitas hidup. Selain terapi farmakologis, terapi nonfarmakologis seperti zikir dan rendam kaki air hangat jahe merah dapat digunakan karena jahe merah memiliki efek antiinflamasi dan zikir memberikan efek relaksasi yang berpotensi menurunkan nyeri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terapi zikir dengan rendam kaki air hangat jahe merah dalam menurunkan nyeri asam urat di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1. Penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest–posttest pada 20 responden yang dipilih secara purposive sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi selama 3 hari, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Rata-rata nyeri menurun dari 4,45 menjadi 3,10. Uji Wilcoxon menunjukkan Z = −3,946 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat penurunan nyeri signifikan. Terapi zikir dengan rendam kaki air hangat jahe merah efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam menurunkan nyeri pada penderita asam urat. Terapi ini dapat digunakan sebagai terapi pendamping nonfarmakologis dan diterapkan dalam pelayanan kesehatan di puskesmas.
Optimalisasi Penerapan Hipnosis Lima Jari dalam Mengatasi Kecemasan Menghadapi Ujian Akhir bagi Siswa Kelas IX Sukmawaty, Martini Nur; Raziansyah, Raziansyah; Sitanggang, Yohana Agustina; Lani, Tiara
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.18554

Abstract

ABSTRAK Masa remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa dimana pada masa ini seseorang memiliki keadaan emosi yang labil dalam menghadapi kondisi yang tidak terduga, misalnya dalam menghadapi ujian akhir di sekolah, mereka merasakan ketakutan dan kecemasan yang berlebihan terhadap ujian akhir. Rasa cemas yang berlangsung secara terus menerus, dapat menimbulkan gangguan pada kesehatan fisik dan mental pada remaja. Kecemasan merupakan salah satu kondisi psikologis, kecemasan ini juga dialami oleh para remaja, karena usia remaja dapat dikatakan usia yang masih labil dalam menghadapi kondisi-kondisi yang tidak terduga. Kondisi emosi remaja akan mudah terguncang seperti, Kecemasan yang berlebihan, ketakutan dalam mengikuti ujian akhir sekolah dan sebagainya. Manajemen kecemasan merupakan sebuah upaya untuk mengatasi kecemasan yang mengganggu namun bukan berarti menghilangkan kecemasan, melainkan menguranginya agar tidak menimbulkan hambatan seseorang dalam menjalani ujian di sekolah. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah meningkatkan kemandirian remaja khususnya dalam mengontrol kecemasan yang dirasakannya. Peserta kegiatan ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP N 1 Karang Intan yang berjumlah 25 orang. Siswa yang menjadi peserta belum pernah mengetahui teknik manajemen kecemasan sehingga perlu diberikan informasi dan simulasi untuk dilakukan. Kegiatan akan dilakukan dengan penyuluhan terkait optimalisasi penerapan hypnosis lima jari dalam mengatasi kecemasan menghadapi ujian akhir bagi siswa kelas IX. Kecemasan dan simulasi teknik manajemen kecemasan dengan hipnosis lima jari. Kegiatan ini diawali dengan mengurus ijin ke sekolah secara langsung dan melaksanakan penyuluhan tentang tehnik mengontrol kecemasan hypnosis lima jari. Diakhir kegiatan seluruh peserta merasa senang dan puas mengikuti kegiatan tersebut dan  Hasil dari pengabdian didapatkan data bahwa peserta yang mengikuti kegiatan merasakan merasa lebih tenang, nyaman, dan lebih memahami terkait cara mengontrol kecemasan. Upaya mengontrol kecemasan adalah dengan tehnik Hipnosis Lima jari. Kata Kunci: Hipnosis, Kecemasan, Lima Jari, Siswa.   ABSTRACT Adolescence is a transition period from childhood to adulthood where at this time a person has an unstable emotional state in dealing with unexpected conditions, for example during this pandemic they feel excessive fear and anxiety about the transmission of the virus. Anxiety that continues continuously can cause disorders in the physical and mental health of adolescents. Anxiety is one of the psychological conditions. This anxiety is also experienced by adolescents, because adolescence can be said to be an age that is still unstable in dealing with unexpected conditions. The emotional condition of adolescents will be easily shaken such as, Excessive anxiety, fear of contracting this virus and so on. Anxiety management is an effort to overcome disturbing anxiety but does not mean eliminating anxiety, but reducing it so that it does not cause obstacles for someone in living their life. The purpose of this community service is to increase the independence of adolescents, especially in managing the anxiety they feel. The participants in this activity were all 25 students of class IX of SMP N 1 Karang Intan. However, anxiety management techniques in adolescents have never been done. The activity will be carried out with counseling related to optimizing the application of five-finger hypnosis in overcoming anxiety in facing final exams for class IX students. Anxiety and simulation of anxiety management techniques with five-finger hypnosis. This activity began with taking care of permission to go to school directly and at the end of the activity all participants felt happy and satisfied with participating in the activity and the results of the service were carried out using interview techniques in group discussions, data was obtained that participants who participated in the activity felt calmer, more comfortable, and more understanding of anxiety and how to reduce anxiety. Making efforts to provide techniques for overcoming anxiety with Five-finger Hypnosis Keywords: Anxiety, Five Fingers, Hypnosis, Students.