Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ners

Hubungan Derajat Keparahan Akne Vulgaris dengan Tingkat Kepercayaan Diri pada Mahasiswi Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha Ni Kt. Selma Rigatiani Contana; Ni Putu Dewi Sri Wahyuni; Ni Luh Kadek Alit Arsani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51725

Abstract

Wajah memiliki dampak besar pada penampilan visual, Akne vulgaris dapat mempengaruhi fungsi emosional, sosial, dan psikologis, serta kualitas hidup seseorang. Akne vulgaris merupakan peradangan kronis pada unit pilosebasea ditandai dengan komedo, papula, pustula, dan terkadang nodul atau kista, terutama pada wajah, dada, dan punggung. Di Indonesia, prevalensi akne juga cukup tinggi, terutama pada usia produktif, termasuk mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Akne vulgaris dengan tingkat kepercayaan diri pada mahasiswi. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional study. Responden yang dilibatkan sebagai sampel penelitian adalah 67 orang yang diambil menggunakan metode purposive sampling. Uji statistik menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Dari hasil penelitian ini berdasarkan hasil analisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman, diperoleh nilai koefisien korelasi (rₛ) = -0,311 dengan nilai signifikansi (p) = 0,011 (p < 0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif dengan kekuatan sedang dan signifikan secara statistik antara derajat akne vulgaris dan tingkat kepercayaan diri pada remaja. Kata Kunci: akne vulgarisi, kepercayaan diri, remaja.
Efektivitas Senyawa Fitokimia Benalu dari Berbagai Tanaman Inang Sebagai Agen Antidiabetes : Suatu Systematic Review Ni Kadek Melani; Ni Putu Dewi Sri Wahyuni; Made Dian Prima Dewi; Aquila Nadia Tsany Ayunda; Ritchie Soedjono
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54152

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi tinggi dan risiko komplikasi serius, sehingga diperlukan terapi alternatif yang aman dan efektif. Tanaman benalu (Loranthaceae) mengandung senyawa fitokimia seperti flavonoid, tanin, saponin, dan polifenol yang berpotensi sebagai agen antidiabetes. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas antidiabetes benalu dari berbagai tanaman inang melalui systematic review. Pencarian literatur dilakukan pada PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar terhadap artikel yang dipublikasikan pada 2013–2023. Studi in vivo dan in vitro yang melaporkan aktivitas antidiabetes benalu dengan identifikasi inang yang jelas diinklusi, sedangkan artikel tanpa data kuantitatif dikecualikan. Sebanyak 12 studi dianalisis, meliputi benalu pada inang kersen (4 studi), duku (3), kelor (1), rambutan (1), kayu jawa (1), mangga (1), dan Sebastiania bonplandiana (1). Aktivitas antidiabetes ditunjukkan melalui penurunan kadar glukosa darah 23–56,52%, inhibisi enzim α-glukosidase dan α-amilase (IC₅₀ 57,29–92 ppm), serta penurunan marker stres oksidatif dan inflamasi. Disimpulkan bahwa aktivitas antidiabetes benalu bersifat inang spesifik, dengan benalu dari inang duku, kersen, dan S. bonplandiana menunjukkan efektivitas paling konsisten dan berpotensi dikembangkan sebagai fitofarmaka.