Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EFEKTIVITAS METODE SIRIRAJ STROKE SCORE DAN ALLEN STROKE SCORE DALAM MEMBUAT DIAGNOSA KEPERAWATAN AKTUAL PADA PASIEN STROKE Wardhani, Annalia; Maria, Insana; Rusdi, Rusdi
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 8, No 4 (2024): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v8i4.26334

Abstract

Stroke atau cedera serebrovaskuler (CVA) adalah kondisi klinis pada kepala khususnya otak berupa gangguan fungsi neurologis akibat gangguan pada sirkulasi darah sehingga menimbulkan       gejala berupa penurunan kemampuan neurologis. Siriraj Stroke Score (SSS) dan Allen Stroke Score (ASS) merupakan suatu alat penilaian deficit neurologis dan dikembangkan menggunakan alat yang sederhana, valid, dan dapat dipercaya untuk evaluasi. Kebaruan dalam penelitian karena menganalisis efektivitas metode Siriraj Stroke Score dan Allen Stroke Score dalam  membuat diagnosa keperawatan aktual pada pasien stroke. Tujuan penelitian untuk melihat efektivitas metode Siriraj Stroke Score dan Allen Stroke Score dalam merumuskan diagnosa keperawatan yang sesuai untuk pasien stroke. Desain dalam penelitian yaitu Pra eksperiment (the one shot case study atau posttest only design). Subyek penelitian adalah pasien stroke dengan jumlah 20 responden tiap kelompok didapat dengan  pendekatan accidental sampling. Analisis data yang digunakan yaitu dengan menggunakan spearman rho test. Hasil penelitian menggunakan uji korelasi Spearman Rho pada variabel pengkajian SSS, didapatkan data bahwa P-value untuk lama durasi pengkajian adalah p=0,000, jumlah diagnosa yang ditetapkan p=0,001, dan lama durasi penetapan p=0,000, yang semuanya α (0,05). Kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara metode SSS dengan durasi pengkajian. Metode SSS juga berhubungan dengan jumlah diagnosa yang ditetapkan serta lama durasi penetapan diagnosa. Selain itu, terdapat hubungan antara metode ASS dengan durasi pengkajian dan jumlah diagnosa yang ditetapkan. Tidak ada hubungan metode ASS dengan lama durasi penetapan diagnosa.
Pengetahuan tentang Pemenuhan Nutrisi pada Masa Nifas Berdasarkan Sosial Budaya Ibu Eka Putri , Syabrina; Ramie, Agustine; Maria, Insana
Journal of Intan Nursing Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v1i1.53

Abstract

Pendahuluan : Pemenuhan nutrisi yang baik bagi ibu dalam masa nifas adalah salah satu program yang dapat menurunkan Angka Kematian Ibu. Kebutuhan nutrisi pada masa nifas terutama bila menyusui akan meningkat 25%, karena berguna untuk proses kesembuhan karena sehabis melahirkan dan untuk memproduksi air susu yang cukup untuk menyehatkan bayi. Pada beberapa budaya, pantang makan pada ibu nifas dapat berpengaruh terhadap asupan nutrisi. Terutama pada suku Banjar di Kalimantan Selatan yang masih kental dengan budayanya yang memiliki banyak pantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang pemenuhan nutrisi pada masa nifas berdasarkan sosial budaya ibu di Desa Tambak Anyar Ulu. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Teknik sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 114 orang. Pengukuran menggunakan kuisioner. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang pemenuhan nutrisi pada masa nifas berdasarkan sosial budaya ibu di Desa Tambak Anyar Ulu Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar dengan kategori baik 69 responden (60,5%), cukup 42 responden (36,8%), dan kategori kurang 3 responden (2,6%).   Kesimpulan : Pengetahuan ibu tentang pemenuhan nutrisi pada masa nifas berdasarkan sosial budaya masih belumoptimal sehingga diharapkan ibu mengikuti penyuluhan dari tenaga kesehatan.
Tingkat Kecemasan dengan Perilaku Protokol Kesehatan Amalia, Kiki; Maria, Insana
Journal of Intan Nursing Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v2i1.59

Abstract

Pendahuluan : Pada Desember 2019, sejumlah pasien dengan pneumonia misterius dilaporkan untuk pertama kalinya di Wuhan, Cina. Virus ini telah dinamai sindrom pernapasan akut parah coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Coronavirus 2 (SARS-CoV-2)dapat menimbulkan perasaan takut akan tertular dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Perilaku Protokol Kesehatan Di Desa Sungai Riam Kec. Pelaihari Kab.Tanah Laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan masyarakat dengan perilaku protokol kesehatan di Desa Sungai Riam Kec. Pelaihari Kab.Tanah Laut. Metode : Desain Penelitian yang digunakan adalah rancangan analitik korelasional dengan jenis cross sectional. Sampel yang digunakan adalah sebesar 100 responden dan pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan mayoritas kecemasan masyarakat Desa Sungai Riam yaitu tidak mengalami kecemasan (74%), mayoritas responden sejumlah 61 (61%) memiliki perilaku yang melakukan protokol kesehatan. Ada Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Perilaku Protokol Kesehatan Di Desa Sungai Riam Kec. Pelaihari Kab. Tanah Laut Tahun 2020 (p = 0,000< (α = 0,05). Kesimpulan : Ada Hubungan antara tingkat kecemasan dengan perilaku protocol kesehatan sehingga diharapkan masyarakat tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan selama masa pandemi COVID-19.
Tingkat Kecemasan Orangtua Terhadap Penyakit Thypoid Abdominalis Maria, Insana; Fadilah, Haris
Journal of Intan Nursing Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v1i2.67

Abstract

Pendahuluan Keluarga yang menghadapi anaknya dalam keadaan sakit akan merasa cemas khususnya pada penderita thypoid abdominalis dikarenakan tidak mengetahui hal-hal yang terjadi selama proses penyakit thypiod abdominalis tersebut. Hal ini akan mempengaruhi proses penyembuhan anaknya dikarenakan kurang pengetahuan orang tua tersebut terhadap jalannya penyakit thypoid abdominalis. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui tingkat kecemasan orang tua terhadap penyakit Thypoid Abdominalis Pada Anak Di Ruang Anak RSUD Ratu Zalecha Martapura Tahun 2019 Metode : Populasi sebanyak 343 yang sakit thypoid abdominalis dengan jenis penelitian ini yang digunakan deskriptif dan pendekatan cross sectional dengan menggunakan instrumen penelitian (kuesioner) pengambilan sampel dilakukan dengan cara Aksidental Sampling sehingga mendapatkan sampel sebanyak 30 responden Hasil: Dari hasil penelitian terhadap 30 responden menunjukkan bahwa kategori tidak ada cemas (6,7%), cemas ringan (56,7%), cemas sedang (20%), cemas berat (16,7%). Kesimpulan : Diharapkan hasil penelitian ini jadi bahan masukan bagi tenaga kesehan untuk memberikan pendidikan kesehatan pada masyarakat terutama bagi orang tua untuk mengontrol tingkat cemas pada anak yang sakit typoid abdominalis.
Hubungan Komunikasi Efektif dengan Kepuasan Mahasiswa dalam Proses Belajar Mengajar di Stikes Intan Martapura Wirandi, Muhammad; Jumiyati, Jumiyati; Prima Afsyah, Lystiana; Mahribdiani, Rizka; Risda, Nor; Maria, Insana; Pefbrianti, Diana
Journal of Intan Nursing Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Intan Nursing
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v3i1.173

Abstract

Pendahuluan:. Keberhasilan proses belajar mengajar sangat didukung faktor penting yaitu penggunaan komunikasi yang efektif. Komunikasi yang efektif terdapat proses pertukaran ide, pemikiran, pengetahuan dan informasi sedemikian rupa sehingga tujuan atau niat dapat terpenuhi dengan sebaik mungkin. Komunikasi effektif antara dosen dan mahasiswa akan membangun sebuah ikatan emosi yang positif dan hal ini sangat membantu dalam menghadapi berbagai masalah dalam pendidikan serta peningkatan prestasi belajar bagi mahasiswa. Tujuan: Mengetahui hubungan komunikasi effektif dengan kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar di Stikes Intan Martapura. Metode: analitik korelasional dengan jenis cross sectional, responden mahasiswa semester 1 Tahun Akademik 2023/2024 berjumlah 115 orang dengan teknik total samplin, Instrumen menggunakan kuesioner, analisis univariat dan bivariat menggunakan uji spearman rho. Hasil: Hasil dari penelitian ini menggunakan uji spearman rho diperoleh nilai p = 0,000 yang berarti H) di tolak dan Ha diterima yang berarti ada hubungan antara Komunikasi Effektif dengan Kepuasan Mahasiswa dalam proses belajar mengajar di Stikes Intan Martapura. Kesimpulan: terdapat hubungan yang kuat pada komunikasi effektid dengan kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar. Saran:. Penelitian menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan komunikasi effektif dalam perkuliahan dan pengembangan mata kuliah komunikasi dasar keperawatan.
Mother's Experience of Caring for Children with Stunting in the Riverside of Banjar Regency Ikasari, Filia Sofiani; Maria, Insana; Chrisnawati; Nugraha , Fir’ad Setya; Abdillah , Ahmad Rizqo; Kirana , Cut Ika Anugrah; Wirandi , Muhammad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i11.6231

Abstract

Introduction: Stunting is one of the most common impacts of chronic malnutrition in the world. Banjar Regency is one of the regencies in South Kalimantan that has experienced a significant increase in stunting cases. Mothers often act as the primary caregivers of children, thus all actions taken by mothers related to care including fulfilling nutritional needs can affect the health and nutritional status of their children. It is important for a mother to have good knowledge about fulfilling nutrition for children, fulfilling immunizations, maintaining sanitation and treating infectious diseases in children. One way to gain knowledge is from experience. Mothers with stunted children have experiences that can be lessons regarding the actions taken during treatment, the obstacles felt and how to prevent stunting in the next generation. Objective: This study aims to explore the experiences of mothers in caring for children with stunting in the riverside of ??Banjar Regency. Method: A qualitative approach with a phenomenological design was used in this study. Data were collected using the in-depth interview method and analyzed using the sequence: transcribing, categorizing, using N-Vivo 12. The population in this study were all mothers who had stunted children in the riverside of ??Banjar Regency. In this study, mothers who became participants were selected using a purposive sampling method, namely data was taken from information from health center officers in Banjar Regency with inclusion criteria having experience caring for children with stunting, being able to communicate well and being willing to be participants. Data saturation was obtained on the 16th participant. Result: The results of this study identified 5 themes, namely children's eating habits, children's conditions, mothers' efforts, mothers' difficulties and the role of fathers. Children's eating habits include incomplete menus, eating little, eating irregularly, eating without side dishes, and snacks before eating. The condition of stunted children in this study was slow development, frequent illness, and poor sleep quality. Mother’s efforts were to provide exclusive breastfeeding and routinely go to posyandu. The difficulties faced by mothers were difficulty in accessing health facilities, economic problems, children who did not want to be separated from their mothers, confusion in handling stunting and the presence of a closed mouth movement in children. The role of fathers included collaborating with mothers in parenting and being less involved in parenting. Conclusion: The conclusion obtained in this study was that 5 themes were obtained from the experience of mothers in caring for children with stunting in the riverside of Banjar Regency.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN PELAKSANAAN TRIAGE OLEH PERAWAT UGD RUMAH SAKIT Wardhani, Annalia; Maria, Insana; Rusdi, Rusdi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.36946

Abstract

Triage adalah sistem seleksi pasien berdasarkan tingkat kegawatan pasien. Keterampilan dalam melakukan triage merupakan salah satu ketrampilan yang harus dimiliki oleh seorang perawat UGD. Karena banyaknya kunjungan pasien dengan kasus false emergency yang datang ke UGD maka triage perlu dilakukan agar penanganan pasien dapat diberikan dengan cepat dan tepat. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis faktor yang mempengaruhi Ketepatan Pelaksanaan Triage Oleh Perawat Assosiet di UGD Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi. Jumlah sampel 82 responden diambil secara total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji spearman rho. Terdapat hubungan antara jenis kelamin, lama bekerja dan pelatihan dengan ketepatan triage pada perawat namun tidak terdapat hubungan antara usia dan pendidikan dengan ketepatan triage pada perawat, Dan semua responden tepat dalam melaksanakan triage. Terdapat hubungan antara jenis kelamin, lama bekerja dan pelatihan dengan ketepatan triage pada perawat namun tidak terdapat hubungan antara usia dan pendidikan dengan ketepatan triage pada perawat.
DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) DENGAN KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS Maria, Insana
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2019): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.331 KB)

Abstract

Background: Diabetes mellitus is a disease that is incurable, nursing management of patientswith diabetes mellitus can be done by nurses to give diabetes self-management education(DSME). DSME gives highly influential instability to blood glucose levels, one of them instabilityin blood glucose levels in people with diabetes mellitus. Purpose: To understand the relationshipbetween Diabetes Individual Diabetes Education (DSME) and Unstable Blood Glucose Levels inDiabetes Mellitus Patients. Method: The method used in this research is the analytical methodwith the correlation search design and the porpusive sampling technique with the totalpopulation 318 people and the sample number 177 people. The analysis is presented in the formof a frequency distribution table. Result: From the result of spearman (rho), p = 0.414 <α (0.05)pre and p = 0.417 <α (0.05) post which means that H0 is rejected and Ha accepted, by whichthere is a relationship between Diabetes Self Management Education DSME) With unstable bloodglucose levels in patients with diabetes mellitus. Recommendation: It is expected that thisresearch could be used as a source of information in carrying out complementary actions toreduce the blood glucose level in non-pharmacological diabetes mellitus by providing knowledgeabout self-management education of diabetes (DSME).
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN KADER Maria, Insana; Wardhani, Annalia
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.847

Abstract

Garda terdepan masyarakat dengan adanya kader sebagai upaya penatalaksanaan bantuan hidup dasar dalam henti jantung dan henti napas merupakan suatu bentuk untuk penyelamatan nyawa. Penelitian ini bertujuan mengetahuai efektivitas pendidikan kesehatan tentang bantuan hidup dasar menggunakan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan kader di Kecamatan Astambul. Metode quasy experimental desain penelitian dengan menggunakan dua kelompok yaitu kelompok perlakuan sebanyak 30 responden akan diberikan perlakukan penggunakan media audiovisual dalam penanganan Bantuan Hidup Dasar dan kelompok kontrol sebanyak 30 orang akan diberkan pendidikan kesehatan tentang penanganan Bantuan Hidup Dasar. Hasil penelitian diketahui menunjukkan bahwa uji t kelompok perlakuan taraf signifikan 0.05 sebesar 1.765, sedangkan hasil perhitungan sebesar 2.767 pada nilai pre test dan 4.235 pada nilai post-test. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa t hitung > t table, maka  dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Hi diterima yang artinya nilai rata-rata kelompok perlakuan lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor post tes kemampuan untuk melakukan Bantuan Hidup Dasar sebagian besar meningkat dibandingkan hasil pre tes. Simpulan: kegiatan pemberdayaan kader akan terus ditindaklanjuti dalam upaya menungkatkan kualitas dan harapan individu terutama dalam situasi gawat daruratan.
Hubungan Pengetahuan Senam Kaki Diabetes Dengan Motivasi Mencegah Ulkus Kaki Diabetik Pada Pasien Diabetes Mellitus: The Relationship Between Knowledge of Diabetic Foot Exercises and Motivation to Prevent Diabetic Foot Ulcers in Diabetes Mellitus Patients Maria, Insana
Journal of Intan Nursing Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Intan Nursing (IN PRESS)
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/join.v4i2.348

Abstract

Pendahuluan: Tantangan kesehatan di era modern dengan adanya penyakit degeneratif yang memiliki berbagai komplikasi salah satunya adalah penyakit Diabetes Mellitus. Upaya mencegah komplikasi amputasi kaki dengan melakukan senam kaki diabetic sebagai aktifitas jasmani dan aerobk, memiliki manfaat membantu memperbaiki sirkulasi darah dan memperkuat otot-otot kecil kaki. Tujuan: Menganalisis hubungan pengetahuan senam kaki diabetes dengan motivasi mencegah ulkus kaki diabetic. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional, dengan populasi 150 orang dan sampel sebanyak 109 responden dengan teknik consecutive sampling, instrument menggunakan kuesioner. Analisis bivariate menggunakan spearman rank. Hasil: Pengetahuan responden mayoritas kurang dan motivasi dalam mencegah ulkus kaki diabetik mayoritas sedang. Hasil uji statistik ρ = 0,034 < α 0,05 dengan nilai r = 0,221, yang berarti bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan senam kaki diabetes dengan motivasi mencegah ulkus kaki diabetik pada pasien Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan senam kaki diabetes dengan motivasi mencegah ulkus kaki diabetik pada pasien Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur.