M.Pd. Dra. Made Sulastri .
Unknown Affiliation

Published : 139 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Konseling Behavioral Dengan Teknik Asertif Untuk Meningkatkan Self Confidence Pada Siswa Kelas X.2 Di SMA Bhaktiyasa Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014. ., Fitria Astuti; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3699

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Layanan Bimbingan Konseling yang bertujuan untuk meningkatkan self confidence siswa dengan penerapan Konseling Behavioral Teknik Asertif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 5 orang siswa kelas X.2 SMA Bhaktiyasa Singaraja tahun pelajaran 2013/2014 yang memiliki self confidence yang rendah. Data tersebut diperoleh dari yaitu kuesioner self confidence dari awal siklus sampai siklus II. Metode observasi juga digunakan sebagai metode komplementer yang mendukung data utama tersebut. Kuesioner self confidence yang diperoleh dari responden dikumpulkan dan diolah dengan teknik deskriptif analisis. Hasil penelitian dari pra siklus diperoleh rata-rata pencapaian self confidence terhadap 5 siswa sebesar 64,3% dengan kategori rendah. Pada siklus I terjadi peningkatan dengan rata-rata 9,6% dengan kategori sedang. Dari hasil siklus I ternyata 3 siswa dikategorikan tinggi dan 2 orang dikategorikan rendah sehingga perlu dilanjutkan treatment pada siklus II. Pada siklus II terjadi peningkatan dengan rata-rata peningkatan 21,3% dengan kategori tinggi. Artinya siswa sudah bisa percaya diri. Data diperkuat dari observasi dan hasil penilaian layanan yang dibuat oleh siswa setiap konseling perorangan. Hasil penelitian ini diharapkan siswa mengeksplorasi dan mengekspresikan diri sehingga memiliki self confidence yang optimal.Kata Kunci : behavioral, asertif, self confidence This research is an action research of Counseling Service that aims to increase the self confidence of students with the application of Assertive Techniques of Behavioral Counseling.The subjects in this study were five high school students of class X.2 of Bhaktiyasa Singaraja school year of 2013/2014 which have low self confidence. The data was obtained from the questionnaire of self confidence from cycle I to cycle II. Observation method was also used as a complementary method that supports the main data. Questionnaire of self confidence was gained from respondents collected and processed by analysis descriptive techniques. The result of the pre-cycle was the average achievement of self confidence to five students is 64.3% in the low category. In the first cycle, there was an increase by an average of 9.6% in the medium category. From the result of the first cycle, it turns out that three students are categorized as high and two people are categorized low so that treatment needs to be continued in the second cycle. On the second cycle, there was an increase with an average increase of 21.3% in the high category. This means that students are able to believe in themselves. The data was confirmed by the observation and service assessment made by each student in every single personal study. From the result, students are expected to explore and express themselves thus have optimal self confidence.keyword : behavioral, assertive, self-confidence
IMPLEMENTASI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP SD NO. 3 KALIUNTU KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Putu Anom Sunantha; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas V semester II Sekolah Dasar no. 3 Kaliuntu tahun pelajaran 2013/2014 setelah diterapkannya pendektan keterampilan proses. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar no. 3 Kaliuntu tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 21 orang yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 12 orang siswa perempuan. Metode Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes. Data yang didapatkan dari metode tes selanjutnya dianalisis dengan menggunakan rumus persentase tingkat ketuntasan belajar, selanjutnya dikonversikan ke dalam tingkat hasil belajar IPA berdasarkan PAP skala 5.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, hasil belajar siswa mencapai 58,1% dengan kategori kurang dan pada siklus II hasil belajar siswa mencapai 79,5% dengan kategori cukup, sehingga terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 21,4%. Oleh karena itu, penerapan pendekatan keterampilan proses dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar no. 3 Kaliuntu tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan keterampilan proses dan hasil belajar IPA This study aimed to increase the outcome of studying IPA on the fifth grade students in second semester of elementary school number 3 Kaliuntu in academic year 2013/2014 after skill approaching process was applied. The design of this study was classroom action research which conducted in two cycles. Each cycles consisted of two meeting.The subject of this study was 21 students of fifth grade students of elementary school number 3 Kaliuntu in academic year 2013/2014 which consisted of 9 male students and 12 female students. This study used test as a method to collect the data. The data that was found through test was analyzed by using formula of percentage passed level of the study, furthermore was converted into the outcome level of studying IPA based on PAP Scale 5.The result of the study showed that the outcome level of students’ learning was increased from the first cycle to the second cycle. In the first cycle, the level of students’ learning achieved 58,1 % categorized as low and in the second cycle the level of students’ learning attained 79,5 % categorized as sufficient. So that there was raising level of students’ learning from the first cycle to the second cycle. Hence, the application of skill approaching process can increase the outcome of studying IPA of fifth grade students of elementary school number 3 kaliuntu in academic year 2013/2014.keyword : Skill Approaching Process and Study Outcome
PENGARUH PENDEKATAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD ., Made Asri Andayani; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan pendekatan Reciprocal Teaching dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD desa Anturan Kecamatan Buleleng yang berjumlah 118 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Anturan yang berjumlah 41 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 1 Anturan yang berjumlah 39 orang sebagai kelas control. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes . Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh rata–rata pemahaman konsep IPA kelompok eksperimen adalah 22,85, sedangkan dari rata–rata pemahaman konsep IPA kelompok kontrol yaitu 14,38. Dari hasil analisis data, diperoleh thitung = 8,39 lebih besar daripada ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan pendekatan Reciprocal Teaching dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian pendekatan Reciprocal Teaching memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman konsep IPA siswa pada kelas V. Kata Kunci : reciprocal teaching, pemahaman konsep IPA This study aims to determine the differences between the groups understanding of science concepts that students learn to use Reciprocal Teaching approaches and groups of students who are taught using conventional learning models . This research is a quasi experimental study . The study population was all students in the class V semester of academic year 2013/2014 in the village primary school Anturan Buleleng , amounting to 118 people . The samples in this study were fifth grade students of SD Negeri 2 Anturan which amounted to 41 people as the experimental class and fifth grade students of SD Negeri 1 Anturan , amounting to 39 people as a control class . Determination of the sample using simple random sampling technique . Student data collected using test . The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics . Based on calculations, the average understanding of science concepts experimental group was 22.85 , while the average understanding of science concepts control group is 14.38 . From the analysis of the data , obtained t = 8.39 is greater than t table ( at the significance level of 5 % ) = 2.00 . The results of this study showed significant differences between the groups of students who are learning using Reciprocal Teaching approach with a group of students who learn using conventional learning models . Thus Reciprocal Teaching approach gives significant influence on students' understanding of science concepts in class V.keyword : reciprocal teaching, understanding of science concepts
PENGARUH PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE TERHADAP HASIL BELAJAR PKN ., I Putu Eka Pratama Putra; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Drs. Nyoman Wirya
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester I di SD Negeri Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Sekolah Dasar Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 118 orang. Sampel penelitian ini yaitu keseluruhan populasi yang terdiri dari kelas V SD N 2 Kalibukbuk dan kelas V SD N 4 Kalibukbuk yang berjumlah 67 orang. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh (1) hasil belajar PKn siswa kelompok eksperimen dengan M = 23,43 tergolong kriteria sangat tinggi, (2) hasil belajar PKn siswa kelompok kontrol dengan M = 18,67 tergolong tinggi, (3) thit = 15,45 dan ttab = 2,021 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti thit > ttab, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V di SD Negeri Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : Value Clarification Technique, hasil belajar. The purpose of this research was to know the difference of the learning result among the group of students in learning PKn by using Value Clarification Technique (VCT) and the group of students in learning by using Conventional Method for the fifth grade students of the first semester of the state elementary school in Kalibukbuk village, Buleleng district, in the regency of Buleleng in the academic year of 2013/2014. The type of this research was quasi experiment. The population of this research was all of the fifth grade students of the state elementary school in Kalibukbuk village, Buleleng district, in the regency of Buleleng in the academic year of 2013/2014 which were 118 students in total. While the sample of this research was all the students of the fifth grade of elementary school 2 Kalibukbuk and elementary school 4 Kalibukbuk which were 67 students in total. The data of the result in learning PKn was collected with multiple choice test instruments. This data was analized by using descriptive and inferential statistics. The analization of inferential statistics used T-test. Based on the result of data analization, it was got 1) the result in learning PKn for the experiment group was scored M=23,43 was very high category, 2) the result in learning PKn for control group was scored M=18,67 was a high category and 3) thit = 15,45 and ttab = 2,021 in a significancy 5 %, it meant that thit > ttab. So, it can be concluded that there was the effect of Value Clarifiaction Technique (VCT) in learning PKn for the fifth grade students of the state elementary school in Kalibukbuk village, Buleleng district, in the regency of Buleleng.keyword : Value Clarification Technique, result of learning.
pengaruh model pembelajaran reciprocal teaching terhadap hasil belajar ipa siswa kelas v ., I Gede Ariyasa; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Reciprocal teahing dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester I di SD Negeri 1Tulamben tahun pelajaran 2013/2014 Kecamatan kubu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester I di SD Negeri 1 tulamben Kecamatan Kubu yang berjumlah 54 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VA SD Negeri 1 Tulamben yang berjumlah 27 orang dan siswa kelas VB SD Negeri 1 Tulamben yang berjumlah 27 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Reciprocal teahing dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 84,94 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 68,38, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Reciprocal teahing berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VA di SD Negeri 1 Tulamben Kecamatan Kubu.Kata Kunci : model pembelajaran Reciprocal teaching, Hasil belajar IPA This research was aimed to know the differences of the result of studying science between students who got Reciprocal Teaching learning model and the students who got the conventional teaching learning model for grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district, in academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research. The population of this research was 54 students of grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district. The sample of this research was 27 students from class VA and 27 students from class VB of grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district. The data was collected by using objective test instrument and was being analyzed by using the analysis of Descriptive Statistic and Inferential Statistic Test (t-test). This research showed that there was a significant between students who got Reciprocal Teaching learning model and the students who got the conventional teaching learning model. It was seen from the average score of experimental group which was 84.94. It was higher than the average of control group which was 68.38. It can be concluded that the implementation of Reciprocal Teaching learning model influenced the result of studying science for grade V semester I at SD Negeri 1 Tulamben, Kubu Sub-district, in academic year 2013/2014.keyword : Reciprocal Teaching learning model, the result of studying science.
PENGARUH PENDEKATAN CTL BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD GUGUS IV KECAMATAN BULELENG ., I Made Wiraguna; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar IPA pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan CTL berbasis kearifan lokal (2) hasil belajar IPA pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvesional (3) perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan CTL berbasis kearifan lokal dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian non-equivalent post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di SD Gugus IV Kecamatan Buleleng. Sampel diambil dengan teknik random sampling dan diperoleh siswa kelas V SD Negeri 1 Penglatan sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 3 Penglatan sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial. Statistik inferensial mengguanakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) data hasil belajar IPA pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan CTL berbasis kearifan lokal cenderung tinggi dengan Mo>Md>M (24,30>23,83>22,98) (2) data hasil belajar IPA pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvesional cenderung rendah dengan Mo 23,83 > 22,98) (2) science learning outcomes data on students who learned with conventional approach tend to be low with Mo < Md < M (19,50 < 19,75 < 20,00) (3) there are significant differences between the groups of science learning outcomes of students who learned with the CTL approach based on local wisdom and group students who learned with the conventional approach. It can be seen from the average value of the experimental group was higher than the average value of the control group, and the results of hypothesis testing with 4,080 tcount > ttable 2,000. Thus, it can be concluded that the CTL approach based on local wisdom positive effect on science learning outcomes and CTL approach is better than conventional approach. keyword : Contextual Teaching and Learning, local wisdom, science learning outcomes
Hubungan antara Pola Asuh Orang Tua dan Kebiasaan Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa SD Kelas IV Semester Genap di Kecamatan Melaya-Jembrana ., Fitria Rahmawati; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan: (1) pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar, (2) kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar, (3) secara bersama-sama antara pola asuh orang tua dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar siswa SD kelas IV semester genap di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah ex post facto. Besarnya populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV semester genap di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 1.055 orang siswa. Sampel atau sensus dalam penelitian ini berjumlah 285 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode kuesioner untuk mengukur pola asuh orang tua dan kebiasaan belajar, dan metode pencatatan dokumen untuk mencatat prestasi siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang signifikan pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar siswa dengan kontribusi sebesar 18,23%, (2) terdapat hubungan yang signifikan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar siswa dengan kontribusi sebesar 10,6%, (3) secara bersama-sama terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar siswa dengan kontribusi sebesar 70,56% dengan kategori sangat kuat. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pola asuh orang tua dan kebiasaan belajar mempengaruhi prestasi belajar siswa. Kata Kunci : pola asuh orang tua, kebiasaan belajar, dan prestasi belajar. This research aim to to know relation: (1) pattern take care of old fellow to achievement learn, (2) habit learn to achievement learn, (3) by together between pattern take care of old fellow and habit learn to achievement learn class student of IV even semester in District Of Melaya, Sub-Province of Jembrana school year 2012 / 2013. This Research type is facto post ex. Level of population in this research is entire/all class student of IV even semester in District Of Melaya, Sub-Province of Jembrana school year 2012 / 2013 amounting to 1.055 student people. Sampel or census in this research amount to 285 student. used Method data collecting that is method of kuesioner to measure pattern take care of old fellow and habit learn, and method record-keeping of document to note student achievement. Technique analyse data the used is descriptive analysis and analysis of regresi.Result of research indicate that (1) There are relation which is pattern signifikan take care of old fellow to achievement learn student with contribution equal to 18,23%. (2) There are relation which is habit signifikan learn to achievement learn student with contribution equal to 10,6%. (3) By together there are relation which is signifikan between pattern take care of old fellow and habit learn to achievement learn student with contribution equal to 70,56% with category very strong. Pursuant to result of research, please conclude that pattern take care of old fellow and habit learn to influence achievement learn student. keyword : pattern take care of old fellow, habit learn, and achievement learn
PENGARUH PENDEKATAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD ., Made Asri Andayani; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan pendekatan Reciprocal Teaching dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD desa Anturan Kecamatan Buleleng yang berjumlah 118 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Anturan yang berjumlah 41 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 1 Anturan yang berjumlah 39 orang sebagai kelas control. Penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes . Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh rata–rata pemahaman konsep IPA kelompok eksperimen adalah 22,85, sedangkan dari rata–rata pemahaman konsep IPA kelompok kontrol yaitu 14,38. Dari hasil analisis data, diperoleh thitung = 8,39 lebih besar daripada ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan pendekatan Reciprocal Teaching dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian pendekatan Reciprocal Teaching memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman konsep IPA siswa pada kelas V. Kata Kunci : reciprocal teaching, pemahaman konsep IPA This study aims to determine the differences between the groups understanding of science concepts that students learn to use Reciprocal Teaching approaches and groups of students who are taught using conventional learning models . This research is a quasi experimental study . The study population was all students in the class V semester of academic year 2013/2014 in the village primary school Anturan Buleleng , amounting to 118 people . The samples in this study were fifth grade students of SD Negeri 2 Anturan which amounted to 41 people as the experimental class and fifth grade students of SD Negeri 1 Anturan , amounting to 39 people as a control class . Determination of the sample using simple random sampling technique . Student data collected using test . The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics . Based on calculations, the average understanding of science concepts experimental group was 22.85 , while the average understanding of science concepts control group is 14.38 . From the analysis of the data , obtained t = 8.39 is greater than t table ( at the significance level of 5 % ) = 2.00 . The results of this study showed significant differences between the groups of students who are learning using Reciprocal Teaching approach with a group of students who learn using conventional learning models . Thus Reciprocal Teaching approach gives significant influence on students' understanding of science concepts in class V.keyword : reciprocal teaching, understanding of science concepts
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CTL BERBASIS BUDAYA BALI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD GUGUS SUKAWANA ., I Kadek Nadiartana; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2448

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep dalam mata pelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CTL berbasis budaya Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di SD Gugus Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten bangli. Prosedur penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain post-test only with non equivalent control group design. Popupasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus Sukawana Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 49 orang. Teknik pengambilan sampel adalah teknik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data pemahaman konsep siswa diperoleh dengan menggunakan tes pilihan ganda diperluas. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep dalam mata pelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CTL berbasis budaya Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini dibuktikan dengan Rata-rata skor pemahaman konsep siswa kelompok eksperimen adalah 31,1 berada pada kategori tinggi sedangkan skor pemahaman konsep siswa kelompok kontrol adalah 24,8 berada pada kategori sedang dengan nilai thitung sebesar 3,215 dan ttab = 2,021 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CTL berbasis budaya Bali lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : CTL, budaya Bali, pemahaman konsep Abstract The research aims to determine differences in understanding of concepts in science among the group of students who learned with CTL-based learning model Balinese culture and the group of students who learned with conventional learning models in class V student of the school year 2013/2014 in the SD group Sukawana district of Kintamani Bangli regency. The research procedure is quasi-experimental studies and using post-test only design with non-equivalent control group design. Popupasi this study were all fifth grade students of elementary schools in the district of Kintamani Sukawana Cluster Academic Year 2012/2013. The sample used in this study amounted to 49 people. Sampling technique is random sampling technique, but the class was randomly assigned. Data obtained with students' understanding of the concept of using extended multiple choice test. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The analysis showed that there were differences in understanding concepts in science among the group of students who learned with CTL-based learning model Balinese culture and the group of students who learned with conventional learning models. This is evidenced by the average score of the experimental group students' understanding of concepts was 31.1 at the high category while scores of understanding the concept of the control group was 24.8 students in middle category with tcount ttab = 3,215 and then 2,021 t greater than ttab. Based on these results it can be said that a group of students who learned with CTL-based learning model Balinese culture is better than the group of students who learned with conventional learning models. keyword : CTL, Balinese culture, understanding concepts
PENGARUH MODEL INTERACTIVE CONCEPTUAL INTRUCTION (ICI) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Dwi Ari Nitra Putri; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi hasil belajar matematika siswa yang tidak menggunakan Model Interactive Conceptual Intruction (ICI), 2) deskripsi hasil belajar matematika siswa yang menggunakan Model Interactive Conceptual Intruction (ICI), 3) perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Model ICI dan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester ganjil SD No. 2 Anturan Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Desa Anturan Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 118 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No 2 Anturan yang berjumlah 41 orang dan siswa kelas V SD No 1 Anturan yang berjumlah 39 orang. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 16,31 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 1,980. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model (ICI) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Dari rata–rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 33,27 dan kelompok kontrol adalah 20,39. Hal ini berarti bahwa eksperimen > kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model Interactive Conceptual Intruction (ICI berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di SD No 2 Anturan Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : model Interactive Conceptual Intruction (ICI), Hasil Belajar. This study aimed at finding: 1) description of students’ mathematic learning outcome who are not treated by Interactive Conceptual Intruction (ICI) model, 2) description of students’ mathematic learning outcome treated by Interactive Conceptual Intruction (ICI) model, 3) significant difference of mathematic learning outcome between students’ taught by Interactive Conceptual Intruction (ICI) model and students’ taught conventionally conducted to the fifth grade students’ of SD No. 2 Anturan in odd semester of academic year 2013/2014. This study is a quasi experiment and the population are all fifth grade students of SD Desa Anturan Kecamatan Buleleng with amount of 118 students. Sample of this study are 41 students of SD No 2 Anturan and 39 students of SD No 1 Anturan. The data of students’ mathematic learning outcome were gathered by using essay test instrument. The data gathered were analyzed by descriptive and inferential statistic (t-test) analysis. Based on the result of data analysis, thit is 16,31 and ttab (with frequency level 5%) is 1,980. It means that thit > ttab, it can be interpreted that there is a significant difference between students’ who taught by using ICI model and conventional teaching. From the result of arithmetic mean ( ), it found that of eksperiment group is 33,27 and of control group is 20,39. It means that eksperiment > control. To sum up, the implementation of ICI model has positive influence toward mathematic learning outcome of fifth grade students at SD No 2 Anturan Kecamatan Buleleng.keyword : Interactive Conceptual Intruction (ICI) model, Mathematic learning outcome.
Co-Authors ., A.A. Gede Agung Wisnu ., Desak Putu Sri Lestari ., I Dewa Ayu Agung Paramitha ., I Komang Cahya Trianandika ., I Putu Putra Adnyana ., Ketut Purnamasari ., Ni Kadek Ayu Sintya Dewi ., Ni Komang Santi Nopiyanti Anak Agung Istri Virnayani ., Anak Agung Istri Virnayani Anak Agung Mas Peradnyani . Anis Cahyati ., Anis Cahyati Ari Wibowo Maha Putra . Ayu Made Indah Purnama Dewi . Ayyu Mawaddah ., Ayyu Mawaddah Binti Zughoiriyah ., Binti Zughoiriyah Desak Nyoman Rosita Dewi ., Desak Nyoman Rosita Dewi Desak Putu Parmiti Dewa Ayu Putu Rianthi Karina . Dewa Nyoman Sudana Didith Pramunditya Ambara Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Ari Nitra Putri . Fitria Astuti . Fitria Rahmawati . Gusti Ayu Ikka Pramesti . Gusti Ayu Setyaning Ratna Dewi ., Gusti Ayu Setyaning Ratna Dewi Hanny Hafiar Helida . I Gede Ariyasa . I Gede Krisna Pratama . I Gede Margunayasa I Gusti Ayu Ngurah Indah Irmayanti . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Nadiartana . I Kadek Suartana . I Ketut Bayu Dharma Putra ., I Ketut Bayu Dharma Putra I Ketut Gading I Komang Gede Sutawan . I Komang Sudarma I Komang Sumianto ., I Komang Sumianto I Komang Wardika . I Made Andri Suantara ., I Made Andri Suantara I Made Citra Wibawa I Made Dwi Freedo Budiartha ., I Made Dwi Freedo Budiartha I Made Wiraguna . I Putu Anom Sunantha . I Putu Eka Pratama Putra . I Wayan Eta Sukariyasa . I Wayan Wita Ignatius I Wayan Suwatra Kadek Agus Marthana Putra . Kadek Ayu Sasmita Dewi ., Kadek Ayu Sasmita Dewi Ketut Lestariani . Komang Adi Suryawan . Komang Ari Swastini . Komang Lia Agustini . Komang Nita Endrayani ., Komang Nita Endrayani Luh Ayu Tirtayani Luh Wini Ayu Wreti Kandayun ., Luh Wini Ayu Wreti Kandayun M. Rohmat Rozai ., M. Rohmat Rozai M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . Made Aditya Putra Jaya . Made Asri Andayani . Made Candra Dwi Putra ., Made Candra Dwi Putra Moch Arif Rahman . Mutiara Magta Ni Kadek Candra Dewi . Ni Kadek Candra Waisnawati ., Ni Kadek Candra Waisnawati Ni Kadek Dwi Mariyani . Ni Ketut Sri Wahyuni . Ni Ketut Suarni Ni Komang Dewi Darmadi Sarastini . Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani ., Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani Ni Komang Valentina ., Ni Komang Valentina Ni Luh Ayuningtias Damayanti . Ni Luh Desy Permini . Ni Luh Putu Anik Sugiantari ., Ni Luh Putu Anik Sugiantari Ni Luh Putu Ayu Juliarti ., Ni Luh Putu Ayu Juliarti Ni Luh Ratna Agustini . Ni Made Rosa Dwi Pramita ., Ni Made Rosa Dwi Pramita Ni Made Sri Jayantini . Ni Made Suwaryantini . Ni Nyoman Alit Pradnya Dewi . Ni Nyoman Ayu Sukreni . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Ratna . Ni Putu Bintari . Ni Putu Elza Citra Wulandari ., Ni Putu Elza Citra Wulandari Ni Putu Sri Nonik Andayani . Ni Putu Subiantari ., Ni Putu Subiantari Ni Wayan Rati Ni Wayan Wiwik Puspitayanti . Ni Wayan Yuni Sudiasih . Nikmatus Sholeha ., Nikmatus Sholeha Nina Astria ., Nina Astria Nur Shintya Isbayani ., Nur Shintya Isbayani Nyoman Dantes Pande Adi Putra . Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putu Aryawan . Putu Ayu Oka Sulasmi . Putu Deni Lesmana ., Putu Deni Lesmana Putu Eka Darmayanti ., Putu Eka Darmayanti Putu Laksmi Widyaswari . Putu Lia Novi Arini ., Putu Lia Novi Arini Putu Rahayu Ujianti Rian Rosadi . Rina Noviandari . S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Kadek Suranata . Sang Ayu Made Desiani ., Sang Ayu Made Desiani