SUGIARTO -
Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Autonomous Robot Path Planning Using Ant Colony Optimization and Evolutionary Programming Via, Yisti Vita; -, Sugiarto; Nudin, Salamun Rohman
Prosiding International conference on Information Technology and Business (ICITB) 2017: INTERNATIONAL CONFERENCE ON INFORMATION TECHNOLOGY AND BUSINESS (ICITB) 3
Publisher : Prosiding International conference on Information Technology and Business (ICITB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper proposed an evolutionary approach for mobile robot path planning. The proposed method combines the Ant Colony Optimization algorithm as a local search procedure and the Evolutionary Programming algorithm to optimize the feasible path found by a set of local procedures. It explores the Ant Colony Optimization algorithm to determine the shortest feasible path from any current position to the target position in unknown environment with static obstacles. Criteria used to measure planning effectiveness include the path length and the smoothness of planned paths.Keywords : Mobile robot, path planning, Ant Colony Optimization, and Evolutionary Programming. 
Performance Analysis Of Failover Cluster For System Recovery Wahanani, Henni Endah; -, Sugiarto
Prosiding International conference on Information Technology and Business (ICITB) 2017: INTERNATIONAL CONFERENCE ON INFORMATION TECHNOLOGY AND BUSINESS (ICITB) 3
Publisher : Prosiding International conference on Information Technology and Business (ICITB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The need for up-to-date information systems encourages web server service providers to build systems with high availability. One who needs it is the Online Shop Business and large-scale companies. The technique that can be used is implementing server clustering. Cluster Server is a technology that combines several resources that work together so that it looks as though a single system. Cluster technique that can be used to provide a system with high availability that is failover cluster. In this study, the failover cluster system was built using the VMware provided Vmwares FmFL failover feature. Failover cluster built consists of three physical servers with Vmware ESXi operating system. One server is used as data traffic monitoring and Shared Storage while two servers are used as nodes of the Failover Cluster which will be used to run the Guest OS. Each node in the Failover Cluster will be tested using a System Failure Scenario created based on potential interruptions in the company. Parameters measured in this study are Availability and Network Utilization. The Availability trial results performed using Vmware features called Vmware Fault Tolerance can generate a 94.44% Availability Value for 7 System Failure Scenarios. The Network Utilization value of 13,041.54% was obtained when the failover occurred between nodes in failure scenarios performed in a row.Keywords: Failover Cluster, Availability, and Utilization.
PENGELOMPOKKAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TIMUR BERDASARKAN INDIKATOR PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN 2012-2013 Yordani, Ricky; -, Sugiarto
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 24, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.24.1.2016.17-27

Abstract

Strategi pembentukan Satuan Wilayah Pengembangan (SWP) yang diikuti dengan dibentuknya pusat layanan dari masing-masing SWP oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur yang tertuang di dalam Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) diduga belum sesuai dengan kondisi sesungguhnya. Penelitian ini mempelajari apakah indikator-indikator hasil pembangunan selama ini telah membentuk pengklasteran  pembangunan pada Provinsi Jawa Timur. Indikator-indikator hasil pembangunan yang digunakan adalah Indikator Pembangunan Berkelanjutan 2012-2013. Penelitian ini menunjukkan belum adanya kesesuaian yang tepat antara pusat layanan SWP dengan klaster pertumbuhan yang terbentuk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kota-kota dan beberapa kabupaten dapat dijadikan pusat layanan di Provinsi Jawa Timur, yang merupakan daerah yang memiliki indikator pembangunan tinggi. Berdasarkan tingkat pencapaian dari Indikator Pembangunan Berkelanjutan, penelitian ini dapat mengklasifikasikan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini juga memberikan hasil indikator penyusun dalam pembentukan di masing-masing klaster kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur untuk 2012 dan 2013.
ANALISIS AKTIVITAS FISIK DAN AKTIVITAS BELAJAR PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG DALAM MEMANFAATKAN WAKTU LUANG Sholihin, Andri Darus; -, Sugiarto
Journal of Sport Science and Fitness Vol 4 No 4 (2015): Journal of Sport Sciences and Fitness
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v4i4.10095

Abstract

Berbagai aktivitas dapat dilakukan oleh mahasiswa dalam mengisi waktu luang, diantaranya dengan aktivitas fisik maupun aktivitas belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas yang dilakukan mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang dalam memanfaatkan waktu luang. Jenis penelitian yang dipakai oleh peneliti adalah jenis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara dan observasi langsung yang didukung dengan dokumen terkait. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu keolahragaan Universitas Negeri Semarang sebanyak 28 orang dari semester dan jurusan yang beragam. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa rata-rata mahasiswa menggunakan waktu luangnya ½ sampai 1 jam sehari untuk belajar dan sebanyak 15 orang yang menggunakan waktu luangnya 3 sampai 4 jam dalam sehari untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga. Kesimpulan penelitian terhadap pemanfaatan waktu luang mahasiswa lebih banyak digunakan untuk aktivitas fisik yang durasinya lebih lama dari aktivitas belajar.Various activities can be undertaken by students in their leisure time, such as physical activity and learning activity. The purpose of this study was to determine the activities done by the undergraduated students on the Sport Science Faculty of Semarang State University in utilizing their leisure time. Researcher used qualitative descriptive research type. Data collection techniques are collected by interview and direct observation that supported by relevant documents. The informants in this study were the undergraduated students of the Sport Science Faculty of Semarang State University as many as 28 people from diverse semesters and majors. This study shows that the average student uses his leisure time from ½ to 1 hour a day for learning and as many as 15 people who use the leisure time from 3 to 4 hours a day to do physical activity or exercise. Conclusions of this research on the utilization of leisure time, the undergraduated students used their leisure time to do physical activity in a longer duration than the learning activity.
ANALISIS AKTIVITAS FISIK DAN AKTIVITAS BELAJAR PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG DALAM MEMANFAATKAN WAKTU LUANG Sholihin, Andri Darus; -, Sugiarto
Journal of Sport Science and Fitness Vol 4 No 4 (2015): Journal of Sport Sciences and Fitness
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v4i4.10095

Abstract

Berbagai aktivitas dapat dilakukan oleh mahasiswa dalam mengisi waktu luang, diantaranya dengan aktivitas fisik maupun aktivitas belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas yang dilakukan mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang dalam memanfaatkan waktu luang. Jenis penelitian yang dipakai oleh peneliti adalah jenis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara dan observasi langsung yang didukung dengan dokumen terkait. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu keolahragaan Universitas Negeri Semarang sebanyak 28 orang dari semester dan jurusan yang beragam. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa rata-rata mahasiswa menggunakan waktu luangnya ½ sampai 1 jam sehari untuk belajar dan sebanyak 15 orang yang menggunakan waktu luangnya 3 sampai 4 jam dalam sehari untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga. Kesimpulan penelitian terhadap pemanfaatan waktu luang mahasiswa lebih banyak digunakan untuk aktivitas fisik yang durasinya lebih lama dari aktivitas belajar.Various activities can be undertaken by students in their leisure time, such as physical activity and learning activity. The purpose of this study was to determine the activities done by the undergraduated students on the Sport Science Faculty of Semarang State University in utilizing their leisure time. Researcher used qualitative descriptive research type. Data collection techniques are collected by interview and direct observation that supported by relevant documents. The informants in this study were the undergraduated students of the Sport Science Faculty of Semarang State University as many as 28 people from diverse semesters and majors. This study shows that the average student uses his leisure time from ½ to 1 hour a day for learning and as many as 15 people who use the leisure time from 3 to 4 hours a day to do physical activity or exercise. Conclusions of this research on the utilization of leisure time, the undergraduated students used their leisure time to do physical activity in a longer duration than the learning activity.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DENGAN MICROSOFT POWER POINT Fitawati, Diana Wahyuning; -, Sugiarto; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v1i1.253

Abstract

AbstractTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran kooperatif STAD dengan Microsoft Power Point dapat mencapai ketuntasan belajar dan rata-rata hasil belajarnya lebih baik daripada pembelajaran kooperatif pada materi pokok keliling dan luas segiempat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Tunjungan tahun pelajaran 2011/2012 yang terdiri atas tujuh kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen sebesar 80,763 dan kelas kontrol sebesar 76,568. Dari hasil uji ketuntasan belajar dengan uji proporsi satu pihak diperoleh bahwa peserta didik kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan belajar Dari hasil uji perbedaan rata-rata diperoleh thitung=2,338>ttabel=1,993, sehingga H_0 ditolak, berarti rata-rata hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD dengan Microsoft Power Point lebih baik dari rata-rata hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif. Simpulan yang diperoleh adalah rata-rata hasil belajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif STAD dengan Microsoft Power Point dapat mencapai ketuntasan belajar dan rata-rata hasil belajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif STAD dengan Microsoft Power Point lebih baik daripada rata-rata hasil belajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif pada materi pokok keliling dan luas segiempat peserta didik SMP Negeri 1 Tunjungan kelas VII semester 2.The purpose of this study was to determine whether the STAD cooperative learning with Microsoft Power Point can be reached thoroughness of learning and learning outcomes on average better than cooperative learning in perimeter and area the quadrilateral subject matter. The population in this study were all students of VII SMP Negeri 1 Tunjungan school year 2011/2012 consisting of seven classes. Sampling was done by random sampling. The results showed that the average results of experimental study of students grade class at 80.763 and 76.568 for control. Thoroughness of the test results to learn by trial found that the proportion of the experimental class students have achieved learning thoroughness of the test results mean difference obtained tcount = 2.338> = 1.993 ttable, so that H0 is rejected, then the average of learning outcomes of students who use STAD cooperative learning models with Microsoft Power Point better than average of learning outcomes of students who use cooperative learning model. The conclusions obtained are the average of the learning outcomes by using STAD cooperative learning with Microsoft Power Point can be reached thoroughness of learning and the average of learning outcomes by using STAD cooperative learning with Microsoft Power Point is better than average of learning outcomes by using cooperative learning in perimeter and area of quadrilateral subject matter of SMP Negeri 1 Tunjungan class VII semester 2 learners.
PENERAPAN PMRI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERBANTUAN ALAT PERAGA MATERI PECAHAN Kusumaningtyas, Windha Kartika; -, Wardono; -, Sugiarto
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 1 No 2 (2012): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v1i2.1758

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan di SD Karangtengah, pembelajaran yang digunakan masih menggunakan pembelajaran ekspositori. Dari data ulangan harian peserta didik tahun 2010/2011 pada materi pecahan persentase banyak peserta didik yang mencapai kriteria ketuntasan minimal sebanyak 68,18%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  hasil tes belajar peserta didik aspek kemampuan pemecahan masalah dengan pembelajaran PMRI berbantuan alat peraga pada materi pecahan mencapai KKM individu sebesar 60 dan KKM klasikal sebesar 75% serta untuk mengetahui rata-rata hasil tes belajar peserta didik aspek kemampuan pemecahan masalah dengan pembelajaran PMRI berbantuan alat peraga pada materi pecahan lebih tinggi daripada dengan pembelajaran ekspositori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tes belajar peserta didik aspek kemampuan pemecahan masalah dengan pembelajaran PMRI berbantuan alat peraga pada materi pecahan mencapai KKM individu sebesar 60 dan KKM klasikal sebesar 75% serta rata-rata hasil tes belajar peserta didik aspek kemampuan pemecahan masalah dengan pembelajaran PMRI berbantuan alat peraga pada materi pecahan lebih tinggi daripada dengan pembelajaran ekspositori.
Potensi dan Pengembangan Olahraga Alam Berbasis Konservasi di Propinsi Jawa Tengah -, Sugiarto; -, Sahri; Masrurun, Zam-Zam; -, Soegiyanto; Nurrachmad, Limpad
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 3 No. 2 (2017): Utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v3i2.79

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian yaitu mengetahui potensi dan pengembangan olahraga alam di Propinsi Jawa Tengah. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif eksploratif pada wilayah objek pariwisata alam yang sudah ada maupun yang berpotensi dikembangkan menjadi olahraga alam berbasis konservasi. Teknik penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, survei lapangan dan dianalisis menggunakan metode triangulasi. Penelitian dilaksanakan dalam waktu 6 bulan. Pemetaan daerah penelitian ini meliputi daerah dataran tinggi yaitu Kabupaten Wonosobo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Wonosobo memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan dengan pariwisata olahraga alam yaitu; Objek wisata Kalianget, Sungai Serayu, Gardu Pandang Tieng, Kawasan Telaga Warna, Telaga Menjer, Gelanggang Olahraga Mangli, Desa Sembungan, Waduk Wadaslintang dan Bukit Kekeb Desa Lengkong. Lokasi tersebut ada yang dikelola oleh DIPENDA maupun masyarakat. Simpulan penelitian yaitu potensi alam yang sudah dikelola, dimanfaatkan dan dikembangkan dengan baik yaitu: (a) Kawasan Bukit Sidengkeng dan Batu Pandang, di Kawasan Telaga Warna dan (b) Desa Sembungan. Daerah yang masih perlu dikelola dan dikembangkan dengan baik yaitu: (a) Objek Wisata Kalianget, (b) Sungai Serayu, (c) Gardu pandang Tieng, (d) Telaga menjer, (e) Gelanggang olahraga Mangli, (f) Waduk Wadaslintang, dan (g) Bukit Kekeb Desa Lengkong.