Cokorda Istri Raka Marsiti
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 143 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Pola Makan Tradisi Megibung di Desa Sibetan Kecamatan Bebandem Kabupaten Karangasem Ida Ayu Kade Daranindra Cintia Dewi; Luh Masdarini; Cokorda Istri Raka Marsiti
Jurnal Kuliner Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v1i1.32924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola makan tradisi Megibung di Desa Sibetan Kecamatan Bebandem Kabupaten Karangasem. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan metode observasi dan wawancara dengan instrumen penelitian yaitu lembar observasi dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan pelaksanaan pola makan tradisi megibung di Desa Sibetan di bagi menjadi 4 tahapan yaitu yang pertama penyampaian aturan-aturan yang harus dapat disepakati, ditaati, dan dilaksanakan oleh seluruh peserta megibung karena mengandung nilai agama, nilai moral, dan nilai budaya yang tinggi. Lalu selanjutnya pembukaan pelaksanaan tradisi megibung ini di pimpin oleh ketua panitia pelaksana maupun kelurga tertua yang melaksanakan upacara agama yang biasanya di sebut juru bicara. Lalu tahap pelaksanaan tradisi megibung yang akan di mulai dengan pelaksanan mias hidangan. Terakhir penutup pelaksanaan tradisi megibung yang diakhiri dengan menyajikan tuak dan pembersihan tempat pelaksanaan megibung. Kata Kunci : identifikasi, pola makan, tradisi megibung
Substitusi Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour) dan Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.) Pada Pembuatan Kue Klepon I Komang Murtiasa; Cokorda Istri Raka Marsiti; Ni Made Suriani
Jurnal Kuliner Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v1i2.36086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula dan kualitas dari kue klepon mocaf bunga telang dilihat dari segi tekstur, warna, rasa, dan keseragaman bentuk. Panelis dalam penelitian ini adalah panelis terbatas yang berjumlah 4 orang yang terdiri dari dosen tata boga program studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi melalui uji organoleptik pada panelis dengan 3 tingkatan yaitu baik, cukup, dan kurang. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini meliputi, (1) Formula yang tepat pada pembuatan kue klepon mocaf bunga telang adalah 20% mocaf dan 80% tepung ketan. Untuk cairan yang digunakan adalah 100% ekstrak bunga telang. (2) Pada uji kualitas, dari segi tekstur, warna, dan keseragaman bentuk kue klepon mocaf bunga telang dikategorikan pada kategori “Baik”, sedangkan dari segi rasa dikategorikan pada kategori “Cukup”. Dari segi tekstur, kue klepon mocaf bunga telang memiliki tekstur kenyal dan padat sesuai dengan tolok ukur dan mendapatkan skor rata-rata 3 dengan kategori “Baik”. Dari segi warna, kue klepon mocaf bunga telang memiliki warna biru terang sesuai dengan tolok ukur yang ditentukan dan mendapat skor rata-rata 3 dengan kategori “Baik”. Dari segi keseragaman bentuk, kue klepon mocaf bunga telang mendapatkan skor 3 rata-rata dengan kategori “Baik” dan sudah sesuai dengan tolok ukur yang ditentukan, yaitu berbentuk oval dan meruncing di salah satu ujungnya serta memiliki bentuk yang seragam. Dari segi rasa, kue klepon mocaf bunga telang memiliki rasa manis dan tidak berasa mocaf dan mendapatkan skor rata-rata 2,25 dengan kategori “Cukup”.Kata Kunci: bunga telang; kue klepon; mocaf; substitusiThis study aims to determine the formula and quality of klepon cake which is using mocaf flour combined with butterfly pea flower in terms of texture, color, taste and uniformity of shape.The panelists in this study were a limited panel of 4 people consisting of a culinary lecturer in Family Welfare Education study program. The data collection methode which is used in this study was observation through organoleptic test on panelist by using 3 levels, those are good, sufficient and lacking. The data were analyzed by using quantitative descriptive techniques. The result of this study include, (1) The correct formula for making mocaf klepon cake with butterfly pea flower is 20% of mocaf flour and 80% glutinous rice flour. The liquid that was used is 100% of butterfly pea flower extract. (2) In the quality test, in terms of texture, color and uniformity of the shape of the mocaf klepon cake with butterfly pea flower, it was categorized in the “Good” category, while in terms of taste it was categorized as “sufficient”. In terms of texture, the mocaf klepon cake with butterfly pea frower has a chewy and dense texture, it is in accordance with the benchmarks and gets average score of 3 in the “Good” category. In terms of color, the mocaf klepon cake with butterfly pea flower has a bright blue color which is in accordance with the specified benchmarks and gets average score of 3 in the “Good” category. In terms of shape uniformity, the mocaf klepon cake with butterfly pea flower gets average score of 3 in the “Good” category and it is in accordance with the determined benchmarks, which is oval shaped, tapered at one end point and has a uniform shape each others. In terms of taste, the mocaf klepon cake with butterfly pea flower has a sweet taste, taste is good enough and gets average score of 2.25 in the “sufficient” category.Keywords: klepon cake, substitution, mocaf, butterfly pea flower
Analisis Standar Laboratorium Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Di Universitas Pendidikan Ganesha Tsani Hartani Suprapto; Ni Wayan Sukerti; Cokorda Istri Raka Marsiti
Jurnal Kuliner Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v1i2.37249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan (1) Standar Laboratorium Pendidikan Vokasional Seni Kuliner dilihat dari luas Ruang (2) Standar Laboratorium Pendidikan Vokasional Seni Kuliner ditinjau dari  luas area kerja mahasiswa (3) Standar Laboratorium Pendidikan Vokasional Seni Kuliner ditinjau dari penempatan peralatan pengolahan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah 1 orang Korprodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, 1 orang Korprodi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 1 orang kepala laboratorium, 5 orang dosen pengampu mata kuliah praktik, dan 3 orang perwakilan mahasiswa setiap angkatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Ditinjau dari Luas ruangan lab yaitu 132 m2 sudah memenuhi standar sesuai dengan permendiknas yang ditetapkan yaitu 32 m2. (2) Ditinjau dari luas area kerja belum memenuhi standar yang ditetapkan yaitu 4 m2/mahasiswa sedangkan luas area kerja yang dimiliki 4 m2 digunakan untuk 3 orang mahasiswa. (3) Ditinjau dari penataan peralatan pengolahan laboratorium sesuai dengan katagori 1 dan 2 belum dilakukan secara optimal. Maka perlu adanya pengusulan dari prodi ke universitas untuk mengembangkan laboraturium agar memenuhi standar sesuai dengan peraturan yang berlaku, baik dari fasilitas, material bangunan, dan peralatan, agar terciptanya keamanan dan kenyamanan dalam proses praktik.Kata-kata kunci: Analisis, Standar Laboratorium, Pendidikan Vokasional Seni KulinerThis study aims to describe (1) The standards of the Culinary Arts Vocational Education Laboratory in terms of the area of the room (2) The standards of the Culinary Arts Vocational Education Laboratory in terms of the student work area (3) The standards of the Culinary Arts Vocational Education Laboratory in terms of the placement of processing equipment.  The type of this research is descriptive qualitative.  The source of this research data is a person from the Study Program Coordinator of Vocational Education for Culinary Arts, a person from the Study Program Coordinator of Family Welfare Education, a head of the laboratory, 5 lecturers who teach practical courses, and 3 representatives of students for each generation.  The data collection techniques used observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used descriptive qualitative.  The results of this study showed that: (1) In terms of the laboratory area, which is 132 m2, it has met the standards in accordance with the stipulated National Education Ministerial Regulation, which is 32 m2.  (2) In terms of the work area, it does not meet the standards set, which is 4 m2 /student, while the 4 m2 work area is used for 3 students.  (3) Based on the arrangement of laboratory processing equipment according to categories 1 and 2 has not been done optimally.  So, there is a need for proposals from study programs to university to develop laboratories to meet standards in accordance with applicable regulations, both from facilities, building materials, and equipment, in order to create safety and comfort in the practical process.Key words: Analysis, Laboratory Standards, Vocational Education for Culinary Arts
KUALITAS MIE BASAH DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT BUAH ANGGUR SEBAGAI PEWARNA Luh Santiasih; Ni Wayan Sukerti; Cokorda Istri Raka Marsiti
Jurnal Kuliner Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v3i1.58454

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) formula yang digunakan dalam pembuatan mie basah dengan ekstrak kulit anggur sebagai pewarna alami, dan 2) kualitas mie basah dengan menggunakan ekstrak kulit anggur sebagai pewarna alami. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental dengan mengadaptasi model one-shot case study. Terdapat 30 orang panelis yang dilibatkan dalam penelitian ini yang terdiri dari 2 orang dosen tata boga di program studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Universitas Pendidikan Ganesha, dan 28 orang guru tata boga di SMKN 1 Gerokgak, SMKN 2 Singaraja, dan SMK Pariwisata Triatmajaya Singaraja. Para panelis dipilih dengan menggunakan teknik totally sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan penyebaran angket. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu; lembar observasi dan angket kuisioner. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan uji T khususnya one sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) formula yang digunakan untuk membuat mie basah dengan tambahan ekstrak kulit anggur sebagai pewarna adalah campuran 100% kulit anggur yang telah direbus terlebih dahulu ke dalam adonan mie tanpa telur, 270-gram tepung terigu protein tinggi, 25-gram tepung tapioka, ½ sdt garam, 10 ml minyak, 2) kualitas mie basah dengan ekstrak kulit anggur di level baik ditinjau dari tiga aspek yaitu; T-tabel sebesar 2,042 dan nilai efektivitas size adalah 0,83 (baik) untuk warna dimana mie memiliki warna ungu plum; nilai T hitung sebesar 27,26 dimana T-tabel sebesar 2,042 dengan nilai efektivitas size 0,82 (baik) dengan tekstur mie yang kenyal dan tidak mudah putus; dan nilai T hitung sebesar 25,92 dimana T-tabel sebesar 2,042 dengan nilai efektivitas size sebesar 0,77 (cukup) dimana rasa mie cukup gurih. Kata Kunci: Ektrak kulit anggur, Mie basah Abstract This study aimed at finding; 1) formula used in making wet noodles with grape skins extract as a natural dye, and 2) the quality of wet noodles made with grape skins extract as a natural dye. This study used pre-experimental as the research method by adapting one-shot case study model. There were 30 respondents involved in this study consisted of two lecturers from Welfare Family Study Program, Universitas Pendidikan Ganesha, and 28 culinary teachers from SMKN 1 Gerokgak, SMKN 2 Singaraja, and SMK Pariwisata Triatmajaya Singaraja. The respondents were selected by using totally sampling technique. Data were obtained by using observation and questionnaire distribution. The obtained data were analyzed by conducting one sample t-test. The results showed that; 1) formula used for making wet noodles with skin grapes extract as the natural dye were 100% of boiled grapes skins to the dough without eggs, 270 all purpose flour with high protein, 25 grams tapioca flour, ½ teaspoon salt, 10 ml oil, 2) the quality of wet noodles with grape skin extract is at a good level in terms of three aspects namely; The T-table is 2.042 and the size effectiveness value is 0.83 (good) for plum purple color; the calculated T value is 27.26 where the T-table is 2.042 with an effectiveness size value of 0.82 (good) for texture which is elastic and chewy; and the calculated T value is 25.92 where the T-table is 2.042 with a size effectiveness value of 0.77 (average) for tasty flavour. Keywords: Grape skin; Wet noodle
ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DAYA TARIK WISATA PANTAI MAWUN DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH Ishak, Ahmad Saphari; Marsiti, Cokorda Istri Raka; Kusyanda, Made Riki Ponga
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 15 No. 1 (2024): Creative Economy Study Trough: Tourism and Fashion Design
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam pengelolaan tempat wisata di Pantai Mawun Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. obyek penelitian ini adalah partisipasi masyarakat dalam pengelolaan daya tarik wisata Pantai Mawun, sedangkan subjek dalam penelitian ini yaitu Kepala Desa Tumpak, POKDARWIS, Karang Taruna, dan masyarakat sekitar. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentаsi. Metode dan analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, selanjutnya untuk keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian adalah partispasi masyarakat desa tumpak dalam pengelolaan daya tarik wisata pantai mawun yang dianalisis dengan 5 aspek yaitu partisipasi buah pikiran, partisipasi tenaga, partisipasi harta benda, partisipasi keterampilan dan kemahiran, dan partisipasi sosial. Dari semua aspek yang menjadi acuan dalam analisis partisipasi masyarakat yang diteliti terdapat 4 aspek sudah terlaksana dengan baik, namun satu aspek tidak dapat berjalan atau terlaksana dikarenakan keterbatasan masyarakat dalam hal ekonomi. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Pengelolaan, Daya Tarik Wisata
POTENSI OBJEK WISATA DESA PENGEMBUR KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH SEBAGAI DESA WISATA Yusuf, Karman; Ekayani, Ida Ayu Putu Hemy; Marsiti, Cokorda Istri Raka
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 15 No. 1 (2024): Creative Economy Study Trough: Tourism and Fashion Design
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Potensi Objek Wisata Desa Pengembur Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat Sebagai Desa Wisata. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Metode penelitian adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat potensi obejek wisata alam dan buatan di desa tersebut. Adapun potensi objek wisata alam yakni (1) Goa Saung, (2) Gunung Tele, dan potensi objek wisata buatan yakni (1) Tapak Silah Batu Siledenden, dan (2) Kerajinan Gerabah. Objek wisata di Desa Pengembur telah memenuhi indikator A4 sebagai acuan desa wisata yakni Attraction (atraksi) semua objek wisata di Desa Pengembur memiliki keindahan alam dan pemandangan sekitar yang begitu asri. Accessbility (aksesibilitas) yang berkaitan dengan akses jalan menuju objek wisata memiliki lokasi yang berdekatan dengan objek wisata lainnya, jalanan utama sudah beraspal dan lokasinya strategis. Amenities (fasilitas) telah memadai dan mendukung semua tempat objek wisata seperti sudah tersedianya warung makan, tempat ibadah, dan kios-kios yang menjual makanan dan minuman untuk wisatawan. Ancilliary (pelayanan tambahan) sudah terdapat keorganisasian atau pengelola, serta ketersediaan stakeholder namun belum terlalu aktif. Masyarakat lokal saat ini melakukan kerja sama dengan pemerintah ataupun pihak swasta untuk mendukung potensi-potensi yang dimiliki objek wisata di Desa Pengembur sebagai desa wisata. Perlunya partisipasi masyarakat dan peranan dari pemerintah diharapkan aktif dalam mendukung potensi objek wisata yang ada di desa Pengembur untuk pengembangan berkelanjutan. Kata kunci: potensi wisata, desa wisata, desa pengembur
Uji Kualitas Kue Muffin Subsitusi Tepung Bonggol Pisang Kepok (Musa Acuminata Balbisiana): Quality Test Of Muffin Cakes Substitution Of Kepok Banana Humil Flour (Musa Acuminata Balbisiana) Kertiani, Putu; Ni Made Suriani; Cokorda Istri Raka Marsiti
Jurnal Kuliner Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v4i1.75493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis perbedaan kualitas produk kue muffin substitusi tepung bonggol pisang kepok 1) antara formula 30% dengan formula 20%, 2) antara formula 30% dengan formula 10%, dan 3) antara formula 20% dengan formula 10% pada aspek warna, tekstur, aroma, dan rasa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitan kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Panelis dalam penelitian ini berjumlah 16 orang yang merupakan panelis terlatih. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dengan memberikan lembar uji kualitas menggunakan teknik skoring dengan interval skor 1 sampai 3. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian meliputi : 1) Antara formula 30% dengan formula 20% tepung bonggol pisang kepok didapatkan hasil t hitung > t tabel yang artinya terdapat perbedaan kualitas pada aspek warna, tekstur, aroma, dan rasa kue muffin tepung bonggol pisang kepok. 2) Antara formula 30% dengan formula 10% tepung bonggol pisang kepok didapatkan hasil t hitung > t tabel yang artinya terdapat perbedaan kualitas pada aspek warna, tekstur, aroma, dan rasa kue muffin tepung bonggol pisang kepok. 3) Antara formula 20% dengan formula 10% tepung bonggol pisang kepok didapatkan hasil t hitung > t tabel yang artinya terdapat perbedaan kualitas pada aspek tekstur, sedangkan pada aspek warna, aroma, dan rasa didapatkan hasil t hitung < t tabel yang artinya tidak terdapat perbedaan kualitas pada aspek warna, aroma, dan rasa kue muffin tepung bonggol pisang kepok.
Pengembangan Roll Cake Dengan Motif Prada Bunga Bakung Khas Bali: Development of a Roll Cake with a Balinese Prada Bunga Bakung Motif Ni Luh Vera Dwiyani; Marsiti, Cokorda Istri Raka; Ariani, Risa Panti
Jurnal Kuliner Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v4i1.75650

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tahapan pengembangan roll cake, (2) mendeskripsikan kelayakan produk roll cake dan (3) mendeskripsiskan uji diperluas produk roll cake motif prada bunga bakung khas Bali. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan R&D dengan model pengembangan 4D: define, design, development, dan dissemination. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dengan subjek penelitian terdiri dari panelis ahli desain dan 50 orang panelis diperluas. Hasil data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini meliputi : (1) Tahapan define perencanaan produk meliputi analisis awal dan resep acuan roll cake batik, tahapan design motif roll cake diinovasikan dengan motif prada bunga bakung khas Bali yang bertemakan flora berupa bunga, daun dan batang, tahap development dilakukan proses pembuatan atau perealisasian motif pada roll cake pada tahap ini juga dilakukan uji validasi produk oleh ahli desain dilihat pada aspek warna dan bentuk motif prada bunga bakung dan tahap terakhir yaitu dissemination pada tahap ini dilakukan uji kesukaan. (2) Pada uji kelayakan dari segi warna dan bentuk motif mendapatkan kualifikasi ”Sangat Baik”, dari segi warna mendapatkan skor rata-rata 5 dengan katagori ”Sangat Baik” dan dari segi bentuk motif mendapatkan skor rata-rata 4,5 dengan katagori ”Sangat Baik”. (3) Pada uji diperluas dari segi warna dan bentuk motif mendapatkan kualifikasi ”Sangat Suka”, dari segi warna mendapatkan skor rata-rata 4,76 dengan katagori ”Sangat Suka” dan pada aspek bentuk motif mendapatkan skor rata-rata 4,82 dengan kategori ”Sangat Suka” dari kedua penilaian menunjukan bahwa motif prada bunga bakung khas Bali layak untuk di terapkan pada roll cake dan dapat diterima oleh masyarakat. Kata kunci: model pengembangan 4D, roll cake, prada bunga bakung
Pengembangan Media Video Pembelajaran Pada Materi Tata Hidang Praktik Table Set-Up Russian Service Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Pariwisata Triatma Jaya Singaraja: Development of Learning Video Media on Practical Table Set-Up Material Russian Service Vocational High School Private Tourism Triatma Jaya Singaraja septa yahnan; Damiati; Cokorda Istri Raka Marsiti
Jurnal Kuliner Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v4i2.83291

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui langkah-langkah pengembangan media pembelajaran pada produk berupa media video pembelajaran pada materi tata hidang praktik Table Set-Up Russian Service SMKS Pariwisata Triatma Jaya Singaraja, (2) mengetahui kelayakan validitas pengembangan media video pembelajaran pada materi tata hidang praktik Table Set-Up Russian Service SMKS Pariwisata Triatma Jaya Singaraja berdasarkan uji ahli materi, ahli media dan ahli desain pembelajaran, (3) mengetahui respon pendidik dan peserta didik terhadap produk pengembangan media video pembelajaran pada materi tata hidang praktik Table Set-Up Russian Service SMKS Pariwisata Triatma Jaya Singaraja. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian dan pengembangan (Research & Development) dengan model pengembangan 4D (Define, Disgn, Develop, Disseminate). Subjek penelitian terdiri dari 2 orang ahli instrument, 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media dan 2 orang ahli desain pembelajaran, dan 29 siswa kelas XI. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan angket. Proses pengembangan media pembelajaran pada produk berupa media video pembelajaran pada materi tata hidang praktik Table Set-Up Russian Service SMKS Pariwisata Triatma Jaya Singaraja sangat layak. Berdasarkan hasil penilaian dari ahli materi memperoleh presentase sebesar 95% yang dikategorikan “sangat layak” digunakan sebagai media pembelajaran berdasarkan kualifikasi tingkat kelayakan, ahli media memperoleh presentase 97,7% dikategorikan “sangat layak”, ahli desain pembelajaran memperoleh presentase 98% dikategorikan “sangat layak”, dan hasil validasi respon peserta didik memperoleh presentase sebanyak 91% yang diartikan peserta didik dapat memahami produk media video pembelajaran berdasarkan sistematika, kejelasan materi, kualitas video, aspek visual dan audio, tipografi, kelayakan isi, penyajian, tahap pembelajaran dan model pembelajaran.
Pengembangan Media Video Pembelajaran Sweet Bread Pada Mata Kuliah Bakery di Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner. : Development of Sweet Bread Learning Video Media in Bakery Course in Culinary Arts Vocational Education Study Program. Eka Putri Maharani, I Gusti Ayu; Ni Wayan, Sukerti; Cokorda Istri, Raka Marsiti
Jurnal Kuliner Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v4i2.83429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menghasilkan media video pembelajaran sweet bread pada mata kuliah bakery di Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, untuk mendeskripsikan kelayakan media video pembelajaran sweet bread oleh para ahli serta untuk mendeskripsikan respon mahasiswa terhadap media video pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan R&D ( Research & Development ) dengan mempergunakan model pengembangan 4D yang melalui 4 tahapan yaitu define, design, development dan disseminate. Responden dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner semester 6 dan 8 yang sudah menempuh mata kuliah bakery pada semester sebelumnya. Penelitian ini menggunakan penilaian skala likert serta kuesioner yang disebarkan kepada ahli dan responden mahasiswa untuk mengumpulkan data selanjutnya data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Adapun data yang diperoleh menghasilkan media video pembelajaran dengan menggunakan model pengembangan 4D yang layak berdasarkan uji ahli dapat dikategorikan “Sangat Layak” dengan persentase uji ahli materi sebesar 98%, uji ahli desain pembelajaran sebesar 90% dan uji ahli media pembelajaran sebesar 98%. Dan hasil responden mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner sebesar 84,2% menyatakan bahwa media video pembelajaran sweet bread pada mata kuliah bakery di Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner dapat katagori “Sangat Setuju” digunakan sebagai media video pembelajaran. Kata Kunci : Media Video Pembelajaran, Model 4D, Sweet Bread.
Co-Authors ., Agnesita Purwanto ., Agus Very Frengky ., DESAK PUTU NITA APSARI ., Dewa Gede Maha Wijaya Putra ., Dzikri Hidayat ., Gusti Ayu Dwi Indrasari ., Hanifa Firdaus ., I Dewa Ayu Nyoman Prajna Paramita ., Ida Bagus Komang Krisnanda w ., Irham Sani ., Kadek Arianti ., Kadek Meli Anggarsari ., Luh Putu Budiartini ., Ni Kadek Sri Wahyuni ., Ni Luh Sri Lestari ., Ni Made Ayu Arisna ., NI MADE EVA YULIANA ., Ni Made Sri Arsani ., Ni Wayan Sugi Astika Dewi ., PUTU ADI PERIAWAN ., Putu Dedo Hendrawan ., Putu Dika Indrawan ., Putu Ellis Octaviyani ., YULI ANITIAS Agnesita Purwanto . Agus Ari Pratama Agus Very Frengky . Anggarsari, Kadek Meli Apsari, Desak Putu Nita Budi Utomo Budi Utomo BUDI UTOMO . Budi Utomo ., Budi Utomo Budiartini, Luh Putu Cahyani, Kadek Winda Damiati Damiati - Desak Nyoman Kartika Dewi Desak Nyoman Kartika Dewi . Desak Putu Nita Apsari DESAK PUTU NITA APSARI . Dewa Gede Maha Wijaya Putra . Dewi, Desak Nyoman Kartika Donita, Kadek Okky Dina Dzikri Hidayat . Eka Putri Maharani, I Gusti Ayu Febrianto, Muh. Feliatra Gst Ayu Purwaningsih . Gusti Ayu Dwi Indrasari . Gusti Ketut Arianti . Hanifa Firdaus . I Dewa Ayu Nyoman Prajna Paramita . I Komang Murtiasa I Nyoman Sujana I Wayan Aris Styadi Putra . Ida Ayu Kade Daranindra Cintia Dewi Ida Ayu Putu Hemy Ekayani Ida Bagus Komang Krisnanda W Ida Bagus Komang Krisnanda w . Iga Garnish . Iga Garnish ., Iga Garnish Indarwan, Anandita R Inten Ihromi May INTEN IHROMI MAY . Irham Sani Irham Sani . Ishak, Ahmad Saphari Kadek Agustina Puspa Ningrum Kadek Arianti . Kadek Dewi Kariani . Kadek Dewi Kariani ., Kadek Dewi Kariani Kadek Dian Utami Dewi . Kadek Harumini . Kadek Harumini ., Kadek Harumini Kadek Meli Anggarsari Kadek Meli Anggarsari . Kasih Pratiwi, Ni Luh Putu Mita Kertiani, Putu Ketut Pande Triana d . Komang Ratna Dewi . Komang Ratna Dewi ., Komang Ratna Dewi Komang, Trisna Dewi Krisnanda W, Ida Bagus Komang Lestari, Ni Luh Sri Luh Masdarini Luh Putu Budiartini Luh Putu Budiartini . Luh Putu Desy Yusanti . Luh Santiasih Made Diah Angendari Made Riki Ponga Kusyanda May, Inten Ihromi Muh. Febrianto Ni Desak Made Sri Adnyawati Ni Kadek Ayu Handayani . Ni Kadek Sri Wahyuni . Ni Ketut Susilawati Ni Luh Debiani . Ni Luh Meliawati . Ni Luh Meliawati ., Ni Luh Meliawati Ni Luh Sri Lestari Ni Luh Sri Lestari . Ni Luh Vera Dwiyani Ni Made Ayu Arisna . NI MADE EVA YULIANA . Ni Made Novia Kritina Dewi Ni Made Ritasari . Ni Made Sri Arsani . Ni Made Suriani Ni Nyoman Yudiantari . Ni Nyoman Yudiantari ., Ni Nyoman Yudiantari Ni Putu Susrita Maharani Ni Putu Yulita Astira Eka Putri Ni Wayan Sugi Astika Dewi . Ni Wayan Sukerti Ni Wayan, Sukerti Periawan, Putu Adi Putu Adi Periawan PUTU ADI PERIAWAN . Putu Ardian Pratama Putra Putu Dedo Hendrawan Putu Dedo Hendrawan . Putu Desinatalia . Putu Dian Prima Kusuma Dewi Putu Dika Indrawan . Putu Eka Suriawan . Putu Eka Suriawan ., Putu Eka Suriawan Putu Ellis Octaviyani . Qiftijah . Qiftijah ., Qiftijah Rahayu Arinta, Fenty Risa Panti Ariani Rismayani, Kadek septa yahnan Suprapto . Suprapto . Trisna Dewi Komang Tsani Hartani Suprapto Wibie Verdian YULI ANITIAS . Yulianitias Yulianitias Yulianitias, Yulianitias Yusuf, Karman