M.Pd. Dra. Made Sulastri .
Unknown Affiliation

Published : 139 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE OUTBOUND UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK ., Nur Shintya Isbayani; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.6148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosoial emosional pada anak Taman Kanak-kanak kelompok A setelah penerapan metode outbound. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Subjek dari penelitan ini adalah 16 orang anak kelompok A PAUD ABC Singaraja semester II tahun pelajaran 2014/2015. Data penelitian tindakan kelas ini dikumpulkan melalui metode observasi menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata persentase keterampilan sosial emosional anak adalah 59,13% berada pada katagori rendah, sedangkan terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 75,54% dengan katagori sedang, hal tersebut menandakan bahwa terdapat peningkatan rata-rata persentase keterampilan sosial emosional anak kelompok A PAUD ABC Singaraja pada siklus I dan siklus II sebesar 16,41%. Jadi penerapan metode outbound dapat meningkatkan keterampilan sosial emosional anak kelompok A PAUD ABC Singaraja semester II tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : metode outbound, keterampilan sosial, keterampilan emosional This Research aimed to know the fine social emotional skills increasing at group A kindergarten after implementing of outbound methods. This research was designed of Classroom Action Reaserach. The subjects of this research were 16 children at group A in Singaraja ABC kindergarten the second semester of academic year 2014/2015. This action research data was used observation method with observations form. The data analysis was used statistic descriptive analysis and quantitative statistic descriptive analysis. This research was conducted with 2 cycles. The result of this research was to showed the first cycle it was percentage of fine motor skills, which was 59,13% and categorized as low. There was an increased in cycle II which was 75,54% and categorized as normal, it was indicated the social emotional skills mean increased first cycle and second cycle at group B children in Singaraja ABC kindergarten of 16,41%. So the implementation of outbound methods could be increased the fine social emotional at group A children in Singaraja ABC kindergarten the second semester of academic year 2014/2015. keyword : outbound methods, social skill, emotional skill
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DENGAN PERMAINAN TRADISIONAL JAMURAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ., Ayyu Mawaddah; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.6239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional dengan menerapkan metode demostrasi melalui permainan tradisional jamuran pada kelompok A2 TK Santa Maria Singaraja. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan selama dua siklus. Siklus I terdiri dari 11 pertemuan dan siklus II terdiri dari 6 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A2 TK Santa Maria Singaraja tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 30anak. Data yang diambil dalam penelitian ini mencakup data tentang kemampuan sosial emosional anak. Data perkembangan sosial emosional dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen lembar observasi dimana penilaian ini dilaksanakan pada tiap pertemuan. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi melalui permainan tradisional jamurandapat meningkatkan kemampuan sosial emosional pada anak kelompok A2 TK Santa Maria Singaraja. Persentase skor kemampuan sosial emosional anak pada siklus I adalah 65% dengan kriteria sedang meningkat menjadi 85,18% dengan kriteria tinggi pada siklus II.Kata Kunci : metode demonstrasi, permainan tradisional, perkembangan sosial emosional This study aims to improve the social emotional development by applying traditional methods of demonstrations through the game Jamuran in the group A2 TK Santa Maria Singaraja. This research using class action researchconducted during two cycle. Cycle 1 consists of 11 meeting and cycle 2 concists of 6 meetings. The subjects were children kindergarten group A2 TK Santa Maria Singaraja 2014/2015 school year totaling 30 children captured data in this study includes data on social emotional development of children. Emotional social development data collected by observation with the observation sheet instruments where the assesment is carried out at each meeting. The data collected was analyzed deskriptive statistics. The result showed that the application of the method of demonstration through the traditional game jamuran can improve children’s social emotional at kindergarten A2 group santa maria singaraja. Persentage score of emotional social development of children in cycle 1 was 65% with low criteria increased to 85.18% with gigh criteria in cycle 2.keyword : Methods demonstrations, traditional game, social emotional development
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERLANDASKAN TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Ni Kadek Candra Dewi; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Numbered Head Together berlandaskan Tri Kaya Parisudha dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Dajan Peken Kecamatan Tabanan, Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 6 Dajan Peken dan SD No. 1 Dajan Peken berjumlah 86 orang. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together berlandaskan Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 6,06 > ttabel = 2,00 ; X ? 1 = 21,39 > X ? 2 = 15,67). Dengan demikian model pembelajaran Numbered Head Together berlandaskan Tri Kaya Parisudha berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V.Kata Kunci : numbered head together , tri kaya parisudha, hasil belajar This study aimed to find out the significant difference of students? science learning achievement between a group of students who were taught by using Numbered Head Together learning strategy based on the Tri Kaya Parisudha and a group of students who were taught by using conventional learning strategy on the students of grade V at SD Dajan Peken in Tabanan district, in academic year 2013/2014. This study was a quasi experiment that used the design of non- equivalent post-test only control group design. The sample of this study was the students of grade V of SD No.6 Dajan Peken and SD No. 1 Dajan Peken by which the number of the students was 86. The data of science learning achievement was collected by using research instrument in form of multiple choice tests. The obtained data was analyzed by using data descriptive analysis and inferential statistics technique t-test. The result of this study shows that there are significant differences of science learning achievement between a group of students who were taught by using Numbered Head Together learning strategy based on the Tri Kaya Parisudha and a group of students who were taught by using conventional learning strategy. It is proved by the result of hypothesis test using t-test in which it acquired tcount is more than ttable (tcount = 6,06 > ttable = 2.00 ; X ? 1 = 21,39 > X ? 2 = 15,67). So, it could concluded that using Numbered Head Together learning strategy based on the Tri Kaya Parisudha gave a significant effect towards students? science learning achievement of grade V.keyword : numbered head together, tri kaya parisudha, learning achievement
PENGARUH MODEL POGIL DAN GAYA KOGNITIF TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWA KELAS V ., Ketut Purnamasari; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6945

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan pembelajaran konvensional, (2) menganalisis perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan impulsif, dan (3) menganalisis interaksi antara model pembelajaran POGIL dan gaya kognitif terhadap keterampilan proses sains. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan the post-test only control design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri di Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 126 orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian adalah tes gaya kognitif (MFFT) dan tes keterampilan proses sains. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, dan ANAVA AB. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (Fhitung = 41,257 dengan sig = 0,001), (2) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif (Fhitung = 178,621 dengan sig = 0,001), dan (3) terdapat interaksi yang signifikan antara model POGIL dan gaya kognitif terhadap keterampilan proses sains (Fhitung = 4,471 dengan sig = 0,039) di SD N 1 Banyuasri dan SD N 2 Banyuasri. Dengan demikian, model POGIL dan gaya kognitif berpengaruh terhadap keterampilan proses sains. Kata Kunci : Model POGIL, gaya kognitif, keterampilan proses sains. This study is aimed (1) to analyzed the differences of process science skill between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning, (2) to analyzed the differences of process science skill between the students’ group which have cognitive, reflective, and impulsive style, and (3) to analyzed the interaction between POGIL learning model and cognitive style toward process science skill. This study is quasi experiment with the post-test only control design. The populations of the study are the students in class V SD Negeri at Banyuasri Buleleng in academic year 2015/2016 which totally 126 students. The sample of this study is random sampling technique. The instrument of this study is cognitive style test (MFFT) and process science skill test. The data analysis is using descriptive statistic, and ANAVA AB. The result showed (1) there are the significance differences of process science skill between students’ group which studied with POGIL model and students’ group which studied with conventional learning. (Fhitung = 41,257 dengan sig = 0,001), (2) there are the significance differences of process science skill between students’ group which have cognitive, reflective, and impulsive style. (Fhitung = 178,621 dengan sig = 0,001), and (3) there are significance interaction between POGIL model and cognitive style toward the process science skill (Fhitung = 4,471 dengan sig = 0,039) at SD N 1 Banyuasri and SD N 2 Banyuasri. Thus POGIL models and cognitive style affect the science process skills.keyword : POGIL models, the cognitive style, the process science skill
Pengaruh Model Pembelajaran Kuantum Dengan Teknik Peta Konsep terhadap Hasil Belajar PKn ., I Kadek Suartana; ., Kadek Suranata, S.Pd.; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Kuantum berbantuan Teknik Peta Konsep dengan siswa yang menggunakan model konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di Sekolah Dasar gugus XV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD yang berjumlah 270 orang. Sampel penelitian diuji dengan menggunakan uji kesetaraan ANAVA A diperoleh yaitu siswa kelas V SD No. 3 Anturan yang berjumlah 30 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 4 Kalibukbuk yang berjumlah 30 orang sebagai kelompok kontrol Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Kuantum dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (thitung > ttabel, thitung = 4,5 dan ttabel = 2,000).Kata Kunci : model pembelajaran kuantum,peta konsep dan hasil belajar This study aimed to determine differences in civic learning outcomes between students who learned with quantum learning model with the concept map technique aided by students using the conventional model of fifth grade students in academic year 2013/2014 in cluster XV Elementary School District of Buleleng . This research is a quasi-experimental study . The studyb population was all students in fifth grade elementary school, amounting to 270 people . Samples were tested by using ANOVA test of equality of A obtained by the fifth grade students of SD No. 3 Anturan which totaled 30 people as the experimental group and fifth grade students of SD Negeri 4 Kalibukbuk which amounted to 30 people as a control group learning outcomes data collected using essay objective . The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics , namely t-test . The results of this study indicate that there are differences in civic learning outcomes significantly between groups of students who take accelerated learning model learning with a group of students who take lessons with the conventional model (tcount>ttable, of tcount= 4,5 and ttable=2.000).keyword : Quantum learning model,the concept map technique and learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SSCS TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS I KECAMATAN BULELENG ., Ni Komang Dewi Darmadi Sarastini; ., Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SSCS dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di gugus I Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain berupa nonequivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di gugus I Kecamatan Buleleng yang berjumlah 11 kelas. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data pemahaman konsep IPA siswa menggunakan tes uraian yang dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferansial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t, diperoleh nilai thitung sebesar 11,28 dan ttabel sebesar 2,000, pada taraf signifikansi 5% dan db=59. Hal ini berarti thitung lebih besar daripada ttabel. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SSCS dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran SSCS berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas V di SD gugus I Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Model SSCS, Pemahaman Konsep IPA The purpose of this research was to know the difference of the concept undertanding in natural science between the group of student who was taught by using SSCS teaching model and the group of student who was taught by using the conventional teaching model in the fifth grade students of elementary school in cluster one of Buleleng district. This was a quasi experimental research with nonequivalent posttest only control group design. The population of this research was fifth grade of elementary school in cluster one of Buleleng district which consisted of 11 classes. The sample was choosen by the use of cluster random sampling technique. The data of concept undertanding in natural science were collected by using essay test which was analyzed by using descriptive statistics analysis and inferential statistics that was t-test. Based on the t-test calculation, the research result showed that tcount value was 11,28 and ttable was 2,000, on significance standard 5% and db=59. That meant that tcount is bigger than that of ttable. The result showed that there was difference of concept undertanding in natural science between group of students who were taught by using SSCS teaching model and group of students who were taught by using conventional teaching model. Thus, can concluded that SSCS teaching model influenced the concept undertanding in natural science of fifth grade students of elementary school in cluster one of Buleleng district, Buleleng regency in academic year 2013/2014.keyword : SSCS Model , the concept undertanding in natural science
PENGARUH MODEL HEURISTIK VEE DENGAN PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, semester genap, tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 7 kelas. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 4 Tianyar dengan jumlah siswa 29 orang dan kelas V SD N 10 Tianyar dengan jumlah siswa 27 orang, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji- t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dilihat dari rata-rata skor kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran lebih besar daripada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional yaitu 22,13 > 16,22.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, semester genap, tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model heuristik vee, peta pikiran ,hasil belajar The aims of the research is determine the differences of the science learning result among students who learnt by using Heuristik Vee teaching with mind mapping and students who learnt by using conventional teaching in fifth grade elementary school students in cluster III Kubu district,karangasem regency, second semester, in 2014/2015 school year. The research was quasi experiment with post test only control group design. The population was fifth grade in cluster III Kubu district, in 2014/2015 school year which consists of 7 classes. The sample of this research were fifth grade students in SD N 4 Tianyar which consisted of 29 students and fifth grade students in SD N 10 Tianyar which consisted of 27 students, involved by random sampling technique. The instrument of this research is test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistic through t-test. The result of the analyses showed that there were differences of the science learning result among students who learnt by using Heuristik Vee teaching with mind mapping and students who learnt by using conventional teaching. Judging from the average score of a group of students that learned with Vee heuristic learning with Mind Maps larger than the group of students that learned with conventional learning models, namely 22,13> 16,22.Based on the result, can be concluded that Heuristik Vee teaching with mind mapping influence the science learning result in fifth grade cluster III Kubu distric, second semester, in 2014/2015 school year.keyword : heuristik vee model, mind mapping, learning result
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI NO. 2 BEBETIN KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Luh Desy Permini; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada siwa kelas V di SD Negeri 2 Bebetin setelah diterapkannya model pembelajaran SAVI berbantuan media audio visual dalam proses pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V dengan jumlah 15 orang. Objek penelitiannya adalah hasil belajar IPA. Pengumpulan data hasil belajar IPA dalam penelitian ini menggunakan metode tes. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar IPA pada siswa, pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa sebesar 64,67% dengan kreteria cukup, mengalami peningkatan pada siklus II yaitu rata-rata hasil belajar sebesar 78,67% berada pada kategori tinggi dengan peningkatan sebesar 14%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI berbantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar IPA kelas V SD Negeri 2 Bebetin.Kata Kunci : model SAVI, media audio visual, hasil belajar This study aimed at improving the student’s competency in science learning outcomes at fifth grade of Sekolah Dasar Negeri 2 Bebetin after the implementation of SAVI assisted audio visual media in the process of learning. This study was a classroom action based research. In which the study was conducted in two cycles. The subjects of this study were fifth grade student, with amount fifteen students. The object of this study was the competency in science learning. In this study the researcher used test method. The data was gathered, after that would be analyzed by techniques quantitative descriptive. The result study showed the improvement of student competency in science learning outcomes. The student means score in the cycle I was 64,67%. It could be categorized enough criteria while the mean score in cycle II was 78,67 %. It could be categorized as high score with improvement 14% .Regarding to the data obtained in this study it could be concluded that the implementation of SAVI assisted audio visual media in the process of learning could improve the student’s competency in science learning outcomes at fifth grade in Sekolah Dasar Negeri 2 Bebetinkeyword : SAVI method, audio-visual media, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CTL BERBASIS BUDAYA BALI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD GUGUS SUKAWANA ., I Kadek Nadiartana; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2448

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep dalam mata pelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CTL berbasis budaya Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di SD Gugus Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten bangli. Prosedur penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain post-test only with non equivalent control group design. Popupasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus Sukawana Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 49 orang. Teknik pengambilan sampel adalah teknik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data pemahaman konsep siswa diperoleh dengan menggunakan tes pilihan ganda diperluas. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep dalam mata pelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CTL berbasis budaya Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini dibuktikan dengan Rata-rata skor pemahaman konsep siswa kelompok eksperimen adalah 31,1 berada pada kategori tinggi sedangkan skor pemahaman konsep siswa kelompok kontrol adalah 24,8 berada pada kategori sedang dengan nilai thitung sebesar 3,215 dan ttab = 2,021 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CTL berbasis budaya Bali lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : CTL, budaya Bali, pemahaman konsep Abstract The research aims to determine differences in understanding of concepts in science among the group of students who learned with CTL-based learning model Balinese culture and the group of students who learned with conventional learning models in class V student of the school year 2013/2014 in the SD group Sukawana district of Kintamani Bangli regency. The research procedure is quasi-experimental studies and using post-test only design with non-equivalent control group design. Popupasi this study were all fifth grade students of elementary schools in the district of Kintamani Sukawana Cluster Academic Year 2012/2013. The sample used in this study amounted to 49 people. Sampling technique is random sampling technique, but the class was randomly assigned. Data obtained with students' understanding of the concept of using extended multiple choice test. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The analysis showed that there were differences in understanding concepts in science among the group of students who learned with CTL-based learning model Balinese culture and the group of students who learned with conventional learning models. This is evidenced by the average score of the experimental group students' understanding of concepts was 31.1 at the high category while scores of understanding the concept of the control group was 24.8 students in middle category with tcount ttab = 3,215 and then 2,021 t greater than ttab. Based on these results it can be said that a group of students who learned with CTL-based learning model Balinese culture is better than the group of students who learned with conventional learning models. keyword : CTL, Balinese culture, understanding concepts
PENGARUH MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KLS V SD DI GUGUS III KECAMATAN TAMPAKSIRING ., I Komang Wardika; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional; 2) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran examples non examples; 3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran examples non examples dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus III Kecamatan Tampaksiring yang berjumlah 5 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Sanding berjumlah 23 orang dan siswa kelas V SD Negeri 2 Pejeng Kaja berjumlah 27 orang. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uj-t independent). Hasil analisis menunjukan bahwa perbedaan rata-rata skor hasil belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu X ̅ = 21,11 >X ̅ =17,35. Dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil thitung = 4,302 >ttabel(α=0,05) = 2,021. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran examples non examples dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : hasil belajar IPA, model pembelajaran examples non examples, model konvensional This research aimed to: (1) to described the science learning outcomes of students who take conventional model; (2) to described the science learning outcomes of students who take examples non examples model; (3) to determine the science learning outcomes differences between students who were thaught by used examples non examples model and conventional learning model in fifth grade elementary school students in cluster III Tampaksiring district Gianyar regency 2013/2014 school year. The research was a quasi-experiment. The population was fifth grade in cluster III Tampaksiring district consisted of 5 classes. The samples of this research were fifth grade in SDN 1 Sanding were 23 students and SDN 2 Pejeng Kaja were 27 students. The instrument of this researh is test instrument. Data were analyzed using descriptive statistic and inferential statistic (t-test). The results showed that a description of the result of science learning in the experimental group scores tend to be high then of the students in control group (X ̅ = 21,11 >X ̅ = 17,35). There are differences science learning outcomes of students who learning with examples non examples model project based assessment and students who learnt with conventional learning model, with the value of tcount = 4,302 > ttab = 2.021. Based on the result, can be concluded that examples non examples model significant effect on student learning outcomes in science learning compared with conventional learning models. keyword : science learning outcomes, examples non examples models, conventional models
Co-Authors ., A.A. Gede Agung Wisnu ., Desak Putu Sri Lestari ., I Dewa Ayu Agung Paramitha ., I Komang Cahya Trianandika ., I Putu Putra Adnyana ., Ketut Purnamasari ., Ni Kadek Ayu Sintya Dewi ., Ni Komang Santi Nopiyanti Anak Agung Istri Virnayani ., Anak Agung Istri Virnayani Anak Agung Mas Peradnyani . Anis Cahyati ., Anis Cahyati Ari Wibowo Maha Putra . Ayu Made Indah Purnama Dewi . Ayyu Mawaddah ., Ayyu Mawaddah Binti Zughoiriyah ., Binti Zughoiriyah Desak Nyoman Rosita Dewi ., Desak Nyoman Rosita Dewi Desak Putu Parmiti Dewa Ayu Putu Rianthi Karina . Dewa Nyoman Sudana Didith Pramunditya Ambara Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Ari Nitra Putri . Fitria Astuti . Fitria Rahmawati . Gusti Ayu Ikka Pramesti . Gusti Ayu Setyaning Ratna Dewi ., Gusti Ayu Setyaning Ratna Dewi Hanny Hafiar Helida . I Gede Ariyasa . I Gede Krisna Pratama . I Gede Margunayasa I Gusti Ayu Ngurah Indah Irmayanti . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Nadiartana . I Kadek Suartana . I Ketut Bayu Dharma Putra ., I Ketut Bayu Dharma Putra I Ketut Gading I Komang Gede Sutawan . I Komang Sudarma I Komang Sumianto ., I Komang Sumianto I Komang Wardika . I Made Andri Suantara ., I Made Andri Suantara I Made Citra Wibawa I Made Dwi Freedo Budiartha ., I Made Dwi Freedo Budiartha I Made Wiraguna . I Putu Anom Sunantha . I Putu Eka Pratama Putra . I Wayan Eta Sukariyasa . I Wayan Wita Ignatius I Wayan Suwatra Kadek Agus Marthana Putra . Kadek Ayu Sasmita Dewi ., Kadek Ayu Sasmita Dewi Ketut Lestariani . Komang Adi Suryawan . Komang Ari Swastini . Komang Lia Agustini . Komang Nita Endrayani ., Komang Nita Endrayani Luh Ayu Tirtayani Luh Wini Ayu Wreti Kandayun ., Luh Wini Ayu Wreti Kandayun M. Rohmat Rozai ., M. Rohmat Rozai M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . Made Aditya Putra Jaya . Made Asri Andayani . Made Candra Dwi Putra ., Made Candra Dwi Putra Moch Arif Rahman . Mutiara Magta Ni Kadek Candra Dewi . Ni Kadek Candra Waisnawati ., Ni Kadek Candra Waisnawati Ni Kadek Dwi Mariyani . Ni Ketut Sri Wahyuni . Ni Ketut Suarni Ni Komang Dewi Darmadi Sarastini . Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani ., Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani Ni Komang Valentina ., Ni Komang Valentina Ni Luh Ayuningtias Damayanti . Ni Luh Desy Permini . Ni Luh Putu Anik Sugiantari ., Ni Luh Putu Anik Sugiantari Ni Luh Putu Ayu Juliarti ., Ni Luh Putu Ayu Juliarti Ni Luh Ratna Agustini . Ni Made Rosa Dwi Pramita ., Ni Made Rosa Dwi Pramita Ni Made Sri Jayantini . Ni Made Suwaryantini . Ni Nyoman Alit Pradnya Dewi . Ni Nyoman Ayu Sukreni . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Ratna . Ni Putu Bintari . Ni Putu Elza Citra Wulandari ., Ni Putu Elza Citra Wulandari Ni Putu Sri Nonik Andayani . Ni Putu Subiantari ., Ni Putu Subiantari Ni Wayan Rati Ni Wayan Wiwik Puspitayanti . Ni Wayan Yuni Sudiasih . Nikmatus Sholeha ., Nikmatus Sholeha Nina Astria ., Nina Astria Nur Shintya Isbayani ., Nur Shintya Isbayani Nyoman Dantes Pande Adi Putra . Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putu Aryawan . Putu Ayu Oka Sulasmi . Putu Deni Lesmana ., Putu Deni Lesmana Putu Eka Darmayanti ., Putu Eka Darmayanti Putu Laksmi Widyaswari . Putu Lia Novi Arini ., Putu Lia Novi Arini Putu Rahayu Ujianti Rian Rosadi . Rina Noviandari . S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. S.Pd. Kadek Suranata . Sang Ayu Made Desiani ., Sang Ayu Made Desiani