Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem E-Voting untuk Optimalisasi Pemilihan Ketua BEM Berbasis Web menggunakan Metode Prototype Ircham Ali; Handy Fernandy
Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia Vol. 2 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupikom.v2i2.1467

Abstract

Penggunaan internet yang terus meningkat dan aktivitas organisasi kemahasiswaan yang ingin berjalan secara cepat merupakan tantangan dalam proses pemilihan (voting) yang seringkali lambat dan keterbatasan dalam pemanfaatan alat. Sebagai solusi, sistem e-voting digunakan untuk mengoptimalkan distribusi informasi secara digital, memberikan akses yang terbuka dengan keamanan yang terjamin, dan mempercepat proses perhitungan secara real-time. Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPU-M) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia sepakat untuk menerapkan sistem e-voting berbasis web framework. Metode Prototype digunakan dalam perancangan dan pengembangan sistem, sehingga memungkinkan interaksi yang sejalan antara pengembang web dan stakeholder, serta memastikan pengembangan sistem dilakukan secara terstruktur. Pengujian dilakukan pada modul yang memberikan hak suara atau proses voting, dan hasilnya menunjukkan bahwa sistem berjalan sesuai dengan spesifikasi dan fungsionalitas yang diinginkan. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP dengan framework CodeIgniter, DBMS MySQL, perancangan sistem menggunakan UML, dan pengujian sistem menggunakan blackbox testing. Jumlah pemilih tetap sebanyak 565 orang, dimana 459 orang memberikan hak suara, dan 106 orang tidak memberikan hak suara. Pasangan calon (paslon) dengan nomor urut 3 memenangkan pemilihan dengan perolehan suara sebesar 53.81% dari total suara yang diperoleh.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Aktivitas Santri Berbasis Web Pada Pesantren Rahmatan Lil’alamin Mursidin; Sukirman; Haris Tehuayo; Ircham Ali
Jurnal Teknologi dan Komputer (JTEK) Vol. 4 No. 01 (2024): JUNI
Publisher : Teknik Informatika Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56923/jtek.v4i01.167

Abstract

Monitoring merupakan proses pengumpulan data secara teratur dan mengevaluasi kemajuan terhadap tujuan program. Tetapi sistem monitoring pada pesantren rahmatal lil’alamin menggunakan media penyimpanan dan pelaporan data santri secara manual, yang mana sistem tersebut kurang efisien jika ingin melakukan pelaporan dan penyimpanan data. Sehingga di perlukan suatu sistem yang menyimpan sekaligus mempermudah dalam melakukan pelaporan. Tujuan penelitian merancang dan membangun sistem monitoring berbasis web guna memberikan sistem khusus untuk mempermudah dalam menyimpan dan melaporkan data santri. Metode penelitian sistem development life cycle siklus pembuatan dari fase perencanaan, analisis, perancangan, implementasi hingga pemeliharaan sistem perangkat lunak. Hasil penelitian pertama user membuat akun untuk masuk ke dalam halaman login, setelah user berhasil login sistem menampilkan halaman dashboard yang terdapat menu data santri, manajemen santri, dan data laporan. Halaman data santri dioperasikan untuk melakukan perubahan id santri, halaman manejemen santri, untuk melakukan penilaian dan data laporan untuk rekap harian dan tiap bulan. Kesimpulan dari hasil pengujian aplikasi website berjalan dengan baik dan rancang tampilan sudah mudah dipahami oleh pengguna.
Peringatan Dini Kegagalan Mata Kuliah Berbasis Kehadiran Awal Semester pada Data SIAKAD Sani Nurmalasari; Ircham Ali; Verry Verry
JUSIFOR : Jurnal Sistem Informasi dan Informatika Vol 5 No 1 (2026): JUSIFOR - Juni 2026
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/jusifor.v5i1.11353

Abstract

Kegagalan mata kuliah adalah tanda awal yang mendahului putus studi. Namun, sebagian besar sistem peringatan dini (early warning system, EWS) di perguruan tinggi Indonesia dibangun berdasarkan nilai akhir semester dan diuji dengan pembagian data acak, sehingga peringatannya datang terlambat dan kinerjanya tampak lebih baik daripada kenyataan. Kami menguji seberapa dini presensi per pertemuan di SIAKAD mampu menandai mahasiswa yang akan gagal. Data berupa 193 pasangan mahasiswa–kelas dari 10 kelas pada tahun akademik 2025/2026 (20 kegagalan, 2.948 catatan presensi). Prediksi dibuat pada pertemuan ke-2, 3, 4, 6, dan 8 hanya dengan informasi yang sudah ada saat itu, memakai aturan ambang sederhana dan regresi logistik Firth, lalu diuji lintas kelas (leave-one-class-out, termasuk varian ketat yang juga memisahkan mahasiswa) dengan interval kepercayaan bootstrap. Absen sekali saja pada dua pertemuan pertama sudah menandai 21,2% mahasiswa dan menangkap 80% kasus gagal; dari mahasiswa yang hadir penuh, hanya 2,6% yang gagal. Model Firth dengan status mengulang mencapai AUC lintas kelas 0,850 [0,721–0,955] pada pertemuan keenam. Sebaliknya, fitur yang baru tersedia setelah cutoff (UAS, total kehadiran) memberi AUC 0,93–0,96, dan kami tunjukkan bahwa angka setinggi itu adalah kebocoran data, bukan kemampuan prediksi.
IoT-Based Smart Fertigation System for Citrus Plants using Fuzzy Logic Control Ircham Ali; Adrinoviarini Adrinoviarini; Oka Ardiana Banaty; Mohammad Insan Kamil
Journal of Information System and Informatics Vol 7 No 4 (2025): December
Publisher : Asosiasi Doktor Sistem Informasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63158/journalisi.v7i4.1318

Abstract

This study develops and evaluates an IoT-based smart fertigation system for citrus plants using a fuzzy logic control (FLC) algorithm integrated with an ESP32 microcontroller and wireless sensors. The research aims to address the limitations of conventional fertigation practices that rely on fixed schedules without considering real-time soil and climate conditions, which often result in water inefficiency and nutrient imbalance. The developed system integrates sensors for soil moisture, temperature, and air humidity to automatically regulate irrigation duration through triangular membership functions and a fuzzy inference model consisting of 64 fuzzy rule combinations. Over a 30-day observation period, twelve citrus seedlings aged 3-4 months after grafting were organized into four experimental groups: manual fertigation (MF), manual irrigation (MI), smart fertigation (SF), and smart irrigation (SI). Experimental findings indicated that the smart fertigation system-maintained soil moisture within a more stable range of 40-55%, and plants in the SF group experienced approximately 7 cm greater height and a twofold increase in leaf count compared to manually irrigated ones. The smart fertigation treatment also produced more uniform, greener, and healthier foliage, signifying balanced nutrient uptake. Overall, the IoT–FLC integration provides a more adaptive and eco-efficient irrigation model that promotes sustainable management of water and nutrients in tropical citrus cultivation.